Claim Missing Document
Check
Articles

Characterization of the Dolphin Ultrasonic Waves Using Wavelet Transform for Autism Therapy Herlinawati Herlinawati; Umi Murdika; FX Arinto Setyawan
Computer Engineering and Applications Journal Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.209 KB) | DOI: 10.18495/comengapp.v7i3.262

Abstract

Autism is a neurobiological development disorder experienced by a person from birth or toddlers. Autistic sufferers have difficulty in forming social interaction, communicating, emotional, sensory and motor disturbances as well as slow or abnormal mental development. Therefore, people with autism will be isolated from normal human beings and enter the world of repetitive, activities and obsessive interests. Autism therapy using dolphins that produce ultrasonic waves with a certain frequency can align the function of motor and sensory nerves of patients with autistic. A direct therapy using dolphins requires a special time and a cost is quite expensive for once therapy. This research proposes autism therapy with artificial dolphin ultrasonic waves based on signal characterization issued by dolphins. The main difficulty in this characterization is to eliminate the unwanted signals (noise) from the desired signal when recording the signal issued by the dolphins. Noise filtering (denoising) is done using wavelet transform. This research proposes a model of a dolphin ultrasonic wave characterization using wavelet transformation by determining decomposition and threshold levels to obtain the best signal quality for autism therapy. The effectiveness of the proposed method is measured using the SNR parameter. The results showed that the level of decomposition 5 and hard threshold gave the highest SNR value compared to the others.
RERATA INTENSITAS WARNA TERPISAH UNTUK IDENTIFIKASI DAGING KAMBING, DAGING BABI, DAGING CELENG, DAN DAGING ANJING Afri Yudamson; Titin Yulianti; FX Arinto Setyawan; Sri Ratna Sulistiyanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i1.6634

Abstract

AbstrakPaper ini memaparkan hasil penelitian untuk mengidentifikasi beberapa jenis daging menggunakan metode rerata intensitas warna terpisah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging Anjing, daging Babi, daging Celeng, dan daging Kambing karena dengan kasat mata, beberapa jenis daging tersebut tampak serupa. Sampel-sampel tersebut ditangkap menggunakan kamera android. Kemudian setiap citra yang dihasilkan, disegmentasi untuk memisahkan citra daging dari latar belakangnya. Kemudian dihitung nilai persentase dari Red, Green, dan Blue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rentang nilai persentase Red dari 50,78% sampai 53,87% dapat menjadi ciri daging Anjing, rentang nilai persentase Green dari 29,11% sampai 31,43% dapat menjadi ciri daging Babi dan daging Celeng, dan rentang nilai persentase Blue dari 25,33% sampai 28,22% dapat menjadi ciri daging Kambing.Kata kunci: daging serupa, segmentasi citra, rerata intensitas warna terpisah, karakterisasi citra AbstractThis paper reports our research about identifying some kinds of meats using separate color intensity average. Samples used in this research are Dog meat, Pork, Boar meat, and Lambs because these types of meat seen similar in plain view. Those sample images were acquired by the android camera. Then each image was segmented to separate from the background. After that, the values of Red, Green, and Blue percentages were calculated. The results show that Red percentage range of 50.78% to 53.87% can be the characteristic of Dog meats, Green percentage range of 29.11% to 31.43% can be the characteristic of Pork and Boar meats, and Blue percentage range of 25.33% to 28.22% can be the characteristic of Lambs.Keywords: similar meat, segmented image, separate color intensity average, image characterization
Pelatihan Pembuatan Lampu Penerangan Jalan Swaenergi di Dusun Kecapi, Padang Cermin FX Arinto Setyawan; Helmy Fitriawan; Umi Murdika; Afri Yudamson
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v5i1.2636

