Triyoso, Triyoso
Unknown Affiliation

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Motivasi Perawat dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Adelta, Yosi; Zainaro, M. Arifki; Triyoso, Triyoso
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i3.7657

Abstract

ABSTRACT Performance is a world issue today. This happens as a consequence of the community's demands for the need for excellent service or high quality services that are inseparable from standards, because performance is measured based on standards. One method of assessing the performance of nurses is by looking at the standards of nursing care. individual work motivation that encourages the achievement of a nurse's performance. Motivation is something that encourages someone to behave in achieving a goal. To find out the relationship between nurse motivation and nurse performance in the Class III Inpatient Room at Pertamina Bintang Amin Hospital in 2022. This type of research uses quantitative, analytical survey research design with a cross sectional approach, the population and sample are nurses at Pertamina Bintang Amin Hospital as many as 38 respondents, the sampling technique uses purposive sampling, data analysis uses univariate and bivariate using chi square. Seen by 38 respondents, 13 respondents (34.2%) have good motivation, 10 respondents (26.3%) good nurse performance and 3 respondents (7.9%) poor nurse performance. nurses are not good as many as 25 respondents (65.8%) with good nurse performance as many as 9 respondents (23.7%) and nurse performance is not good as many as 16 respondents (42.1%). Most of the nurses' motivation is in poor category. Most of the nurses' performance is in poor category. The results of data analysis using the chi square test obtained p-value values that have a relationship between nurse motivation and nurse performance in the third class inpatient room at Pertamina Bintang Amin Hospital in the year 2022 Keywords: Nurse Motivation and Nurse Performance  ABSTRAK Kinerja (performance) menjadi isu dunia saat ini. Hal tersebut terjadi sebagai konsekuensi tuntutan masyarakat terhadap kebutuhan akan pelayanan prima atau pelayanan yang bermutu tinggi yang tidak terpisahkan dari standar, karena kinerja diukur berdasarkan standar. Salah satu metode dalam menilai kinerja perawat yaitu dengan melihat standar asuhan keperawatan.  motivasi kerja individu yang mendorong pencapaian kinerja seorang perawat. Motivasi merupakan suatu yang mendorong seseorang untuk bertingkah laku dalam mencapai suatu tujuan. Diketahui hubungan motivasi perawat dengan kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, Populasi dan sampel adalah perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin sebanyak 38 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling, analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square. Dilihat 38 responden, perawat yang memiliki motivasi baik sebanyak 13 responden (34,2%) dengan kinerja perawat baik sebanyak 10 responden (26,3%) dan kinerja perawat kurang baik sebanyak 3 responden (7,9%), sedangkan motivasi perawat kurang baik sebanyak 25 responden (65,8%) dengan kinerja perawat baik sebanyak 9 responden (23,7%) dan kinerja perawat kurang baik sebanyak 16 responden (42,1%). Sebagian besar motivasi perawat kategori kurang baik.Sebagian besar kinerja perawat dengan kategori kurang baik.Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value ada hubungan motivasi perawat dengan kinerja perawat di ruang rawat inap kelas III Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2022 Kata Kunci: Motivasi Perawat dan Kinerja Perawat
Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari untuk Menurunkan Kecemasan pada Mahasiswa Menghadapi Skripsi Prodi Keperawatan di Universitas Malahayati Mardiyani, Wiwin; Ellya, Rahma; Triyoso, Triyoso
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15119

