Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Video Motion Graphic "Cofight" Untuk Mengurangi Ansietas Pada Anak Usia Sekolah Yang Akan Divaksinasi Covid-19 Doris, Astri; Rahman, Ade; Kurniawati, Vevi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.1636

Abstract

Corona Virus Disease2019 (Covid-19) merupakan suatu penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh Virus yang dinamakan Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus-2 (Sars-Cov-2).1 Penyakit ini menyebar dengan sangat cepat dan telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global semenjak 30 januari 2020. Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak cara untuk mengatasi penyebaran penyakit ini salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi, seperti yang tertera pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.Desain penelitian ini adalah Research and Development. Dengan populasi adalah seluruh siswa SD Kartika 1-11 daeri kelas 4,5,6 dengan jumlah 285 orang. Sampel adalah siswa kelas 4, 5 dan kelas 6 yang didapat dari perhitungan sampel dan memenuhi criteria inklusi berjumlah 46 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Analisa data yang digunakan yaitu analisa Univariat untuk menjelaskan variable karakteristik sampel meliputi usia, tingkat kecemasan anak yang akan divaksin. Analisis Bivariat menggunakan Uji t dengan melihat perbandingan antara variable sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan motion graphic cofight dan Analisis Multivariat digunakan untuk menentukan variabel yang paling dominan yaitu tingkat kecemasan siswa sebelum diberikan penyuluhan, penyuluhan tanpa video dan penyuluhan dengan video. Analisis dilakukan menggunakan Uji Statistic Regresi Linear Ganda. hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan sebelum diberikan intervensi adalah 31,20, sedangkan setelah diberikan intervensi adalah 19,67. Terjadi penurunan rata-rata skor kecemasan sebesar 11,53. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P value sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata skor kecemasan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Kesimpulan penelitian ini Setelah didapatkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan memberikan penyuluhan menggunakan Video Motion Graphic “Cofight” kepada Anak Usia Sekolah maka dapat mengurangi kecemasan pada Anak Usia Sekolah.
Peranan Effect Bandwagon Pada Keputusan Pembelian Mie Gacoan Kota Depok Rahmayani, Rani; Rahman, Ade; Sariwaty S, yulia
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen Vol. 18 No. 1 (2024): Infoman's
Publisher : LPPM & Fakultas Teknologi Informasi UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kuliner merupakan sektor yang sangat kompetitif, Hal itu terlihat dengan munculnya merek-merek baru yang inovatif untuk merebut pangsa pasar. Keberhasilan Mie Gacoan dalam menarik perhatian konsumen, terutama di tengah persaingan yang ketat, menjadi peristiwa yang menarik untuk diteliti. Terlihat dari banyaknya konsumen usia muda dalam antrean gerai-gerai Mie Gacoan akibat munculnya rasa penasaran, mengikuti tren, serta rekomendasi orang lain. Hal ini menandakan adanya pengaruh kuat dari efek bandwagon. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh efek bandwagon terhadap keputusan pembelian konsumen Mie Gacoan Kota Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanasi, Penentuan sampel sebanyak 27 responden dengan metode non- probability sampling dengan teknik accidental sampling. Responden untuk penelitian ini adalah konsumen Mie Gacoan Kota Depok. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan yang positif dari efek bandwagon terhadap keputusan pembelian produk Mie Gacoan Kota Depok. Semakin kuat efek bandwagon, semakin tinggi pula keinginan konsumen untuk membeli produk Mie Gacoan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan efek bandwagon dalam strategi pemasaran produk. Dengan memanfaatkan efek ini, perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan memperkuat posisi merek di pasar.
RESTRATEGI TATA KELOLA WISATA SEJARAH SITUS CAGAR BUDAYA PERCANDIAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Rahman, Ade; Kurniansyah, Dadan; Noor Azijah, Dewi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2418-2424

Abstract

Pengelolaan sumber daya Arkeologi atau benda cagar budaya di Indonesia sendiri sudah dilindungi oleh hukum yang dilandasi oleh UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. Segala bentuk peraturan, tata kelola, peran serta dan tanggung jawab pengelolaan sumber daya Arkeologi pun sudah diatur dalam undang-undang tersebut. Namun patut disayangkan bahwa peraturan atau undang-undang yang memiliki nada bunyi sangat indah mengenai alunan cita-cita bangsa terhadap sisa – material kebudayaan – peradaban bangsa, tidak sejalan dengan praktek lapangan yang terjadi. Situs Cagar Batujaya menjadi prioritas pelestarian sejak ditemukan pada tahun 1984 oleh tim dari Jurusan Arkeologi Universitas Indonesia (berdasarkan informasi warga) yang saat itu sedang meneliti situs Cibuaya. peninggalan bersejarah ini dari Kerajaan Tarumanegara abad ke-5 Masehi.
Hubungan Self-Care Preparedness Berbasis Teori Orem Dengan Kesiapan Mahasiswa D3 Keperawatan Dalam Situasi Gawat Darurat Hendriyeni, Pradhita; Rahman, Ade
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7630

