Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : MUSTEK ANIM HA

ANALISIS POLA BANGKITAN LALU LINTAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATRIKS ASAL-TUJUAN Akbar, Muh; Nababan, Dewi S; Kholid, Moh Idham
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 02 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i02.3317

Abstract

Adanya pemenuhan kebutuhan harian yang dilakukan penduduk perumahan di dalam Kota Merauke dari asal ke tujuan dengan menggunakan transportasi akan membangkitkan suatu pergerakan dan kemudian tersebar ke berbagai tataguna lahan yang berbeda sehingga muncul suatu lintasan pergerakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola bangkitan lalu lintas yang dilakukan penduduk perumahan disetiap zona kelurahan di dalam Kota Merauke. Pola bangkitan lalu lintas ini didapat dengan menggunakan Metode perhitungan Matriks Asal – Tujuan (MAT) pergerakan lalu lintas penduduk perumahan yang tersebar disetiap zona Kelurahan yang ada di dalam Kota Merauke. Besar bangkitan lalu lintas yang didapat kemudian divisualkan kedalam peta. Pola bangkitan lalu lintas menunjukkan pergerakan lalu lintas yang dilakukan penduduk perumahan banyak terjadi di dalam zona yang sama, dimana zona tersebut yaitu Kelurahan Mandala sebesar 53 pergerakan lalu lintas, dan pergerakan lalu lintas antar zona yang terbesar dengan jumlah 32 pergerakan terjadi di Kelurahan Mandala dengan Kelurahan Maro. Hasil perhitungan Matriks Asal – Tujuan (MAT) pergerakan, diketahui bangkitan lalu lintas (Oi) tertinggi adalah Kelurahan Mandala dengan jumlah 123 pergerakan lalu lintas dengan persentase sebesar 27% dari 457 pergerakan lalu lintas yang ada, sedangkan bangkitan lalu lintas (Oi) terendah adalah Kelurahan Kamahedoga dengan jumlah 11 pergerakan lalu lintas dengan persentase sebesar 2 %.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA DAERAH PENYANGGA LUMBUNG PANGAN NASIONAL DI KABUPATEN MERAUKE Akbar, Muh; Pamuttu, Dina Limbong
MUSTEK ANIM HA Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i3.3575

Abstract

Kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional diprediksi dapat menghasilkan produksi 5,2 juta ton padi per tahun atau setara dengan 5,41 persen produksi padi nasional dan 88,92 persen dari total Provinsi Papua. Distrik Kurik berada pada posisi kedua di Kabupaten Merauke sebagai daerah surplus padi terbesar yaitu dengan produktifitas 47.376,15 ton atau seatara dengan 27,41 persen. Kondisi prasarana jalan yang tidak memadai mengakibatkan ketidak lancaran dalam mobilitas pertanian antar wilayah. Keterbatasan anggaran pembangunan menuntut adanya penetapan prioritas pengembangan sarana dan prasarana transportasi secara efektif. Metode yang digunakan dalam penentuan prioritas pengembangan jalan yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Perbandingan kriteria dan sub kriteria sesuai dengan sasaran sistranas sebagai variabel dalam penyelenggaraan transportasi yang efektif dan efisien. Hasil dari proses hirarki didapatkan prioritas pengembangan jalan Kampung Jaya Makmur adalah Jalan Poros Kampung dengan nilai Eigen vector 2,73. Hal ini disebabkan Jalan Poros Kampung merupakan jalan utama Kampung Jaya Makmur dengan kondisi 53,19 persen merupakan jalan dengan permukaan tanah
PEMODELAN PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI TEKNOLOGI TURBIN VERTIKAL AXIS DAN SOLAR CELL Akbar, Muh; Pamuttu, Dina Limbong; Andika, Adik Putra; Rusdi, Muhamad
MUSTEK ANIM HA Vol 10 No 01 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i01.4156

