Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN PEMETAAN POTENSI SISWA BERBASIS MULTIPLE INTELLEGENCE BAGI GURU BK Mita Ika Saputri, Nor; Arrasyd, Harun; Harahap, Erlina; Ramadhani Pulungan, Husniah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2278-2283

Abstract

Pelatihan pemetaan potensi siswa berbasis multiple intelligence bagi guru BK sekolah Muhammadiyah di Kota Padang Sidempuan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru khususnya guru bimbingan konseling atau konselor siswa untuk dapat meningkatkan potensi dan prestasi siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Maret 2022. Pelatihan ini memuat kegiatan psikoedukasi, FGD dan pendampingan. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang sudah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) mitra memahami bagaimana mengadministrasikan instrument multiple intelligence; 2) mitra sudah mampu melakukan analisis terhadap instrument MI; 3) mitra sudah mampu memberikan interpretasi terhadap instrumen MI; 4) mitra mampu menerapkan hasil interpretasi MI terhadap pembelajaran di kelas, pemetaan potensi, minat bakat dan penjurusan serta mengarahkan profesi atau karir yang tepat sesuai dengan potensi siswa.
Family Counseling as An Effort to Maintain the Harmony of A Husband Couple Which does not Have Children Harahap, Erlina; Pardede, Nurhasanah; Astusti, Ira Widi
International Journal of Applied Guidance and Counseling Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.554 KB) | DOI: 10.26486/ijagc.v1i2.1292

Abstract

Every household must have a problem every marriage would want the birth of a child, because children can be trusted with a child's home life will be stronger and more harmonious. Therefore couples who are married try to have children because children are seen as important in the family. The value of children for family or parents in everyday life can be known, among others, from the fact that the child is a place where parents express love, children are a source of family happiness, children are often taken into consideration by a husband and wife to cancel the desire to divorce and also where parents depend various hopes. The purpose of this research is to describe psychological problems, life dynamics and the efforts made in maintaining family harmony without the presence of children. The research method uses a qualitative approach with a descriptive design while the research informants are taken by purposive sampling. The results of research on psychological problems found the fact the presence of a child is not the main factor of family harmony but there are still many other factors. Some of the efforts that a husband and wife can make in maintaining family integrity, the first is cooperation, the second is trying to please the couple, the third is adoption, the fourth is getting closer to religious activities. The benefits  the results of this study are as a basis for implementing family counseling in handling family problems, especially family problems that do not have children. 
GAMBARAN DAMPAK PSIKOLOGIS KORBAN BULLYING PADA ANAK DISABILITAS CACAT FISIK DI KAMPUNG LOSUNG Tur Rahma, Aulia; Harahap, Erlina; Asmaryadi, Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1024-1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai gambaran dampak psikologis yang dihadapi oleh anak disabilitas cacat fisik akibat bullying, serta bagaimana cara untuk membantu anak dalam mengatasi dampak tersebut baik melalui intervensi psikologis atau kebijakan perlindungan sosial yang lebih baik. Peneliti juga mengkaji peran lingkungan sosial (keluarga dan sekolah) dalam memperkuat atau memperlemah dampak tersebut serta strategi coping yang digunakan anak dalam menghadapi perlakuan bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari satu orang  yang pernah mengalami bullying, orangtua, teman sekolah, dan tetangga. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak korban bullying mengalami tekanan psikologis yang cukup berat akibat perlakuan bullying verbal, sosial dan fisik dari teman sebaya. Responden dengan cara mengelola emosi melalui kegiatan positif seperti menulis, mendengarkan musik. strategi ini membantu anak dalam mengelola stres, mencegah dampak psikologis yang lebih berat, serta kemampuan untuk menyesuaikan diri secara positif dalam menghadapi tekanan dan tetap berusaha mencari solusi yang baik dalam menyikapi stres akibat bullying.
PENGEMBANGAN MODEL FAMILY THERAPY UNTUK PENGELOLAAN EMOSI IBU MUDA DALAM PERAN KEIBUAN Larseman Dela, Vitria; Karneli, Yeni; Fikri, Miftahul; Harahap, Erlina
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1183-1192

