Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan usia dan lama menderita Stroke dengan tingkat kecemasan pada pasien Stroke pasca rawat inap Yulianti, Maria; Melinda, Fera; Nurul Arsyi, Dila; Dewi, Rosliana
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1682

Abstract

Latar Belakang: Stroke adalah penyebab kecacatan dan kematian kedua terbanyak. Pada minggu pertama setelah serangan stroke, pasien berisiko tinggi mengalami kecemasan. Beberapa faktor memengaruhi kecemasan pasien stroke seperti usia dan lamanya menderita stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dan lama menderita stroke dengan tingkat kecemasan pada pasien stroke pasca rawat inap.Metode: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien stroke pasca rawat inap di poliklinik saraf RSUD Sayang Cianjur sebanyak 50 responden dengan sampel sebanyak 50 responden menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis statistik menggunakan koreksi yates.Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan variabel usia menunjukan hampir setengahnya berada pada rentang usia 35-39 tahun sebanyak 29 orang (58,0%), dan pada lama menderita stroke didapatkan sebagian besar menderita stroke <5 tahun sebanyak 34 orang (68,0%). Terdapat hubungan usia (0,000), dan lama menderita stroke (p=0,000) dengan tingkat kecemasan pada pasien stroke pasca rawat inap.Kesimpulan: Tingkat kecemasan pasien stroke pasca rawat inap sangat berkorelasi dengan usia dan lama menderita stroke. Penelitian ini dapat dijadikan materi edukasi sehingga bermanfaat untuk pemulihan lebih optimal secara fisik dan mental serta kualitas hidup yang membaik.
Penguatan Kohesi Sosial dalam Upaya Meningkatkan Kesiapsiagaan Remaja dalam Menghadapi Bencana Tsunami Melalui Sosialisasi dan Edukasi Budhiana, Johan; Dewi, Rosliana; Sanjaya, Waqid
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20357

Abstract

ABSTRAKIndonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik, sehingga rawan terjadi tsunami. Penting mereduksi dampaknya melalui kesiapsiagaan. Pengoptimalan peran remaja melalui sosialisasi dan edukasi tentang kohesi sosial sangat krusial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah penguatan kohesi sosial dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk nonformal dengan melakukan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari di SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi. Sasaran adalah remaja SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi sebanyak 40 orang. Instrumen adalah kuesioner kesiapsiagaan yang mengacu pada skala guttman. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t test. Terdapat perbedaan rata-rata skor pretest dan posttest variabel kesiapsiagaan (p = < 0,001). Penghitungan cohen’s-d variabel kesiapsiagaan menunjukkan nilai sebesar 5,5 yang berarti terdapat efek besar sosialisasi dan edukasi kohesi sosial dalam peningkatan kesiapsiagaan remaja. Penguatan kohesi sosial dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui sosialisasi dan edukasi dinilai memiliki keefektifan besar. SMPN 3 Surade Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu mengadakan pelatihan kesiapsiagaan secara berkala yang melibatkan simulasi bencana tsunami
The Effect of Five-Finger Relaxation Technique on Anxiety and Stress in Non-Hemorrhagic Stroke Patients at the Inpatient Installation of RSUD Cimacan Cianjur District Dewi, Rosliana; Fatmala, Syiva Dwi; Yulianti, Maria; Arsyi, Dila Nurul
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i2.682

Abstract

Aims: The purpose of this study was to examine the effect of five-finger relaxation technique on anxiety and stress in hemorrhagic stroke patients at Cimacan Hospital. Methods: This study used quasi-experiment with nonequivalent control group design. Sample collection using purposive sampling. The sample was 40 people and divided into two groups with 20 people each for the intervention group and control group. Data analysis using Paired Sample T-Test and Independent Sample T-Test. Results: The results showed that after the five-finger relaxation technique was performed on the intervention group, there was a decrease in anxiety levels (p = 0.000) and stress (p = 0.000) in stroke patients, while in the control group there was a decrease in anxiety (p = 0.000) and stress (p = 0.000), and there was a difference between anxiety levels (p = 0.000) and stress (p = 0.000) in the intervention and control groups. Conclusion: There is an effect of five-finger relaxation technique on anxiety and stress in non-hemorrhagic stroke patients, and there are differences in anxiety and stress in the control and intervention groups. It is hoped that this five-finger relaxation technique can be used as an evidence base nursing on non-pharmacological treatment as a form of independent nursing intervention by a nurse in providing nursing care to help in the process of reducing anxiety and stress in stroke patients.
Factors Affecting the Quality of Life of Patients with Chronic Renal Failure Undergoing Hemodialysis at RSUD Sekarwangi Sukabumi District Budhiana, Johan; Melinda, Fera; Dewi, Rosliana; Yulianti, Maria; Arsyi, Dila Nurul
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 5 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i5.751