Abstract

ABSTRACT Anxiety is a feeling of fear of something happening caused by anticipation of danger and is a signal that helps individuals to prepare to take action against threats. observation of 10 students of the Nursing Science Study Program who were compiling their thesis at Malahayati University in Bandar Lampung on March 13 2023, by conducting interviews and observations there were 7 students of the Faculty of Health Sciences who were compiling their thesis and information was obtained that all students said they felt anxiety in working on their thesis , the main difficulty is finding relevant references, fear of meeting with the supervisor, the thesis supervisor is hard to find, when working on the thesis with noisy conditions it makes the subject unable to concentrate, feels anxious, has decreased appetite, complains of frequent dizziness, anxiety, stress , lazy and hard to sleep because too much thinking about thesis. There were 3 students who did not feel anxious, were optimistic about completing their thesis on time. To determine the effect of five finger hypnotic therapy to reduce anxiety in students who are preparing their thesis at Malahayati University in 2022. Type of quantitative research. The design in this study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach. The sample in this study were Bachelor of Nursing students at the University of Malahayati. The sampling technique in this study was purposive sampling. Analysis on univariate and bivariate tests using the dependent t-test. It was found that the average value of anxiety in students who were preparing their thesis before being given five-finger hypnotic therapy was 23.1 and the average value of anxiety after being given five-finger hypnotic therapy was 11.3. From the results of the statistical test, it was obtained a p-value = 0.000 (p count <α), meaning that at α = 5% it can be interpreted that there is an effect of five finger hypnosis therapy to reduce anxiety in students who are preparing their thesis at Malahayati University in 2023. There is an effect of five-finger hypnosis therapy to reduce anxiety in students who are writing their thesis at Malahayati University in 2023. It is expected that students who are writing their thesis will be active in carrying out five-finger hypnosis therapy in dealing with anxiety problems independently with the situation relax for the sake of health. Keywords: Anxiety, 5 Finger Hypnosis, Writing Thesis ABSTRAK Ansietas adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya dan merupakan sinyal yang membantu individu untuk bersiap mengambil tindakan menghadapi ancaman. observasi terhadap 10 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan yang sedang menyusun skripsi di Universitas Malahayati Bandar Lampung pada tanggal 13 Maret 2023, dengan melakukan wawancara dan observasi terdapat 7 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang sedang menyusun skripsi dan diperoleh informasi bahwa semua mahasiswa mengatakan merasakan kecemasan dalam mengerjakan skripsi, kesulitan yang paling utama adalah mencari referensi yang relevan, takut bertemu dengan dosen pembimbing, dosen pembimbing skripsi susah ditemui, apabila dalam mengerjakan skripsi dengan keadaan berisik membuat subyek tidak bisa berkonsentrasi, merasa gelisah, selera makan berkurang, mengeluh sering pusing, cemas, stress, malas dan sulit tidur karena terlalu memikirkan skripsi. Terdapat 3 mahasiswa tidak merasa cemas, optimis untuk menyelesaikan skripsi tepat waktu. Diketahui pengaruh terapi hipnotis lima jari untuk menurunkan kecemasan pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Malahayati Tahun 2022. Jenis penelitian kuantitatif, Rancangan dalam penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one group pretes-postes. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi S1 Keperawatan Universitas Malahayati sejumlah 31 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisa pada uji univariate dan bivariate menggunakan uji t-tes dependen. Didapatkan hasil bahwa nilai rata-rata kecemasan pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi sebelum diberi terapi hipnotis lima jari yaitu 23.1 dan nilai rata-rata kecemasan setelah diberi terapi hipnotis lima jari yaitu 11.3. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai r = 0,000 (p hitung < α), artinya pada a = 5% dapat diartikan ada pengaruh terapi hipnotis lima jari untuk menurunkan kecemasan pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Malahayati Tahun 2023. Terdapat pengaruh dari terapi hipnotis lima jari untuk menurunkan kecemasan pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Universitas Malahayati Tahun 2023. Diharapkan kepada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi untuk aktif dalam menjalankan terapi hipnotis lima jari dalam menangani masalah kecemasan (ansietas) secara mandiri dengan keadaan rileks demi menjaga kesehatan. Kata Kunci: Kecemasan, Hipnotis 5 Jari, Menyusun Skripsi
Hubungan perilaku bullying dengan perilaku kekerasan fisik Kitry, Adelia Lisma Dana; Kusumaningsih, Dewi; Triyoso, Triyoso; Elliya, Rahma
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 6 (2025): November Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i6.1638

Abstract

Background: A victim of bullying is someone who is anxious, easily nervous, constantly feels insecure, shy, quiet, has low self-esteem, has a physical or mental disability, behavioral problems, or a neurological developmental disorder. Purpose: To determine the relationship between bullying behavior and physically violent behavior in adolescents. Method: Quantitative research using an analytical survey design and a cross-sectional approach. The study involved 80 respondents, using accidental sampling. Univariate and bivariate data analysis used Fisher's exact test. Results: The characteristics with the highest percentages were male gender (55 respondents (68.8%) and age 15 years (43 respondents (53.8%). Most respondents stated they were not perpetrators of bullying (51 respondents (63.8%), and engaged in high-moderate violence (55 respondents (68.8%). The p-value was 0.024 (<α 0.05). Conclusion: There is a relationship between bullying behavior and physical violence at SMKN 2 Bandar Lampung in 2025. Schools need to have clear, transparent, and consistently enforced anti-bullying policies.   Keywords: Bullying; Behavior; Physical Violence.   Pendahuluan: Seseorang yang menjadi korban bullying adalah seseorang yang pencemas, mudah gugup, selalu merasa tidak aman, pemalu, pendiam, self-esteem rendah, memiliki cacat fisik atau mental, masalah tingkah laku, atau gangguan perkembangan neurologis. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku bullying dengan perilaku kekerasan fisik remaja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian desain Survei Analitik dan pendekatan cross sectional. Subjek pada penelitian sebanyak 80 responden dengan teknik sampling menggunakan accidental sampling. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan fisher exact. Hasil : Karakteristik dengan persentase terbanyak adalah jenis kelamin laki-laki sebanyak 55 responden (68.8%) dan usia 15 tahun sebanyak 43 responden (53,8%). Sebagian besar responden menyatakan bukan pelaku bullying sebanyak 51 responden (63,8%) melakukan perilaku kekerasan tinggi-sedang sebanyak 55 responden (68,8%). P-value = 0.024 0.05. Simpulan : Ada hubungan perilaku bullying dengan perilaku kekerasan fisik sehingga sekolah perlu memiliki kebijakan anti-bullying yang jelas, transparan, dan ditegakkan secara konsisten.   Kata Kunci: Bullying; Perilaku; Kekerasan Fisik.
Hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku agresi remaja di Bandar Lampung Triyoso, Triyoso
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 1 No. 2 (2022): October Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v1i2.323