Abstract

Lampu penerangan jalan merupakan salah satu fasilitas utama yang dibutuhkan suatu daerah. Sayangnya karena keterbatasan energi listrik yang dihasilkan, tidak semua daerah mendapatkan fasilitas ini. Pengabdian ini bertujuan membagi pengetahuan mengenai pembangkit listrik skala mikro bertenaga surya (Swaenergi) untuk diaplikasikan untuk penerangan jalan. Pada pengabdian ini dilakukan pelatihan cara merangkai komponen-komponen yang dibutuhkan dalam lampu jalan swaenergi yang terdiri dari panel surya, Battery Control Regulator (BCR), Aki, dan lampu DC serta cara perawatannya. Materi pelatihan berisikan mengenai pembangkit listrik skala mikro bertenaga surya, komponen yang diperlukan dalam pembuatan lampu penerangan jalan swaenergi, cara perawatan komponen agar lampu penerangan ini lebih awet, dan cara pembuatan atau perangkaian lampu penerangan jalan swaenergi. Keberhasilan pelatihan diukur berdasarkan peningkatan nilai pre-test dengan post-test. Pada pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan pembangkit listrik skala mikro bertenaga surya untuk diaplikasikan pada lampu penerangan jalan. Peningkatan pengetahuan diindikasikan dari pening­katan nilai pre-test sebesar 4,07 menjadi 9,07 pada post-test. Perakitan lampu penerangan jalan swaenergi ini dibantu oleh mahasiswa teknik elektro angkatan 2016 dan 2017 dan berhasil dipasang di dusun Kecapi, Padang Cermin, Lampung.
Alat Identifikasi Jenis Daging dengan Pengolahan Citra Digital Menggunakan Python 2.7 dan OpenCV Berbasis Raspberry Pi 3 Sri Ratna Sulistiyanti; F.X. Arinto Setyawan; Kris Sivam; Sri Purwiyanti
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 9 No 2 (2019): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.915 KB) | DOI: 10.31940/matrix.v9i2.1229

Abstract

Proses identifikasi jenis daging di masyarakat umum masih dilakukan dengan cara manual. Penelitian ini dapat mengidentifikasi jenis daging secara otomatis dengan teknologi pengolahan citra digital. Proses pengolahan citra daging dilakukan pada mikrokomputer Raspberry Pi 3 menggunakan perangkat lunak Python 2.7 dan didukung dengan library OpenCV, sedangkan untuk pengambilan citra dengan menggunakan Raspberry Pi Camera Module V2. Proses identifikasi jenis daging menggunakan nilai presentase komponen warna RGB dan hasilnya akan ditampilkan pada LCD. Hasil penelitian ini memperoleh nilai presentase komponen warna Red (R) untuk daging babi 42,35 – 44,12 persen, daging celeng 45,21 – 48,87 persen, daging sapi 44,03 – 45,76 persen, daging kambing 45,08 – 46,60 persen. Nilai komponen warna Green (G) untuk daging babi 28,43 – 29,13 persen, daging celeng 24,71 – 26,54 persen, daging sapi 26,34 – 27,15 persen, daging kambing 27,05 – 27,75 persen. Nilai persentase komponen warna Blue (B) untuk daging babi 27,41 – 28,55 persen, daging celeng 26,39 – 28,27 persen, daging sapi 27,86 – 28,87 persen, daging kambing 26,31 – 27,21 persen.
PENENTUAN JARAK OBJEK PENGHALANG MENGGUNAKAN METODE PERHITUNGAN JARAK PIKSEL DARI HISTOGRAM PROYEKSI BERPANDUAN LASER GARIS Ageng Wicaksono; F. X. Arinto Setyawan; Herlinawati Herlinawati
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET) Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.124 KB) | DOI: 10.23960/jitet.v10i3.2638

Abstract

The rapid advancement of digital image processing technology is expected to facilitate human life in various aspects of life. This study aims to detect and determine the distance of a barrier object based on the detection of lines emitted by a line laser light beam using the Matlab programming language with the pixel distance calculation method. The pixel distance calculation method is used to detect lines in an image that is processed by looking at the consistency of the laser lines. This study uses a box as an object to determine the presence of obstructions from an image captured by a camera. In this study, the parameters of distance, camera angle, and line laser angle are used. Research data collection was carried out in the afternoon in a closed room with a light intensity of 10 lux. An object can be said to be a barrier if in an image there is a laser line that is broken or not at the same pixel position. However, if in an image there are consistent lines or no line changes, then the image can be said to have no barriers. Based on the evaluation of the distance accuracy calculation with data collection, it can actually be concluded that the distance accuracy when taking data is above 85%.
SISTEM KONTROL BEBAN DAN MONITORING DAYA BATERAI PADA PANEL SURYA 50WP UNTUK APLIKASI PENERANGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS Michelin Radina Putri; F. X. Arinto Setyawan; Sumadi Sumadi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET) Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.136 KB) | DOI: 10.23960/jitet.v10i3.2640

