Claim Missing Document
Check
Articles

Substraksi RGB untuk Identifikasi Jenis Daging Konsumsi Berbasis Pengolahan Citra Yudamson, Afri; Sulistiyanti, Sri Ratna; Alam, Syaiful; Setyawan, FX Arinto; Yulianti, Titin
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v14n2.2148

Abstract

Intisari Kesenjangan nilai ekonomis yang cukup tinggi yang terjadi pada komoditas beberapa jenis daging konsumsi menjadi penyebab utama terjadinya kecurangan pada proses penjualannya. Secara kasat mata, beberapa jenis daging akan terlihat sama sehingga sulit untuk diidentifikasi. Dengan menggunakan pengolahan citra, data matriks dari beberapa jenis daging konsumsi akan menampilkan kecenderungan tertentu sehingga dapat dijadikan ciri identifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah daging Kambing, daging Anjing, daging Babi, dan daging Celeng. Metode Substraksi RGB merupakan turunan dari matriks citra RGB. Dengan menggunakan metode ini, citra masing-masing jenis daging konsumsi dapat diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daging Kambing dan daging Celeng dapat diidentifikasi menggunakan substraksi GB, sedangkan daging Anjing dan daging Babi dapat diidentifikasi menggunakan substraksi GB yang dilanjutkan dengan substraksi RB.Kata kunci kecurangan penjualan daging, identifikasi daging, pengolahan citra, substraksi RGBAbstract High gap of the economic values that occurs in several types of meat commodities is a major cause of fraud of the meat sales. In plain view, several types of meat will be look similar so these were difficult to identify. By using image processing, matrix data from several types of meat will display certain trends so that it can be used as an identification feature. Samples in this study were goat meat, dog meat, pork meat, and boar meat. The RGB Substraction Method is a derivative of an RGB image matrix. Using this method, images of each type of meat can be identified. The results showed that goat meat and boar meat could be identified using GB substraction, while dog meat and pork meat could be identified using GB substraction followed by RB subtraction.Keywords meat sales fraud, meat identification,image processing, RGB substraction
Optimasi Sensor Kompas HMC5883L Pada Sistem Navigasi Robot Pemupuk Otomatis Sulistiyanti, Sri Ratna; Purwiyanti, Sri; Setyawan, FX. Arinto; Alam, Syaiful; Lukita, Jimmy
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan teknologi navigasi waypoint untuk mengotomatisasi proses pemupukan menggunakan sensor kompas HMC5883L dan sensor GPS neo Ublox M8N. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji tingkat akurasi robot dalam menentukan bearing menuju titik lokasi tujuan. Sistem yang dikembangkan dirancang untuk melacak dan mencapai titik lokasi dengan sudut dan jarak yang ditentukan secara otomatis. Berdasarkan hasil penelitian, akurasi sensor magnetometer ditemukan berada dalam rentang 1° hingga 2°. Selain itu, hasil koreksi pembacaan modul GPS menunjukkan bahwa tingkat akurasinya bervariasi, namun tetap berada dalam radius keberhasilan sekitar ±1 meter. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem navigasi waypoint yang dikembangkan mampu melakukan pemupukan otomatis dengan tingkat akurasi yang memadai. Oleh karena itu, teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam sektor pertanian, khususnya dalam proses pemupukan, melalui pengurangan ketergantungan pada tenaga kerja manual dan peningkatan presisi aplikasi pemupukan.
Pengenalan aksara lampung berbasis pencocokan template menggunakan metode sum of absolute differences (SAD) Setyawan, FX Arinto; Yudamson, Afri; Nasrullah, Emir; Sumadi; Nama, Gigih Forda
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 7 (2024): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industi (SINTA) 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran dan pelestarian aksara Lampung menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan era digital dan globalisasi. Bahasa dan aksara menjadi fondasi utama yang membawa nilai-nilai budaya, sejarah, dan identitas suatu masyarakat. Dalam konteks ini, pengajaran aksara Lampung bukan hanya menjadi upaya pelestarian, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan bahasa dan budaya lokal di tengah arus globalisasi. Penelitian ini mengusulkan pengembangan metode pengenalan aksara Lampung ke aksara Latin menggunakan teknik Template Matching (pencocokkan template) dengan Metode Sum of Absolute Differences (SAD) untuk mengukur tingkat akurasi metode Template Matching dengan SAD, serta menghasilkan metode pengenalan. Pada penelitian ini akan digunakan 50 data tulisan tangan aksara lampung. Citra-citra tulisan tangan tersebut diproses menggunakan dua ukuran template, yaitu 80x80 piksel dan 40x40 piksel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa untuk ukuran template 80x80 piksel, metode SAD mencapai persentase akurasi sebesar 78%, sementara untuk ukuran template 40x40 piksel, persentase akurasi terbesar adalah 77%. Selain akurasi, waktu pemrosesan juga diukur, dengan waktu rata-rata untuk template 80x80 berkisar di angka 0.0282 detik, dan untuk template 40x40 sekitar 0.0264 detik. Meskipun ukuran template yang lebih besar memberikan akurasi yang lebih tinggi, penggunaan ukuran template yang lebih kecil memiliki keunggulan dalam hal waktu pemrosesan yang lebih cepat. Metode SAD secara keseluruhan menunjukkan performa yang baik dalam tugas pengenalan aksara Lampung. Persentase kesalahan dalam mengenali huruf antara 21,54% hingga 29,46%. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknologi pelestarian aksara Lampung di era digital dan membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut.
PENGENDALIAN KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA DENGAN SUMBER PANEL SURYA Harahap, Charles Ronald; Nasution, Rina Arjulina; Setyawan, F.X. Arinto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3424

