Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KADAR NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DI AREA PARKIR BASEMENT JUMBO SWALAYAN KOTA MANADO TAHUN 2018 Farikah, Tetris; Maddusa, Sri Seprianto; Sumampouw, Oksfriani Jufri
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitrogen Dioksia (NO2) adalah salah satu komponen utama yang mempengaruhi kualitas udara, yang dihasilkan dari proses pembakran bahan bakan pada mesin kendaraan bermotor Basement merupakan tempat yang berisiko terhaap terjadinya pencemaran udara yang disebabkan emisi gas kendaraan bermotor sehingga kualitas udara di basement berpotensi tercemar oleh gas NO2.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kadar NO2 ­di area parkir basement Jumbo Swalayan Kota Manado serta membandingkan hasil pengukuran kadar NO2 di area basement dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional, lokasi penelitian dilakukan diarea parker basement yang dilaksanakan paa bulan November 2018, dengan lokasi pengukuran sampel yang diambil mewakili 3 titik. Pada setiap titik diukur kadar NO2 menggunakan alat Impinger dengan metode GriessSaltzman berdasarkan SNI. 19-7119.2.2005 kemudian pemeriksaan menggunakan spektrofotometri, alat mengukur suhu dan kelembaban yaitu thermohigrometer datalogger, serta alat mengukur kecepatan angin yaitu anemometer.Hasil kadar NO2 terendah sebesar 21,10µg/Nm3 pengukuran diambil pada minggu kedua dam kadar NO2 tertinggi 134,04µg/Nm3 diambil pada minggu pertama, sehingga kadar NO2 di area basement Jumbo Swalayan tidak melebihi baku mutu yaitu 400µg/Nm3 berdasarkan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999.  Kata Kunci : Nitrogen Dioksida (NO2), Basement ABSTRACTNitrogen Dioxia (NO2) is one of the main components that affect air quality, which results from the process of combustion of fuel in the engine of a Basement motor vehicle is a risky place for air pollution caused by gas emissions of motor vehicles so that the air quality in the basement has the potential to be polluted by gas NO2. The purpose of this study was to measure the levels of NO2 in the Manado City Jumbo Supermarket Jumbo basement parking area and compare the results of the measurement of NO2 levels in the basement area with the Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 41 of 1999. This study used an observational research design, the location of the study was conducted in a basement parking area held in November 2018, with the measurement location of the samples taken representing 3 points. At each point NO2 levels were measured using the Impinger tool using the Griess Saltzman method based on SNI. 19-7119.2.2005 then examination using spectrophotometry, a tool to measure temperature and humidity, namely thermohigrometer datalogger, and a tool to measure wind speed, namely anemometer. The results of the lowest NO2 level of 21.10µg / Nm3 measurements were taken in the second week and the highest NO2 level of 134.04µg / Nm3 was taken in the first week, so that NO2 levels in the Supermarket Jumbo basement area did not exceed the quality standard of 400µg / Nm3 based on Republic Government Regulations Indonesia No. 41 of 1999. Keywords: Nitrogen Dioxide (NO2), Basement
EFEKTIFITAS PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DIARE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA DI SD NEGERI PETTA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Engka, Ovilia Natalia; Kairupan, B. H. R.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan dan terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia. Pada negara berkembang, anak-anak diusia bawah 3 tahun rata-rata mengalami 3 episode diare pertahun. Setiap episodenya, diare akan menyebabkan kehilangan nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh, sehingga diare merupakan penyebab utama malnutrisi pada anak dan menjadi penyebab kematian kedua anak berusia dibawah 5 tahun. Dalam jumlah khasus penderita diare di Kabupaten sangihe, dari jumlah tersebut, di Puskesmas Enemawira yang berada di wilayah Kabupaten sangihe terdapat 152 kasus yang terlaporkan menderita diare, dari total kasus yang berada di Puskesmas Enemawira terdapat 21 kasus yang terjadi. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk Mengetahui pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan tentang penyakit diare di SD Negeri Petta Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini menggunakan metode pretest dan posttest dengan desain quasi eksperimental semu. Populasi kelas V dan VI, Sampel 30 siswa. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner yang berisi 10 pertanyaan. Pengukuran univariat bertujuan utnuk melihat karakteristik atau gambaran distribusi frekuensi dan variable yang akan diteliti, baik independen maupun dependen, dan Bivariat memakai Uji T berpasangan (paired sample test), yang bertujuan untuk menguji atau melihat perbandingan keefektivitasan penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang penyakit diare sebelum dan sesudah penyuluhan. Pada pre dan post-test SDN Petta dengan rerata 0,200 t-hitung 1.989 p-value= 0.056 dan pada nilai pre dan post-test SDN 01 Tahuna rerata 0,167 t-hitung 518 p-value= 0,609 (p<0,01). Sehingga ada peningkatan signitifkan yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti penyuluhan di SDN petta meningkat dibandingkan dengan SDN 01 Tahuna yang tidak penyuluhan. Kesimpulan tingkat pengetahuan siswa tentang penyakit diare yang dilakukan di SD Negeri Petta pada hasil sebelum penyuluhan sangat kurang dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan mengalami peningkatan yang signifikan atau dengan kata lain pengetahuan menjadi lebih baik dibandingkan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan di SD 1 Tahuna, pengetahuan siswa tanpa dilakukan penyuluhan terbilang cukup baik.Kata Kunci : Penyakit Diare, Pengetahuan, Penyuluhan.ABSTRACTDiarrhea is a disease based on environment and occur in almost all geographic regions of the world. In developing countries, children under 3 years of age on average were 3 episodes of diarrhea per year. Each episode, diarrhea will cause loss of nutrients children need to grow, so diarrhea is a major cause of malnutrition in children and to the death of two children under 5 years. In others, such number of diarrhea patients in Sangihe regency, and of these, in Enemawira health center located in the district of Sangihe there were 152 cases of reported suffering from diarrhea, than others, such that total is in Puskesmas Enemawira there were 21 cases. The purpose of this study is to Know the knowledge of students before and after extension of diarrhea in SD Negeri Petta Sangihe Islands Regency. This study uses pretest and posttest thedesign. quasi quasi-experimentalPopulation class V and VI, samples of 30 students. Measuring instrument used is a questionnaire containing 10 questions. Measurement univariate primary objective is to see the characteristics or picture frequency distributions and variables to be studied, whether independent or dependent, and Bivariat wear T test pairs(pairedsampletest),which aims to test or see a comparison of the effectiveness of counseling on the level of students' knowledge of diarrheal disease before and after counseling. in the pre and post-test SDN Petta with a mean of 0.200 t count 1,989 p-value = 0.056 and the value of pre and post-test SDN 01 Tahuna averages 518 0.167 t-test p-value = 0.609 (p <0.01). So there is a significant increase in signitifkan H0 rejected and H1 accepted meaning in SDN extension Petta increased compared with the SDN 01 Tahuna that no extension. Conclusion The level of students' knowledge of diarrheal disease were conducted in primary schools Petta on the outcome before the extension was very lacking and after given health education has increased significantly, or in other words the knowledge to be better than the results of research that has been done in SD 1 Tahuna, knowledge of students without counseling was quite good.Keywords : Diarrhea Desease, Knowledge, Counseling.
