Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peranan Effect Bandwagon Pada Keputusan Pembelian Mie Gacoan Kota Depok Rahmayani, Rani; Rahman, Ade; Sariwaty S, yulia
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen Vol. 18 No. 1 (2024): Infoman's
Publisher : LPPM & Fakultas Teknologi Informasi UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kuliner merupakan sektor yang sangat kompetitif, Hal itu terlihat dengan munculnya merek-merek baru yang inovatif untuk merebut pangsa pasar. Keberhasilan Mie Gacoan dalam menarik perhatian konsumen, terutama di tengah persaingan yang ketat, menjadi peristiwa yang menarik untuk diteliti. Terlihat dari banyaknya konsumen usia muda dalam antrean gerai-gerai Mie Gacoan akibat munculnya rasa penasaran, mengikuti tren, serta rekomendasi orang lain. Hal ini menandakan adanya pengaruh kuat dari efek bandwagon. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh efek bandwagon terhadap keputusan pembelian konsumen Mie Gacoan Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanasi, Penentuan sampel sebanyak 27 responden dengan metode non- probability sampling dengan teknik accidental sampling. Responden untuk penelitian ini adalah konsumen Mie Gacoan Kota Depok. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan yang positif dari efek bandwagon terhadap keputusan pembelian produk Mie Gacoan Kota Depok. Semakin kuat efek bandwagon, semakin tinggi pula keinginan konsumen untuk membeli produk Mie Gacoan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan efek bandwagon dalam strategi pemasaran produk. Dengan memanfaatkan efek ini, perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan memperkuat posisi merek di pasar.
EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS KASUS DALAM PROGRAM D3 KEPERAWATAN: ANALISIS DENGAN MODEL CIPP UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA Rahman, Ade; Ambiyar, Ambiyar
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9220

Abstract

Case-based learning is a method used to encourage students to tackle and solve real-world problems that often occur in the workplace, through case simulations or discussions. This method is expected to develop students' analytical skills and decision-making abilities, particularly in higher education contexts such as in the D3 Nursing program. This study aims to evaluate the effectiveness of the case-based learning program in the D3 Nursing education using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). The evaluation examines how this program can improve students' ability to analyze and solve clinical problems, as well as prepare them to meet the Nursing Competency Standards (STR) and face the competency test, which is a primary requirement for working as a nurse. The findings show that case-based learning successfully enhances students' clinical decision-making skills. However, the quality of teaching and the management of case discussions still need improvement, particularly in increasing student engagement during discussions. This study recommends strengthening the process aspect, providing faculty training, and implementing continuous evaluation to ensure the learning program aligns with the demands of the workforce.. ABSTRAK Pembelajaran berbasis kasus adalah metode yang digunakan untuk mendorong mahasiswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah nyata yang sering terjadi di dunia kerja, melalui simulasi atau diskusi kasus. Metode ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan analitis dan pengambilan keputusan mahasiswa, terutama dalam konteks pendidikan tinggi, seperti di program D3 Keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran berbasis kasus dalam pendidikan D3 Keperawatan dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Evaluasi ini mengkaji bagaimana program tersebut dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dan memecahkan masalah klinis, serta mempersiapkan mereka untuk memenuhi Standar Kompetensi Keperawatan (STR) dan menghadapi uji kompetensi yang menjadi persyaratan utama untuk bekerja sebagai perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kasus berhasil meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam pengambilan keputusan klinis. Meskipun demikian, kualitas pengajaran dan pengelolaan diskusi berbasis kasus masih memerlukan perbaikan, terutama dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam diskusi. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan aspek proses, pelatihan dosen, serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan kesesuaian pembelajaran dengan tuntutan dunia kerja.