Abstract

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi listrik telah dilakukan dalam berbagai penelitian yang menjangkau berbagai macam sektor di antaranya rumah tangga, peternakan, pertanian, industri, dan infrastruktur fasilitas umum. Dalam penelitian ini akan memanfaatkan energi terbarukan yaitu energi matahari sebagai sumber listrik dalam pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa. Energi listrik yang dihasilkan dari panel surya disimpan pada baterai untuk menjadi sumber listrik pada inverter tiga fasa. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah sistem pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa dengan sumber panel surya agar terjadi penghematan energi dalam mengendalikan kecepatan motor induksi. Pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa dilakukan dengan pengaturan frekuensi jala-jala motor yang dihasilkan oleh inverter 3 fasa dengan menggunakan teknik pensaklaran PWM yang diatur pada mikrokontroler. Hasil dari penelitian menunjukkan di mana pada frekuensi 30 Hz kecepatan motor yaitu 926 RPM, pada frekuensi 40 Hz kecepatan motor yaitu 1134 RPM, dan pada frekuensi 50 Hz kecepatan motor yaitu 1476 RPM. Berdasarkan hasil analisa diperoleh kesimpulan hubungan frekuensi jala-jala motor dengan kecepatan motor induksi 3 fasa adalah berbanding lurus, di mana semakin besar frekuensi jala-jala maka kecepatan motor akan semakin besar. Panel surya dapat menjadi sumber energi listrik dalam pengendalian kecepatan motor induksi 3 fasa.
INTRODUCING INTERNET OF THINGS (IOT) FOR A COMMUNITY VILLAGE BASED ON INDUSTRIAL REVOLUTION 4.0 Sulistiyanti, Sri Ratna; Setyawan, F.X. Arinto; Komarudin, M.; Warsono, Warsono
Journal of Community Research and Service Vol. 2 No. 2: July 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v2i2.13148

Abstract

AbstractA house is a gathering place for a family, where each family member has a different passion and busyness. If at any time a family member is traveling and wants to monitor and control conditions from a distance, an electronic device is used. One solution to determine the condition of home security at all times, an internet connection is needed by using the concept of the Internet of Things (IoT). IoT is a concept of using an internet network to transfer data or share information with certain applications. The IoT concept is one of the IR 4.0 based systems. In Indonesia, the system has not been widely implemented, especially for village areas. The purpose of this activity is to introduce the concept of IoT in a region as a system of monitoring and controlling homes. The method used is socialization and training of IoT-based smart home models. The system that is introduced is setting lights, monitoring gas (kitchen security), and monitoring using a camera. The results obtained were an increase in knowledge from 45.4% to 79%, and increased skills from 33% to 63%.Keywords: IoT, Village, Industrial Revolution 4.0.
Design of Cooling and Heating Tool Using Thermoelectric Peltier Based On Arduino Uno Alam, M Kevin Rambang; Fitriawan, Helmi; Setyawan, F.X Arinto; Murdika, Umi
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol. 13 No. 1 April 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/elkha.v13i1.44421