ANALISIS KANDUNGAN SENG (Zn) DALAM AIR, SEDIMEN KERANG DAN IKAN DI SUNGAI TONDANO TAHUN 2017 Blesstinov, Alla Gabriel; Maddusa, Sri Seprianto; Joseph, Woodford Baren S.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seng (Zn) merupakan unsur penting untuk pertumbuhan manusia, hewan, maupun tanaman.Logam ini memiliki karakteristik cukup reaktif, berwarna putih kebiruan, dan terbakar bila terkena udara.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar Zn dalam air, sedimen, kerang dan ikan di sungai Tondano.Penelitian ini merupakan survei deskriptif berbasis laboratorium dengan pemeriksaan kandungan logam berat Zn dalam air, sedimen, kerang dan ikan.Sampel penelitian ini merupakan air, sedimen, kerang dan ikan yang diambil di tiga titik sungai tondano. Sampel yang diambil diperiksa di laboratorium Badan Riset dan Standarisasi Industri Kota Manado. Untuk sampel air digunakan metode SNI 6989.7:2009dan untuk sampel padatan menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spektometri).Hasil pemeriksaan laboratorium sampel air dibandingkan dengan PP No. 82 tahun 2001, sampel sedimen dibandingkan dengan Sediment Quality Standards, WAC 172-204-320, sampel ikan dibandingkan dengan SK Ditjend POM Depkes RI No.03725/B/SK/1989, sampel kerang dibandingkan dengan ketetapan FAO (Food and Agriculture Organization of the United Nations) pada tahun 1983.Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan kadar Zn tertinggi untuk air 1,12 mg / L, untuk sedimen 917,57 ppm, untuk kerang 1162,08 ppm, untuk ikan 323,68 ppm.Hasil pemeriksaan menunjukan air, sedimen, kerang dan ikan di sungai Tondano telah tercemar Zn.Hasil pengukuran membuktikan bahwa masyarakat di sekitar sungai Tondano harus lebih meningkatkan pengawasan dengan pembuatan regulasi tentang pembuangan limbah ke sungai.Kata Kunci : Sungai, Logam Berat, Seng (Zn)ABSTRACTZinc (Zn) is an important element for human, animals, and plants. These metals have enough reactive characteristics, were bluish-white and burned when exposed to air. The purpose of this study was to determined the level of Zn in water, sediment, shellfish and fish in the Tondano river. This research was a laboratory-based descriptive survey with examination of heavy metal content of Zn in water, sediment, shellfish and fish. The sample of this research were water, sediment, shellfish and fish taken at three points of Tondano river. Samples were examined in the laboratory of Manado Industry Research and Standards Agency. Water samples were used SNI 6989.7: 2009 method and for solid samples using AAS (Atomic Absorption Spectometry) method. Results of laboratory examination for water samples would be compared with PP. 82 of 2001, sediment samples compared with Sediment Quality Standards, WAC 172-204-320, fish samples compared with SK Ditjend POM MOH RI No.03725 / B / SK / 1989, shellfish samples compared with the FAO (Food and Agriculture Organization the United Nations) in 1983. Laboratory results showed the highest Zn levels for water was 1.12 mg / L, for sediments was 917.57 ppm, for shells was 1162.08 ppm, for fish was 323.68 ppm. The results showed that water, sediment, shellfish and fish in the Tondano river had been contaminated with Zn. The measurement results prove that peoplearound the Tondano river should making regulations about the disposal of waste into the river.Keywords : River, Heavy-Metal, Zinc (Zn)
ANALISIS KUALITAS UDARA AMBIEN KARBON MONOKSIDA (CO) DAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DIBEBERAPA TITIK KEMACETAN DI KOTA MANADO Angelia, Gabriele Christy; Akili, Rahayu H.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat energi dari komponen lain kedalam udara oleh kegitan manusia, sehingga mutu udara turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsentrasi karbon monoksida (CO) dan nitrogen dioksida (NO2) di beberapa titik kemacetan di Kota Manado. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif berbasis laboratorium. Lokasi penelitian berdasarkan metode purposive sampling dilaksanakan di 3 titik kemacetan di Kota Manado yaitu Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Raya Bethesda dan Jalan Pasar Karombasan. Pengukuran tingkat konsentrasi untuk CO menggunakan alat CO Meter dengan metode NDIR dan untuk NO2 berdasarkan pada acuan SNI 7119.2.2017 tentang uji kadar nitogen dioksida (NO2) dengan metode Gness Saltzman menggunakan alat  Impinger dan Spektro photometer. Waktu pengukuran dilaksanakan sebanyak 3 kali yakni pada interval waktu: pagi (06.00 - 09.00), siang (12.00 – 14.00), dan sore hari (16.00-18.00). Berdasalkan hasil penelitian menunjukan konsentrasi CO dan NO2 di beberapa titik kemacetan di Kota Manado masih memenuhi syarat dengan rata-rata konsentrasi CO sebesar 2.926,6 μg/Nm3 dengan ambang batas 30.000 μg/Nm3 dan rata-rata konsentrasi NO2 sebesar 1,0529 μg/Nm3 dengan ambang batas 400 μg/Nm3. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu konsentrasi CO dan NO2di beberapa titik kemacetan di Kota Manado Masih memenuhi syarat (aman). sehingga disarankan kepada Pemerintah serta Masyarakat untuk bisa melakukan upaya/kegiatan yang menjaga kualitas udara di Kota Manado tetap sehat dan kepada masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktifitas diluar ruangan. Kata Kunci: Pencemaran Udara, Karbon Monoksida, Nitrogen Dioksida ABSTRACTAir pollution is the entry or insertion of energy substances from other componentsinto the air by human activity, so that the air quality drops to a certain level that causes ambient air cannot fulfill its function. This research aims at the level of concentration of carbon monoxide (CO) and nitrogen dioxide (NO2) at severalpoints of congestion in the Manado city. This type of research uses a descriptive method with a cross-sectional approach. The location of the study based on the purposive sampling method was carried out at 3 points of traffic jam in the Manadocity, were Wolter Monginsidi Street (in front of the Transmart Star Square Bahu), Bethesda Highway and Karombasan Market Street. Measurement of concentration levels for CO uses the CO Meter tool with the NDIR method and for NO2 based on the reference SNI 7119.2.2017 on testing levels of nitogen dioxide (NO2) with the Gness Saltzman method using the Impinger and Spectroscope photometer. The measurement is carried out 3 times, with the interval time: morning (06.00 - 09.00),afternoon (12.00 - 14.00), and evening (16.00-18.00). Based on the results of the study, the CO and NO2 concentrations at several points of traffic in the city of Manado still meet the requirements with an average CO concentration of 2,926.6 μg / Nm3with a threshold of 30,000 μg / Nm3 and an average NO2 concentration of 1,0529 μg / Nm3with a threshold of 400 μg / Nm3. The conclusion of this study is the concentration of CO and NO2 at several points of traffic jams in the city of Manado is still eligible (safe). so it is recommended to the Government and the Community to be able to make efforts / activities that maintain air quality in the city of Manado remain healthy and to the community to use masks when outdoors activities. Keywords: Air Polution, Carbon Monoxide, Nitrogene Dioxide
EFEKTIVITAS TANAMAN JERINGAU (ACORUS CALAMUS) UNTUK MENURUNKAN KADAR AMONIAK PADA AIR LIMBAH RSUD KOTA BITUNG Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 7, No 1 (2018): Volume 7, Nomor 1, Januari 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tanaman seperti pohon-pohonan, rumput-rumputan dan tanaman air, bertujuan untuk menghilangkan atau memecahkan bahan-bahan berbahaya baik organik maupun anorganik dari lingkungan (fitoremediasi). Aplikasi teknologi ini telah dilakukan secara komersial seperti di USA dan Eropa, sedangkan di Indonesia sendiri teknologi ini masih relatif baru (Suryati dan Priyanto, 2003). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tanaman Jirangau (Acorus calamus) dalam menurunkan kadar amoniak di RSUD kota Bitung. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksprimen/ Eksprimen Semu dengan rancangan rangkaian waktu. Penelitian ini dilaksanakan pada suatu wadah plastik dengan volume media 20 L/bak dan jumlah bak ada tiga yang terdiri dari bak kontrol, Tanaman Jirangau dan bak yang dilengkapi dengan pompa air dan tanaman Jirangau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar Amoniak dari kadar awal 3.18 mg/l menjadi 0.025 mg/l (99,21%) pada wadah yang ditanami Jiragau, 0,016 (99,49%) pada wadah yang diberikan aerasi dan tanaman Jirangau serta 0,029 (99,08%) pada wadah kontrol. Adanya penurunan pada wadah kontrol karena saat penelitian wadah tersebut tidak ditutup sehingga amoniak mengalami penguapan secara alami. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan tanaman Jirangau mampu menurunkan kadar Amoniak dalam air limbah, sehingga diharapkan agar pihak rumah sakit dapat memanfaatkan tanaman Jirangau sebagai salah satu alternatif pengolahan tahap akhir limbah rumah sakit sebelum di buang ke badan air. Disamping itu diperlukan upaya sosialisasi penggunaan tanaman Jerangau oleh pihak pemerintah sebagai suatu metode aplikasi dalam menurunkan kadar Amoniak (NH3) di lingkungan rumah sakitKata Kunci: Jirangau, amoniak, LimbahABSTRACTThe use of plants such as trees, grasses and aquatic plants, aims to eliminate or solve harmful materials both organic and inorganic from the environment (phytoremediation). The application of this technology