Claim Missing Document
Check
Articles

REFLEKSI PEDAGOGI KRITIS KEGIATAN KKN TEMATIK KAMPUS MERDEKA PROGRAM STUDI ARSITEKTUR DI DESA BATURETNO Muhammad Nelza Mulki Iqbal; Bayu Teguh Ujianto; Antonio Heltra Pradhana
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 1 (2024): PAWON: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v8i1.9173

Abstract

Pembahasan terkait metode belajar diluar studio cukup jarang dibahas di diskursus pendidikan arsitektur di Indonesia. Padahal sebagai metode pembelajaran alternatif, metode belajar luar studio mampu memberikan berbagai manfaat terhadap pengembangan pola pikir dan kreatifitas mahasiswa. Pada era pembelajaran MBKM Kampus Merdeka yang sedang berkembang beberapa tahun belakangan ini memberi peluang untuk lebih banyak melakukan proses refleksi pedagogi pengajaran di perguruan tinggi, termasuk arsitektur. Artikel ini bermaksud memberi sumbangsih pemikiran kebermanfaatan kegiatan luar kampus yang berasal dari refleksi pedagogis kritis pada kegiatan KKN Tematik Kampus Merdeka yang terjadi di Desa Baturetno. Metode yang digunakan adalah analisa isi epilog mahasiswa yang berkegiatan di desa yang dikombinasikan dengan amatan pada aktivitas action research yang berjalan hampir satu tahun lamanya. Berdasarkan proses analisa yang menggunakan pisau bedah Freireian didapati empat hal yang menjadi output kegiatan pedagogis ini yakni kedalaman pengalaman, pembelajaran dialogis, kemampuan berefleksi dan pengelaborasian skills. Temuan pada point terakhir menjadi sebuah alasan kuat untuk terus melakukan eksperimentasi dan evaluasi terhadap kegiatan MBKM di ranah arsitektur terutama yang berkaitan langsung dengan kebermanfaatannya terhadap pembangunan Desa.
GEDUNG REKTORAT KAMPUS ITN MALANG TEMA: GREEN ARCHITECTURE Bunga Syafirah S. A. N; Gaguk Sukowiyono; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Institut Teknologi Nasional Malang merupakan salah satu perguruan tinggi di Kota Malang yang berdiri sejak tahun 1969. Perancangan Gedung Rektorat ITN Malang bertujuan untuk mendukung adanya tuntutan pengembangan Kampus ITN Malang kedepannya dan pengembangan Kampus II khususnya. Rencana pengembangan kampus tersebut telah tercantum dalam Rencana Induk Pengembangan 2015-2035 ITN Malang. Perancangan Gedung Rektorat ITN Malang akan berfungsi sebagai pusat pelayanan dan pengelolaan administrasi kampus. Metode perancangan dengan pengumpulan data primer dan sekunder serta melakukan analisa hingga menghasilkan konsep dan hasil akhir berupa gambar rancangan. Perancangan menggunakan tema Green Architecture dengan memperhatikan citra dan identitas dari ITN Malang yang memilik tata ruang maupun sirkulasi yang efisien bagi pengguna. Pengaplikasian 6 prinsip dari Brenda dan Robert Vale (1991) dalam perancangan Gedung Rektorat ITN Malang ini akan menjadi pelengkap sarana dan prasarana penyeimbang suasana kegiatan akademik dan administrasi yang belum tersedia di Kampus II ITN Malang.