Abstract

Solar panels are the main device of a solar power generation system that functions to convert sunlight energy into electrical energy. The purpose of this study is to make it easier for users to monitor the voltage and current values in the battery generated by solar panels via smartphones with applications that have been designed, to develop tools and applications to monitor and control Internet of Things-based solar panels using the NodeMCU microcontroller so that they can be accessed via internet. The tool that will be made requires the INA219 sensor which will become one with the NodeMCU. In this study, it was found that the monocrystalline solar panel with a power of 50WP only has a de-efficiency value of 0.138%. In INA219 sensor measurement data, it can be seen that this data has a success value of 99.75% and a fairly small error value of 0.25%. On the INA219 sensor, the current value read is 0.014 to 0.712 A. This can be seen on the Blynk serial monitor.
Analysis And Management Of Polychlorinated Biphenyls (Pcbs) At Temporary Storage Of Hazardous And Toxic Waste Of Pln Up3 Tanjung Karang Romi Sepsriza; Dikpride Despa; FX. Arinto Setyawan; Rinawati Rinawati
Jurnal Health Sains Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v3i12.701

Abstract

Polychlorinated Biphenyls (PCBs) are persistent organic pollutants that harm the environment and human health. One of its uses is in the transformer at the electricity company. Efforts to prevent PCB contamination are carried out through identification and inventory, management of PCBs, and monitoring of PCBs. The methods used in this study were direct observation, questionnaires, and PCB testing using the Dexsil L2000DX/Chloride Analyzer as early detection of the presence of PCBs in offline transformer oil and sorting out samples with chloride concentrations > 50 ppm. The data collected is in the form of primary data and secondary data. The purpose of this research is to implement an Environmental Safeguard, especially PCBs at PLN UP3 TPS Tanjung Karang Hazardous and Toxic Material Waste, so there will be no pollution to the surrounding environment
RANCANG BANGUN DIODE CLAMPED MULTILEVEL INVERTER 7 TINGKAT UNTUK KONTROL DAN MONITORING MOTOR INDUKSI SATU FASA BERBASIS IoT Noer Soedjarwanto; F. X. Arinto Setyawan; Farhan Adiwinata
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i1.2791

Abstract

Kecepatan motor induksi dapat diatur dengan mengubah tegangan input, jumlah kutub ataupun frekuensi yang diberikan pada motor. Mengatur kecepatan motor induksi dengan cara mengubah tegangan input dan jumlah kutub cukup sulit dilakukan. Oleh karena itu hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan mengubah frekuensi input pada motor induksi. Salah satu cara mendapatkan nilai frekuensi yang dapat diubah – ubah adalah dengan menggunakan inverter. Inverter yang digunakan pada penelitian ini adalah diode clamped multilevel inverter. Untuk memudahkan dalam melakukan kontrol kecepatan dan monitoring motor induksi, digunakan sensor tegangan ZMPT101B dan sensor kecepatan Optocoupler serta aplikasi blynk sebagai media dari internet of things. Hasil pengujian menunjukkan jika rangkaian alat dapat bekerja dengan baik. Perubahan frekuensi yang dilakukan diode clamped multilevel inverter berhasil mengubah kecepatan putaran motor induksi dan kontrol serta monitoring menggunakan konsep internet of things dapat bekerja sesuai kebutuhan.
DETEKSI KARAKTER PLAT NOMOR KENDARAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE OPTICAL CHARACTER RECOGNITION (OCR) Ahmad Rizalul Hanif; Emir Nasrullah; F.X.Arinto Setyawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i1.2897