has been done commercially as in USA and Europe, while in Indonesia alone this technology is still relatively new (Suryati and Priyanto, 2003). The purpose of this research is to know the effectiveness of Jirangau plant (Acorus calamus) in reducing ammonia level in RSUD of Bitung city. The type of this research is Quasi Eksprimen / Eksrimen Semu with time series design. The research was carried out on a plastic container with 20 L / bak media volume and the total number of tubs consisting of control tub, Jirangau Plant and tub equipped with water pump and Jirangau plant. The results showed that there was a decrease of Ammonia content from the initial level of 3.18 mg / l to 0.025 mg / l (99.21%) in the container planted by Jiragau, 0.016 (99.49%) in the aerated and Jirangau container and 0.029 ( 99.08%) on the control container. There is a decrease in the container control because when the research container is not closed so that ammonia experienced natural evaporation. From these results it can be concluded that the use of Jirangau plants can reduce levels of Ammonia in wastewater, so it is expected that the hospital can utilize Jirangau plant as an alternative treatment of the final stage of hospital waste before being discharged into water bodies. Besides, it is necessary to socialize the use of Jerangau crops by the government as a method of application in reducing the level of Ammonia (NH3) in the hospital environmentKeywords: Jirangau, ammonia, Waste
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA PELAJAR DI SMA KATOLIK KARITAS KOTA TOMOHON Watugigir, Angle T.G; Engkeng, Sulaemana; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan lingkungan sekolah adalah usaha pemberdayaan di lingkungan sekolah untuk pelajar, guru, dan masyarakat agar tahu, mau dan mampu menerapkan PHBS. Promosi kesehatan merupakan  upaya pembelajaran diri untuk meningkatkan kemampuan agar dapat menolong diri sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap PHBS pada pelajar di SMA Katolik Karitas Kota Tomohon.  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian true eksperimen yang menggunakan pre-test dan  post-test dengan kontrol grup. Jumlah pelajar kelas X berjumlah  84 dan kelas XI yaitu 85 pelajar dengan jumlah keseluruhan responden 169. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh  promosi kesehatan yang signifikan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada pelajar sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan dengan nilai p Value < 0,005. Saran bagi sekolah untuk dapat menerapkan PHBS pada pelajar di sekolah dan untuk pelajar agar dapat meningkatkan dan mempraktikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam lingkungan sekolah. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ABSTRACTClean and Healthy Lifestyle Habits (CHLH) within school organization is an effort of empowerment in school area targeting students, teachers and publics in order to be aware, willing and able to implement CHLH. Health promotion is an attempt of self-learning to improve capabilities; hence, ones can protect themselves. This study aims to discover the influence of health promotion towards clean and healthy lifestyle habits on students of Catholic Karitas Senior High School in Tomohon. This study utilizes true experiment research method that uses pre-test and post-test with control group. The total students of grade X are 84 and grade XI are 85, the total of respondents are 169 respondents. This study concludes that there is significant impact of health promotion towards clean and healthy lifestyle habits on high school students before and after being information about health promotion with the value of p Value < 0,005. School is recommended to implement clean and healthy lifestyle habits on students, whereas students are expected to improve and apply this way of living in daily lives mainly in the school environment. Keywords: Health Promotion, Clean and Healthy Lifestyles Habits
STUDI KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN ASIN DI PASAR BERSEHATI KOTA MANADO Paputungan, Siti S.; Umboh, Jootje M.L; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Formalin adalah bahan tambahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia, formalin sebagai pengawet makanan yang dilarang penggunaannya sebab tidak diperkenankan ada dalam makanan maupun minuman, karena dalam jangka panjang dapat memicu perkembangan sel-sel kanker. Ikan merupakan bahan pangan yang mudah membusuk, Pengasinan adalah salah satu cara untuk memperpanjang daya tahan ikan. Dengan metode pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk dalam waktu singkat dapat disimpan di suhu kamar untuk jangka waktu berbulan-bulan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan formalin pada ikan asin di pasar bersehati Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berbasis laboratorium dengan pemeriksaan formalin pada jenis ikan asin Cendro (tylosurus sp), ikan asin Kakatua (scarus sp), dan ikan teri (stolephorus sp). Jumlah sampel seluruhnya yang diambil berjumlah 24 sampel, sampel diuji secara kualitatif dengan menggunakan asam khromatofat yang dilakukan di Balai Riset Standarisasi Industri Manado. Hasil penelitian ini bahwa 24 sampel ikan asin menunjukkan tidak ada perubahan warna keunguan pada larutan reagen, yang menandakan bahwa seluruh sampel negatif formalin. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian pada 24 sampel ikan asin yang diteliti negatif formalin, sehingga aman untuk dikonsumsiKata Kunci: Ikan Asin, Formalin, Asam KhormatofatABSTRACTFormalin is a chemical additive that is harmful to human health, formaldehyde as a food preservative forbidden because it is not allowed in food or drink, because in the long run can trigger the development of cancer cells. Fish is an easy to decompose food, Salting is one way to extend the endurance of fish. With this method of preservation fish meat that usually decompose in a short time can be stored at room temperature for a period of months. The purpose of this study aims to determine the presence or absence of formalin content in salted fish in the market bersehati Manado City. The method used in this study is descriptive qualitative laboratory based with formalin examination on the species of Cendro salted fish (tylosurus sp), salted fish Kakatua (scarus sp), and anchovy (stolephorus sp). The total samples taken were 24 samples, the samples were qualitatively tested using chromatophosic acid conducted at the Manado Standardization Industry Research Center. The results of this study indicate that 24 salted fish samples showed no change in purplish color in the reagent solution, indicating that all of the negative samples were formalin. Conclusions based on the results of research on 24 samples of salted fish that investigated negative formalin, making it safe for consumption.Keywords: Salted Fish, Formalin, Khromatofat Acid
HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PERAWAT RAWAT INAP DI RUMKIT TK III 07.08.01 R. W. MONGINSIDI TELING MANADO Lukito, Royke; Pinontoan, Odi R.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres adalah perasaan tertekan yang dialami seseorang pekerja yang disebabkan oleh pekerjaannya. Banyak faktor yang dapat membuat pekerja merasa stres dalam pekerjaan yang mempengaruhi produktivitas pekerja menurun. Produktivitas kerja adalah suatu pendekatan interdisipliner untuk menentukan tujuan yang efektif, pembuatan rencana, aplikasi pengguna cara produktivitas untuk menggunakan sumber-sumber secara efisien, dan tetap menjaga adanya kualitas yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan produktivitas kerja pada perawat di ruang rawat inap di Rumkit TK III 07.08.01. R. W. Monginsidi Teling Manado. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study dan sampel penelitian ini adalah seluruh populasi perawat di ruang rawat inap yang berjumlah 51% responden. Besar sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada kelompok responden mengalami stres kerja dan produktivitas kurang adalah sebanyak 8 orang (15,7%), dan kelompok responden mengalami stres kerja dan produktivitas baik adalah 1 orang (2,0%). Berdasarkan analisis data dengan menggunakan iji statistic Chi- Square dengan nilai p = 0,000 <? = 0,5. Ini berarti bahwa Ho ditolak atau terdapat hubungan antara stres kerja dengan produktivitas kerja. Terdapat hubungan antara stres kerja dengan produktivitas kerja perawat ruang rawat inap di Rumkit TK. III 07.08.01. R. W. Monginsidi Teling Manado.Kata Kunci: Stres kerja, Produktivitas kerja.ABSTRACTWork Stress is a feeling of distress experienced by a worker caused by his work. Many factors can make workers feel stressed in jobs and thus decreases productivity. The purpose of this study was to understand the relationsip between work stress and work productivity of nurses of inpatient room at R. W. Monginsidi Level III Hospital Teling Manado. The study used analytical servey method with cross sectional study design. Population was all nurses of inpatient room as 104 nurses were selected as sample using Slovin formula. Sampling was done by simple random sampling method. The result of the study showed that 8 respondents (15.7%) were experiencing work stress and have poor productivity and only 1 rspondents (2.0%) who experiencing work stess with good productivity. Based on data analysis using Chi-Square statictis test, p value obtained at p = 0.000 < ? = 0.5, which means H null was rejected and H alternative was accepted. The study revealed that there was relationship between job stress and work productivity of nurses of inpatien room at R. W. Monginsidi Level III Hospital Teling Manado.Keywords: Work Stress, Work Produktivity
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA PELAJAR DI SMA KRISTEN RATATOTOK KAB. MINAHASA TENGGARA Adam, Kevin; Rattu, A .J.M.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan masalah yang belum dapat terseselesaikan hingga saat ini. Merokok sudah melanda berbagai masyarakat di Indonesia, dari anak-anak sampai orang tua, laki-laki maupun perempuan. Salah satu sasaran program perilaku sehat dan pemberdayaan masyarakat adalah menurunnya prevalensi perokok serta meningkatnya lingkungan sehat bebas rokok di sekolah, tempat kerja, dan tempat umum. Perilaku merokok merupakan aktivitas menghisap atau menghirup asap rokok dengan menggunakan pipa atau rokok yang dilakukan secara intensif dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku  merokok pada pelajar di SMA Kristen Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan desain cross sectional atau studi potong lintang. Jumlah responden 50 pelajar di SMA Kristen Ratatotok untuk mencari hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku merokok. Berdasarkan hasil uji chi-square hubungan antara pengetahuan dengan perilaku merokok didapati nilai p-value = 0.699, dan pada hubungan antara sikap dengan perilaku merokok didapati nilai p-value 0.017. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku merokok dan terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku merokok. Kata Kunci : Perilaku Merokok, Pengetahuan dan Sikap ABSTRACTSmoking is a problem that cannot be solved until now. Smoking has hit various communities in Indonesia, from children to the elderly, male and female. One of the goals of a healthy behavior and community empowerment program is a decrease in the prevalence of smokers and an increase in a healthy, smoke-free environment in schools, workplaces, and public places. Smoking behavior is the activity of smoking or inhaling cigarette smoke using pipes or cigarettes which is done intensively in everyday life. The purpose of this study was to determine the factors associated with smoking behavior in students in SMA Kristen Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara. Analytic survey research with cross sectional study. The number of respondents is 50 students in SMA Kristen Ratatotok to look for the correlation between knowledge and attitude with smoking behavior. Based on the results of the chi-square test the correlation between knowledge and smoking behavior was found to be p-value = 0.699, and the correlation between attitude and smoking behavior was found to be p-value 0.017. There is no correlation between knowledge and smoking behavior and there is a correlation between attitude and smoking behavior. Keywords : Smoking Behavior, knowledge and Attitude
HUBUNGAN ANTARA HIGIENE PERORANGAN DENGAN INFESTASI CACING PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SDN 1 DODAP DAN SDN 1 DODAP MIKASA DESA DODAP KECAMATAN TUTUYAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Wello, Novita L. L.; Warouw, Finny; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Higiene perorangan (personal higiene) merupakan tindakan memelihara kesehatan dan kebersihan seseorang untuk kesejateraan fisik dan psikis. Kecacingan merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah bagi kesehatan masyarakat di Indonesia hingga saat, penyakit ini juga merupakan penyakit berbasis lingkungan. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara higiene perorangan dengan infestasi cacing pada siswa Sekolah Dasar di SDN 1 Dodap dan SDN 1 Dodap Mikasa Desa Dodap Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jenis penelitian penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah semua anak Sekolah Dasar yang di SDN 1 Dodap dan SDN Dodap Mikasa yang ada di Desa Dodap Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan sampel sebanyak 79 responden. Penelitian dilaksanakan di Desa Dodap Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pada bulan Mei sampai Agustus tahun 2018. Menggunakan instrumen penelitian yaitu kuesioner dan hasil dari Laboratorium dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji normalitas yaitu uji fisher exact test square Cl = 95% dan α = 0,05. 