TEDUWISATA KERAJINAN BATIK DAN BAMBU DESA BATANGAN KABUPATEN BANGKALAN MADURA TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Osa Cevina Andaru; Gaguk Sukowiyono; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bangkalan merupakan tempat pengembangan pelestarian budaya dan menjadi salah satu warisan di Pulau Madura. Seiring berjalannya waktu, masyarakat kota menganggap kesenian tradisional mulai usang dan kurangnya fasilitas terhadap wisata di Madura. dari hal tersebut potensi seperti batik tanjung bumi dan olahan bambu di desa batangan yang belum terekspos dapat dimanfaatkan sebagai wisata edukasi. Lalu, karena wilayah ini cukup panas dan gersang dengan penerapan tema arsitektur tropis dapat mengantisipasi permasalahan tersebut terhadap fasade bangunan. Metode perancangan yang digunakan dengan cara observasi, wawancara, analisa data, dan dokumentasi.Untuk merancang sebuah obyek eduwisata kerajinan batik dan bambu dengan penerapan arsitektur tropis yaitu memberikan sebuah bukaan, secondary skin dan orientasi bangunan agar memberikan kenyamanan thermal bagi penghuninya dan fungsi obyek ini bermanfaat dalam memberikan fasilitas edukasi mengenai kerajinan batik dan bambu bagi wisatawan lokal maupun asing.
AGROWISATA GLAMPING GROUND TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Moh Rikzan Wagianto; Gaguk Sukowiyono; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Alas Rajah merupakan desa yang memiliki banyak potensi alam yang mendukung ekonomi desa diantaranya pertanian, perternakan, dan wisata. Desa Alas Rajah sudah memiliki wisata berupa penyewaan tempat dan alat berkemah namun tidak memiliki fasilitas yang memadai. berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkannya perancangan Agrowisata untuk mewadahi sektor pertanian, sedangkan Glamping Ground untuk memaksimalkan potensi desa wisata. Kondisi iklim pada tapak yaitu tropis kering, agar merespon kondisi iklim di desa tersebut perancangan ini menggunakan konsep Arsitektur Tropis. Metode perancangan yang digunakan yaitu melakukan survey secara langsung, wawancara, dokumentasi, serta didukung dengan menggunakan data dari internet, e-jurnal, e-book arsitektur dan makalah arsitektur. Fungsi dan fasilitas berupa Agrowisata Glamping Ground diharapkan mampu membuat daya tarik tersendiri bagi warga sekitar maupun wisatawan dari luar pulau Madura.
MALANG CO-WORKING SPACE & LIBRARY TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Jannatul Lutfiah Binti Khamani; Bayu Teguh Ujianto; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan yang pesat di kota Malang telah menyebabkan peningkatan jumlah mahasiswa dari perguruan tinggi, sehingga fasilitas bekerja dan belajar yang sudah ada tidak dapat menampung pertambahan jumlah mahasiswa secara menyeluruh. Maka, perlu ada rancangan sebuah bangunan multi fungsi yaitu Malang Co-Working Space & Library sebagai solusi untuk mewadahi kegiatan bekerja dan belajar. Metode perancangan menggunakan pendekatan tema arsitektur biofilik. Strategi prinsip desain biofilik sebagai guideline digunakan untuk menghadirkan lingkungan alam di lingkungan binaan serta mewujudkan alam ke dalam ruang. Penerapan arsitektur biofilik berupa alam dalam ruang pada rancangan tapak, ruang, bentuk, struktur dan utilitas menghasilkan suatu rancangan wujud arsitektural yang berbeda namun menyatu dengan lingkungan sekitar tapak.
CO-WORKING SPACE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Nandia Ayu Pramesti; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang sebagai Kota Pendidikan yang memiliki sejumlah Perguruan Tinggi yang tersebar hampir di setiap sudut kota. Calon mahasiswa atau pelajar pasti tidak jauh dari kata belajar. Pada zaman sekarang tidak sedikit anak muda yang senang belajar di rumah, melainkan mereka datang ke tempat yang dirasa nyaman yaitu Co-Working Space. Suasana baru dalam belajar agar tidak bosan itu penting, oleh karena itu Co-Working Space menjadi pilihan tempat yang cocok untuk mengerjakan tugas dengan santai baik sendiri atau bersama teman. Perbedaannya hanya pada kegiatan individu atau kegiatan dengan tim. Oleh karena itu diharapkan agar meningkatkan semangat belajar untuk pelajar. Adanya perancangan Co-Working Space di Kota Malang yang berada di lokasi Jl. Simpang Balapan karena dekat dengan area kampus Polkesma dan lokasi tersebut merupakan lokasi strategis. Konsep perancangan Co-Working Space di kawasan cagar budaya menggunakan tema Arsitektur Kontemporer agar menjadi suatu perubahan di masa kini dan masa yang akan datang dengan konsep ruang yang terkesan terbuka. Metode yang dipakai pada proses perancangan yaitu data primer (survey) dan data sekunder (literatur).
