Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BERKUMUR MADU TERHADAP MUKOSITIS PADA ANAK KANKER Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Fitria Alisa; Shanti Dafris
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.606

Abstract

Mukositis merupakan salah satu dampak yang sering terjadi pada anak pasca kemoterapi. Madu merupakan suatu aktivitas mengunyah yang bertujuan untuk meningkatkan produksi saliva pada anak yang menderita kanker setelah menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi dirumah Singgah Cahaya Padang. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test without control design. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 12 pasien dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor mukosistis sebelum berkumur dengan larutan madu adalah 15,83, rerata skor mukosistis sesudah berkumur dengan larutan madu adalah 8,25 dan ada pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang dan disarankan kepada pasien yang menjalani kemoterapi untuk mensosialisasikan tentang penggunaan larutan madu untuk berkumur pada pasien setelah menjalani kemoterapi sebagai upaya pencegahan terjadinya mukositis.
Pursed Lips Breathing Tiup Kincir terhadap Pernapasan Anak Pneumonia Dafris, Shanti; Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Mariana, Ida; Ausrianti, Rizka
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/3kbr8r05

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Salah satu terapi non farmakologi yang diberikan untuk mengatasi dampak dari pneumonia pada anak yaitu dengan latihan Pursed Lips Breathing tiup kincir. Intervensi ini dapat membantu mengatasi pola napas dengan cara meningkatkan pengembangan alveolus pada setiap lobus paru sehingga dapat menginduksi pola napas menjadi normal dan anak menjadi lebih relaks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pursed lips breathing tiup kincir terhadap respiratory rate dan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan pretest and post test with control group design. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak yang berobat ke RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah sampel yaitu 30 responden. Pada desain ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok intervensi diberikan pursed lips breathing tiup kincir dan kelompok kontrol diberikan intervensi standar. Penelitian dilakukan di RST Reksodiwiryo Padang dengan jumlah responden 15 pada kelompok intervensi dan 15 pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap respiratory rate pada anak dengan pneumonia (p <0,001) dan terdapat pengaruh intervensi pursed lips breathing terhadap saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia (p < 0,001). Penerapan teknik pursed lips breathing dengan media tiup kincir secara signifikan mampu menurunkan respiratory rate dan meningkatkan saturasi oksigen pada anak yang mengalami pneumonia.