Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Penggunaan Kendaraan Listrik Dalam Distribusi Angkutan Barang Jarak Pendek Darmayanti, Ni Luh; Dwipayana, Arif Devi; Soimun, Ahmad
Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) Vol. 13 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Institut Transportasi dan Logistik Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54324/j.mtl.v13i2.1884

Abstract

Performa logistik negara Indonesia pada tahun 2019 berada pada peringkat 46 secara global dan berada pada peringkat 5 di negara-negara ASEAN, hal tersebut dikarenakan biaya logistik di Indonesia tinggi mencapai 23,5% dari PDB nasional pada tahun 2019. Komponen yang menyumbang biaya logistik tinggi diantaranya merupakan biaya angkutan atau transportasi khususnya biaya bahan bakar yang bisa mencapai 50% terhadap biaya operasional transportasi logistk. Transportasi logistik jarak pendek saat ini masih mengandalkan penggunaan truk berbahanĀ  bakar diesel dalam proses supply chain management. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis kelayakan biaya, kelayakan operasional dan kelayakan infrastruktur penggunaan kendaraan listrik dalam distribusi supply chain management angkutan barang jarak pendek. Metode penelitian menggunakan analisa deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aspek kelayakan biaya terkait penggunaan truk listrik dalam distribusi supply chain management angkutan barang jarak pendek dinyatakan layak dalam penurunan biaya bahan bakar, biaya, perawatan dan biaya pajak kendaraan dibandingkan dengan penggunaan truk konvensional, aspek kelayakan operasional dinyatakan layak dalam hal spesifikasi kendaraan, proses pengiriman dan time to market, jarak tempuh dan diberlakukannya implementasi sistem sewa kendaraan oleh agen tunggal pemegang merek kepada perusahaan dan aspek kelayakan infrastruktur dinyatakan belum memenuhi aspek kelayakan khususnya dalam hal ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum terpadu dan skema pemberian subsidi oleh pemerintah
Analisis Penentuan Lokasi Terminal Angkutan Barang di Provinsi Nusa Tenggara Barat Dengan Menggunakan Metode AHP dan QGIS Muhammad Syahrul Fachreza; Ahmad Soimun; Nengah Widiangga Gautama
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 23 No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v23i1.2435

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki posisi strategis sebagai koridor utama angkutan barang antar pulau, tetapi ketersediaan terminal angkutan barang yang representatif masih terbatas. Kondisi ini menyebabkan kendaraan barang sering melakukan aktivitas bongkar muat di bahu jalan, yang berdampak pada meningkatnya tingkat kemacetan serta menurunnya keselamatan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi optimal terminal angkutan barang di NTB dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Quantum Geographic Information System (QGIS). Kriteria penentuan lokasi meliputi kinerja jaringan jalan (rasio V/C), aksesibilitas spasial berdasarkan analisis isokron, serta aspek ekonomi lahan. Analisis dilakukan terhadap tiga alternatif lokasi, yaitu Kabupaten Lombok Barat, Kota Mataram, dan Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Lombok Barat merupakan lokasi optimal dengan nilai prioritas 40%, diikuti Kota Mataram (34%) dan Sumbawa (26%). Aksesibilitas ditetapkan sebagai kriteria paling dominan (bobot 53%). Pengembangan terminal pada lokasi terpilih diperkirakan mampu mengurangi kemacetan hingga 25-30% dan meningkatkan keselamatan lalu lintas sebesar 35% di kawasan Pelabuhan Lembar.
Optimasi Kapasitas Area Kontainer: Analisis Prediktif dan Strategi Efisiensi di Terminal Kontainer Ronggowarsito Semarang I Made Anantha Nugraha; Ahmad Soimun; Putu Diva Ariesthana Sadri; Arinda Leliana
Jurnal Transportasi Multimoda Vol 23 No 1 (2025): Juni
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/mtm.v23i1.2439

