Claim Missing Document
Check
Articles

EX-CONVICT TRAINING CENTER TEMA: SUSTAINABLE ARCHITECTURE Melly Rosita Dewi; Bayu Teguh Ujianto; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 02 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah mantan napi yang suka keluar masuk penjara merupakan hal yang sudah lama ada dan masih belum ada solusi untuk menangani masalah tersebut. Dengan dirancanganya sebuah training center khusus untuk para mantan napi di Malang ini yang berfokus untuk mengembangkan hardskill dan soft skill ini diharapkan dapat membantu para mantan napi agar lebih bisa meningkatkan kualitas sehingga bisa menjadi individu yang lebih baik untuk masyarakat. Perancangan ini menggunakan metode force-based framework karena perancangan memiliki banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Perancangan training center ini akan menggunakan pendekatan sustainable architecture yang berfokus pada bentuk bangunan dan penataan dalam ruang karena selain memperhatikan efek pada lingkungan juga memperhatikan kebutuhan pengguna bangunan. Rancangan training center ini akan diwujudkan dengan fasilitas berupa kelas dan tiga macam workshop pelatihan yang mempertimbangkan penataan perabot yang memperhatikan aktivitas dan sirkulasi pengguna, selain itu juga bentuk bangunan didesain sedemikian rupa untuk bisa memberikan kenyamanan termal yang tidak berlebih, memberikan akses penghawaan yang cukup dengan memanfaatkan cross- ventilasi, penggunaan skylight, dan menggunakan fasad yang mudah dikenali.
PENYELESAIAN ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA FASILITAS KESEHATAN MENTAL DI NEGARA-NEGARA DUNIA BARAT Harshinta Sari, Komang Ayu Laksmi; Ujianto, Bayu Teguh; Sholeh, Moh. Syahru Romadhon
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Arsitektur ARCADE Desember 2023
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In recent years, WHO says there has been increasing recognition of the important role mental health plays in achieving sustainable development goals. Mental health facilities are one of the efforts offered for the healing process of patients where there needs to be an architectural role in them. This study examines literature reviews regarding problem solving efforts in the design of today's mental health facilities. From some of the literature obtained, it was concluded that several aspects were considered, namely aspects of security and privacy, aspects of comfort, natural aspects which aim to shift the negative stigma towards mental health facilities. These aspects were then used as material for analysis to examine six mental health facility buildings located in western countries with the consideration that the best country was dealing with mental health and won international awards. The results can be concluded that health facility buildings now fulfill these three aspects and are more transparent and prioritize the welfare of both parties, namely patients and staff. Keyword: Mental health facility, contemporary architectureAbstrak: Dalam beberapa tahun terakhir, WHO mengatakan telah terjadi peningkatan pengakuan akan peran penting yang dimainkan kesehatan mental dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Fasilitas kesehatan mental merupakan salah satu upaya yang ditawarkan untuk proses penyembuhan pasien dimana perlu adanya peran arsitektur didalamnnya. Penelitian ini mengkaji literature review mengenai upaya-upaya permasalahan pada desain fasilitas kesehatan mental masa kini. Dari beberapa literature yang didapat, disimpulkan beberapa aspek yang dipertimbangkan yaitu aspek keamanan dan privasi, aspek kenyamanan, aspek alami yang dimana bertujuan menggeser stigma negative terhadap fasilitas kesehatan mental. Aspek-aspek tersebut selanjutnya digunakan sebagai bahan analisa untuk mengkaji enam bangunan fasilitas kesehatan mental yang berada di negara-negara dunia bagian barat dengan pertimbangan negara terbaik mengatasi kesehatan mental serta meperoleh penghargaan internasional. Hasil yang dapat disimpulkan bahwa bangunan fasilitas kesehatan kini memenuhi ketiga aspek tersebut serta bersifat lebih transparan dan mengedepankan kesejahteraan kedua pihak yaitu pasien maupun staf.Kata Kunci: Fasilitas kesehatan mental, arsitektur kontemporer
BUILDING AFFORDABILITY: AN EXPLORATION OF INCREMENTAL HOUSING DESIGN Ujianto, Bayu Teguh; Iqbal, Muhammad Nelza Mulki
Border: Jurnal Arsitektur Vol. 7 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/border.v7i1.1281

Abstract

In Indonesia, the availability and quality of housing is a significant challenge. One potential solution that needs to be explored is the incremental housing strategy, which can provide options for users as their needs and income grow. This research aims to explore and develop affordable housing design ideas that specifically target the criteria of subsidized housing in Indonesia, based on the exploration of the national regulation related to the subsidized housing, and developed from the principles of affordable housing design such as the separation of functions and mass, the exploration of structure and materials, and the use of a cohesive form. Using design-based research as the design method, the research resulted in two alternative ideas for affordable housing. The design development as well as construction cost estimates use standard commercial building materials to get an idea of the possibility of building affordable housing with standard materials. This research is a valuable step in the exploration of ideas for affordable housing in Indonesia and will provide a valuable reference for future research and development of affordable housing in Indonesia.
PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR RUMAH TUMBUH DAN MIKRO: STUDI KARYA ARSITEK YU SING Iqbal, Muhammad Nelza Mulki; Ujianto, Bayu Teguh
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v9i2.240

Abstract

Abstrak: Prinsip Desain Arsitektur Rumah Tumbuh dan Mikro Karya Arsitek Yu Sing. Angka backlog perumahan membutuhkan solusi tepat untuk menyelesaikannya. Rumah tumbuh adalah gagasan pembangunan rumah bertahap yang bisa dijadikan strategi dalam percepatan penyediaan rumah yang terjangkau. Sayangnya inisiasi dan praktek rumah tumbuh di Indonesia masih terbatas. Arsitek Yu Sing adalah satu dari sedikit arsitek di Indonesia yang mengedepankan aspek keterjangkauan pada karyanya termasuk ide terkait rumah tumbuh dan mikro. Penelitian ini bermaksud menggali prinsip desain rumah tumbuh untuk menggali prinsip desain arsitektur rumah tumbuh yang diinisiasi arsitek profesional di Indonesia. Dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik analisa isi, penelitian ini melakukan penelitian terhadap lima karya rumah tumbuh dan mikro karya Arsitek Yu Sing. Pisau bedah yang digunakan adalah aspek arsitektural pada pendekatan teoritik Housing Based Value Chain yaitu aspek desain tumbuh dan konstruksi. Hasilnya karya Arsitek Yu Sing mengedepankan pentahapan tumbuh dengan melakukan prinsip desain rumah tumbuh sebagai berikut: skenario pemisahan fungsional dan massa, eksplorasi struktur dan material, serta kesatuan bentuk dan partisipasi tumbuh. Kata Kunci: Rumah Tumbuh, Rumah Micro, Incremental, Prinsip Desain, , Arsitek Yu Sing, Housing Based Value Chain Abstract: Architecture Design Principle of Incremental and Micro Housing based on Yu Sing’s Architectural Practice. The high number of housing backlog requires the right solution to be solved. Incremental house is an idea for gradual house construction that can be used as a strategy in accelerating the provision of affordable houses. Unfortunately, the initiation and practice of incremental houses in Indonesia is still limited. Architect Yu Sing is one of the few architects in Indonesia who puts the affordability aspect of his work, and it is including the idea of incremental and micro housing. This research explores the design principles of incremental housing initiated by professional architects in Indonesia. Using a descriptive qualitative method by utilizing content analysis techniques, this study curated five works of the Yu Sing incremental and micro housing works to analyze the design principles. The study based on the architectural aspect of the Housing Based Value Chain approach, namely the design and construction aspects. As a result, Yu Sing Architects' work puts forward the stages of instrumentality by implementing the following design principles: scenarios of functional and mass separation, exploration of structures and materials, unity of form and participation. Keywords: Incremental House, Micro House, Design Principle, Housing Based Value Chain
PRINSIP DESAIN ARSITEKTUR RUMAH TUMBUH DAN MIKRO: STUDI KARYA ARSITEK YU SING Iqbal, Muhammad Nelza Mulki; Ujianto, Bayu Teguh
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.824 KB) | DOI: 10.37971/radial.v9i2.240

Abstract

Abstrak: Prinsip Desain Arsitektur Rumah Tumbuh dan Mikro Karya Arsitek Yu Sing. Angka backlog perumahan membutuhkan solusi tepat untuk menyelesaikannya. Rumah tumbuh adalah gagasan pembangunan rumah bertahap yang bisa dijadikan strategi dalam percepatan penyediaan rumah yang terjangkau. Sayangnya inisiasi dan praktek rumah tumbuh di Indonesia masih terbatas. Arsitek Yu Sing adalah satu dari sedikit arsitek di Indonesia yang mengedepankan aspek keterjangkauan pada karyanya termasuk ide terkait rumah tumbuh dan mikro. Penelitian ini bermaksud menggali prinsip desain rumah tumbuh untuk menggali prinsip desain arsitektur rumah tumbuh yang diinisiasi arsitek profesional di Indonesia. Dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan teknik analisa isi, penelitian ini melakukan penelitian terhadap lima karya rumah tumbuh dan mikro karya Arsitek Yu Sing. Pisau bedah yang digunakan adalah aspek arsitektural pada pendekatan teoritik Housing Based Value Chain yaitu aspek desain tumbuh dan konstruksi. Hasilnya karya Arsitek Yu Sing mengedepankan pentahapan tumbuh dengan melakukan prinsip desain rumah tumbuh sebagai berikut: skenario pemisahan fungsional dan massa, eksplorasi struktur dan material, serta kesatuan bentuk dan partisipasi tumbuh. Kata Kunci: Rumah Tumbuh, Rumah Micro, Incremental, Prinsip Desain, , Arsitek Yu Sing, Housing Based Value Chain Abstract: Architecture Design Principle of Incremental and Micro Housing based on Yu Sing’s Architectural Practice. The high number of housing backlog requires the right solution to be solved. Incremental house is an idea for gradual house construction that can be used as a strategy in accelerating the provision of affordable houses. Unfortunately, the initiation and practice of incremental houses in Indonesia is still limited. Architect Yu Sing is one of the few architects in Indonesia who puts the affordability aspect of his work, and it is including the idea of incremental and micro housing. This research explores the design principles of incremental housing initiated by professional architects in Indonesia. Using a descriptive qualitative method by utilizing content analysis techniques, this study curated five works of the Yu Sing incremental and micro housing works to analyze the design principles. The study based on the architectural aspect of the Housing Based Value Chain approach, namely the design and construction aspects. As a result, Yu Sing Architects' work puts forward the stages of instrumentality by implementing the following design principles: scenarios of functional and mass separation, exploration of structures and materials, unity of form and participation. Keywords: Incremental House, Micro House, Design Principle, Housing Based Value Chain
Co-Authors Adhi Widyarthara Aditya Yuda S. P Adkha Yuliananda Mabrur Afif Ahmad Al Fandi Alif Dwi Prayogo Alif Rizqi Agung Subekti Alvyan Adi Saputra Amar Rizqi Afdholy Amar Rizqy Afdholy Amorena Ruth Eolia Saragih Anang Bakhtiar Anang Sabtio Winarso Anindya Dewi Afu Novanty Antonio Heltra Pradhana Aulia Husnul Khatimah Aurellia Nabila Putri Bambang Joko Wiji Utomo Breeze Maringka Budi Fathony Bunga Syafirah S. A. N Chairunnisa Clarita Ebigail Lepir Namuronja Daim Triwahyono Debby Budi Susanti Denya Solehma Dewinta Pratiwi Didiek Suharjanto Dwi Kevin Ramadhana Eva Rosianah Farhan Wicaksono Ferdinandus B.V Yusuf Fitriansyah Gaguk Sukowiyono Gatot Adi Susilo Guntur Febri Arianto Putra Haikal Hidayatulah Hani Zulfia Zahro Hawwa Shaira Az Zahra Syam Heickal Muhammad Aqil Biladt Herculanus Livenno Diwataru I Wayan Nicola Kurnia Sartika Indryana Jannatul Lutfiah Binti Khamani Jarot Wahyono Jessy Aprianti Karolus Heru Tandur Pratama Komang Ayu Laksmi Harshinta Sari Laksono Trisnantoro Lalu Mulyadi Ludovino Da Costa M. Fadhillah Aditya P. M.Nelza Mulki Iqbal Manda Kesia Bith Melinda Salsabila Melly Rosita Dewi Mochammad Choirur Rozikin Moh Rikzan Wagianto Moh. Syahru Romadhon Sholeh Mohammad Fais Pratama Muhammad Agung Bahroni Muhammad Hafidh Kafiluddin Muhammad Nelza Mulki Iqbal Muhammad Nur Tirta Amanda Nandia Ayu Pramesti Osa Cevina Andaru Pontivex Kurnia Adi Prabawa Putri Herlia Pramitasari Putu Angga Pramana Yasa Putra Putu Ayu Novita Sari Dewi Rahmad Hidayatullah Ramadani Rania Cyrilla Dwiputri Redi Sigit Febrianto Shafira Rahma Istighfarin Sri Winarni Suryo Tri Harjanto Tri Handoko Tutut Nani Prihatmi Vico Novrialdo Fanani Wa Ode Rindiyani Wahyu Dwi Putranto Satrio Wicaksono