Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan dan Kreativitas Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 01 Sekotong Tengah Melalui Edukasi Sampah Plastik dan Lomba Kreasi Daur Ulang Rizki maulana Putri; Heri Wijayanto; Eneng Garnika; Nela Ardita; Sitha Rahma Cantika
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v5i1.19622

Abstract

Permasalahan sampah plastik merupakan tantangan lingkungan yang berdampak terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah mencerminkan pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak usia dini. Sekolah dasar menjadi lingkungan strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya karakter peduli lingkungan, tanggung jawab, kerja sama, dan kreativitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter peduli lingkungan dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui edukasi pengelolaan sampah plastik dan lomba kreasi berbahan daur ulang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif mengenai jenis dan dampak sampah plastik, pembiasaan memilah sampah, demonstrasi pembuatan karya daur ulang, pelaksanaan lomba kreasi, serta pemberian apresiasi terhadap hasil karya siswa. Kegiatan dilaksanakan di SDN 01 Sekotong Tengah dengan melibatkan 57 siswa kelas III. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pengelolaan sampah plastik, berkembangnya sikap peduli lingkungan, tanggung jawab dalam menjaga kebersihan, kreativitas, keterampilan motorik, serta kemampuan kerja sama. Kegiatan ini efektif sebagai sarana implementasi pendidikan karakter berbasis lingkungan di sekolah dasar dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pembelajaran dan budaya sekolah. Kata Kunci Pendidikan Karakter, Peduli Lingkungan, Sampah Plastik, Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Dasar, Daur Ulang.
Pemberdayaan Psikologis Melalui Psikoedukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Untuk Meningkatkan Kesadaran Dan Motivasi Berperilaku Sehat Pada Siswa Sd Tanjung Karang Lombok Barat Dewi Rayani; Karjono; Ni Made Sulastri; Eneng Garnika; Meylin Aisha Rahman; Fiyatun Aulia; Susmala Oktari; Angraini; Sri Susanti; Silaturrahmi; Wulandani
Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi fundamental dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, capaian PHBS di Provinsi Nusa Tenggara Barat masih tergolong rendah, anak usia sekolah dasar merupakan kelompok strategis untuk intervensi PHBS, namun pendekatan edukatif konvensional seringkali belum mampu mendorong perubahan perilaku berkelanjutan karena mengabaikan aspek psikologis seperti kesadaran dan motivasi intrinsik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan siswa SD melalui psikoedukasi PHBS untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi berperilaku sehat. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi integratif yang mencakup tiga aspek perubahan perilaku: kognitif melalui pemaparan materi interaktif dan media audiovisual, afektif melalui diskusi reflektif dan kontekstual, serta perilaku melalui demonstrasi dan praktik langsung cuci tangan enam langkah. Kegiatan dilaksanakan di SDN 2 Tanjung Karang, Lombok Barat, pada 12 Mei 2026, melibatkan 40 siswa kelas 3 dan 4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang kebersihan diri, teknik mencuci tangan yang benar, dan pemilihan makanan sehat. Aspek psikologis yang paling signifikan adalah tumbuhnya kesadaran kritis siswa, tercermin dari pengakuan siswa tentang kebiasaan buruk yang selama ini dilakukan dan komitmen untuk berubah, serta peningkatan motivasi intrinsik yang terlihat dari antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Pendekatan psikoedukasi terbukti efektif memberdayakan siswa secara psikologis, tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga membangun kesadaran dan motivasi berkelanjutan sebagai fondasi perubahan perilaku hidup bersih dan sehat.
HUBUNGAN ANTARA SELF-REGULATED LEARNING DENGAN KEMATANGAN KARIR SISWA KELAS XI DI SMKN 5 MATARAM Tania Aristantia Taniar; Eneng Garnika; M. Zainal Mustamiin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63873

Abstract

Self-regulated learning refers to students’ ability to manage their learning process systematically and continuously, encompassing the stages of planning, implementation, and evaluation of their own learning outcomes. Meanwhile, career maturity is defined as students’ readiness to plan their careers, explore and gather career-related information, and make appropriate and responsible career decisions. Students with a high level of self-regulated learning tend to be more capable of derecting themselves in planning and making independent career decisions. This study aimed to exanime the relationship between self-regulated learning and career maturity among eleventh-grade students as SMK Negeri 5 Mataram in the 2025/2026 academic year. This research amployed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 334 eleventh-grade students, and a sample of 77 students was selected for the study. Data were collected using a Likert-scale questionnaeri as the primary instrument, while observation, interviews, and documentation were employed as supporting data collection methods. The data were analyzed using the pearson product-moment correlation technique. The findings revealed a correlation coefficient of 0,660 with a significance value of 0,000. since the significance value was lower than 0,05, the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Therefore, the findings indicate a positive and significant relationship between self-regulated learning and career maturity among eleventh-grade students at SMK Negeri 5 Mataram in the 2025/2026 academic year.