Claim Missing Document
Check
Articles

LATIHAN MEMORI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN KEGIATAN MENGINGAT GAMBAR Ausrianti, Rizka; Rifka Putri Andayani; Meria Kontesa; Nurleny
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jam.v5i1.624

Abstract

Latar Belakang : Bermain adalah metode yang menerapkan permainan atau mainan tertentu sebagai wahana pembelajaran siswa. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk kesenangan bagi anak usia dini. Dengan bermain dapat memelihara perkembangan atau pertumbuhan secara optimal. Tebak gambar adalah suatu aktivitas bermain yang dilakukan dengan cara menebak gambar yang di cetak didalam kertas. Melalui tebak gambar dapat memberikan stimulasi untuk melatih daya ingat dan bahasa pada anak. Selain itu, memberikan pengetahuan baru pada anak. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk menstimulasi perkembangan memori anak usia dini dengan permainan tebak gambar. Metode : Metode pelaksanaan yaitu dengan melakukan pendidikan kesehatan kepada guru dan orang tua siswa PAUD Tunas Bangsa dan terapi bermain yang diberikan kepada siswa PAUD Tunas Bangsa Kecamatan nanggalo. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 22 April 2025 di PAUD Tunas Bangsa. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah orang tua, guru serta siswa PAUD Tunas Bangsa Kecamatan Nanggalo. Hasil : Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 April 2025. Peserta dalam kegiatan pengabdian ini 3 orang guru, 7 orang Orang Tua siswa serta 9 Siswa PAUD Tunas bangsa. Peserta dapat menjelaskan Kembali tentang perkembangan pada anak usia dini serta siswa dapat melaksanakan permainan tebak gambar.
PENGARUH BERKUMUR MADU TERHADAP MUKOSITIS PADA ANAK KANKER Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Fitria Alisa; Shanti Dafris
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.606

Abstract

Mukositis merupakan salah satu dampak yang sering terjadi pada anak pasca kemoterapi. Madu merupakan suatu aktivitas mengunyah yang bertujuan untuk meningkatkan produksi saliva pada anak yang menderita kanker setelah menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi dirumah Singgah Cahaya Padang. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test without control design. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 12 pasien dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor mukosistis sebelum berkumur dengan larutan madu adalah 15,83, rerata skor mukosistis sesudah berkumur dengan larutan madu adalah 8,25 dan ada pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang dan disarankan kepada pasien yang menjalani kemoterapi untuk mensosialisasikan tentang penggunaan larutan madu untuk berkumur pada pasien setelah menjalani kemoterapi sebagai upaya pencegahan terjadinya mukositis.
Pemberdayaan dan Pendampingan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Lansia dengan Modifikasi Cognitive Stimulation Therapy Ausrianti, Rizka; Andayani, Rifka Putri; Kontesa, Meria; Wandayani, Putri Sri
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1418

Abstract

Pemberdayaan dan pendampingan kader kesehatan dalam penerapan modifikasi Cognitif Stimulation Therapy (CST) terbukti menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif lansia dengan masalah demensia. Melalui proses pelatihan dan pendampingan, kader mampu memahami konsep dasar stimulasi kognitif, melaksanakan kegiatan secara sederhana dan kontekstual sesuai budaya lokal, serta memberikan dukungan sosial dan emosional kepada lansia dan keluarganya. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan therapi kognitif stimulasi yang terdiri dari 4 sesi kegiatan yaitu menonton film dan storytelling, mengenal alat musik dan bermain musik, aktivitas menggambar serta berhitung. Memberikan pelatihan terhadap kader, lansia serta yang merawat lansia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kognitif lansia terutama lansia yang mengalami demensia dengan memberdayakan kader kesehatan. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 5 orang kader kesehatan. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, kader mampu melakukan praktik lebih 80% kader mampu mempraktikan dengan benar.
Optimalisasi Posyandu dengan Transformasi Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui Terapi Komplementer Reni, Ises; Putri Andayani, Rifka; Rahmawati, Elmi; Ausrianti, Rizka
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1362

Abstract

Posyandu terintegrasi adalah posyandu yang memberikan layanan kesehatan terintegrasi secara serentak atau terjadwal setiap bulan. Layanan ini ditujukan untuk berbagai sasaran, seperti ibu hamil, balita, remaja, usia dewasa, dan lansia, tetapi masih banyak posyandu terintegrasi yang belum melaksanakan kegiatan tersebut karena adanya berbagai kendala dan salah satunya adalah keterampilan petugas kesehatan dan kader dalam mengelola posyandu terintegrasi. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan optimalisasi posyandu terintegrasi dengan layanan terhadap ibu hamil, balita, dan lansia. Memberikan pelatihan terhadap kader, menyediakan akses pemeriksaan kesehatan sederhana, memfasilitasi penerapan sistem administrasi dengan memanfaatkan teknologi dalam pendokumentasian kunjungan di posyandu serta memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang terapi komplementer berupa pijat bayi untuk stimulasi tumbuh kembang anak dan pemanfaatan terapi herbal. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk mengoptimalkan pelaksanaan posyandu terintegrasi dengan penerapan terapi komplementerdalam mendukung intergrasi layanan primer. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 30 orang yang mengikuti kegitan posyandu. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, masyarakat mampu melakukan praktik lebih 80% dapat melakukannya dengan sesuai.
Penerapan Cognitive Stimulation Therapy untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Lansia Demensia Kontesa, Meria; Yolanda, Yola; Putra, Noviardi Prima; Ausrianti, Rizka; Andayani, Rifka Putri; Apriana, Jehan; Handayani, Suci
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1416