Abstract

Cooler is an electronic device used to cool food and drinks. The current cooling system still uses refrigerants that can damage the ozone layer. The thermoelectric based cooling system can be used as an alternative since it produces sufficient temperature difference on both sides by considering its advantages that is more environmentally friendly. This research is aimed to design and built a cooling and heating system using a thermoelectric Peltier TEC 12715 based on microcontroller Arduino uno. This system uses the Peltier thermoelectric effects as coolant and warmer because it produces temperature difference on both sides. Based on this research, in the no load condition the system can produce a cold temperature of 21,3 ℃ and a hot temperature of 80,2 ℃ in the 40th minute of use. When given a load of 300 ml and 220 ml drink bottles, the system can produce a cold temperature of 22,2 ℃ and a hot temperature of 70,7 ℃ in the 40th minute of use. The TEC 12715 Peltier component used in this research produces the optimal temperature if a voltage of 12 volts and a current of 15 amperes are applied to each Peltier component. The designed system is able to operate repeatedly, properly, and continuously since it is directly connected to alternative current power which is common in households.
Sistem Keamanan Kendaraan Bermotor Berbasis Komunikasi Dua Modul Wireless Transceiver dengan Pengiriman Informasi Lokasi Muhammad, Asep Abdullah; Alam, Syaiful; Setyawan, F.X. Arinto
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Begal kendaraan bermotor merupakan tindakan pencurian yang semakin marak terjadi. Tindak pembegalan selain merugikan secara materi, juga dapat mengancam nyawa pemilik kendaraan jika korban melakukan perlawanan. Korban jiwa akibat tindak kejahatan begal dapat diminimalisir dengan cara tidak melakukan perlawanan. Penelitian ini menawarkan suatu sistem untuk mencegah adanya korban jiwa ketika tindak kejahatan begal terjadi. Kendaraan bermotor korban diatur akan mati ketika kendaraan dibawa pergi jauh dari pemiliknya dan akan mengirimkan lokasi keberadaannya. Sistem ini menggunakan dua buah perangkat yaitu perangkat pemancar yang dibawa oleh pemilik kendaraan dan perangkat penerima yang ditempatkan di kendaraan. Perangkat pemancar terdiri dari mikrokontroler Arduino Nano dan modul NRF24L01 yang difungsikan sebagai pemancar. Perangkat penerima terdiri dari mikrokontroler Arduino Uno yang mengatur modul NRF24L01 sebagai penerima, relay sebagai pemutus pengapian kendaraan bermotor, modul GPS untuk menentukan lokasi, dan GSM shield untuk pengiriman data lokasi ke pemilik kendaraan. Ketika komunikasi modul transceiver NRF24L01 terputus, perangkat penerima pada kendaraan bermotor akan memutus pengapian kendaraan kemudian mengirimkan pesan singkat ke pemilik kendaraan dengan isi berupa koordinat lokasi kendaraan. Sistem dapat bekerja di kondisi lingkungan yang terdapat sedikit halangan maupun banyak halangan berupa gedung dan pepohonan. Jarak komunikasi modul transceiver lebih jauh dicapai di lingkungan sedikit halangan serta nilai error koordinat dari modul GPS juga lebih kecil, jika dibandingkan bila sistem dijalankan di lingkungan yang padat atau banyak halangan. Perangkat penerima pada kendaraan dapat terus aktif selama 10,22 jam dari awal ketika kendaraan menjadi mati dan mengirimkan koordinat lokasi lewat pesan singkat ke pemilik kendaraan menggunakan fasilitas SMS.
Implementasi Ekstraksi Fitur Menggunakan Gray Level Co-Occurrence Matrices (GLCM) dan KNearest Neighbor (K-NN) Untuk Klasifikasi Jenis Kain Dasar Lutfia, Mutia Aini; Setyawan, F.X. Arinto; Alam, Syaiful; Yulianti, Titin; Fitriawan, Helmy
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kain dasar merupakan bahan tekstil yang dapat diolah menjadi sebuah pakaian yang mempunyai nilai jual seperti baju, celana, selimut, seprai, jaket dan lain-lain. Masyarakat pengguna umumnya masih menggunakan indra peraba atau bahkan perkiraan dalam mengklasifikasikan jenis kain berdasarkan teksturnya. Penelitian ini memanfaatkan salah satu algoritma machine learning yaitu K-Nearest Neighbour (K-NN) dan metode ekstraksi Gray Level Co-Occurrence Matrice (GLCM) untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan jenis kain berdasarkan teksturnya. Penelitian ini menggunakan 5 jenis kain yaitu drill, katun, polyester, satin, dan wool. Fitur tekstur yang digunakan sebagai variabel independen pada penelitian ini yaitu disimilaritas, homogenitas, korelasi, kontras, angular second moment (ASM), dan energi dengan masing masing menggunakan orientasi sudut 4 arah yaitu 0o , 45o . 90o , dan 135o . Hasil pengujian memperlihatkan tingkat akurasi yaitu 80% dengan 750 data latih dan 50 data uji, dengan rata-rata waktu komputasi dalam mengidentifikasi yang diperoleh adalah 0,052 detik.
PELATIHAN PROGRAM BANTU SIMULASI BIDANG ELEKTRONIKA BAGI SISWA SMA NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG Setyawan, F.X. Arinto; Susanto, Misfa; Permata, Diah; Sitorus, Henri BH
Nemui Nyimah Vol. 1 No. 1 (2021): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v1i1.7