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Family Therapy untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi ibu muda dalam menjalankan peran keibuan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (RD) dengan modifikasi Borg Gall yang disederhanakan menjadi empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, penyusunan draf model, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian terdiri dari 15 ibu muda berusia 18–25 tahun yang memiliki anak usia 0–5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Family Therapy yang dikembangkan terdiri dari tiga komponen, yaitu penguatan dukungan keluarga, restrukturisasi komunikasi keluarga, dan pelatihan regulasi emosi. Validasi ahli memperoleh skor 3,65 (kategori sangat valid), sedangkan uji coba terbatas menunjukkan peningkatan kemampuan pengelolaan emosi dengan gain score 0,52 (kategori sedang). Dengan demikian, model Family Therapy yang dikembangkan layak digunakan sebagai intervensi konseling keluarga untuk membantu ibu muda dalam mengelola emosi selama menjalankan peran keibuan.
ANALISIS JUVENILE DELINQUENCY TERISOLIR Harahap, Erlina; Hasibuan, Fitri Wardani
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 1 (2022): Pebruari, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i1.2022.254-259

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Desa Hulim Kecamatan Sosopan diantaranya semakin beragamnya kenakalan remaja, remaja senang hidup berkelompok melakukan hal-hal yang diluar batas normal misalnya mabuk, mencuri, narkoba, seks bebas, dan biasanya remaja tersebut berasal dari luar desa dan meresahkan masyarakat sekitar. Hal yang relevan untuk memahami mengapa seseorang melakukan perilaku nakal sedangkan ia mengetahui apa yang dilakukannya melanggar aturan. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor penyebab terjadinya juvenile delinkuensi terisolir di Desa Hulim Kecamatan Sosopan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan triangulasi, analisis data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif  lebih menekankan makna dari pada generalisasi.  Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan cara nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan pertimbangan atau kriteria remaja usia 12-18 tahun dan remaja yang tinggal di Desa Hulim. Responden penelitian sebanyak 10 orang.  Adapun informan penelitian ini adalah adalah kepala lingkungan, tokoh masyarakat/orangtua. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan mengoptimalkan peran orangtua melalui pola asuh yang baik bagi remaja, peran tokoh masyarakat, guru dalam membimbing dan memberi wawasan kepada remaja supaya tidak salah dalam berperilaku. Kata kunci: Juvenile Deliquncy, Remaja, Terisolir
Sosialisasi/Penyuluhan Tuberkolosis (TB): Penyebab, Gejala, Penularan dan Pencegahannya di Desa Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan: Penelitian Harahap, Erlina; Novitasari , Wiwik; Purba, Happy Sri Rezeki; Nainggolan, Anisa; Saputra, Fauzi; Hidayah , Laila; Putra, Rangga
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5479

Abstract

Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia antara lain dengan meningkatkan intelektualitas, keterampilan, dan pengabdian mahasiswa melalui disiplin ilmu sebagai implementasi terhadap ilmu pengetahuan yang diterima dibangku perkuliahan diharapkan mahasiswa dapat menjawab tantangan zaman yang semakin pesat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan pada Tanggal 29 September 2025 s/d 16 Januari 2026 bertempat di Desa Muaratais III Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan sasaran masyarakat desa seperti anak-anak, remaja dan orang tua. Metode yang digunakan dalam penyuluhan dengan pendekatan partisipatif dengan metode ceramah tanya jawab, diskusi aktif. Salah satu program kerja mahasiswa adalah melaksanakan kegiatan sosialisasi hidup bersih dan penyuluhan yang melibatkan tim medis kesehatan dari UPT Puskesmas Muaratais adapun tema penyuluhan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit menular Tuberkulosis (TBC), pencegahan, terapi penyembuhan. Penyuluhan ini diikuti 30 orang peserta. Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Muaratais III semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan kasus Tuberkolosis (TBC) dapat ditekan dan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif. Students as the next generation of the nation are required to be able to improve the quality of human resources, among others by improving the intellectuality, skills, and dedication of students through scientific disciplines as an implementation of the knowledge received in lectures, it is hoped that students can answer the challenges of an increasingly rapid era. Real Work Lecture (KKN) which was held on September 29, 2025 to January 16, 2026 took place in Muaratais III Village, Angkola Muaratais District, South Tapanuli Regency, targeting village communities such as children, teenagers and parents. The method used in the counseling was a participatory approach with a question and answer lecture method, active discussion. One of the student work programs is to carry out clean living socialization activities and counseling involving the health medical team from the Muaratais Community Health Center UPT. The counseling theme is in an effort to increase public awareness about the dangers of infectious diseases Tuberculosis (TB), prevention, healing therapy. This counseling was attended by 30 participants. Through this counseling activity, it is hoped that the people of Muaratais III Village will be more concerned about their own and environmental health. In this way, it is hoped that cases of Tuberculosis (TB) can be suppressed and people can live healthier and more productive lives.