Abstract

Aims: Chronic renal failure is an increasingly prevalent global health issue, with hemodialysis as the most common treatment method. Factors affecting patients' quality of life include age, gender, education, occupation, and treatment duration. This study aimed to identify and examine these factors. Methods: This cross-sectional study involved 80 hemodialysis patients at RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi, using total sampling and questionnaires for data collection. Logistic regression was used for data analysis, and the study received ethical approval. Results: The Chi-square test results indicate that age, gender, education, occupation, duration of chronic kidney failure, and length of hemodialysis significantly influence the quality of life in chronic kidney failure patients (p < 0.005). Logistic regression analysis identified education as the dominant factor impacting quality of life (OR = 39.316). Conclusion: The study reveals that age, gender, education, occupation, duration of chronic renal failure, and length of hemodialysis treatment significantly impact the quality of life of patients with chronic renal failure.
Pelatihan Pertolongan Pertama Henti Jantung pada Kader dan Keluarga dengan Anggota Keluarga Penderita Hipertensi Yulianti, Yeni; Dewi, Rosliana; Liawati, Nunung; Tresnawan, Teten; Kusumah, R. Bayu; Firdaus, Ridwan; Saputro, Dimas; Farel, Muhammmad; Lusi, Neng; Humaira, Frizka; Maulida, Siti; Putri, Tania
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12361

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia, salah satu komplikasinya yaitu henti jantung yang dapat menyebabkan kematian mendadak. Keluarga  merupakan  mata  rantai  pertama dan  utama  sebagai  identifikasi  awal  anggota keluarga  yang  mengalami  henti  jantung  di rumah dan kader posbindu sebagai  lini  terdepan  di  masyarakat  diharapkan  dapat  memberikan informasi pada masyarakat bagaiman memberikan pertolongan disaat terjadi situasi kegawatdaruratan hipertensi saat dirumah, sebelum penderita dibawa ke Rumah Sakit. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di wilayah Kerja Puskemas Gedong Panjang yaitu, Jalan Pemuda Kampung Babakan Empang RT 01 dan RW 04 Keluruhan Citamiang, Kecamatan Citamiang  Kota Sukabumi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu. Kelompok sasaran pengabdian masyarakat adalah kader posbindu, anggota keluarga dengan penyakit Hipertensi. Kegiatan ini dilakukan melalui 4 tahapan yaitu : 1. Pertemuan koordinasi dengan Pihak Puskesmas Gedong Panjang dan Kelurahan Citamiang, 2. Persiapan dalam bentuk pendatan warga : keluarga dengan penderita hipertensi, 3. Penyuluhan dan simulasi Tindakan RJP, 4. Evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi dengan kegiatan adanya peningkatan pengetahuan mengenai hipertensi dan tindakan pertolongan pertama yang harus dilakukan jika menemukan kondisi henti jantung pada penderita hipertensi sebelum dibawa ke Rumah Sakit. Kader posbindu di RW 04 diharapkan dapat melanjutkan kegaiatan secara rutin dalam meneruskan informasi mengenai apa itu hipertensi dan tindakan pertolongan pertama henti jantung pada pasien hipertensi pada warga lainnya sehingga akan terbentuk kelompok-kelompok yang siaga terhadap kondisi henti jantung yang terjadi dilingkungan Masyarakat dengan koordinasi dengan pihak terkait yaitu puskesmas Gedong Panjang. Kata kunci : henti jantung, hipertensi, kader, keluarga, resusitasi jantung paru
MEMBANGUN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI MODAL SOSIAL Budhiana, Johan; Dewi, Rosliana; Janatri, Sri; Fatmala, Syiva Dwi
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10751

Abstract

Beberapa data dan hasil kajian BNPB menunjukkan salah satu bencana alam yang sering terjadi dan berpotensi besar adalah kejadian tanah longsor. Tanah longsor dapat juga disebabkan oleh gempa atau aktifitas gunung api serta ulah manusia seperti penambangan tanah, pasir dan batu yang tidak terkendali. Salah satu wilayah dengan potensi kejadian tanah longsor yang tinggi di Jawa Barat adalah wilayah Desa Sinaresmi Kabupaten Sukabumi yang pernah terkena dampak longsor dengan skala besar pada akhir tahun 2018. Kegiatan sosialisasi dan edukasi modal sosial merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana melalui modal sosial. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sirnaresmi. Partisipan dalam kegiatan ini dengan melibatkan kasepuhan sebanyak 40 peserta, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang kebencanaan, kesiapsiagaan dan modal sosial. Hasil pengabdian masyarakat menujukkan sebagian besar partisipan kegiatan memahami tentang pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan bencana tanah longsor, dan peran modal sosial dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana bencana tanah longsor. Diharapkan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat di kawasan rawan bencana dapat lebih dioptimalkan tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga organisasi kemasyarakatan serta organisasi pendidikan. Jika sinergi tersebut dapat tercipta, maka tujuan menuju masyarakat tangguh bencana akan tercapai. 
Pengaruh karakteristik responden terhadap kecemasan pada pasien penyakit jantung Arsyi, Dila Nurul; Dewi, Rosliana; Melinda, Fera; Yulianti, Maria
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bmt2cf75

Abstract

Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian global yang tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga memicu kecemasan yang dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pekerjaan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik responden terhadap kecemasan.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional, yang berlokasi di RS Sayang Cianjur. Sampel dalam penelitian ini adalah 45 pasien jantung dengan teknik purposive sampling, penelitian ini menggunakan instrumen Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS), dengan analisis data meliputi chi-square dan logistic regression.Hasil: Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa variabel usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan memiliki hubungan yang signifikan dengan kecemasan ($p < 0,05$). Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa usia, pendidikan, dan pekerjaan secara bersamaan berpengaruh pada kecemasan, dengan pendidikan sebagai faktor yang paling dominan ($OR = 10,61$).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa usia, pendidikan, dan pekerjaan memiliki efek yang signifikan pada tingkat kecemasan pada pasien penyakit jantung. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut adalah untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi Terapi Perilaku Kognitif (CBT) sebagai upaya mengurangi kecemasan pada pasien jantung
A HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TANDA GEJALA POST TRAUMATIC STRESS DISORDER PADA MASYARAKAT KORBAN BENCANA Budhiana, Johan; Tsuraya, Siti Zahra; Novianty, Lia; Melinda, Fera; Dewi, Rosliana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1690

Abstract

ABSTRAK Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang rentan terhadap bencana, salah satunya gempa bumi. Dampak dari bencana gempa bumi salah satunya post traumatic stress disorder. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Metode penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur sebanyak 6.331 responden dengan sampel sebanyak 376 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil uji validitas variabel dukungan sosial dan tanda gejala post traumatic stress disorder didapatkan seluruh item memiliki nilai p-value 0,000 dengan nilai r = 0,946 pada dukungan sosial dan r = 0,913 pada tanda gejala post traumatic stress disorder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Somer’s d. Hasil analisis univariat didapat sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori mendukung sebanyak 298 orang (79,3%) dan menunjukkan tanda gejala post traumatic stress disorder yang rendah sebanyak 207 orang (55,1%). Terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder dengan p-value 0,000. Simpulan, terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk mencegah post traumatic stress disorder dengan melakukan trauma healing dan tindakan psikoterapi. Kata Kunci : Bencana, Dukungan Sosial, Gempa Bumi, Masyarakat, PTSD
Penyuluhan dukungan sosial sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja Rosliana Dewi; Johan Budhiana; Fera Melinda; Maria Yulianti
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 5 No. 02 (2026): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/9n0eeq70

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang rawan bencana gempa bumi. Remaja adalah kelompok rentan terdampak bencana dengan kesiapsiagaan yang beragam, terutama dalam memahami tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana. Faktor yang berperan meningkatkan kesiapsiagaan remaja yaitu dukungan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi melalui penyuluhan mengenai dukungan sosial.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui pendekatan pendidikan nonformal berupa penyuluhan. Program ini dilakukan selama satu hari di SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dengan melibatkan 40 peserta. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan sosial berbasis skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji statistik paired sample t-test.Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan remaja setelah diberikan penyuluhan dukungan sosial. Penyuluhan dukungan sosial efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan remaja menghadapi bencana gempa bumi (p = 0,001).Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan dukungan sosial terbukti mampu meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi, sehingga dapat menjadi salah satu upaya edukatif untuk memperkuat ketahanan remaja terhadap risiko bencana.
The Influence of Social Cohesion and Attitudes on Community Preparedness in the Face of A Tsunami Disaster Johan Budhiana; Fera Melinda; Maria Yulianti; Rosliana Dewi; Iwan Permana
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4411

Abstract

Indonesia is a country located at the confluence of the world's three tectonic plates, making a number of areas directly adjacent to the zone highly vulnerable to earthquake and tsunami disasters. Preparedness is a series of activities carried out to anticipate disasters. There are several factors that influence community preparedness, namely social cohesion and attitude. Objective: The purpose of this study was to determine the effect of social cohesion and attitudes on community preparedness for tsunami disasters. Methods: Type of correlational research with a cross sectional approach. The population was all people in Kedusunan Sawah Garung, Loji Village, Simpenan Subdistrict with a sample of 300, using proportional random sampling technique. Data collection techniques using questionnaires. Data analysis using simple linear regression and multiple linear regression. Results: The results showed that there was an influence of social cohesion (p=0.000) and attitude (p=0.000) on community preparedness. There is a simultaneous influence of social cohesion (p=0.000) and attitude (p=0.002) on community preparedness. Conclusion: social cohesion and attitudes towards community preparedness. It is expected that Loji Village and BPBD Sukabumi Regency can improve community preparedness through activities such as training, seminars, workshops related to natural disasters, especially tsunami disasters.
Co-Authors Abdul Rahman La Ede Agustina, Fanny Dwi Agustina, Marina Pra Akhmad Huda Alawiyah, Luthfi Azzahra, Zaira Tanesa Bayu Kusuma N Budhiana, Johan Budhiana3, Johan Budiana , Johan Dea Kartika Dedi Wahyudin Dian Puspitasari Firdaus Dila Nurul Arsyi Farel, Muhammmad Fatmala, Syiva Dwi Fera Melinda Firdaus, Ridwan Fitri Yuliawati, Fitri Ghulam Ahmad Hasibuan, Sofyan Hadi Hilfi Gustiny Huda, Akhmad Humaira, Frizka Ika Tarwiyah Inten Herlianti Anugrah Iyam Mariam Iyam Mariam Johan Budhiana Johan Budhiana Kusumah, R. Bayu Kuswenda, Cici Mawati Laili Rahayuwati Lia Novianty Lia Novianty Lia Noviyanti Liawati, Nunung Lisdyani, Kristi Lusi, Neng Maria Yulianti Maria Yulianti, Maria Maulida, Siti Melinda, Fera Mira Aulia Neng Fauziyah Nida Rahayu Nisa Fajriah Novianty, Lia Nunung Liawati Nunung Liawati Nur Syazana Umar Nur Syazana Umar Nurani, Meilani Dwi Nurul Novtiana Sabilah Nurvita Trianasari Panduragan, Santhna Letchmi Permana, Iwan Pramudita, Kirana Putri, Tania Rakanda Putra Waliyu Rani Fitriani Arifin Rani Fitriani Arifin, Rani Fitriani Rani Indriani Kusumah Resfani Fatimah Rima Novianti Utami Rizkia Mawarni Ryan Taufik Hidayat Sanjaya, Waqid Santha Letchmi Panduragan Santhna Letchmi Panduragan Saputri, Verawati Eka Saputro, Dimas Sari, Aulia Fatimah Sofyan Hadi Hasibuan Sonia Ramadianti Sri Janatri Suci Rahayu Suci, Suci Fitriyani Amanda Kartini Suherman, Reni Syailla Fatimaheisya Islamayusty Tanti Rahmawati Teten Tresnawan Titis Kurniawan Tsuraya, Siti Zahra Umar, Nur Syazana Wahida, Astri Zeini Waluya, Ady Waqid Sanjaya Waqid Sanjaya Wildan Suheri Woro Rahmanishati Yeni Oktaviani, Yeni Yohan Frans Unmehopa Yulianti, Yeni Zeini Wahida, Astri