Abstract

Therapi koqnitif stimulasi mampu menstimulasi berbagai domain fungsi otak seperti memori, perhatian, bahasa, dan fungsi eksekutif. Aktivitas-aktivitas tersebut mendorong terbentuknya neuroplasticity dan memperkuat cognitive reserve, sehingga membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif yang umum terjadi pada lansia penderita demensia. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan koqnitif lansia terutama lansia yang mengalami demensia. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September – November di wilayah kerja Puskesmas Belimbing kota padang. Fokus kegiatan pengabdian yang akan dilakukan yaitu melakukan therapi koqnitif stimulasi yang terdiri dari 4 sesi kegiatan yaitu menonton film dan story telling, mengenal alat musik dan bermain musik, aktifitas menggambar serta berhitung. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini yaitu terhadap kader, lansia serta yang merawat lansia.. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini menggunakan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah 30 orang lansia serta yang merawat lansia di rumah. Ketercapaian dalam pengabdian ini yaitu 100% peserta hadir dan mengikuti kegiatan, masyarakat mampu melakukan praktik lebih 80% dapat melakukannya dengan sesuai.
Pursed Lips Breathing Tiup Kincir terhadap Pernapasan Anak Pneumonia Shanti Dafris; Rifka Putri Andayani; Ises Reni; Ida Mariana; Rizka Ausrianti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/3kbr8r05

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan untuk mengatasi dampak dari pneumonia pada anak yaitu dengan latihan Pursed Lips Breathing tiup kincir. Intervensi ini dapat membantu mengatasi pola napas dengan cara meningkatkan pengembangan alveolus pada setiap lobus paru sehingga dapat menginduksi pola napas menjadi normal dan anak menjadi lebih relaks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pursed lips breathing tiup kincir terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan pretest and post test with control group design. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang berobat ke RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah sampel yaitu 30 responden. Pada desain ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok intervensi diberikan pursed lips breathing tiup kincir dan kelompok kontrol diberikan intervensi standar. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah responden 15 pada kelompok intervensi dan 15 pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap respiratory rate pada anak dengan pneumonia (p <0,001) dan terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia (p < 0,001). Penerapan teknik pursed lips breathing dengan media tiup kincir secara signifikan mampu menurunkan respiratory rate dan meningkatkan saturasi oksigen pada anak yang mengalami pneumonia.
PENGARUH TERAPI BERMAIN MENGGAMBAR TERHADAP KECANDUAN SMARTPHONE PADA ANAK USIA SEKOLAH Rizka Ausrianti; Rifka Putri Andayani
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/9sbb4y77

Abstract

Smartphone merupakan perangkat populer yang memiliki fitur-fitur diantaranya seperti internet, jaringan sosial, pesan, video, multimedia, dan game. efek samping smartphone salah satunya dapat menyebabkan kecanduan.  Intervensi kecanduan smartphone yang dapat diberikan pada anak usia sekolah adalah terapi bermain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mengambar terhadap kecanduan smartphone pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan pre-experimental, dengan menggunakan one group pre-post design. Sampel berjumlah 17 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu smartphone addiction scale version (SAS-SV). Intervensi yang diberikan yaitu terapi bermain menggambar, yang dilakukan 3 kali pertemuan selama 3 hari dalam waktu 30 menit. Pengolahan data pada penelitian ini adalah uji wilcoxcon test. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai median kecanduan smartphone sebelum diberikan terapi bermain menggambar adalah rerata 44, setelah diberikan terapi bermain menggambar adalah median 13. Terdapat perbedaan skor kecanduan smartphone sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan p value = 0,001 (p< 0,05), berarti terdapat pengaruh pemberian terapi bermain mengambar terhadap kecanduan smartphone pada anak usia sekolah. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh terapi bermain mengambar terhadap kecanduan smartphone pada anak usia sekolah. Di sarankan bagi guru sekolah dasar untuk menjadikan intervensi bermain menggambar sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkan kecanduan smartphone pada anak usia sekolah.
PENGEMBANGAN PHANTOM BANTUAN HIDUP DASAR ANAK (BADUSANAK) MENGGUNAKAN PENDEKATAN RESEARCH AND DEVELOPMENT Rifka Putri Andayani; Ises Reni; Elmi Rahmawati
Menara Medika Vol 9, No 1 (2026): VOL 9 No 1 SEPTEMBER 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v9i1.7489

Abstract

Pendahuluan: Ketersediaan phantom dalam melakukan praktikum resusitasi jantung paru (RJP) anak sangat terbatas karena harganya yang mahal. Selain itu, phantom yang ada saat ini belum dilengkapi monitor untuk memantau ketepatan posisi dan kedalaman kompresi secara objektif. Tujuan penelitian ini adalah merancang phantom bantuan hidup dasar anak (BADUSANAK) sebagai alat peraga interaktif guna mengoptimalkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan RJP anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (RD) dengan lima tahapan, meliputi analysis, design, development, implementation dan evaluation. Validasi produk dilakukan oleh 4 orang validator ahli (2 dosen Keperawatan Anak dan 2 pranata laboratorium). Uji coba pengguna melibatkan responden sebanyak 33 orang mahasiswa tingkat 3 Prodi D III Keperawatan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar penilaian review tim ahli dan kuesioner kepuasan pengguna. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung nilai rata-rata keseluruhan skor kelayakan. Hasil: Hasil penilaian akhir dari tim validator ahli dan kuesioner responden menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,75. Berdasarkan kategori penilaian, skor tersebut menginterpretasikan bahwa phantom BADUSANAK berada pada kategori sangat baik dan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran praktikum dengan revisi minor sesuai saran. Diskusi: Modifikasi media pembelajaran berupa manikin interaktif berbasis indikator lampu sensor terbukti efektif membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi psikomotorik secara mandiri maupun terstruktur di laboratorium.