Abstrak Anemia pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi dan dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri penerima tablet tambah darah di SMA Life Skills Kesuma Bangsa Natar Lampung Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan survei analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 108 remaja putri kelas X dengan sampel sebanyak 58 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 April 2026. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia sebanyak 32 orang (55,2%), memiliki pola makan kurang sebanyak 41 orang (70,7%), pola menstruasi rendah sebanyak 30 orang (51,7%), dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah tinggi sebanyak 25 orang (43,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia (p-value = 0,003), pola menstruasi dengan kejadian anemia (p-value = 0,000), serta kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia (p-value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan, pola menstruasi, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Saran, diharapkan upaya peningkatan edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah secara berkelanjutan untuk mencegah kejadian anemia pada remaja putri. Kata kunci : anemia, remaja putri, pola makan, pola menstruasi, TTD