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur berupa fasilitas umum yang ditujukan untuk menerangi jalan disaat malam hari agar jalan tetap dalam kondisi aman dan nyaman namun PJU konvensional yang menggunakan bohlam pijar dinilai sangat membebankan anggaran pemerintah. Pemerintah melalui (APBN/D) hanya mampu menutup 41,25 persen saja. PJU dengan menggunakan energi trbarukan menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan tagihan listrik PJU yang terus bertambah seiring kenaikan tarif dasar listrik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi tenaga Hybrid dalam mengatasi permasalahan PJU Konvensional dengan melakukan pemodelan pemodelan PJU smart green energy. Metode yang digunakan adalah fabrikasi teknologi dengan merangcang PJU smart dengan konsumsi energi terbarukan dan ramah lingkungan menggunakan kombinasi teknologi turbin vertikal, colar cell dan sensor LDR. Hasil yang diperoleh dari pemodelan PJU ini adalah dengan menggunakan kombinasi teknologi turbin dan solar cell dapat memenuhi syarat dalam menyalakan lampu DC 10 watt selama 15,38 atau melebihi 12 jam waktu malam. Penggunaan sensor LDR membuat lampu dapat menyalakan lampu secara otomatis berkisar pada pukul 18.00 WIT dan akan mati otomatis di pagi hari berkisar pada pukul 06.00 WIT.
EVALUASI KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL PADA JALAN AHMAD YANI – RE MARTADINATA Akbar, Muh; Nababan, Dewi Sriastuti; Datu, Fredy Sulo
MUSTEK ANIM HA Vol 11 No 1 (2022): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v11i1.4480

Abstract

Simpang empat Jalan Ahmad Yani – RE Martadinata merupakan salah satu persimpanganyang ada di Kota Merauke yang merupakan salah satu jalan utama penghubung jalankomersial. Pada simpang empat bersinyal Jalan Ahmad Yani – RE Martadinata terdapatpengaturan lampu lalu lintas saling berurutan. Tersedianya prasarana jalan pada persimpanganagar melayani dengan baik dan terhindar dari konflik. Permasalahan bagi transportasi tidaklepas dari ketidakseimbangan antara kapasitas dan volume lalu lintas yang dapatmenyebabkan terganggunya arus lalu lintas pada jam-jam puncak yang dapat mengakibatkankerugian waktu bagi pengguna jalan. Tujuan penelitian ini dengan mengevaluasi volume lalulintas, waktu sinyal lalu lintas, kapasitas jalan, dan derajat kejenuhan pada persimpangandiharapkan dapat mengetahui kinerja jalan pada simpang. Metode yang digunakan dalampenelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan mengacu pada pedoman MKJI 1997. Data yangdiperlukan dalam penelitian ini yaitu : Volume lalu lintas, geometrik jalan, waktu sinyal lalulintas, klasifikasi lingkungan simpang, dan jumlah penduduk di peroleh dari Badan PusatStatistik Merauke. Hasil analisis perhitungan Derajat Kejenuhan (DS) diperoleh kondisiexisting lengan A = 1,20, lengan B = 0,82, lengan C = 1,08, lengan D = 0,53. Untuk kondisisetting diperoleh lengan A = 0,86, lengan B = 0,84, lengan C = 0,83, dan lengan D = 0,81.
TINJAUAN DESAIN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR PADA SIMPANG BERSINYAL Akbar, Muh; Nababan, Dewi Sriastuti; Riwu, David Wadu Doko; Pasalli, Daud Andang
MUSTEK ANIM HA Vol 12 No 01 (2023): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v12i01.5328

