Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Efektifitas Penyisihan Fosfat Pada Air Limbah Menggunakan Metode Kombinasi Elektrokoagulasi dan Fotokatalis Dengan Kaolin-TiO2 Adhi Setiawan; Lintang Indra Liuqil Mahfudz; Tarikh Azis Ramadani; Siti Muthi’ah; Muhammad Asrul Nizam; Denny Dermawan
METANA Vol 18, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/metana.v18i2.49639

Abstract

Kandungan fosfat pada badan air salah satunya bersumber dari air limbah domestik dan industri. Fosfat yang berlebihan dapat menyebabkan eutrofikasi. Alternatif pengolahan fosfat pada air limbah salah satunya menggunakan kombinasi metode elektrokoagulasi dan fotokatalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kontak dan besar tegangan pada metode elektrokoagulasi, pengaruh dosis katalis dan waktu penyinaran pada metode fotokatalis, dan karakteristik katalis komposit kaolin-TiO2. Penyisihan fosfat dilakukan secara batch menggunakan elektrokoagulasi yang dilanjutkan dengan proses fotokatalis. Metode elektrokoagulasi menggunakan elektroda aluminium dengan variasi tegangan 10, 20, dan 30 V, serta waktu kontak 90 dan 120 menit. Metode fotokatalis menggunakan komposit kaolin-TiO2 dan sumber foton lampu UV-C, dengan variasi dosis kaolin-TiO2 yaitu 120, 180, dan 240 mg/L, serta waktu penyinaran 10, 20 dan 30 menit. Komposit kaolin-TiO2 dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR, dan SEM-EDX. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi penyisihan fosfat pada elektrokoagulasi maksimal diperoleh pada kondisi tegangan 30 V dan waktu kontak 120 menit dengan nilai sebesar 87,31%. Nilai maksimum penyisihan parameter fosfat fotokatalis terjadi pada dosis katalis 240 mg/L dengan waktu reaksi 30 menit dengan nilai sebesar 63,33%.  One of the phosphate contents in water bodies is sourced from household and industrial wastewater. Excessive phosphates can cause eutrophication. One alternative of phosphate treatment in wastewater is the combination of electrocoagulation and photocatalytic methods. This study aims to determine the influence of contact time and voltage magnitude on the electrocoagulation method, the effect of catalyst dosing and irradiation time on the photocatalyst method, and the characteristics of kaolin-TiO2 composite catalysts. The electrocoagulation method uses aluminum electrodes with voltage variations of 10, 20, and 30 V, as well as contact times variations of 90 and 120 minutes. The photocatalyst method uses kaolin-TiO2 composite and UV-C lamp photon sources, with dose of kaolin-TiO2 variations of 120, 180, and 240 mg/L, as well as irradiation times variations of 10, 20 and 30 minutes. The kaolin-TiO2 composite is characterized by XRD, FTIR, and SEM-EDX. The results showed that the maximum efficiency of phosphate removal in electrocoagulation was obtained at a voltage of 30 V and a contact time of 120 minutes with a value of 87.31%. The maximum value of photocatalyst phosphate removal occurred at a catalyst dose of 240 mg/L with a reaction time of 30 minutes with a value of 63.33%. 
Efektivitas Ukuran Blok Campuran Tanah dan Hydraulic Loading Rate Pada Multi Soil Layering Guna Menurunkan Parameter Fosfat dan Surfaktan Anionik di Usaha Binatu Tarikh Azis Ramadani; Novi Eka Mayangsari; Mitha Amelia Anjani
Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol. 5 No. 1 (2023): JPPL, Maret 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/jppl.v5i1.1776

Abstract

The laundry business is one of the business that produces phosphate and anionic surfactant parameters that cause eutrophication and environmental pollution. Parameters of phosphate and anionic surfactants can be reduced using multi soil layering with two stages. This study aims to analyze the effect of soil mixed block size and hydraulic loading rate on reducing pollutant concentration. The materials used in this study are andosol soil, rice husk charcoal and iron powder. The permeable layer uses gravel and pearlite media. The reactor is made of acrylic with a length of 50 cm, a width of 15 cm and a height of 50 cm. Multi soil layering systems successfully reduce concentrations to 98,603% for phosphate parameters and 99.99% for anionic surfactant parameters. The decrease in phosphate parameters and anionic surfactants is caused by physical and chemical adsorption processes by soil components and rice husk charcoal. The decrease in the parameters of anionic surfactants is also helped by the process of biodegradation of microbes in the soil.
SOSIALISASI PENGGUNAAN LIFE JACKET DAN PENGGUNAAN P3K KEPADA KELOMPOK NELAYAN DESA KALIBUNTU PROBOLINGGO Haidar Natsir Amrullah; Mades Darul Khairansyah; Tarikh Azis Ramadani; Priyambodo Nur Ardi Nugroho; , Lukman Handoko; Mohamad Hakam@ppns.ac.id; Fais Hamzah; , Projek Priyonggo Sumangun; I Putu Sindhu Asmara; Adi Wirawan Husodo; Reza Fardiyan As’ad; Adelia Tanti Ramadhani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v4i1.1539