98 (98,7%) responden yang negatif terinfeksi cacing dan 1 (1,3%) responden yang positif terinfeksi cacing. Sebanyak 45,6% responden dengan kebersihan kuku yang baik dan 54,4% responden dengan kebersihan kuku yang tidak baik dengan nilai p=1,00. Sebanyak 58,2 % responden dengan penggunaan alas kaki yang baik dan 41,8 responden dengan penggunaan alas kaki tidak baik dengan nilai p= 0.418. Sebanyak 34,2% responden dengan kebiasaan cuci tangan yang baik dan 65,8 responden dengan kebiasaan cuci tangan tidak baik dengan nilai p=1,00 Tidak terdapat hubungan antara higiene perorangan (kebersihan kuku, penggunaan alas kaki, kebiasaan cuci tangan dan kebiasaan mandi) dengan infestasi cacing cacing pada siswa Seolah Dasar di Desa Dodap Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang mongondow Timur.Kata Kunci: Higiene Perorangan, Infestasi Cacing.ABSTRACTPersonal hygiene is the action of maintaining one's cleanliness and health for physical and psychological well-being. Worms are one of the environmental-based diseases that is still a problem for public health in Indonesia until now. That because the prevalence of helminthiasis in Indonesia is still high. The age of elementary school children is the age which children oftentimes get contacted by soil, therefore children at this age are very vulnerable to being infected with worms. The purpose of this research is to determine the correlation between personal hygiene and worm infestation in elementary school students at SDN 1 Dodap and SDN 1 Dodap Mikasa, Dodap Village Tutuyan District Bolaang Mongondow The type of this research is analytical survey research with cross sectional approach. The population of this research are all elementary school children in SDN 1 Dodap and SDN Dodap Mikasa Dodap Village Tutuyan District Bolaang Mongondow, and the samples of this research were 79 respondents. The research was conducted in Dodap Village Tutuyan District Bolaang Mongondow, from May until August 2018. This research instruments were questionnaire and the sheet of laboratory. and the univariate and bivariate analysis used normality test i.e. Fisher exact test square CI = 95% and α = 0.05. There were 98 (98,7%) respondents that negatively get infected by worms and 1 (1,3%) respondents that positively get infected by worms. There were 45.6% of respondents had will nail hygiene and there were 54.4% of respondents had poor nails hygiene with p = 1.00. there were 58.2% of respondent use footwear well and 41.8 respondents with use footwear badly with a value of p = 0.418. there were 34.2% of respondents with good hand washing habits and 65,8 respondents with bad hand washing habits with p = 1.00. There is no correlation between personal hygiene (nail hygiene, use of footwear, hand washing habits and bathing habits) with worm infestations in elementary students in Dodap Village Tutuyan District Bolaang Mongondow.Keywords: Personal Hygiene, Worm Infestation
Co-Authors Adam, Kevin Akili, Rahayu H Alik, Octarens Angelia, Gabriele Christy Angkouw, Chyntia Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Awali, Nurbaitillah Basri B H. R. Kairupan Bahrain, Nur Evira Anggrainy Blesstinov, Alla Gabriel Diamanis, Celsya Tasya Engka, Ovilia Natalia Farikah, Tetris Febi Kolibu, Febi Fiorela, Laura Girikallo, Grace Glory Hangkemona, Angelita C. Harvani Boky, Harvani Jootje M. L. Umboh Jootje M.L Umboh, Jootje M.L Jootje M.L. Umboh Joseph, Woodford Baren S. Kapugu, Avinia Kawatu, Paul A. T Lalu, Sweeta T. Lantho, Graselin Lendo, Ceren Lintong, Kheren Liono, Viona Velia Lontaan, Evangeline A. Lukito, Royke M Fadhel Nurmidin Mabuat, John Christian Malonda, Nancy S H Mandagi, Chreisye K.F. Mantjoro, Eva M. Mendila, Meysye Nasira, Azmi Nelwan, Ester Jeini Nusu, Servitia Nusu, Servitia Oddi R Pinontoan Paendong, Winner Hiskia George Pamangin, Elsa Mangambe Paparang, Andreas Paputungan, Siti S. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Pinontoan, Odi Pinontoan, Odie R. Polii, Okan Pomantow, Shalom Messy Thessalonika Pujo Hari Saputro Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rattu, A .J.M. Rawung, Teresia Wulan Maria Rembet, Karla Adelin Rendy Syahputra Rianna J Sumampouw Ricky C. Sondakh Rompas, Clara Lourenza Rompas, Pujiati K.D. Rontos, Arsita Apicillya P. Rumengan, Adeleide Rumerung, Malfin Saba, Risti Iriani Sabanari, Gita Leoni Sabandar, Fridela Sasiang, Evani Sekeon, Sekplin Simatupang, Yessie Angelika Sinaga, Patricia Sudiyono, Tri Setiawati Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sulaiman, Rahma Sumolang, Olfana D Sumolang, Olfana D Suoth, Visi Supit, Grevinda Regita Syaefudin, Tesa L. M. Syarifudin, Andi R. Tamon, Cecilya Tarumingi, Tania Theresia Senni Tikulembang, Waraney A. Triyono, Trisha Chatlea Louisa Walintukan, Putri Priscila Maria Warouw, Finny Watugigir, Angle T.G Wawointana, Ivana Putri Youlma Wello, Novita L. L. Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S.