PERPUSTAKAAN UMUM DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Rania Cyrilla Dwiputri; Gaguk Sukowiyono; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang sebagai Kota Pendidikan memerlukan prasarana pendukung yang baik dan berkualitas. Salah satu prasarana yang mendukung kegiatan pembelajaran di luar sekolah adalah perpustakaan umum. Perpustakaan Kota Malang memiliki beberapa kekurangan yaitu penataan ruang dan suasana yang kurang baik, akses yang sulit untuk difabel, jam operasional terbatas, dan penyediaan utilitas bangunan yang kurang mendukung. Kondisi Kota Malang yang mengalami pembangunan terus-menerus mengakibatkan berkurangnya lahan hijau dan perubahan iklim kawasan. Suasana yang semakin ramai juga dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas dalam belajar. Maka pada perancangan ini dibuat Perpustakaan Umum di Kota Malang dengan pendekatan Arsitektur Biofilik untuk menyediakan failitas belajar yang baik dan mengembalikan hubungan manusia dengan alam. Dalam proses perancangan digunakan metode observasi dan dokumentasi untuk mendapat data primer, sedangkan metode studi literatur dan studi preseden digunakan untuk mendapat data sekunder. Hasil akhir perancangan berupa bangunan perpustakaan yang menyatu dengan alam dengan mengadirkan elemen vegetasi, kolam air, dan bukaan yang lebar. Penataan indoor garden dan vertical garden pada ruang baca dan ruang kerja dapat menciptakan suasana yang kondusif sehingga meningkatkan konsentrasi dan fokus dalam belajar.
AGRO-EKOWISATA DAN COTTAGE DI TAMBAK SEMAR TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Guntur Febri Arianto Putra; Suryo Tri Harjanto; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Alas Rajah adalah sebuah desa wisata di Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, Madura. Dengan luas 402.772 hektar. Tujuan perancangan ini yaitu Merancang Agro-Ekowisata Palawija Dan Cottage di desa Alas Rajah yang berciri khas melalui fasad, tata letak massa dan penggunaan material lokal sesuai dengan arsitektur neo vernakular. Dengan metode perancangan Bryan Lawson merancang dibagi menjadi empat, yaitu tahap pertama asimilasi (pengumpulan data),tahap kedua menkaji studi masalah yang ada di tapak, tahap ketiga mengolah semua hasil dari fase pertama hingga ketiga sehingga dapat di komunikasikan secara baik kepada klien sehingga Rancangan Agro-Ekowisata dan cottage ini memenuhi pendekatan arsitektur neo vernakular dengan mengangkat Rumah adat Madura (Taneyan Lanjhang) sebagai ekplorasi olah bentuk maupun tatanan massa. Bangunan dari rancangan agro ekowisata dan cottage, dengan mengangkat tema neo vernakular rumah adat taneyan lanjhang yang berciri khas dari masyarakat Madura untuk mengenalkan kepada wisatawan luar daerah maupun manca negara yang akan datang untuk berwisata ke madura.
VILLA RESORT KAYUMAS DI SITUBONDO TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Shafira Rahma Istighfarin; Lalu Mulyadi; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajoemas Villa & Resort merupakan sebuah perwujudan untuk meningkatkan wisata, dikarenakan Kayumas memiliki tingkat antusiasme yang tinggi, namun pengunjung tidak dapat tinggal lebih lama untuk menikmati pemandangan yang ditawarkan di daerah tersebut, hal itu disebabkan oleh tidak adanya tempat penginapan dengan fasilitas yang memadai. Metode desain yang digunakan adalah dengan mencari solusi untuk penataan massa banyak sesuai dengan filosofi rumah adat Jawa Joglo, pemilihan lokasi, review perpustakaan fungsi dan pemilihan tema, program desain, analisis, konsep, dan gambar hasil desain. Dengan demikian, perancangan fasilitas ini mampu meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi bagi para pelaku, terutama untuk Masyarakat sekitar. Serta dapat menjadikan Kayumas Villa Resort ini menjadi salah satu ikon tersendiri bagi Kabupaten Situbondo.