Abstract

Elektronika bukanlah mata pelajaran wajib di SMA. Biasanya pengetahuan dasar di bidang elektronika ini disampaikan dalam mata pelajaran fisika. Pengetahuan mengenai elektronika sebenarnya sangat penting untuk diberikan kepada siswa karena sebagian besar peralatan saat ini menggunakan teknologi ini. Peralatan elektronik ini dipergunakan hampir disemua bidang kehidupan manusia sehingga memudahkan manusia dalam beraktivitas. Ketiadaan alat praktik yang memadai karena mahalnya harga peralatan-peralatan alat ukur elektronik seperti multimeter dan osiloskop serta biaya pembelian komponen-komponen elektronik yang sangat mudah rusak karena pemakaian merupakan alasan mengapa pengetahuan ini tidak dapat diberikan sejak dini. Pengabdian ini memberi solusi bagaimana cara mengatasi kekurangan ketiadaan alat ukur dan komponen elektronik yang dibutuhkan untuk praktik. Pengabdian ini memberikan pelatihan cara menggunakan program bantu simulasi komputer untuk memahami teori elektronika dan dapat melakukan pratik secara multimedia. Program simulasi yang diberikan adalah Proteus. Keberhasilan pelatihan diukur berdasarkan peningkatan nilai pre-test dengan post-test. Soal pre-test diberikan sebelum dilakukan pelatihan dan soal post-test diberikan setelah pelatihan. Pada pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan program bantu simulasi bidang elektronika. Keberhasilan peningkatan pengetahuan diindikasikan dari peningkatan nilai rata-rata pre-test yang semula sebesar 2,68 menjadi 6,84 pada post-test atau terjadi peningkatan nilai sebesar 4,16. Jumlah peserta pada pengabdian ini adalah sejumlah 25 orang siswa SMA Negeri 9.
DIGITALISASI KETERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN PRODUK PAKAN TERNAK DI DESA RUKTI ENDAH, SEPUTIH RAMAN, LAMPUNG TENGAH Sulistiyanti, Sri Ratna; Winanti, Diki Danar Tri; Komalasari, Agrianti; Setyawan, F.X. Arinto
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 1 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i1.35

Abstract

Desa Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman berpotensi sebagai sentra pakan ternak di Kabupaten Lampung Tengah. Kelompok peternak desa tersebut telah memanfaatkan produk samping pascapanen dari berbagai jenis tanaman pangan untuk diolah menjadi pakan sehingga dapat mencukupi kebutuhan konsumsi ternaknya secara mandiri. Manajemen rantai pasok (supply chain) pakan yang dilakukan oleh kelompok peternak selama ini masih menggunakan sistem seadanya dan distribusinya hanya mengalir begitu saja tanpa pencatatan yang jelas. Program Pengabdian Kepada Masyarakat Desa Binaan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam digitalisasi tata kelola rantai pasok pakan ternak di Desa Rukti Endah mulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan menjadi pakan, hingga pemasaran produknya ke area lokal kabupaten maupun sekitar Provinsi Lampung. Potensi keberlanjutan dari program ini sangat besar mengingat belum ada aplikasi android buatan lokal Indonesia yang mengulas tentang manajemen rantai pasok khususnya terkait produksi pakan ternak.