Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penguatan Layanan Kebidanan Esensial pada Kondisi Darurat dan Pasca Bencanadi Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Andani, Elga Ceisaria; Khairoh, Miftahul; Badrus, Arkha Rosyaria; Imeldawati, Rakhmalia; Ganisia, Ainun; Fathiyyah, Nurul; Ummah, Kholifatul; Purwitasari, Alief Ayu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/7cz8pc94

Abstract

Bencana alam sering kali memutus akses layanan kesehatan esensial yang berisiko fatal bagi kelompok rentan, terutama di wilayah seperti Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, yang memiliki kerentanan geografis dan keterbatasan akses darurat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat layanan kebidanan esensial melalui peningkatan kesiapsiagaan komunitas. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan persiapan dan pemetaan kebutuhan, edukasi layanan darurat, pendampingan ibu hamil dan nifas, simulasi alur rujukan, serta evaluasi. Temuan kunci menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kontinuitas layanan kebidanan dalam krisis serta terbentuknya mekanisme pendampingan berbasis komunitas yang melibatkan kader dan relawan. Selain itu, simulasi rujukan berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam memetakan jalur komunikasi dan fasilitas kesehatan darurat. Penguatan layanan kebidanan esensial melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun ketahanan sistem kesehatan desa dan meminimalkan risiko keterlambatan penanganan kegawatdaruratan ibu dan bayi di wilayah rawan bencana.
Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Penanganan Awal Kegawatdaruratan Kebidanan Sebelum Rujukan Febrina Putri, Cyntia Hemas; Ganisia, Ainun; Khairoh, Miftahul; Badrus, Arkha Rosyaria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/5hf3ce19

Abstract

Penanganan kegawatdaruratan kebidanan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fasilitas kesehatan, tetapi juga oleh kemampuan keluarga dan kader kesehatan dalam memberikan pertolongan awal sebelum rujukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun dalam mengenali tanda bahaya maternal, melakukan stabilisasi awal, dan mengaktifkan rujukan secara cepat. Metode yang digunakan berupa edukasi interaktif, seminar mini, coaching clinic, simulasi kasus, serta pendampingan penyusunan alur rujukan mandiri. Peserta kegiatan terdiri atas 45 kader kesehatan dan pengurus PKK dengan keterlibatan tiga dosen dan dua mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest, observasi keterampilan, serta simulasi respons rujukan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta mencapai 100% dan terjadi peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 45,0 menjadi 88,5. Secara psikomotor, peserta mampu melakukan pemosisian baring miring kiri, langkah awal penanganan perdarahan, serta komunikasi rujukan secara lebih tepat. Program juga menghasilkan modul pelatihan, kartu kontak darurat, dan penguatan koordinasi siaga di tingkat RW dengan waktu respons simulasi rujukan mandiri kurang dari 15 menit. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas masyarakat berbasis pelatihan dan simulasi dapat meningkatkan kesiapsiagaan maternal pada fase pra-rujukan. Dengan demikian, model pengabdian ini berpotensi direplikasi sebagai strategi penguatan ketahanan kesehatan keluarga dan komunitas di wilayah urban
Penguatan Peran Bidan dalam Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi Saat Bencana Febrina Putri, Cyntia Hemas; Khairoh, Miftahul; Badrus, Arkha Rosyaria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/jkqv4s56

Abstract

Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun merupakan wilayah rawan banjir akibat luapan Bengawan Madiun. Kondisi ini dapat menghambat akses pelayanan kesehatan ibu dan bayi, terutama saat terjadi kegawatdaruratan maternal-neonatal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran bidan dalam kesiapsiagaan dan respons kegawatdaruratan ibu serta bayi pada situasi bencana. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui koordinasi dengan kelurahan dan puskesmas, pelatihan disaster midwifery berbasis simulasi, pemetaan ibu hamil berisiko, standarisasi Maternal-Neonatal Disaster Kit, penyusunan modul saku, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi bidan kelurahan, bidan praktik mandiri, kader, perangkat kelurahan, puskesmas, dan mahasiswa pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis bidan dalam penanganan perdarahan postpartum dan asfiksia neonatal sebesar 75% dibandingkan kondisi awal. Program juga menghasilkan peta mitigasi yang mengidentifikasi 12 ibu hamil risiko tinggi di zona merah banjir, mempercepat respons rujukan darurat jalur air sebesar 15 menit, serta memperkuat koordinasi lintas sektor melalui rancangan SOP rujukan maternal-neonatal. Partisipasi masyarakat tampak melalui penyediaan data ibu hamil, pendampingan kader, dan keterlibatan dalam simulasi evakuasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas bidan yang dipadukan dengan pemetaan kelompok rentan, kesiapan logistik, dan kolaborasi lokal dapat meningkatkan kesiapsiagaan komunitas di wilayah rawan banjir. Model ini dapat menjadi alternatif kegiatan pengabdian berbasis kebutuhan lokal dan berpotensi direplikasi pada wilayah rawan banjir lainnya.