CO-WORKING SPACE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Putu Ayu Novita Sari Dewi; Breeze Maringka; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres bekerja merupakan masalah yang sedang banyak dialami oleh para pekerja. Suasana kantor yang terkesan hening dan memerlukan banyak konsentrasi dapat menambah beban pikiran pekerja. Berdasarkan permasalahan yang ada maka diperlukan sebuah tempat dimana mereka tetap bisa bekerja namun tidak terlalu merasakan stress yang berlebihan. Tempat tersebut adalah sebuah co-working space, berlokasi di Kota Malang yang akan dirancang menggunakan konsep arsitektur kontemporer baik pada fasad maupun interiornya. Perancangan co-working space ini menggunakan metode glassbox yang berarti pemikiran rasional seorang arsitek secara objektif dan sistematis pada hasil konsep rancangan. Komponen yang akan menjadi fokus dari perancangan adalah bagian interior sehingga dapat menyelesaikan permasalahan stress bekerja.
Co-Authors Adhi Widyarthara Aditya Yuda S. P Adkha Yuliananda Mabrur Afif Ahmad Al Fandi Alif Dwi Prayogo Alif Rizqi Agung Subekti Alvyan Adi Saputra Amar Rizqi Afdholy Amar Rizqy Afdholy Amorena Ruth Eolia Saragih Anang Bakhtiar Anang Sabtio Winarso Anindya Dewi Afu Novanty Antonio Heltra Pradhana Aulia Husnul Khatimah Aurellia Nabila Putri Bambang Joko Wiji Utomo Breeze Maringka Budi Fathony Bunga Syafirah S. A. N Chairunnisa Clarita Ebigail Lepir Namuronja Daim Triwahyono Debby Budi Susanti Denya Solehma Dewinta Pratiwi Didiek Suharjanto Dwi Kevin Ramadhana Eva Rosianah Farhan Wicaksono Ferdinandus B.V Yusuf Fitriansyah Gaguk Sukowiyono Gatot Adi Susilo Guntur Febri Arianto Putra Haikal Hidayatulah Hani Zulfia Zahro Hawwa Shaira Az Zahra Syam Heickal Muhammad Aqil Biladt Herculanus Livenno Diwataru I Wayan Nicola Kurnia Sartika Indryana Jannatul Lutfiah Binti Khamani Jarot Wahyono Jessy Aprianti Karolus Heru Tandur Pratama Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari Laksono Trisnantoro Lalu Mulyadi Ludovino Da Costa M. Fadhillah Aditya P. M.Nelza Mulki Iqbal Manda Kesia Bith Melinda Salsabila Melly Rosita Dewi Mochammad Choirur Rozikin Moh Rikzan Wagianto Moh. Syahru Romadhon Sholeh Mohammad Fais Pratama Muhammad Agung Bahroni Muhammad Hafidh Kafiluddin Muhammad Nelza Mulki Iqbal Muhammad Nur Tirta Amanda Nandia Ayu Pramesti Osa Cevina Andaru Pontivex Kurnia Adi Prabawa Putri Herlia Pramitasari Putu Angga Pramana Yasa Putra Putu Ayu Novita Sari Dewi Rahmad Hidayatullah Ramadani Rania Cyrilla Dwiputri Redi Sigit Febrianto Shafira Rahma Istighfarin Sri Winarni Suryo Tri Harjanto Tri Handoko Tutut Nani Prihatmi Vico Novrialdo Fanani Wa Ode Rindiyani Wahyu Dwi Putranto Satrio Wicaksono