Abstract

Desa kalibuntu probolinggo merupakan salah satu desa yang berada di pesisir pantai, sehingga kebanyakan dari masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Profesi sebagai nelayan memiliki resiko tinggi untuk mengalami kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perubahan cuaca dan ombak yang tidak menentu, serta kondisi perahu. Berdasarkan survey yang dilakukan pada 20 Maret 2001 kepada 12 ketua kelompok nelayan dengan anggota berjumlah 175 didapatkan hasil bahwa 58,3% nelayan pernah mengalami kecelakaan kerja, 58,3% tidak membawa perlengkapan keselamatan melaut seperti life jacket. Maka dari itu diadaknnyalah pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran nelayan akan budaya K3 saat melaut, serta pelatihan cara penggunaan p3k dan life jacket. Hasil pengabdian yang telah diadakan sebesar 90% masyarakat telah memahami serta menyadari pentingnya budaya K3 dan pentingnya membawa perlengkapan keselamatan saat melaut.
PELATIHAN PENGELOLAAN DOI BAGI EDITOR JURNAL POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA Tarikh Azis Ramadani; Anda Iviana J; Dika Rahayu W; Denny Dermawan; Afif Zuhri Arfianto
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/cakrawalamaritim.v4i2.2848

Abstract

Perguruan tinggi memiliki tugas yang tertuang dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan aspek-aspek yang termaktub dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat harus didukung oleh Digital Object Identifier yang aktif dan terpublikasi. Pengelolaan Digital Object Identifier belum dijalankan secara maksimal di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Hal ini mendorong inisiasi suatu kegiatan guna menunjang aspek tersebut. Pelatihan pengelolaan Digital Object Identifier menjadi salah satu solusi yang ditawarkan guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan Digital Object Identifier. Pelatihan diikuti oleh pengelola jurnal dibawah naungan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Luaran dari kegiatan ini menunjukan bahwa editor jurnal dibawah naungan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya berhasil dalam mempublikasikan Digital Object Identifier. Hal tersebut dapat meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja artikel ilmiah yang mendukung proses akreditasi jurnal di Indonesia.
Pelatihan Identifikasi Sumber Pencemar Air lImbah Industri Bagi Mahasiswa D4 Teknik Pengolahan Limbah PPNS Tarikh Azis Ramadani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/cakrawalamaritim.v5i1.2889

Abstract

Perkembangan industri tidak dapat dilepaskan oleh aspek penunjang seperti aspek ekonomi dan lingkungan. Namun, pertumbuhan industri akan membawa dampak positif dan negatif, Salah satu dampak negatif yang dihasilkan adalah munculnya bahan berbahaya di badan air. Hal tersebut membutuhkan suatu mitigasi dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan. Proses identifikasi sumber pencemaran air limbah merupakan aspek penting untuk meningkatkan kualitas air dan mengurangi polusi. Namun, mahasiswa D4 Teknik Pengolahan Limbah Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya memiliki kemampuan yang rendah di aspek tersebut sehingga diperlukan suatu solusi. Pelatihan mengenai identifikasi sumber pencemar air limbah merupakan salah satu opsi yang dapat dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang terserbut. Luaran dari kegiatan ini membuktikan bawah mahasiswa D4 Teknik Pengolahan Limbah Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya telah kompeten di bidang tersebut. Hal ini akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika mereka telah lulus dari perguruan tinggi.
Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung sebagai Bioadsorben dalam Proses Adsorpsi Besi(II) dan Metilen Biru Mayangsari, Novi Eka; Ramadani, Tarikh Azis; Nindyapuspa, Ayu; As-sajdah, Gumelar Muluk
Jurnal Chemurgy Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Chemurgy-Juni 2024
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v8i1.11152

Abstract

Pertumbuhan industri akan menghasilkan efek samping, salah masalahnya adalah pencemaran limbah cair yang mengandung logam berat dan zat warna. Pencemaran tersebut dapat berdampak buruk bagi lingkungan sehingga perlu untuk diolah. Proses pengolahan limbah cair yang dapat dilakukan adalah dengan proses adsorpsi. Adsorpsi menggunakan karbon aktif berbahan dasar tongkol jagung yang sebelumnya dilakukan proses karbonasi pada 350⁰C selama 3 jam. Tongkol jagung yang telah menjadi karbon, dihaluskan hingga ukuran 20, 40, dan 60 mesh. Proses aktivasi dengan larutan ZnCl2 0,3 M. Proses adsorpsi ini berlangsung secara kontinu dengan debit 100 ml/menit. Karbon aktif yang dihasilkan telah memenuhi spesifikasi karbon aktif berdasarkan SNI. Proses adsorpsi secara kontinu ini berhasil menurunkan besi(II) hingga 99,55% dengan ukuran karbon aktif sebesar 40 mesh. Hal serupa juga berhasil dilakukan untuk menurunkan metilen biru hingga 97,565% dengan ukuran karbon aktif sebesar 60 mesh. Nilai penurunan ini dipengaruhi oleh penurunan ukuran partikel yang akan berdampak pada peningkatan besar kapasitas adsorpsi.
Reduksi Zat Pewarna Kongo Merah via Koagulasi-Flokulasi dengan Kitosan dari Cangkang Kepiting Bakau (Scylla serrata) Ramadani, Tarikh Azis; Fajrin, Roihana; Mayangsari, Novi Eka; Astuti, Ulvi Pri
Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) Vol. 6 No. 2 (2024): JPPL, September 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/jppl.v6i2.2410

Abstract

Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu biota yang ada di perairan Indonesia. Kepiting bakau dimanfaatkan sebagai sumber makanan, sehingga menyisakan limbah cangkang. Limbah cangkang mengandung kitin, yang dapat disintesis menjadi kitosan. Manfaat dari kitosan adalah peranannya sebagai koagulan untuk mereduksi zat warna kongo merah. Pada penelitian ini, kami mengevaluasi potensi dari kitosan berbasis cangkang kepiting bakau dan kinerjanya dalam proses koagulasi dan flokulasi menggunakan metode jar test. Kitosan yang berasal dari cangkang kepiting bakau memiliki nilai derajat deasetilasi (DD) sebesar 74%. Dosis koagulan (25-150 mg/L) dan konsentrasi kongo merah (100-250 mg/L) menjadi parameter operasi dalam proses koagulasi dan flokulasi. Hasil dari penelitian ini yaitu peningkatan dosis koagulan meningkatkan kinerja pengolahan hingga kejenuhan aglomerasi tercapai, di mana kinerja mulai menurun atau stabil. Sedangkan peningkatan konsentrasi awal kongo merah, juga mempengaruhi efektivitas koagulasi yang semakin tinggi. Penyisihan zat warna kongo merah dengan pengaruh dosis koagulan dan konsentrasi awal kongo merah menghasilkan persen penyisihan hingga 99,9% pada konsentrasi koagulan 150 mg/L dan konsentrasi kongo merah sebesar 250 mg/L.
Karakteristik KARAKTERISTIK DAN TIMBULAN LIMBAH B3 (BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN) DI PELABUHAN X Mayangsari, Novi Eka; Ngudyana, Ilham; Sophia, Alma Vita; Ramadani, Tarikh Azis
Jurnal Teknologi Maritim Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/jtm.v4i1.2890

Abstract

Pelabuhan X menyediakan fasilitas proses bongkar muat kapal. Saat melakukkan aktivitas bongkar muat, dibutuhkan alat bantu operasional seperti mobil pick up, forklift, ekskavator, dan alat berat lainnya. Alat bantu operasional tersebut memerlukan perawatan rutin dan selama proses perawatan terdapat limbah B3 yang dihasilkan. TPS Limbah B3 adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan Limbah B3 yang dilakukan oleh Penghasil Limbah B3. Pada perencanaan TPS Limbah B3 ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dan jumlah timbulan. Limbah B3 oli bekas dengan timbulan 42 kg/hari. Kain majun bekas dengan timbulan 36 kg/hari. Filter oli bekas dengan timbulan 22 kg/hari. Lampu TL bekas berupa berbahaya terhadap lingkungan dengan timbulan 2 kg/hari. Accu bekas dengan timbulan 1,78 kg/hari.
Sosialisasi dan Pelatihan Perawatan Alat Filterisasi untuk Meningkatkan Kualitas Air Bersih di Desa Pelang, Lamongan Tamimah, Ni'matut; Ramadani, Tarikh Azis; Setiawan, Priyo Agus; Erawati, Ika; Husodo, Adi Wirawan; Witjonarko, R. Dimas Endro; Budianto, Ekky Nur; Mahardhika, Pekik; Wardani, Dianita; Ahmad, Mahasin Maulana
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i3.2520

Abstract

Kurangnya ketersediaan air bersih di Dusun Sungai Geneng, Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan dapat menyebabkan warga mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, perlu diadakan acara sosialisasi kepada masyarakat untuk memperoleh wawasan tentang air bersih dan sosialisasi cara penggunaan alat filter agar dapat memakai dan mengkonsumsi air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa acara yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu: Pertama, survei pengamatan dan analisis kondisi lapangan terhadap kondisi air sumur dan telaga yang ada di masyarakat lingkungan Dusun Sungai Geneng tersebut. Kedua, sosialisasi kepada masyarakat untuk memperoleh wawasan tentang air bersih dan sosialisasi cara penggunaan alat filter. Ketiga, pelatihan perawatan alat filter air dan tangki penampungan air bersih kepada masyarakat. Bedasarkan hasil analisis, antusias warga dalam mengikuti acara pengabdian masyarakat ini dikarenakan beberapa hal. Diantaranya adalah banyak warga yang mudah terserang penyakit karena adanya penggunaan air yang kurang bersih, kurangnya pengetahuan tentang air bersih, dan belum mengetahui cara merawat alat filter air dengan baik sehingga alat tersebut tidak mampu bertahan lebih lama dan air yang mengalir ke dalam tangki menjadi cepat kotor.
Kerja Bakti dan Pemasangan Alat Filtrasi Sebagai Sarana Mitigasi Dampak Sumber Air yang Tercemar di Dusun Sungaigeneng, Lamongan Ramadani, Tarikh Azis; Tamimah, Ni’ matut; Julianto, Eko; Prasojo, Budi; Sandora, Rina; Wismawati, Endah
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i2.26

Abstract

Air bersih merupakan sumber daya yang sangat penting bagi eksistensi manusia dan merupakan aspek fundamental dari kehidupan yang berkelanjutan. Namun, berbagai faktor seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan degradasi lingkungan menjadi tantangan yang signifikan bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih yang cukup. Sebagai salah satu provinsi di Indonesia, Jawa Timur masih menghadapi tantangan yang signifikan dalam memastikan akses air bersih bagi penduduknya, sebuah masalah yang masih terus berlanjut meskipun pembangunan di wilayah ini telah berjalan dengan baik. Salah satu daerah yang diidentifikasi mengalami tantangan tersebut adalah Dusun Sungaigeneng di Lamongan, Jawa Timur. Hal ini mendorong tim pengabdian untuk merancang solusi di lokasi tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan riset aksi partisipatif. Penyediaan layanan masyarakat dan pemasangan alat filtrasi digunakan sebagai cara untuk mengatasi masalah sumber air yang mengandung kadar kapur dan padatan yang tinggi. Alat filtrasi telah dipasang di Masjid Sungaigeneng dan merupakan strategi mitigasi yang potensial untuk mengurangi kandungan zat kapur dan padatan, sehingga menciptakan sumber air bersih dan mendukung kehidupan yang berkelanjutan.
Co-Authors , Lukman Handoko Achmad Fatoni Adelia Tanti Ramadhani Adhi Setiawan Adi Wirawan Husodo Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad, Mahasin Maulana Alma Vita Sophia Anda Iviana J Anggara Trisna Nugraha Anggraini, Febby Dwi Melanny Arfianto, Afif Zuhri As-sajdah, Gumelar Muluk Ashifa, Naura Aqillafasha Azzahro, Annisa Bawafi, Muhammad Iqbal Ali Budi Prasojo, Budi Budianto, Ekky Nur Cahyono, Luqman Citra Eripramita Yunus Denny Dermawan Denny Dermawan Dianita Wardani Dika Rahayu W Dika Rahayu Widiana Dira Pratiwi, Dewi One Eko Julianto Eky Novianarenti Eky Novianarenti Fais Hamzah Fajrin, Roihana Falenia Firdatul Jannah Fariha, Chandra Nur Fatmawati, Meilinda Eka Haidar Natsir Amrullah Hanastasia, Rizka Lutfita I Putu Sindhu Asmara Ika Erawati Imah Luluk Kusminah Imaniah Sriwijayasih Indri Santiasih Kahardhini, Marina Maharani Kurniawati, An’nisa Leonard, Rikky Lintang Indra Liuqil Mahfudz Luluk Kusminah, Imah Mades Darul Khairansyah Mahardhika, Pekik Mitha Amelia Anjani Mochammad Choirul Rizal Mohamad Hakam@ppns.ac.id Muhammad Asrul Nizam Muhammad Rusydi Arif Nella Maulidiyatul Jannah Ngudyana, Ilham Nindyapuspa, Ayu Novi Eka Mayangsari Novitrie, Nora Amelia Pawitra, Tiane Priyambodo Nur Ardi Nugroho Projek Priyonggo Sumangun Lukitadi Puspita Sari, Devina Ramadhani, Dhiya’ Arnada Reza Fardiyan As’ad Rikky Leonard Rina Sandora Sa’diyah, Aminatus Setiawan, Shinta Dewingga Siti Muthi’ah Subriyer Nasir Tamimah, Ni'matut Tamimah, Ni’ matut Tanti Utami Dewi Tuty Emilia Agustina Ulvi Pri Astuti Wismawati, Endah Witjonarko, R. Dimas Endro