Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Focus

Mediatisasi Agama dan Penanaman Nilai Keagamaan Islam dan Kristen Melalui Media Sosial: Studi pada Kanal Youtube Superbook Indonesia dan Nussa Rara Arafah, Dewi Sinta Setiawati; Fitriani, Dinda Arsi; Rahman, Mohammad Taufiq
FOCUS Vol. 4 No. 1 (2023): Focus
Publisher : Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/focus.v4i1.6572

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana peran media dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan terhadap anak pada animasi Superbook Indonesia dan Nussa Rara. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data secara kepustakaan (library research). Penelitian ini menemukan fakta bahwa: pertama, dakwah harus dilakukan dengan cara yang baik, arif dan bijaksana agar dakwah mudah diterima oleh semua kalangan. Kedua, sebelum berdakwah hendaknya memperhatikan adab-adab dalam menyampaikan pesan dakwah agar bahasa yang digunakan tidak mengandung diskriminatif maupun provokatif. Ketiga, media dakwah seperti Superbook Indonesia sangat baik dan berperan penting dalam menyampaikan pesan Tuhan melalui kartun yang dikemas semenarik mungkin sehingga dapat menarik minat untuk belajar agama secara online bagi kalangan anak-anak maupun remaja kristiani. Dakwah tidak hanya dilakukan melalui lisan dan tatap muka di tempat-tempat ibadah saja akan tetapi sekarang dengan semakin majunya teknologi maka dakwah dapat dilakukan melalui sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Radio, Televisi, Youtube dan media sosial lainnya. Dengan begitu, kemajuan perkembangan teknologi yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan berbagai macam tujuan tanpa terlepas dalam hal agama. Maka diperlukan informasi yang lengkap mengenai penggunaan media terhadap para pemuka agama supaya penyebaran berbagai agama dapat maksimal dan diterima baik oleh para jamaahnya.
Between Love and Affection: Rahmatan Lil Alamin as a Transformative Axiological Framework in Global Education Mokhtar, Ahmad Baha' bin; Rahman, Mohammad Taufiq
FOCUS Vol. 6 No. 1 (2025): Focus
Publisher : Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/focus.v6i1.9286

Abstract

This study explores the paradigm of Rahmatan Lil Alamin as a transformative axiological framework for reorienting global education in an era marked by instrumentalism, ecological crisis, and moral disintegration. Employing a descriptive qualitative method with a philosophical and interpretive literature-based approach, the paper critically examines how Islamic values of universal compassion, justice, and ethical responsibility can enrich and redirect the purpose of education beyond utilitarian ends. The findings reveal that when Rahmatan Lil Alamin is integrated into educational thought and practice, it enables the emergence of a holistic pedagogy that cultivates not only intellectual competence but also moral sensibility, ecological awareness, and spiritual depth. This paradigm positions education as a moral and civilizational project—one that fosters the formation of ethically grounded individuals committed to the common good. Rather than treating education as a neutral mechanism for economic mobility, Rahmatan Lil Alamin recasts it as an ethical vocation rooted in values that transcend religious, cultural, and disciplinary boundaries. The study contributes to the contemporary discourse on Islamic philosophy of education by constructing an integrative, value-based, and globally relevant framework for building an impactful, compassionate, and sustainable model of higher education.
Mediatisasi Agama dan Penanaman Nilai Keagamaan Islam dan Kristen Melalui Media Sosial: Studi pada Kanal Youtube Superbook Indonesia dan Nussa Rara Arafah, Dewi Sinta Setiawati; Fitriani, Dinda Arsi; Rahman, Mohammad Taufiq
FOCUS Vol. 4 No. 1 (2023): Focus
Publisher : Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/focus.v4i1.6572

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana peran media dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan terhadap anak pada animasi Superbook Indonesia dan Nussa Rara. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data secara kepustakaan (library research). Penelitian ini menemukan fakta bahwa: pertama, dakwah harus dilakukan dengan cara yang baik, arif dan bijaksana agar dakwah mudah diterima oleh semua kalangan. Kedua, sebelum berdakwah hendaknya memperhatikan adab-adab dalam menyampaikan pesan dakwah agar bahasa yang digunakan tidak mengandung diskriminatif maupun provokatif. Ketiga, media dakwah seperti Superbook Indonesia sangat baik dan berperan penting dalam menyampaikan pesan Tuhan melalui kartun yang dikemas semenarik mungkin sehingga dapat menarik minat untuk belajar agama secara online bagi kalangan anak-anak maupun remaja kristiani. Dakwah tidak hanya dilakukan melalui lisan dan tatap muka di tempat-tempat ibadah saja akan tetapi sekarang dengan semakin majunya teknologi maka dakwah dapat dilakukan melalui sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, Radio, Televisi, Youtube dan media sosial lainnya. Dengan begitu, kemajuan perkembangan teknologi yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan berbagai macam tujuan tanpa terlepas dalam hal agama. Maka diperlukan informasi yang lengkap mengenai penggunaan media terhadap para pemuka agama supaya penyebaran berbagai agama dapat maksimal dan diterima baik oleh para jamaahnya.
Between Love and Affection: Rahmatan Lil Alamin as a Transformative Axiological Framework in Global Education Mokhtar, Ahmad Baha' bin; Rahman, Mohammad Taufiq
FOCUS Vol. 6 No. 1 (2025): Focus
Publisher : Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/focus.v6i1.9286

Abstract

This study explores the paradigm of Rahmatan Lil Alamin as a transformative axiological framework for reorienting global education in an era marked by instrumentalism, ecological crisis, and moral disintegration. Employing a descriptive qualitative method with a philosophical and interpretive literature-based approach, the paper critically examines how Islamic values of universal compassion, justice, and ethical responsibility can enrich and redirect the purpose of education beyond utilitarian ends. The findings reveal that when Rahmatan Lil Alamin is integrated into educational thought and practice, it enables the emergence of a holistic pedagogy that cultivates not only intellectual competence but also moral sensibility, ecological awareness, and spiritual depth. This paradigm positions education as a moral and civilizational project—one that fosters the formation of ethically grounded individuals committed to the common good. Rather than treating education as a neutral mechanism for economic mobility, Rahmatan Lil Alamin recasts it as an ethical vocation rooted in values that transcend religious, cultural, and disciplinary boundaries. The study contributes to the contemporary discourse on Islamic philosophy of education by constructing an integrative, value-based, and globally relevant framework for building an impactful, compassionate, and sustainable model of higher education.