Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Program Eco-Pesantren Sebagai Model Pendidikan Lingkungan Hidup Sri Rahayu Pudjiastuti; Herinto Sidik Iriansyah; Yuliwati Yuliwati
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 1 No. 1 (2021): Pemberdayaan Kompetensi dan Keterampilan Masyarakat di Era Globalisasi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.883 KB) | DOI: 10.37640/japd.v1i1.942

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun program eco- pesantren, sebagai salah satu bentuk pendidikan lingkungan hidup berbasis pondok pesantren. Metode pelaksanaan untuk pencapaian target program eco-pesantren adalah: pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan. Pelaksanan program dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: (1) pengenalan program eco-pesantren dan persiapan pelaksanaan program; (2) penyuluhan dan pelatihan; (3) praktek ramah lingkungan oleh warga pondok pesantren; dan (4) pelaksanaan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: tingkat pemahaman tentang pengelolaan sanitasi berkategori baik, dimana tingkat pemahaman meningkat dengan skor 78 (sedang), sedangkan untuk aspek pengelolaan sampah juga memiliki skor 75 (sedang). Pemahaman tentang pengelolaan lingkungan pondok pesantren dengan skor 70 (sedang) artinya peserta pelatihan sudah memahami beberapa cara-cara mengelola taman,  menjaga kebersihan toilet, kebersihan selokan, dan mengelola sarana lain yang ada di pondok pesantren. Kesimpulan kegiatan ini adalah: (1) program pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan dan direspon dengan baik oleh warga pondok pesantren Nurul Huda, Kampung Rumbut, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis Depok; (2) program pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi warga pondok pesantren, dan institusi pelaksana karena dapat menjadi media transfer ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya pelestarian lingkungan hidup di Pondok Pesantren Nurul Huda untuk menuju eco-pesantren.
Penerapan Model Pembelajaran Project Citizen untuk Meningkatkan Critical Thinking Mahasiswa Herinto Sidik Iriansyah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 4, No 1 (2020): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.818 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v4i1.40905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan critical thingking mahasiswa melalui penerapan model Pembelajaran Project Citizen pada mahasiswa semester II Kelas A program studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar pada Matakuliah Pendidikan Karakter Bangsa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas secara kolaboratif. Penelitian dilaksanakan di STKIP Kusuma Negara Tahun akademik 2018/2019 dengan subjek penelitian sebanyak 30 mahasiswa. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran Project Citizen dengan tahapan (1) Mengidentifikasi masalah, (2) Memilih masalah sebagai bahan kajian kelas, (3) Mengumpulkan informasi, (4) mengembangkan portofolio kelas, (5) Menyajikan portofolio., dan (6) Merefleksikan pengalaman belajar, dapat meningkatkan critical thingking Mahasiswa.  Hal tersebut dibuktikan dengan Pada siklus I maksimal 14 mahasiswa memiliki critical thingking yang tinggi dan pada siklus II, sebanyak maksimal 27 mahasiswa mempunyai critical thingking yang tinggi.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Daring pada Mata Kuliah Teori Belajar di STKIP Kusumanegara Jakarta Iswadi; Herinto Sidik Iriansyah
Almufi Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1: April (2022)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran daring menggunakan media online selama pandemi covid-19 pada mata kuliah Teori Belajar .Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang fokus pada evaluasi pembelajaran menggunakan media online. Populasi penelitian yakni seluruh Mahasiswa/I semester 3 Jurusan Pendidikan Matematika  yang diajar pada matakuliah Teori belajar menggunakan metode daring. Sampel penelitian yakni Mahasiswa/i semester 3 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan homogenitas populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pembelajaran daring. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan mahasiswa menilai pembelajaran Teori belajar menggunakan media online sangat efektif (23,3%), sebagian besar mereka menilai efektif (46,7%), dan menilai biasa saja (22%). Meskipun ada juga mahasiswayang menganggap pembelajaran daring tidak efektif (8 %), dan sama sekali tidak ada (0%) yang menilai sangat tidak efektif. Akhirnya, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring Teori belajar selama pandemi covid-19,maka Dosen harus memenuhi dua belas  saran dari responden, yakni: (1) pembelajaran dilakukan melalui WhatsApp, Google Classroom, Zoom, Google Meet; (2) pemberian tugas Untuk di upload video ke Channel YouTube   (3) penilaian teman sejawat  melalui  Form Penilaian yang telah diberikan oleh Dosen secara daring (4)pemberian materi pembelajaran yang ringkas; (5 ) Dosen perlu menetapkan ukuran file Video yang akan di upload  ke  Channel YouTube supaya tidak terlalu berat untuk menghemat kuota; (6) pemilihan materi dalam video harus berdasarkan kriteria bahasa yang mudah dipahami; (7) tetap memberikan materi sebelum penugasan; (8) pemberian soal yang variatif dan berbeda tiap  mahasiswa ; (9) pemberian tugas harus disertakan cara kerjanya; (10) memberikan tugas sesuai dengan jadwal pelajaran; (11) mengingatkan mahasiswa jika ada tugas yang diberikan; dan(12) Mengurangi tugas.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENILAIAN TEMAN SEJAWAT SECARA DARING PADA MATA KULIAH PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN DI STKIP KUSUMANEGARA Iswadi Iswadi; Herinto Sidik Iriansyah
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13, No 1 (2022): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap penilaian teman sejawat secara daring pada mata kuliah Pengantar Ilmu Pendidikan di STKIP Kusumanegara. Persepsi mahasiswa dibatasi pada lima aspek, antara lain: urgensi, efektivitas, keterbacaan, keterpahaman dan efisiensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi data pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STKIP Kusumanegara yang sedang menempuh matakuliah Pengantar Ilmu Pendidikan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Sampel diambil dengan menggunakan teknik random sampling yang kemudian prodi S1 Pendidikan Matematika terpilih menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner secara daring dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah Model Miles & Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang positif terhadap penilaian sejawat secara daring pada mata kuliah Pengantar Ilmu PendidikanKata-kata kunci: penilaian teman sejawat; daring;  Pengantar Ilmu Pendidikan
Efforts to Increase Teachers' Competence of E-Learning in the Covid-19 Era Iswadi; Herinto Sidik Iriansyah
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.611 KB)

Abstract

This study aims to improve the ability of teachers in online learning in the Covid-19 era (Case study on teachers of SMP Negeri 3 MuaraTiga). The subjects in this study were all teachers at SMP Negeri 3 MuaraTiga, totaling 38 teachers. Based on observations, these teachers were not maximal in implementing online learning. The research instrument is in the form of a questionnaire sheet, which is useful for recording all events in the implementation of teacher assignments in online learning during the study. The results showed that in Cycle I, the understanding of teachers in online learning carried out during the learning process at SMP Negeri 3 MuaraTiga was 1,269. The average value is 36.8, with a percentage of 76.30%. Thus the understanding of the teachers at SMP Negeri 3 MuaraTiga is in the Good Enough category. Then it increased after the implementation of Cycle II of Online Learning which was carried out during the learning process at SMP Negeri 3 MuaraTiga, the number was 1,341. The average value is 38, with a percentage of 81.16%. Thus the understanding of the teachers at SMP Negeri 3 MuaraTiga is in the Good category. The results showed that the teacher's understanding of online learning at SMP Negeri 3 MuaraTiga was in the good category.
Analisis Pemikiran Hasyim Asy’ari Dalam Optimalisasi Manajemen Pendidikan Islam Herinto Sidik Iriansyah; Iswadi Iswadi; Muhyatun Muhyatun
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5138

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang konsep pelaksanaan Pendidikan juga manajemen di dalamnya berdasarkan pemikiran tokoh KH. Hasyim Asy’ari. Metode penelitian yang digunakan ialah kajian pustaka atau study literature. Adapun sumber data yang ada dalam penelitian ini merujuk pada seluruh dokumen penelitian seperti buku, kitab, artikel jurnal, tesis, skripsi, disertasi maupun penelitian lainnya yang memiliki korelasi dengan topik penelitian, yaitu konsep Pendidikan menurut pemikiran KH. Hasyim Asy’ari. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asy’ari yang tertuang dalam karyanya berjudul Adabul ‘Alim wal al-Muta’alim berhasil menawarkan konsep Pendidikan yang menarik, utamanya berkenaan dengan pengembangan karakter antar elemen atau sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya. Konsep tersebut diketahui memiliki korelasi dengan beberapa poin Standar Pendidikan Nasional (SNP) yang berlaku di Indonesia. Sedangkan dalam konteks pelaksanaan manajemen Pendidikan Islam, KH. Hasyim Asy’ari juga berhasil mengelaborasikan pelaksanaan kurikulum Pendidikan Pesantren salaf dengan prinsip manajemen Pendidikan secara umum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asy’ari adalah salah satu pedoman yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pengembangan Pendidikan karena telah berhasil mengukuhkan harmoni Pendidikan formal dan modern di Indonesia. Selain itu, pemikirannya secara nyata memiliki keautentikan yang luar biasa karena senantiasa relate dengan keresahan dunia pendidikan hingga saat ini. 
Cyberbullying on Social Media and Its Implications for the Mental Health of Generation Z in the Context of the Second Principle Hardiyanto, Lutfi; Iriansyah, Herinto Sidik; Pudjiastuti, Sri Rahayu
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 15 No 2 (2024): Innovative Educational Practices and Learning Strategies
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v15i2.1828

Abstract

Cyberbullying, an escalating issue, involves humiliating and threatening others electronically, primarily on platforms like Instagram. Generation Z, familiar with technology from childhood, faces the highest cyberbullying rates. This study aims to describe the phenomenon of cyberbullying on social media against the mental health of Generation Z in Jakarta about the view of the second principle of Pancasila. This study uses the literature review theory with data obtained in the form of articles, books, journals, documents, and websites that have been carefully studied to trigger the social phenomenon that is being pursued in society from 2017 to 2023 obtained from the electronic database Google Scholar. The results of this study show that cyberbullying on Generation Z on social media has a huge impact that affects mental health in the context of civilized humanity, which is considered a violation of the second principle of Pancasila which highly upholds the value of justice because the rights and dignity of a person are not respected, where an individual is treated unequally because another individual considers himself to be better in a certain aspect. The individual acts arbitrarily and there is no behavior of mutual love among fellow human beings.
BAHASA DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN SOSIAL Iswadi, Iswadi; Iriansyah, Herinto Sidik; Hapudin, Muhammad Soleh
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v5i1.127

Abstract

  Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mahasiswa mengenai nilai dari Bahasa dan penggunaannya dalam komunikasi sehari-hari melalui kegiatan webinar yang berjudul “Changes and Development of Language in Social Life”, yang diselenggarakan oleh Universitas Esa Unggul Jakarta. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan di antaranya dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan webinar berhasil meningkatkan kepekaan, kesadaran, komitmen dari mahasiswa untuk menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik, juga menjaga tutur kata agar tidak menunjukkan karakter atau kepribadian yang buruk. Dengan penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan Bahasa yang baik oleh mahasiswa dapat membentuk dan menunjukkan kepribadian yang baik pula.
The Use of Digital Learning Platform as Communication Media for Generation Z at PB. Soedirman Islamic High School, Jakarta Iswadi, Iswadi; Iriansyah, Herinto Sidik; Erman Anom, Erman Anom
Didaktika Religia Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Postgraduate Program, State Islamic Institute (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/didaktika.v12i1.3480

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of using digital learning platforms as communication media in Islamic education with a focus on Generation Z teachers at PB. Soedirman Islamic High School, Jakarta. This generation is known as digital natives who are highly adaptive to information technology. The research method used is a case study with a qualitative approach, involving interviews, participatory observation, and surveys. The results show that Generation Z teachers at PB. Soedirman Islamic High School, Jakarta feel comfortable and helped by the use of digital learning platforms for communication and learning. These platforms enable faster and more efficient communication. However, some challenges were also found, such as limitations in conveying messages clearly and the risk of information overload. Factors affecting the effectiveness of communication through digital platforms were identified, including Teachers' technological competence, platform design, organizational culture, and adequate training and support. This research is consistent with technology acceptance theory which states that perceived ease of use and usefulness have a significant effect on technology acceptance. The results of this study provide practical implications to optimize the use of digital learning platforms through continuous training, intuitive platform design, and digital culture support in the organization. Thus, digital platforms can improve the performance and job satisfaction of Generation Z teachers.
The Use of Digital Learning Platform as Communication Media for Generation Z at PB. Soedirman Islamic High School, Jakarta Iswadi, Iswadi; Iriansyah, Herinto Sidik; Erman Anom, Erman Anom
Didaktika Religia Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Postgraduate Program, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/didaktika.v12i1.3480

Abstract

The objective of this study is to assess the efficacy of utilising digital learning platforms as a medium for communication in Islamic education, with a particular emphasis on Generation Z teachers at PB. Soedirman Islamic High School, Jakarta. This generation is known as digital natives, who are highly adept at navigating information technology. The research method employed is a case study with a qualitative approach, comprising interviews, participatory observation, and surveys. The findings indicate that Generation Z teachers at PB. The respondents at Soedirman Islamic High School, Jakarta, indicated that they felt at ease and benefited from the utilisation of digital learning platforms for communication and learning purposes. The aforementioned platforms facilitate more expedient and effective communication. Nevertheless, certain challenges were also identified, including the potential for unclear communication and the risk of information overload. The factors affecting the effectiveness of communication through digital platforms were identified, including the teachers’ technological competence, the design of the digital platforms, the organisational culture, and the provision of adequate training and support. This research is consistent with the Technology Acceptance Model, which posits that perceived ease of use and usefulness have a significant effect on technology acceptance. The results of this study provide practical implications for optimising the use of digital learning platforms through continuous training, intuitive platform design, and digital culture support within the organisation. Consequently, digital platforms can enhance the performance and job satisfaction of Generation Z teachers.