Abstract

Kapasitas lapangan penumpukan petikemas merupakan faktor krusial untuk mencegah terjadinya kelebihan kapasitas, yang dapat menyebabkan penurunan kinerja lapangan penumpukan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja kapasitas lapangan penumpukan petikemas serta merumuskan strategi optimasi kapasitas untuk mendukung operasional di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membandingkan tiga metode peramalan, yaitu tren linier, tren kuadratik, dan tren eksponensial. Analisis kapasitas dilakukan dengan menggunakan perhitungan Yard Occupancy Ratio (YOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tren kuadratik memberikan hasil peramalan volume arus petikemas yang paling akurat, dengan proyeksi sebesar 5.227 TEUs. Nilai YOR eksisting tercatat sebesar 59% pada Mei 2025 sementara hasil proyeksi menunjukkan bahwa nilai YOR pada tahun 2026 meningkat menjadi 74%, yang mengindikasikan tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengusulkan lima skema optimasi yang difokuskan pada pengurangan waktu tinggal (dwell time) agar sesuai dengan standar industri. Di antara skema yang diusulkan, Skema 5 dinilai sebagai solusi paling optimal untuk pemanfaatan lapangan penumpukan. Skema ini mencakup pengurangan waktu tinggal menjadi 3 hari, peningkatan tumpukan petikemas menjadi 4 tingkat, serta perluasan area lapangan penumpukan sebesar 6.000 m². Langkah-langkah ini secara efektif menyeimbangkan efisiensi operasional dan pemanfaatan ruang, sehingga mendukung pengelolaan kapasitas lapangan penumpukan secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bidang manajemen operasional pelabuhan dengan menawarkan pendekatan komprehensif terhadap optimasi kapasitas lapangan petikemas melalui kombinasi teknik peramalan dan strategi operasional yang praktis.
Co-Authors A.A Bagus Oka Krisna A.A. Bagus Oka Krisna Surya Ahmad, Rahmat Ahmat, Rahmat Amijaya, Jimi Anggun Prima Gilang Anisa Mahadita Candra Rahayu Anita Dyah Ayu Setyorini Annisa Mahadita Candrarahayu Ardiwirawan, Kadek Jodi Ariesthada Sadri, Putu Diva Arif Devi Dwipayana, Arif Devi Arinda Leliana Arinda Leliana Aris Budi Sulistyo Armyta Puspitasari Astuti, Septiana Widi Bambang Istiyanto Bambang Wijonarko Baskara , Wahyu Padma Baskara, Wahyu Padma Budi Sulistyo, Aris Ciptaningsih, Anatasya Dian Darma Yanti, Ni luh Dewi, Putu Ayu Govika Krisna Dharmaswari, Ketut Dian Dio Hananda Ziantono Dwi Wahyu Hidayat Dwi Wahyu Hidayat, Dwi Wahyu Dynes Rizky Navianti Dynes Rizky Navianti Efendhi Prih Raharjo Eriza Islakhul Ulmi Eucharisto, Thomas More Elang Gautama, Nengah Widiangga Hendrialdi Hendrialdi Hendrialdi Hera Widyastuti I Made Anantha Nugraha I Made Purnama Irawan, Wahyu Johnata Jimi Amijaya Jimi Amijaya Krisna D.W., I Ketut Krisnayanthi, Ni Komang Novia Leliana, Arinda Muhammad Syahrul Fachreza Navianty, Dynes Rizky Nengah Widiangga Nengah Widiangga Nengah Widiangga Gautama Nengah Widiangga Gautama Ni Luh Darma Yanti Ni Luh Darmayanti Ni Made Meida Puritasari Ni Wayan Putu Sueni Nurul Fitria Apriliani Ocky Soelistyo Pribadi Ocky Soelistyo Pribadi Ocky Soelistyo Pribadi, Ocky Soelistyo Oka, AA. Bagus Oktavianus Sasue, Riz Rifai Pandiangan, Marthin Dwi Putra Pangaribuan, Martha Olivia Pama Pramudita, Agmalia Putri Aurora Puritasari, Ni Made Meida Putri, Dewa Ayu Ambari Putu Ayu Govika Krisna Dewi Putu Ayu Govika Krisna Dewi Putu Diva Ariesthana Putu Diva Ariesthana Sadri Putu Diva Ariesthana Sadri Ramadhan , Gilang Vidias Rendra, Kadek Ardhea Putri Rizky Navianti, Dynes Rupaka, Anggun Prima Gilang Sadri, Putu Diva Ariesthana Santi, Ni Made Karis Sari, Putu Mia Arista Sasue, Riz Rifai Oktavianus Satwika Gayatri, Ni Komang Tertib Sinuligga Wahyu Hidayat, Dwi Wahyu Johnata Wasistha, I Ketut Krisna Drana Wayan Putu Sueni, Ni Wendiansyah Putra, Sulton Bhagaskara Dewa Widiangga Gautama, Nengah Wiradharma, Satria Yanti, Ni Luh Darma Yogi Oktopianto Yuda Novianto, Hendra