Abstract

Abstract. Plat nomor kendaraan merupakan salah satu bentuk identitas dari suatu kendaraan bermotor. Plat nomor kendaraan terdiri dari kombinasi huruf dan angka yang mengandung informasi baik kode daerah dan lainnya. Informasi tersebut tentunya penting untuk mengidentifikasi suatu kendaraan satu dengan yang lainnya. Maka dari itu informasi tentang plat nomor kendaraan haruslah tersaji dengan mudah dan cepat. Pada penelitian ini, dibangun sebuah sistem untuk memudahkan dalam mendeteksi dan membaca plat nomor kendaraan bermotor berdasarkan nomor kendaraan yang diambil secara langsung menggunakan kamera. Nomor kendaraan diidentifikasi dengan cara Optical Character Recognition (OCR) menggunakan tesseract-ocr. Proses identifikasi diawali dengan pengambilan citra melalui kamera webcam. Selanjutnya dilakukan proses segmentasi, ekstraksi ciri dan pengenalan karakter. Untuk mengenali karakter pada nomor kendaraan, dilakukan proses klasifikasi menggunakan metode OCR. Berdasarkan hasil data penelitian, diketahui persentase keberhasilan pada jarak 150cm yaitu 93,3%, jarak 200cm yaitu 80% dan pada jarak 250cm yaitu 46,6%. Pengaruh Jarak kamera dan juga ukuran dari plat nomor kendaraan berpengaruh dalam deteksi dan pembacaan karakter plat nomor kendaraan, semakin jauh kamera maka semakin kecil persentase keberhasilannya.Abstract: One way a motorized vehicle might be identified is by its license plate. The car number plate is made up of letters and numbers that include the area code as well as other details. This information is unquestionably crucial for matching up vehicles. Therefore, it is necessary to display information regarding automobile license plates clearly and swiftly. In this study, a system was developed based on the vehicle number directly captured by the camera to make it simpler to recognize and read motorized vehicle license plates. Optical character recognition (OCR) was used to locate the car number. The first step in the identifying process is to capture an image using a webcam. Segmentation, feature extraction, and character recognition are further processes that are carried out. The OCR approach is used in a classification process to identify the characters on the vehicle number. Based on the research data, there was a 93.3% success rate at a distance of 150 cm, an 80% success rate at a distance of 200 cm, and a 46.6% success rate at a distance of 250 cm. The detection, effect of camera distance and also the size of the vehicle number plate has an effect on the detection and reading of vehicle number plate characters, the farther the camera is, the smaller the percentage of success.
PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN SUMBER PANEL SURYA Charles Ronald Harahap; Rina Arjulina Nasution; F.X. Arinto Setyawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3424

Abstract

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi listrik telah dilakukan dalam berbagai penelitian yang menjangkau berbagai macam sektor di antaranya rumah tangga, peternakan, pertanian, industri, dan infrastruktur fasilitas umum. Dalam penelitian ini akan memanfaatkan energi terbarukan yaitu energi matahari sebagai sumber listrik dalam pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa. Energi listrik yang dihasilkan dari panel surya disimpan pada baterai untuk menjadi sumber listrik pada inverter tiga fasa. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa dengan sumber panel surya agar terjadi penghematan energi dalam mengendalikan kecepatan motor induksi. Pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa dilakukan dengan pengaturan frekuensi jala-jala motor yang dihasilkan oleh inverter 3 fasa dengan menggunakan teknik pensaklaran PWM yang diatur pada mikrokontroler. Hasil dari penelitian menunjukkan di mana pada frekuensi 30 Hz kecepatan motor yaitu 926 RPM, pada frekuensi 40 Hz kecepatan motor yaitu 1134 RPM, dan pada frekuensi 50 Hz kecepatan motor yaitu 1476 RPM. Berdasarkan hasil analisa diperoleh kesimpulan hubungan frekuensi jala-jala motor dengan kecepatan motor induksi 3 fasa adalah berbanding lurus, di mana semakin besar frekuensi jala-jala maka kecepatan motor akan semakin besar. Panel surya dapat menjadi sumber energi listrik dalam pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa.