Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kepuasan Pasien dengan Nursing Rounds Cencen Hendra Setiawan; Ati Surya Mediawati; Kurniawan Yudianto
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.385 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i2.4907

Abstract

This study aims to determine how implementing nursing rounds affects patient satisfaction. The method used is a literature review using an identified electronic database from Pubmed, EBSCOhost, and Google Scholar. Search using keywords, namely nurse, Nursing rounds, hourly rounds, and patient satisfaction. The search results included seven articles filtered from 2020 – 2022, which resulted in nursing rounds increasing patient satisfaction, patient safety, and preventing extravasation of infusion fluids. Nursing rounds can also be carried out with other professions. As a result, nursing rounds carried out by nurses in a measurable and planned manner can increase patient satisfaction. In conclusion, nurses can increase patient satisfaction while hospitalized by implementing nursing bands carried out regularly and structured for their managed patients. Besides that, the benefits of nursing rounds can also increase patient satisfaction and prevent the extravasation of infusion fluids. Keywords: Patient Satisfaction, Nurses, Nursing Rounds, Hourly Rounds
Penerapan Sistem Kaizen Dalam Administrasi Obat Oleh Perawat di Rumah Sakit: Literatur Scoping Review Siki, Kornelius; Mediawati, Ati Surya; Somantri, Irman
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 10, No 2 (2024): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v10i2.1990

Abstract

Latar belakang; Pemberian obat di rumah sakit merupakan bagian penting dari pekerjaan keperawatan yang mempunyai dampak langsung terhadap keselamatan pasien dan kualitas pelayanan. Sistem Kaizen merupakan metodologi yang berguna yang diterapkan pada berbagai tahapan program peningkatan kualitas dan memiliki banyak fungsi. Pendekatan sistematis seperti Kaizen dapat membantu mengurangi kesalahan administrasi obat.Tujuan: Tujuan scoping review ini adalah memberikan gambaran komprehensif tentang administrasi obat oleh perawat, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, dan mengevaluasi penerapan sistem Kaizen dalam mengurangi kesalahan dalam administrasi obat di rumah sakit.Metode: Tinjauan pelingkupan dilakukan melalui tujuh database: Sciencedirect, Pubmed, Scopus, Ebsco host, Springer link, Emerald, Sage journals, dengan bantuan operator Boolean yang menghasilkan 103 artikel yang mana 34 artikel terpenuhi kriteria inklusi.Hasil: sebagian besar artikel (47 %, n = 16) merupakan penelitian kuantitatif, dan mixed method (26%, n = 9), kualitatif (21 %, n = 7) dan 2 artikel (6%) merupakan RCT.Kesimpulan: Kesalahan dalam administrasi obat merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian khusus, dan penerapan prinsip Lean seperti Kaizen dapat membantu mengurangi kesalahan ini secara signifikan. Kata Kunci: Administrasi obat, Perawat, Keselamatan pasien, Sistem Kaizen
Hubungan Efikasi Diri Dengan Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa Baru Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Namina, Fajaritta Sukma; Mediawati, Ati Surya; Kosim, Kosim
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i1.3589

Abstract

Academic anxiety remains a common issue among first-year nursing students. This condition can be minimized by increasing self-confidence with self-efficacy playing a protective role. This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and academic anxiety among first-year students at the Faculty of Nursing, University of Padjadjaran. A quantitative approach was employed using a correlational design with a cross-sectional method. The study population consisted of 239 students from the 2024 cohort at the Jatinangor and Pangandaran campuses, with a sample of 150 students selected using the Sloving formula and cluster random sampling. The instrumens used were the General Self-Efficacy Scale and the Academic Anxiety Scale, both of which have been proven valid and reliable in previous studies. The results indicate that the average self-efficacy score was in the moderate category (29,87) and the average academic anxiety score was in the high category (122,30), with a significant negative correlation between self-efficacy and academic anxiety (p=0.000; p<0,05; r=-0.308). the study concludes that increasing students self-efficacy may help reduce the level of academic anxiety among first-year nursing students.
Gambaran Dukungan Emosional Teman Sebaya Saat OSCE pada Mahasiswa Program Sarjana Keperawatan Universitas Padjadjaran Hariyanto, Hasna Husniyah; Mediawati, Ati Surya; Maulana, Indra
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 3 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i3.1408

Abstract

Pelaksanaan OSCE seringkali menimbulkan kecemasan dan menurunkan kepercayaan diri. Dengan adanya dukungan emosional dari teman sebaya, kepercayaan diri meningkat saat OSCE. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dukungan emosional teman sebaya saat OSCE pada mahasiswa Program Sarjana Keperawatan Universitas Padjadjaran. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Sampel sebanyak 173 mahasiswa keperawatan UNPAD angktan 2023 dengan total sampling. Hasil: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional yang diterima saat OSCE oleh mahasiswa berada di tiga kategori dengan dukungan emosional teman sebaya rendah sebanyak 7.5%, dukungan emosional teman sebaya sedang sebanyak 54.3%, dan dukungan emosional teman sebaya tinggi sebanyak 38.2%. Dukungan emosional dari teman sebaya memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa keperawatan menghadapi kecemasan selama OSCE. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Padjadjaran menerima dukungan emosional dalam kategori "sedang", yang berarti dukungan yang diterima cukup namun belum optimal. Sebagian lainnya berada dalam kategori "tinggi", menunjukkan perhatian, empati, dan motivasi dari teman sebaya yang efektif membantu mengurangi kecemasan. Namun, terdapat pula mahasiswa dalam kategori "rendah”, yang minim menerima dukungan emosional sehingga memicu emosi negatif, stres, dan kesulitan menjalani OSCE. Secara keseluruhan, dukungan emosional teman sebaya terbukti berkontribusi pada kestabilan psikologis, konsentrasi, dan rasa percaya diri mahasiswa selama menghadapi tantangan akademik seperti OSCE. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, dukungan emosional teman sebaya yang diterima saat OSCE oleh mahasiswa berada dalam kategori “sedang” dengan persentase 61.8%.
HUBUNGAN BURNOUT DENGAN JOB SATISFACTION PADA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS RAJAGALUH SELAMA PANDEMI COVID-19 Haelena Wibowo, Gita Amoria; Mediawati, Ati Surya; Rosidin, Udin
Medical-Surgical Journal of Nursing Research Vol. 2 No. 2 (2023): Medical-Surgical Journal of Nursing Research
Publisher : Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI) Regional Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70331/jpkmb.v2i1.23

Abstract

Dampak terjadinya Pandemi Covid -19 dirasakan oleh berbagai sistem, salah satunya yaitu sistem pelayanan kesehatan, terjadi banyak perubahan pada sistem pelayanan kesehatan seperti terdapat peningkatan beban kerja yang dapat menyebabkan terjadinya burnout dan berpengaruh pada kondisi kepuasan kerja tenaga kesehatan khususnya di Puskesmas. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara Burnout dengan Job Satisfction pada Tenaga Kesehatan selama Pandemi Covid-19. Penelitian ini berjenis deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study yang bersifat kuantitatif melibatkan sebanyak 50 responden terdiri dari Tenaga Kesehatan yang bekerja di Puskesmas Rajagaluh dengan teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner Maslach Burnout Inventory (MBI) dan Minnesota Satisfaction Quisionare (MSQ) yang diaplikasikan ke dalam angket serta platform kuisioner daring. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tingkat burnout dan job satisfaction responden berada pada kategori sedang, kemudian uji korelasi menggunakan product moment pearson mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keduanya dengan nilai Asymp Sign 0,000 < 0,05, berdasarkan dimensi emotional exhaustion didapatkan nilai 0,000 < 0,05 diketahui bahwa terdapat hubungan antara dimensi emotional exhaustion dan job satisfaction. Pada dimensi depersonalization dan Low Personal Accomplishment didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua dimensi tersebut dengan job satisfaction. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi burnout yang dialami oleh tenaga kesehatan maka akan semakin menurunkan kondisi job satisfaction para tenaga kesehatan. Dengan demikian, tenaga kesehatan perlu waspada serta melakukan koping yang efektif untuk menurunkan kondisi burnout yang terjadi.
Evaluasi kinerja perawat di rumah sakit: A scoping review Rismayanti, Depi; Mediawati, Ati Surya; Somantri, Irman
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025): Volume 19 Nomor 3
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i3.903

Abstract

Background: Performance evaluation plays a crucial role in monitoring and assessing the activities of nurses over time. Optimal performance has the potential to positively impact individual work behaviors. However, the current nurse performance evaluation system is considered to be underperforming, and it has yet to deliver satisfactory results for clients in hospitals. Purpose: To identify the performance evaluation system implemented by the hospital in assessing nurse performance. Method: This review identified nursing performance evaluation through electronic searches using Scopus Q1 and Q2 indexed databases for articles published between 2020 and 2024. Of the 38 articles identified, the screening process resulted in 17 articles based on title and inclusion and exclusion criteria. After full-text due diligence, 7 articles remained ready for further review. Results: Identification shows various methods of performance evaluation, such as multi-source feedback, patient response, 360 degrees, website-based, and leadership evaluation. Each method has a positive impact, including the establishment of good relationships between professionals, improving the quality of service, and patient satisfaction. In addition, this method also increases nurses' self-confidence and supports nurses' health at work. All of this contributes to more effective decision making. Conclusion: Varied performance evaluation methods, such as multisource feedback, can enhance nurse performance when tailored to their competencies. Hospital management should develop evaluations that support work motivation without neglecting the health conditions of nurses.   Keywords: Evaluation; Hospitals; Nurse Performance.   Pendahuluan: Evaluasi kinerja memiliki peran yang sangat penting dalam memantau dan menilai aktivitas perawat dari waktu ke waktu. Kinerja yang optimal berpotensi memberikan dampak positif pada perilaku kerja individu. Namun, sistem evaluasi kinerja perawat saat ini dianggap belum berjalan maksimal, sehingga belum mampu memberikan hasil yang memuaskan bagi klien di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengidentifikasi sistem evaluasi kinerja yang diterapkan oleh rumah sakit dalam menilai kinerja perawat. Metode: Tinjauan ini mengidentifikasi evaluasi kinerja perawat melalui penelusuran elektronik menggunakan database yang terindeks Scopus Q1 dan Q2 untuk artikel yang diterbitkan antara tahun 2020-2024. Dari 38 artikel yang diidentifikasi, proses penyaringan menghasilkan 17 artikel berdasarkan judul serta kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah uji kelayakan pada teks lengkap, tersisa 7 artikel yang siap untuk ditinjau lebih lanjut. Hasil: Identifikasi menunjukkan adanya berbagai metode evaluasi kinerja, seperti umpan balik multi sumber, respon pasien, 360 derajat, berbasis website, dan evaluasi pimpinan. Setiap metode memberikan dampak positif, termasuk terjalinnya hubungan yang baik antar profesional, peningkatan kualitas pelayanan, serta kepuasan pasien. Selain itu, metode ini juga meningkatkan kepercayaan diri perawat dan mendukung kesehatan perawat dalam bekerja. Semua ini berkontribusi pada pengambilan keputusan yang lebih efektif. Simpulan: Metode evaluasi kinerja yang variatif seperti multisumber dapat meningkatkan kinerja perawat dengan disesuaikan pada kompetensinya. Manajemen rumah sakit perlu mengembangkan evaluasi yang mendukung motivasi kerja tanpa mengabaikan kondisi kesehatan perawat.   Kata Kunci: Evaluasi; Kinerja Perawat; Rumah Sakit.
Literature Review: Identitas Profesional Perawat bagi Mahasiswa Sarjana Keperawatan Mediawati, Ati Surya; Aulia, Syifa Nurul; Agustina, Hana Rizmadewi; Dheandra, Putri Vidahlia
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v10i2.627

Abstract

Undang-Undang No 17 tahun 2023 menjelaskan bahwa yang dibutuhkan untuk membangun kesehatan masyarakat adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan produktif. Hal tersebut bisa didapatkan dari identitas profesional perawat yang baik. Identitas profesional perlu ditanamkan sejak mahasiswa karena akan berpengaruh pada identitas profesional saat ia menjadi perawat sehingga mempengaruhi pemberian layanan keperawatan, kinerja perawat, dan kolaborasi perawat dengan tenaga kesehatan lainnya. Tujuan: Studi literatur ini bertujuanmengetahui bagaimana identitas profesional perawat bagi mahasiswa sarjana keperawatan. Metode: Metodepada penelitian ini adalah literature review dari database elektronik yaitu PubMed, Scopus, dan Ebsco yang dipublikasikan tahun 2020-2024. Pencarian artikel menggunakan pendekatan Population, Concept, dan Context (PCC) yaitu Population: Mahasiswa Tingkat Sarjana Keperawatan; Concept: Identitas Profesional Perawat; dan Context: Pendidikan Keperawatan Tingkat Sarjana. Hasil: Analisis dari 8 Artikel menunjukan sebagian besar mahasiswa tingkat sarjana keperawatan memiliki identitas profesional yang rendah. Diskusi: Identitas profesional dapat meningkat saat adanya kondisi tanggap darurat seperti pada pandemi Covid-19. Setelah menjalani perkuliahan selama 3 tahun identitas profesional juga dapat meningkat. Lingkungan akademik, sistem dan model pembelajaran dari kampus, perencanaan karir, pengalaman magang, jenis kelamin, usia, kepedulian, tekanan kerja, dan dukungan sosial dari masyarakat berpengaruh pada pembentukan identitas profesional. Kesimpulan: Identitas profesional pada mahasiswa keperawatan menunjukkan hasil yang berbeda. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu melakukan upaya untuk menumbuhkan identitas profesional yang kuat pada mahasiswanya.
Career anxiety and covid-19 phobia in students of the faculty of nursing of Universitas Padjadjaran Ofni Stephany Lumban Raja; Ati Surya Mediawati; Theresia Eriyani; Maria Komariah; Iwan Shalahuddin
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.728 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1345

Abstract

Covid-19 is a global pandemic that is still happening today, the spread of the virus affects aspects of education that are closely related to students. Nursing students are one of the individuals affected by Covid-19, especially professional students who are undergoing clinical practice education. Professional students can experience problems such as career anxiety and  phobia of Covid-19 which can trigger career anxiety. This study aimed to discover the description of career anxiety and Covid-19 Phobia among professional students of class 41 and 42 of the Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran during the Covid-19 pandemic era. The design of this study is quantitative descriptive using hypothetical statistical data analysis and sampling technique using the total sampling (n=176). The instruments used in this study were Career Anxiety Scale (CAS) and Covid-19 Phobia Scale (C19P-S). The results showed that the description of career anxiety and Covid-19 Phobia among professional students of class 41 and 42 of the Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran during the Covid-19 pandemic era was in the moderate category (49.4%) and (55.1%). The conclusion in this study is professional students of class 41 and 42, experience career anxiety and Covid-19 Phobia in the moderate category. Therefore the results of this study may be used as advice for educational institutions to pay attention to students who experience career anxiety and Covid-19 Phobia and support students to reduce anxiety disorders by designing special programs such as counseling and career guidance.
Use of the Technology Acceptance Model for Electronic Medical Records in Nursing Documentation: Scooping Review Sari, Novita; Mediawati, Ati Surya; Yudianto, Kurniawan
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.3373

Abstract

Digital transformation in the health sector, especially in health services, where previously health facilities used manual medical records, switched to electronic medical records. The Technology Acceptance Model is a framework used to understand how users accept and adopt technology, in this case electronic medical records. This study aims to identifyuse of the Technology Acceptance Model on nurses' acceptance of the implementation of electronic medical records. This study used the scooping review method. Literature searches were obtained through 3 databases, namely PubMed and CINAHL, as well as Google Scholar with the keywords: Technology Acceptance Model, Nursing Documentation, Electronic Medical Record's. Articles were extracted manually through tabulation and analyzed using a descriptive analysis approach. The publication period in the article search is the last 10 years (2014-2024). Collecting data used manual table. There were 8 articles included in this study, where the results of the scoping showed a significant relationship between perceived usefulness and perceived ease of use on nurses' acceptance of attitudes and attitudes had a strong influence on intentions to use electronic medical records. The importance of management support in preparing electronic medical records from their usefulness and ease of use in supporting nursing service activities in health facilities.
Perceived implementation of patient safety compliance among nursing supervisors in military hospitals: a descriptive qualitative study Setiawati, Deni; Setyowati , Setyowati; Hariyati, Rr. Tutik Sri; Mediawati, Ati Surya; Hidayanto, Achmad Nizar; Putro, Prasetyo Adi Wibowo
Jurnal Ners Vol. 19 No. 2 (2024): MAY 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v19i2.55321

Abstract

Introduction: Patient safety incidents remain high in Indonesia and are a significant responsibility of nursing supervisors working in military hospitals. The purpose of this study was to explore the understanding and perception of nursing supervisors in implementing patient safety compliance in military hospitals. Methods: A descriptive qualitative approach was conducted with nursing supervisors at a military hospital through in-depth interviews. A total of 25 nursing supervisors from military hospitals participated in the interviews. The content analysis was employed to analyze the interview data. Results: Five themes were identified in this study: patient safety as our responsibility, implementation in practice, support in safety initiatives, barriers to safety goals, and tech-driven safety efficiency. Conclusions: The findings underscore that an in-depth understanding by nursing supervisors is critical to fostering appropriate behavior, particularly in achieving patient safety goals. Nursing supervisors articulated expectations for improvements in healthcare quality. As healthcare professionals, nursing supervisors must grasp the significance of a patient safety approach and be adept at executing it to enhance the quality of care, which will, in turn, lead to better healthcare outcomes.
Co-Authors Aat Sriati Aat Sriati Aat Sriati Achmad Nizar Hidayanto Adella, Denisa Ai Mardhiyah Ai Mardhiyah Ai Mardhiyah Andini Bilqiis Ashiilah Asfarada, Muhammad Rizky Atika Salma Azzahra Aulia, Syifa Nurul Ayu Prawesti Basrah, Miftahul Jannah Cencen Hendra Setiawan Cholilatur Rohmania da Conceição, José Ximenes Dewi Gayatri Dheandra, Putri Vidahlia Dina Pranita Donny Juliandri Prihadi Dyah Setyorini Elly Nurachmah Eryando, Tries Etika Emaliyawati Fatima Cabral, Cenia fransisca sri susilaningsih Fransisca Sri Susilaningsih Haelena Wibowo, Gita Amoria Hana Rizmadewi Agustina Hanny Handiyani Hariyanto, Hasna Husniyah Henny Suzana Mediani Henny Yulianita Hesti Nuraeni hesti nuraeni Husin, Nurmila Ihsan, Riza Nurul Ikeu Nurhidayah Indra Maulana` Indra Maulana Irman Somantri Iwan Shalahuddin Iyus Yosep Kosim Kosim Kristian Labertus Kurniawan Yudianto Kusman Ibrahim Maria Komariah Masfuri - Metilda Metilda Muchtaruddin Mansyur Namina, Fajaritta Sukma Nita Fitria Novita Sari Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Hidayati Ofni Stephany Lumban Raja Putro, Prasetyo Adi Wibowo Rahma Jumila Rahma, Nur Rakhmawat, Windy Ramoo, Vimala Reviani, Suci Rismayanti, Depi Ristina Mirwanti Rizkika Nur Amalia Rossa, Nikita Rr Tutik Sri Hariyati Ryan Hara Permana Sandra Restuti Septania, Salma Mega Setiawati, Deni Setyowati , Setyowati Siki, Kornelius Somantri , Irman Sudika, Ajeng Lestari Khoirunnisa Susanti, Lenny Tati Sumarni Therecia Simanjuntak Theresia Eriyani Titis Kurniawan Udin Rosidin Umboh Morenita Jeanifer Widayana, I Gede Angga Ariesta Witri Destiani Yanti Alimuddin, Nurul Ilmi Zakiyah, Alifah Ummu