Abstract

Pertumbuhan sepeda motor yang terus meningkat setiap tahunnya dapat menyebabkan kenaikan jumlah penumpukan kendaraan pada jalur pendekat persimpangan. Hal tersebut dapat berpengaruh pada penurunan kinerja persimpangan yaitu berkurangnya volume kendaraan yang melintas pada fase hijau lampu pengatur lalu lintas, sehingga perlu adanya perencanaan Ruang Henti Khusus (RHK) untuk sepeda motor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah jalan pada lokasi penelitian memenuhi syarat dalam perencanaan RHK dengan meninjau banyaknya penumpukan sepeda motor selama fase merah dan merencanakan desain RHK untuk sepeda motor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode experimental sesuai dengan MKJI 1997 dan Pedoman Perencanaan Teknis RHK pada kawasan perkotaan di Kota Merauke. Hasil penelitian menujukan bahwa RHK di simpang empat bersinyal di kawasan perkotaan di Kota Merauke tidak dapat diterapkan pada tahun 2022 karena belum memenuhi syarat jumlah penumpukan sepeda motor, sehingga dilakukan peramalan 15 tahun ke depan yaitu pada tahun 2037. Dari perhitungan terlihat bahwa jumlah penumpukan telah sesuai dengan syarat dan dari keempat lengan persimpangan bersinyal, hanya 3 pendekat yang dapat menerapkan fasilitas RHK yakni pendekat Jalan Brawijaya, pendekat Jalan TMP, dan pendekat Jalan Parakomando. Sedangkan pendekat Jalan Angkasa tidak dapat diterapkan RHK karena hanya terdapat 1 lajur dari 1 arah sehingga tidak memenuhi syarat dalam pedoman perencanaan RHK. Adapun desain RHK pada pendekat Jalan Brawijaya menggunakan RHK tipe kotak 2 lajur dengan luas 60 m2; pada pendekat Jalan TMP menggunakan RHK tipe kotak 2 lajur dengan luas 60 m2; pada pendekat Jalan Parakomando menggunakan RHK tipe kotak 2 lajur dengan luas 56 m2.
Co-Authors . Darniati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abady, Restu Abdul Kadir Abdul Karim Agriani, Suci Ahmad Fudhail  Majid Alumidin, Andi Aman Aman Amelia, Putri Amirullah -, Amirullah Andi Nurul Inaya Andika, Adik Putra Andriani Hamda, Indra Anggoro, Dendy Setyo Ardin Ardin, Ardin Arianto Arianto Astuti, Ade Dwi Athiyyah Anandira Aulia, Sofi Aziz, Syamsuddin Azzah Ulima Rahma Bahri bahri Bahtiar Bahtiar Bur, Syakina Chatarina Umbul Wahyuni Datu, Fredy Sulo Daud Andang Pasalli, Daud Andang didatunisa, Muja Erma Erma Ernawati Ernawati Fattah, Mubarak Fauzan, Andi Rifqi Firmansyah Firmansyah Haslinda Hasmin, Moh. Yusuf Yusuf Hibaratu, Zulkarnain Laba Hidayat, Yasser Iqbal Sultan, Muh Iqbal, Moehammad Irmayanti, Sitti Hastuti Juni, Juni Kahar Kahar, Kahar Kasmiryani Ar, Siti Nur Alifya Khasanah, Amelia Uswatun Kholid, Moh Idham Kurniawan Kurniawan Lai, Muh Kamil Burhan Maghfira Wali, Nurhani Mandatary, Syuratno Mau, Muliadi Muhamad Rusdi Muhammad Fajrin, Muhammad Muhammad Farid Muharram Nababan, Dewi S Nababan, Dewi Sriastuti Nasrum, Widya Ameliya Nur Aeni Rahman Nurfadillah, Sabda Nursyam, Aisyah Nurwanda Pamuttu, Dina Limbong Paseleng, Roastika Salenda Patiung, Lista Rayhani Ichsan Rezeki, Apriyani Putri Rezkiana, Dwita Risdayanti, Risdayanti Riwu, David Wadu Doko Rusli, Ayu Nurhidayat Sabir, Andi Rifqah Sabrilillah, Ariel safrudin, Moh Salam, Adnan Yahya Saleh, Sitti Fithriani Saputri, Wiwi Sarea, Muh Syahrul Satria Mandala Sirwanti Sirwanti, Sirwanti Sobirin Sobirin Suhasman, Suhasman Sultan, Moeh Iqbal Suryani, A. Irma Suryaningsih Suryaningsih Tuti Bahfiarti Zahrah, Nurul