Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TEKNIK VIDEO EDUKASI TERHADAP RASA INSECURE PADA SISWA KELAS VIII TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Nurmawati, Cindi; Gunawan, I Made; Garnika, Eneng
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.9786

Abstract

ABSTRACT Feelings of insecurity among adolescents often manifest as self-doubt, social anxiety, and a tendency to evaluate themselves negatively, which can hinder personal development and academic engagement. This condition requires effective intervention strategies within school counseling and guidance services. This study aimed to examine the effectiveness of educational video techniques in reducing the level of insecurity among eighth-grade students at SMPN 11 Mataram in the 2022/2023 academic year. The research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. From a population of 74 students, six students with high levels of insecurity were selected as research participants using purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, supported by observations, interviews, and documentation as complementary data. The intervention was conducted through group counseling sessions utilizing educational videos as stimuli for reflection and guided discussion. Data were analyzed using a paired sample t-test at a 5% significance level. The results indicated a significant decrease in insecurity scores after the intervention (t_calculated = 4.952; p < 0.05). These findings suggest that the use of educational videos in group counseling is effective in helping students develop self-acceptance and reduce feelings of insecurity. Therefore, integrating audiovisual media into group counseling services can be recommended as an applicable intervention strategy to support adolescents’ psychological well-being in the school environment. ABSTRAK Perasaan insecure pada remaja sering muncul dalam bentuk keraguan terhadap diri sendiri, kecemasan sosial, serta kecenderungan menilai diri secara negatif yang dapat menghambat perkembangan pribadi dan partisipasi akademik. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi intervensi yang efektif dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan video edukasi dalam menurunkan tingkat insecure siswa kelas VIII SMPN 11 Mataram Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest. Dari 74 siswa sebagai populasi, dipilih enam siswa dengan tingkat insecure tinggi melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai data pelengkap. Intervensi diberikan melalui layanan konseling kelompok dengan pemanfaatan video edukasi sebagai stimulus refleksi dan diskusi terarah. Analisis data menggunakan uji t berpasangan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor insecure secara signifikan setelah intervensi diberikan (t_hitung = 4,952; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan video edukasi dalam konseling kelompok efektif membantu siswa meningkatkan penerimaan diri dan mengurangi perasaan tidak aman. Oleh karena itu, integrasi media audiovisual dalam layanan konseling kelompok dapat menjadi strategi intervensi yang aplikatif untuk mendukung kesehatan psikologis remaja di lingkungan sekolah.
PENGARUH KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP KECEMASAN AKADEMIK PADA SISWA Zaman, Nurkholifah; Nuraeni, Nuraeni; Garnika, Eneng
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10346

Abstract

ABSTRACT Academic anxiety is one of the psychological factors that can hinder the learning process and students’ academic achievement in school. This condition often appears in the form of excessive worry about assignments, examinations, and other academic demands, which ultimately affects students’ concentration and self-confidence. This study aims to analyze the effect of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling on academic anxiety among high school students. The study employed a quantitative method with a one group pretest-posttest design, with participants selected based on high levels of academic anxiety. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, designed to measure cognitive, emotional, and behavioral aspects of academic anxiety, and were analyzed using a paired sample t-test. The results indicate that REBT counseling has a significant effect in reducing students’ academic anxiety, as reflected in decreased irrational thoughts, improved emotional regulation, and the development of more positive attitudes toward academic demands. These changes suggest that students become more capable of להתמודד learning situations in a calm and focused manner. The findings highlight that REBT is not only effective in reducing anxiety symptoms but also plays a role in fostering rational and adaptive thinking patterns that support students’ long-term academic success. ABSTRAK Kecemasan akademik merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat menghambat proses belajar dan pencapaian hasil belajar siswa di sekolah. Kondisi ini sering muncul dalam bentuk kekhawatiran berlebihan terhadap tugas, ujian, maupun tuntutan akademik lainnya, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya konsentrasi dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap kecemasan akademik pada siswa SMA. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, dengan subjek penelitian dipilih berdasarkan tingkat kecemasan akademik tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama, yang dirancang untuk mengukur aspek kognitif, emosional, dan perilaku dari kecemasan akademik, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling REBT berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan akademik siswa, yang ditandai dengan berkurangnya pikiran irasional, meningkatnya kemampuan regulasi emosi, serta munculnya sikap yang lebih positif terhadap tuntutan akademik. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mampu menghadapi situasi belajar dengan tenang dan terarah. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi REBT tidak hanya efektif dalam mengurangi gejala kecemasan, tetapi juga berperan dalam membentuk pola pikir rasional dan adaptif yang mendukung keberhasilan belajar siswa secara berkelanjutan.
Penguatan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan dan Kreativitas Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 01 Sekotong Tengah Melalui Edukasi Sampah Plastik dan Lomba Kreasi Daur Ulang Rizki maulana Putri; Heri Wijayanto; Eneng Garnika; Nela Ardita; Sitha Rahma Cantika
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v5i1.19622

Abstract

Permasalahan sampah plastik merupakan tantangan lingkungan yang berdampak terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah mencerminkan pentingnya penguatan pendidikan karakter sejak usia dini. Sekolah dasar menjadi lingkungan strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya karakter peduli lingkungan, tanggung jawab, kerja sama, dan kreativitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pendidikan karakter peduli lingkungan dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui edukasi pengelolaan sampah plastik dan lomba kreasi berbahan daur ulang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif mengenai jenis dan dampak sampah plastik, pembiasaan memilah sampah, demonstrasi pembuatan karya daur ulang, pelaksanaan lomba kreasi, serta pemberian apresiasi terhadap hasil karya siswa. Kegiatan dilaksanakan di SDN 01 Sekotong Tengah dengan melibatkan 57 siswa kelas III. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai pengelolaan sampah plastik, berkembangnya sikap peduli lingkungan, tanggung jawab dalam menjaga kebersihan, kreativitas, keterampilan motorik, serta kemampuan kerja sama. Kegiatan ini efektif sebagai sarana implementasi pendidikan karakter berbasis lingkungan di sekolah dasar dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam pembelajaran dan budaya sekolah. Kata Kunci Pendidikan Karakter, Peduli Lingkungan, Sampah Plastik, Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Dasar, Daur Ulang.