Abstract

Kesiapan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi situasi gawat darurat sangat penting untuk menjamin keselamatan pasien dan efektivitas tindakan klinik. Teori Orem menekankan bahwa self-care agency atau kemampuan merawat diri sendiri berperan dalam menjaga kesiapan individu menghadapi tantangan klinik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-care preparedness berbasis Teori Orem dengan kesiapan mahasiswa D3 Keperawatan dalam menghadapi situasi gawat darurat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 41 mahasiswa D3 Keperawatan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Self-Care Preparedness dan instrumen kesiapan gawat darurat yang telah tervalidasi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-care preparedness mahasiswa berada pada kategori baik, sedangkan kesiapan menghadapi situasi gawat darurat berada pada kategori tinggi. Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara self-care preparedness dan kesiapan gawat darurat (r = 0.612; p = 0.000). Self-care preparedness berperan signifikan dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi situasi gawat darurat. Integrasi pembelajaran self-care berbasis Teori Orem dalam kurikulum keperawatan diusulkan untuk meningkatkan kesiapan klinik mahasiswa. elf-care preparedness, Orem’s Theory, nursing student readiness, emergency, D3 Nursing
EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS KASUS DALAM PROGRAM D3 KEPERAWATAN: ANALISIS DENGAN MODEL CIPP UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA Rahman, Ade; Ambiyar, Ambiyar
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i1.9220

Abstract

Case-based learning is a method used to encourage students to tackle and solve real-world problems that often occur in the workplace, through case simulations or discussions. This method is expected to develop students' analytical skills and decision-making abilities, particularly in higher education contexts such as in the D3 Nursing program. This study aims to evaluate the effectiveness of the case-based learning program in the D3 Nursing education using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). The evaluation examines how this program can improve students' ability to analyze and solve clinical problems, as well as prepare them to meet the Nursing Competency Standards (STR) and face the competency test, which is a primary requirement for working as a nurse. The findings show that case-based learning successfully enhances students' clinical decision-making skills. However, the quality of teaching and the management of case discussions still need improvement, particularly in increasing student engagement during discussions. This study recommends strengthening the process aspect, providing faculty training, and implementing continuous evaluation to ensure the learning program aligns with the demands of the workforce.. ABSTRAK Pembelajaran berbasis kasus adalah metode yang digunakan untuk mendorong mahasiswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah nyata yang sering terjadi di dunia kerja, melalui simulasi atau diskusi kasus. Metode ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan analitis dan pengambilan keputusan mahasiswa, terutama dalam konteks pendidikan tinggi, seperti di program D3 Keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pembelajaran berbasis kasus dalam pendidikan D3 Keperawatan dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Evaluasi ini mengkaji bagaimana program tersebut dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dan memecahkan masalah klinis, serta mempersiapkan mereka untuk memenuhi Standar Kompetensi Keperawatan (STR) dan menghadapi uji kompetensi yang menjadi persyaratan utama untuk bekerja sebagai perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kasus berhasil meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam pengambilan keputusan klinis. Meskipun demikian, kualitas pengajaran dan pengelolaan diskusi berbasis kasus masih memerlukan perbaikan, terutama dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam diskusi. Penelitian ini menyarankan perlunya penguatan aspek proses, pelatihan dosen, serta evaluasi berkelanjutan untuk memastikan kesesuaian pembelajaran dengan tuntutan dunia kerja.  
Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga Sebagai Sumber Bahan Baku Pupuk Cair Di Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur Saputra, Firiyan; Pratiwi, Putri Adhelia; Salwani, Rica; Mariyanah; Jumadep; Shahwaningsih, Yuyu Ilma; Aulia, Nazila; Anggreni, Ni Ketut; Sari, Widia; Rahman, Ade
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14480

Abstract

The management of household organic waste in rural areas remains an environmental problem, including in Denggen Timur Village, Selong District, East Lombok Regency, where most waste is still disposed of without being processed. However, organic waste has great potential to be reused as valuable products, one of which is liquid organic fertilizer (POC). This activity aims to increase community knowledge and skills in processing household organic waste into POC as an alternative to environmentally friendly fertilizers. The methods used include a preparation stage through field surveys, an implementation stage in the form of socialization and direct practice of POC production, and an evaluation and reporting stage. The activity was carried out with the involvement of the Sopok Kena Farmers Group Association (Gapoktan), the village government, and resource persons from the West Nusa Tenggara. Province Environment and Forestry Service. The results of the activity showed an increase in the community's understanding and enthusiasm for organic waste management, as well as the participants' ability to independently produce liquid organic fertilizer. The POC product that was produced has undergone a fermentation process and was distributed to the community to be applied directly to plants. This activity contributed to reducing organic waste, increasing environmental awareness, and supporting community-based sustainable agriculture in Denggen Timur Village.