Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender terhadap Nyeri Kanulasi (AV-SHUNT) pada Pasien Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Putri, Annastya Kusmantara; Utomo, Endrat Kartiko; Firdaus, Insanul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3793

Abstract

Nyeri pada pemasangan (av-shunt atau femoral) merupakan keluhan utama pasien hemodialisis. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah teknik aromaterapi lavender. Aromaterapi lavender merupakan teknik non farmakologis yang membantu memberikan efek relaksasi dan mengurangi nyeri selama proses penusukan kanulasi berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap nyeri saat kanulasi (av-shunt) pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi exsperiment dengan pendekatan pretest-posttest design with control grup. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, pengukuran skala nyeri menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Intervensi: Aromaterapi dilakukan seminggu 2 kali selama 3 minggu. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample t Test dan uji Independent Sample t Test. Hasil penelitian uji statistik Paired Sample t Test diperoleh nilai signifikan pada kelompok intervensi P=0.000 (P<0,05) dan pada kelompok kontrol dengan P=0.000 (P<0,05). Hasil Uji Independent Sample t Test didapatkan nilai P=0,044 (P<0,05), hasil tersebut nenunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap nyeri kanulasi pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis.
Hubungan Pengetahuan dan Kebutuhan Informasi dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien Ayuningtyas, Devina; Prakoso, Adi Buyu; Utomo, Endrat Kartiko
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3835

Abstract

Pelayanan Intensive Care Unit atau ICU merupakan bagian dari pelayanan rumah sakit yang ditujukan untuk observasi, pengobatan, perawatan, dan pemantauan pasien dengan cidera atau penyakit mengancam jiwa secara hemodinamik yang terus-menerus. Perawatan di ruang ICU berfokus pada kondisi pasien serta peralatan yang digunakan. Kondisi pasien tersebut dapat menyebabkan kecemasan pada keluarga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Kebutuhan Informasi Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien yang dirawat di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pandan Arang Boyolali. Penelitian ini menggunakan penelitian observasi analitik dengan metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik accidental sampling digunakan untuk mendapatkan 100 responden keluarga pasien di ruang ICU. Penelitian dilakukan dari bulan Maret - April 2024 menggunakan instrument berupa kuesioner. Hasil penelitian nilai didapatkan tingkat pengetahuan paling banyak yaitu kurang (60%), kebutuhan informasi keluarga terbanyak yaitu kurang (56%), sedangkan tingkat kecemasan terbanyak yaitu kecemasan berat (40%). Hasil korelasi menggunakan Spearman Rank didapatkan p-value=0,001 dan koefisien korelasi spearman (r)=0,325, yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU dan didapatkan nilai p-value=0,05 dan koefisien korelasi spearman (r)=0,276, yang berarti tidak ada hubungan antara kebutuhan informasi dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU RSUD Pandan Arang Boyolali. Dalam penelitian ini pengetahuan seseorang tentang perawatan intensif dapat memberikan rasa tenang sehingga keluarga merasa tidak cemas.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Pasien Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisis Febrianasari, Maya; Utomo, Endrat Kartiko; Palupi, Dwi Lestari Mukti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3836

Abstract

Dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik dikarenakan secara langsung pasien mendapat dukungan berupa nasehat, sikap, tindakan dan penerima keluarga terhadap orang sakit. Dukungan keluarga harus diberikan sepanjang hidup pasien dalam membantu kesembuhan pasien, jika tidak ada dukungan dari keluarga maka kualitas hidup pasein akan semakin memburuk dan semakin menambah keparahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik di ruang hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif kolerasi dengan pendekatan Cross Sectional. Untuk analisa data menggunakan uji analisa Spearman Rank. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan sampel berjumlah 48 responden dengan teknik Nonprobability sampling. Hasil analisa univariat dukungan keluarga sebagian besar mendapatkan dukungan keluarga baik sebanyak 40 orang (83,3%) dan kualitas hidup responden sebagian besar memiliki kualitas hidup sedang sebanyak 32 orang (66,7%). Hasil analisa bivariat dengan menggunakan uji sperman rank diperoleh p value 0,000. Ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien ginjal kronik di ruang hemodialisis didapatkan p-value = 0,000.
Hubungan Religiusitas terhadap Kecemasan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Auliasari, Khoirisma; Utomo, Endrat Kartiko; Rahmasari, Ikrima
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3849

Abstract

Penyakit ginjal kronis adalah penyakit pada sistem saluran kemih yang disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible, sehingga mengakibatkan ketidakmampuan tubuh menjaga keseimbangan metabolisme, cairan, dan elektrolit, salah satu tindakan untuk menangani penyakit ginjal kronis adalah dengan hemodialisis. Hemodialisis merupakan penatalaksanaan terapi penyakit ginjal kronik dengan tujuan untuk menggantikan fungsi ginjal yang mengalami kerusakan, dan dilakukan selama 2-3 kali dalam seminggu dalam kurun waktu 4-5 jam. Saat menjalani hemodialisis tidak sedikit pasien yang mengalami kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak buruk pada kualitas hidup pasien hemodialisis. Tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan religiusitas terhadap kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, sampel yang di gunakan berjumlah 50 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan data di olah menggunakan uji statistik spearman rank. Berdasarkan hasil penelitian di temukan mayoritas pasien berumur 46-55 tahun dengan jumlah 15 responden (30%), mayoritas beragama islam dengan jumlah 50 responden (100%), mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 34 responden (68%). Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,110 maka Ho di terima dan Ha di tolak karena p value 0,110>0,05. Tidak terdapat hubungan signifikan antara religiusitas terhadap kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.
Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Lama Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik Fatimah, Laila Fajar; Utomo, Endrat Kartiko; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3912

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh tidak dapat mempertahankan metabolisme dan keseimbangan elektrolit. Salah satu perawatan untuk menyelamatkan nyawa pasien dengan penyakit ginjal kronik adalah terapi hemodialisis, disertai dengan pembatasan cairan. Kondisi ini akan memberikan stres fisiologis dan psikologis pasien yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Menganalisa adakah hubungan antara pembatasan cairan dan lama hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel 48 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan rumus korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden berusia 56-65 tahun yaitu sebanyak 16 responden (33,3%), sebanyak 25 responden (52,1%) berjenis kelamin laki-laki, sebanyak 15 responden (31,3%) pendidikan terakhir SD, sebanyak 32 responden (66,7%) tidak bekerja, berdasarkan lama diagnosa yaitu nilai mean 31.04 dan nilai standar deviasi 25.034 dengan nilai minimum 6 dan nilai maksimum 144 sebanyak 48 pasien (100%) sudah memahami pengetahuan tentang penyakit ginjal kronik. Namun, diketahui bahwa sebanyak 40 responden (80,3%) yang diperhatikan atau diingatkan oleh keluarga selama pasien melakukan kepatuhan pembatasan cairan, dan sebagian besar yaitu 26 responden (54,2%) memiliki penyakit penyerta hipertensi. Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,000 dan 0,041<0,05. Ada Hubungan kepatuhan pembatasan cairan dan lama hemodialisis denan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Pandan Arang Boyolali dengan p value 0,041<0,05.