Abstract

Background: Today we often hear and even see acts of violence that occur in our surroundings, both verbally and non-verbally. Not infrequently also in the family, community and school environment. Families that should be role models for their sons and daughters, whether consciously or not, are now turning their backs on harm. One of the factors that influence aggressive behavior is thought to be emotional intelligence. Purpose: To determine the relationship between emotional intelligence and adolescent aggression behavior in Bandar Lampung. Methods: This research uses a non-experimental quantitative method with a comparative causal type, which wants to know the factors that influence the variables of adolescent aggression behavior. The sampling technique was non-probability sampling with purposive sampling, with a sample of 100 youths in Bandar Lampung. The results of the regression test obtained a sig (p) of 0.000 (<0.05) meaning that the hypothesis is accepted, namely that there is a positive influence of emotional intelligence on aggressive behavior in adolescents in Bandar Lampung. Results: characteristics of respondents with an average age of 16.80 and an age range of 14-18 years. From the sex of the majority male with a percentage of 52 percent, have high aggressive behavior 57 percent, poor emotional intelligence 52 percent, do not consume alcohol 87 percent, people who influence the majority of parents with a percentage of 52 percent and cause of stress the majority of learning tasks with a percentage of 63 percent. Conclusion: There is a relationship between emotional intelligence and aggressive behavior with a p-value <0.05.   Pendahuluan: Dewasa ini kita sering kali mendengar bahkan melihat tindak kekerasan yang terjadi dalam lingkungan sekitar kita baik secara verbal maupun non verbal. Tidak jarang pula pada lingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah. Keluarga yang seharusnya menjadi contoh teladan bagi putra putrinya, entah itu secara sadar atau tidak, sekarang justru berbalik mencelakai. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku agresi diduga adalah kecerdasan emosi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosi dengan perilaku agresi remaja di Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimental dengan jenis kausal komparatif, yang ingin mengetahui factor-faktor yang berpengaruh terhadap variabel perilaku agresi remaja. Teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan jenis purposive sampling, dengan sampel sebanyak 100 remaja di Bandar Lampung. Hasil uji regresi didapatkan sig (p) sebesar 0,000 (< 0,05) artinya hipotesis diterima yaitu terdapat pengaruh positif kecerdasan emosi terhadap perilaku agresi pada remaja di Bandar Lampung. Hasil: karakteristik responden dengan rata-rata usia 16.80 dan rentang usia 14-18 tahun. Dari jenis kelamin mayoritas laki-laki dengan persentase 52 persen, memiliki prilaku agresi tinggi 57 persen, kecerdasan emosi buruk 52 persen, tidak mengkonsumsi alkohol 87 persen, orang yang berpengaruh mayoritas orang tua dengan persentase 52 persen dan penyebab stress mayoritas tugas belajar dengan persentase 63 persen. Simpulan: Terdapat hubungan antara kecerdasan emosi dengan prilaku agresi dengan hasil p-value < 0,05.
Impelementasi Best Practice Kampung Keluarga Berkualitas Untuk Percepatan Penurunan Stunting (Naget Tempe Dan Daun Kelor) Triyoso, Triyoso; Lia, Melina Eka; Setiawati, Setiawati; Yulendasari, Rika; Bayhaqy, Aqsol
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23463

Abstract

Stunting merupakan kondisi ketika anak mengalami gangguan pertumbuhan kronis dalam jangka panjang, yang ditandai dengan tinggi badan lebih rendah dibandingkan standar usianya. Salah satu cara pencegahan stunting pada balita adalah melalui pemberian makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pemahaman serta peran mahasiswa KKL-PPM di Pekon Negeri Ngarip bersama bidan dan kader desa dalam upaya mengatasi stunting pada balita. Pendekatan yang dilakukan meliputi kegiatan penyuluhan serta pemberian makanan tambahan berbahan dasar nugget ayam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk mengembangkan variasi olahan pangan lokal menjadi makanan tambahan sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal