Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Mekanisme Koping Dengan Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Baros Kota Sukabumi Neng Fauziyah; Yohan Frans Unmehopa; Rosliana Dewi
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.571 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.2833

Abstract

Diabetes Melitus juga dikenal sebagai silent killer karena sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi. Pada penderita DM diharuskan menjalani beberapa pengobatan dan perubahan pola hidup. Perubahan hidup yang mendadak membuat penderita DM menunjukan reaksi psikologis seperti kecemasan yang meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada penderita Diabetes Melitus. Jenis penelitian ini korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 52 responden, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner baku. Analisis statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan mekanisme koping dengan kecemasan (p-value 0,003). Kesimpulan, terdapat hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien DM di Wilyah kerja Puskesmas Baros Kota Sukabumi. Diharapkan penelitian ini menjadi masukan untuk memberikan penyuluhan tentang mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien diabetes melitus agar kedepannya berdampak lebih baik terhadap kesehatan
The Relationship of Spirituality with Coping Mechanism in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus in Sukabumi Regency, Indonesia Rosliana Dewi; Ryan Taufik Hidayat; Ady Waluya; Johan Budhiana; Syiva Dwi Fatmala
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v9i1.476

Abstract

Aim: Apart from the obvious health consequences, diabetes mellitus leads in unfavorable psychological responses that can lead to emotional problems. Individual coping techniques for lowering stress and making treatment decisions in which spirituality plays a significant role. The study aimed was to determine the relationship between spirituality and the coping mechanisms of type 2 diabetes mellitus patients. Methods: This is correlational study with cross-sectional approach. Total sampling was used to collect data from 54 people diagnosed with type 2 diabetes. The spirituality instrument uses the Daily Spiritual Experience Scale (DSES) and the coping mechanism uses The Brief Cope. Statistical analysis using chi-square. Results: The results showed that most respondents had moderate spirituality (59,3%) and adaptive coping mechanisms (55.6%). The chi-square test results obtained a P-value of 0.008,  so there is a relationship between spirituality and coping mechanisms in type 2 DM patients. Conclusion: The results showed that most of the respondents had moderate spirituality and adaptive coping mechanisms. Spirituality and adaptive coping skills are predicted to be enhanced by nurses, particularly in populations at risk for chronic disease.
COACHING DAN TRAINING TEKNIK RELAKSASI LIMA JARI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA UNTUK MENURUNKAN FATIGUE, NYERI DAN GANGGUAN TIDUR Rosliana Dewi; Johan Budhiana; Syiva Dwi Fatmala; Maria Yulianti; Dilla Nurul Arsyi
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.10140

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Kanker payudara dapat menyebabkan dampak fisik seperti gangguan tidur, fatigue, dan nyeri. Banyak upaya pengobatan yang dapat dilakukan, salah satunya pengobatan nonfarmakologi berupa teknik relaksasi lima jari. Teknik relaksasi lima jari sebagai terapi yang menggunakan kekuatan pikiran dengan menggerakkan tubuh. khususnya jari tangan untuk menciptakan kondisi rileks. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan, melatih, dan mempraktikkan teknik relaksasi lima jari pada penderita kanker payudara dalam menurunkan fatigue, nyeri, dan gangguan tidur. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode coaching dan training. Jumlah peserta sebanyak 15 orang. Kegiatan dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata sebelum dilakukan teknik relaksasi lima jari fatigue (60,74), nyeri (58,89), dan gangguan tidur (66,76); dan terjadi penurunan rata-rata setelah diberikan teknik relaksasi lima jari fatigue (24,60), nyeri (35,56), dan gangguan tidur (42,86). Pelaksanaan kegiatan ini penderita kanker payudara memahami dan mampu melakukan teknik relaksasi lima jari secara mandiri. Teknik relaksasi lima jari yang dilakukan secara rutin berpengaruh positif terhadap penurunan fatigue, nyeri, dan gangguan tidur pada penderita kanker payudara.
Hubungan Mekanisme Koping Dengan Kecemasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Tengah Kota Sukabumi Rosliana Dewi; Resfani Fatimah; Ady Waluya; Johan Budhiana; Maria Yulianti
Media Informasi Vol. 19 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.137 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v19i1.48

Abstract

Diabetes Melitus tipe II adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah karena penurunan sekresi insulin yang progresif dilatar belakangi oleh resistensi insulin. Puskesmas Karang Tengah menduduki peringkat ke 3 kasus DM di kota Sukabumi berjumlah 1.314 kasus. Tujuan penelitian ini yaitu hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien DM Tipe 2. Desain penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cros sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pasien DM Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Karang Tengah Kota Sukabumi sebanyak 121 responden menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen penelitian pada variabel mekanisme koping menggunakan Coping Orientation to Problem Experienced (COPE), dan pada variabel kecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Scale (HARS). Teknik analisa data dalam menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kecemasan yaitu sedang sebanyak 64 orang atau sebesar 52,9%, dan sebagian besar mekanisme koping responden yaitu adaptif sebanyak 86 orang atau sebesar 71,1%. Hasil analisis bivariat menunjukan nilai P value = 0,000 yang berarti < 0,05 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan mekanisme koping dengan kecemasan di Puskesmas Karang Tengah Kota Sukabumi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien DM tipe 2. Puskesmas Karang Tengah Kota Sukabumi untuk lebih dipertahankan lagi melakukan program home care dan penyuluhan terkait penyakit DM.
Socio-Cultural Approach on Disaster Risk Management of Sirnaresmi Customary Village, West Java Iwan Permana; Rosliana Dewi; Johan Budhiana; Iyam Mariam; Lia Novianty; Rima Novianti Utami; Waqid Sanjaya; Abdul Rahman La Ede
Research Horizon Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Publindo Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.584 KB) | DOI: 10.54518/rh.1.4.2021.136-142

Abstract

The Sirnaresmi indigenous people are one of the communities that still maintain their traditional culture to this day. In carrying out the rules and customs in the community, Sirnaresmi Village has its own institutional structure. There are several stakeholder institutions that support landslide risk reduction in Sirnaresmi Village. This study aims to determine the socio-cultural life and disaster risk management of the customary community in Sirnaresmi Village, West Java. The result showed that efforts to reduce the risk of landslides in Sirnaresmi Village have been carried out. However, the capacity in Sirnaresmi Village is still insufficient to reduce the risk of landslides. Some possible solutions are disaster risk reduction efforts by community organizing in disaster management through the formation of Disaster Management Community Groups (KMPB) and increasing public knowledge in reducing disaster risk together with experts from the Regional Disaster Management Agency of Sukabumi Regency. The other practical implications were also suggested such as by nurturing local traditions to help reduce disaster risk and involving local leadership roles in disaster risk reduction efforts.
Knowledge, Attitudes, Disaster Training and Self Efficacy on Disaster Preparedness Iyam Mariam; Johan Budhiana; Iwan Permana; Rosliana Dewi; Woro Rahmanishati; Lia Noviyanti; Rima Novianti Utami; Waqid Sanjaya; Abdul Rahman La Ede; Yohan Frans Unmehopa
Research Horizon Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Publindo Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.922 KB) | DOI: 10.54518/rh.1.5.2021.179-188

Abstract

This study was conducted with the aim of investigating the role of knowledge, attitudes, disaster training and self-efficacy of adolescents of Sirnaresmi Village, West Java on disaster preparedness. This study uses the qualitative method with field research in Sirnaresmi. The results showed that there was a simultaneous or shared influence on knowledge, attitudes, disaster training and self-efficacy on disaster preparedness. The results revealed that there is a relationship between the four aspects in influencing disaster preparedness. Training is needed in mitigation as a short-term educational process. It needs to be conducted by using systematic and organized ways and procedures where training participants will learn practical knowledge and skills for specific purposes. By conducting disaster training, an individual will gain knowledge and skills in dealing with disasters so that with the training carried out, knowledge about disasters will increase.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN POST TRAUMATIC SYNDROME DISORDER (PTSD) PADA KORBAN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SIRNARESMI KECAMATAN CISOLOK KABUPATEN SUKABUMI Woro Rahmanishati; Rosliana Dewi; Rani Indriani Kusumah
Jurnal Health Society Vol. 10 No. 1 (2021): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2021
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia rawan bencana yang menyebabkan rasa trauma atau post traumatic stress disorder (PTSD). Diperlukan berbagai upaya untuk mengurangi PTSD salah satunya ialah dukungan sosial. Individu yang mendapat dukungan sosial bisa mengurangi trauma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan post traumatic syndrome disorder (PTSD) pada korban bencana tanah longsor di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Dukungan sosial adalah keadaan bermanfaat dari orang lain yang menimbulkan efek perilaku bagi penerima. Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) adalah kecemasan patologis setelah mengalami/menyaksikan trauma berat. Bencana adalah peristiwa mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat mengakibatkan kerugian dan kehilangan. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi  dan sampel sebanyak 38 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan uji fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan dukungan sosial dengan post traumatic syndrome disorder (PTSD) (p-value 0,008). Kesimpulan, terdapat hubungan dukungan sosial dengan post traumatic syndrome disorder (PTSD) pada korban bencana tanah longsor di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Diharapkan penelitian ini menjadi masukan untuk mencegah PTSD dengan melakukan tindakan psikoterapi.   Kata Kunci : Dukungan Sosial, PTSD, Bencana Tanah Longsor
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI IBU DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI Sri Janatri; Dea Kartika; Rosliana Dewi; Lia Novianty
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan sumber dukungan yang penting bagi ibu. Adanya dukungan keluarga dan motivasi dapat mempengaruhi ibu dalam mengikut-sertakan anaknya dalam pemberian imunisasi. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi ibu dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ibu di Kelurahan Palabuhanratu Wilayah Kerja Puskesmas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dan sampel 245 ibu yang memiliki bayi dengan teknik total sampling. Uji validitas menggunakan person product moment dengan hasil semua valid karena nilai P <0,05. Uji reliabilitas pada variable dukungan yaitu 0,888 dan variable motivasi nilai r yaitu 0,948. Analisis statistik analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisa bivariat menggunakan uji chi-squere. Hasil penelitian didapatkan p-value =0,000. Terdapat hubungan dukungan keluarga dan motivasi ibu dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di Kelurahan Palabuhanratu Wilayah Kerja Puskesmas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Disarankan responden dapat meningkatkan kesadaran terhadap kepatuhan dalam mengikutsertakan anaknya dalam pemberian imunisasi, dan pentingnya dukungan keluarga dan motivasi ibu dalam meningkatkan kepatuhan pemberian imunisasi pada anak. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Imunisasi, Kepatuhan, Motivasi
Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Kestabilan Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Lengkong Wilayah Kerja Puskesmas Lengkong Kabupaten Sukabumi Tanti Rahmawati; Rosliana Dewi; Nunung Liawati
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakstabulan kadar gula dalam darah terajdi pada pasien DM karena disfungsi pancreas, resistensi insulin, disfungsi hati. Senam kaki menjadi bagian dari pilar penatalaksanaan DM. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap kestabilan gula darah. Jenis penelitian adalah experiment research dengan pendekatan pretest dan postttest group design. Populasi adalah seluruh lansia dengan DM Tipe II di Desa Lengkong sebanyak 213 responden dengan sampel sebanyak 34 yang terbagi kedalam kelompok kontrol dan intervensi masing-masing 17 responden. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test dan Mann Whitney. Surat etik penlitian dengan nomor: 000030/KEP STIKES SUKABUMI/2023. Hasil analisis pretest kadar gula darah pada kelompok kontrol didapatkan rata-rata 256 mg/dl, dan nilai posttest sebesar 270 mg/dl. Pada pretest kadar gula darah kelompok intervensi sebesar 269 mg/dl, dan nilai posttest sebesar 233 mg/dl. Hasil p-value pada kelompok kontrol sebesar 0,687, dan pada kelompok intervensi sebesar 0,000. Adapun untuk perbedaan rata-rata pada kelompok kontrol dan intervensi didapatkan p-value 0,034. Kesimpulan adalah tidak terdapat pengaruh senam kaki terhadap kestabilan gula darah pada kelompok kontrol namun terdapat pengaruh pada kelompok intervensi serta terdapat perbedan rata-rata pada kelompok kontrol dan intervensi. Diharapkan Puskesmas Lengkong memberikan edukasi tentang pentingnya melakukan senam kaki pada lansia pendeirta DM Tipe II.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEPATUHAN DIET PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Rosliana Dewi; Rizkia Mawarni; Bayu Kusuma N; Astri Zeini Wahida
Medical-Surgical Journal of Nursing Research Vol. 1 No. 1 (2022): Medical-Surgical Journal of Nursing Research
Publisher : Medical-Surgical Journal of Nursing Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan intervensi berkelanjutan untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh, salah satu intervensi tersebut ialah dengan melakukan diet, sehingga kepatuhan pasien dalam melakukan diet sangat diperlukan, diantara faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan diet ialah dukungan keluarga dan motivasi pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi dukungan keluarga dan motivasi pasien dengan kepatuhan diet pasien diabetes melitus tipe 2 di Desa Nagrak Utara Wilayah Kerja Puskesmas Nagrak Kabupaten Sukabumi. Jenis penelitian menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan sampel sebanyak 92 responden dengan menggunakan teknik Cluster sampling yang kemudian menggunakan analisa data Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar (72,8%) responden memiliki keluarga yang mendukung dan sebagian besar (67,4%) responden memiliki motivasi tinggi dan sebagian besar (57,6%) responden patuh terhadap diet diabetes, dengan hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga kepatuhan diet pasien diabetes melitus (P-value = 0,010), terdapat hubungan motivasi dengan kepatuhan pasien diabetes (P-value = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dan motivasi pasien dengan kepatuhan diet pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Nagrak Kabupaten Sukabumi.