Claim Missing Document
Check
Articles

Risiko Kesehatan Masyarakat Konsumsi Ikan Cephalopholis Cyanostigma Yang Mengandung Kadmium (Cd) di Teluk Manado Maddusa, Sri Seprianto; Asrifuddin, Afnal; Mantjoro, Eva M.
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 10 No 3 (2024): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/higiene.v10i3.54665

Abstract

Pencemaran logam berat telah menjadi ancaman serius terhadap lingkungan laut, terutama yang berdekatan dengan kawasan industri dan tingginya urbanisasi karena toksisitas, akumulasi, persistensi, dan sifatnya yang tidak dapat terbiodegradasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis risiko kesehatan sebagai dampak dari mengkonsumsi ikan Cephalopholis Cyanostigma yang tercemar logam Cd. Lokasi penelitian yaitu di Teluk Manado. Metode penelitian ini dilakukan dengan observasional analitik dan pendekatan analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL) dan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Populasi dan sampel dibagi dalam kelompok populasi lingkungan dan manusia. Sampel lingkungan diambil yaitu air laut, sedimen, dan kerang yang terdiri dari lima titik serta Jenis ikan Cephalopholis Cyanostigma. Sampel manusia sebanyak 65 responden. Pengumpulan data dilakukan dari bulan April - Juli 2024 dengan menggunakan kuesioner dan food model untuk mengetahui berapa gr ikan yang di konsumsi dalam kurun waktu per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuasi risiko kurang dari 1 (RQ < 1). Mengkonsumsi ikan Cephalopholis Cyanostigma masih aman dan tidak menimbulkan risiko kesehatan. Keywords: lingkungan, teluk manado, kesehatan, ikan, Cephalopholis Cyanostigma
GAMBARAN SANITASI DAN ANGKA KUMAN PERALATAN MAKAN PADA RUMAH MAKAN DI KAWASAN MALALAYANG BEACH WALK Hangkemona, Angelita C.; Sondakh, Ricky C.; Maddusa, Sri Seprianto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40957

Abstract

Kontaminasi pada makanan disebabkan dari peralatan makan yang tidak bersih tentunya akan mengakibatkan penyakit akibat kontaminasi bakteri yang terdapat dalam peralatan makan yang digunakan. Tujuan penelitian ini mengetahui sanitasi dan adanya angka kuman pada alat makan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu bersifat deskriptif, penelitian ini dilakukan pada rumah makan di kawasan Malalayang Beach Walk. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 rumah makan. Variabel yang diteliti yaitu sanitasi peralatan makan dan angka kuman yang terkandung dalam peralatan makan seperti piring, gelas, sendok dan garpu. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 6 rumah makan terdapat 3 (50%) yang tidak memenuhi syarat secara sanitasi, selanjutnya terdapat 1 piring (16,7%) yang memenuhi syarat dan 5 (83,3%) tidak memenuhi syarat, pada ke 6 (100,0%) peralatan makan gelas semuanya tidak memenuhi syarat, pada peralatan makan sendok terdapat 2 (33,3%) yang memenuhi syarat dan 4 (66,7%) tidak memenuhi syarat, dan terdapat 1 garpu (16,7%) memenuhi syarat dan 5 (83,3%) yang tidak memenuhi syarat. Kesimpulan penelitian ini yaitu masih terdapat rumah makan yang tidak memenuhi syarat sanitasi dan masih terdapat peralatan makan yang ada kumannya. Saran yang bisa diberikan yaitu, kepada pemilik rumah makan agar meningkatkan kebersihan peralatan makan dengan memperhatikan teknik pencucian dan penyimpanan peralatan makan, kepada pemerintah agar melakukan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga sanitasi peralatan makan.
Community education on Diabetes Mellitus in Taratara Satu Village, Tomohon Barat District, Indonesia Maddusa, Sri Seprianto; Rumengan, Adeleide; Sabandar, Fridela; Lantho, Graselin; Sinaga, Patricia; Lintong, Kheren; Polii, Okan
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 4, Issue 1, September-February 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sociality.v4i1.55303

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a major global health issue, with rising prevalence linked to lifestyle factors. In Indonesia, DM was the third leading cause of mortality in 2019, and cases are projected to increase by 47% by 2045. Given these concerns, community education plays a crucial role in enhancing public awareness regarding DM prevention and management. This program aimed to enhance community knowledge about DM risks in Taratara Satu Village, Tomohon Barat District. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was used, involving 12 DM-diagnosed respondents. The intervention included a pre-test, door-to-door education using lectures and visual media, and a post-test. Data were analyzed descriptively to assess knowledge improvement. Before the intervention, 58.33% of participants had good knowledge, while 41.67% had moderate knowledge. After the program, 91.67% demonstrated good knowledge, showing a significant improvement. The educational program successfully enhanced public knowledge about Diabetes Mellitus in Taratara Satu Village. The intervention proved effective in increasing awareness of DM risk factors, symptoms, and prevention strategies. This study underscores the importance of continuous community education to promote healthier lifestyles and reduce DM prevalence.
MANAJEMEN RISIKO K3 MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS PADA PEKERJAAN PEMBONGKARAN BEKISTING DI PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL X MANADO Fiorela, Laura; Maddusa, Sri Seprianto; Rahman, Asep
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45693

Abstract

Menurut perkiraan ILO, lebih dari 2,3 juta pekerja meninggal ditempat kerja akibat cedera atau penyakit akibat kerja. Tahun 2023 Indonesia memiliki kasus kecelakaan kerja sebanyak 370.747 kasus, pada bulan Januari sampai Februari 2024 jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia sebanyak 71.815 kasus yang tercatat dan 0,96 persen termasuk peserta jasa konstruksi. Penerapan Job Safety Analysis (JSA) bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya kecelakaan kerja pada pekerja pembongkaran bekisting proyek pembangunan gedung Hotel X Manado. Penelitian ini dilakukan di Proyek Pembangunan Gedung Hotel X Manado dengan jenis kualitatif. Data diperoleh dari 5 informan yang terdiri dari Manajer Proyek sebagai informan utama, Pengawas dan 3 Pekerja di bagian pembongkaran bekisting sebagai informan kunci. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari-Februari 2025 dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu potensi bahaya yang terdiri dari tertusuk paku, tersandung sisa material, terpeleset, terbentur, kejatuhan paku, iritasi mata, pernapasan terganggu, tangan terjepit, tertimpa material bekisting, dan terjatuh dari ketinggian dengan variasi risiko rendah, sedang, besar dan tinggi. Adapun Kesimpulan penelitian yang diperoleh yaitu Job Safety Analysis menjadi metode yang efektif untuk mengidentifikasi potensi bahaya, analisis risiko dan rekomendasi yang diberikan sebagai upaya pengendalian untuk semua jenis pekerjaan serta pengawasan terhadap penerapan K3 yang telah dilakukan
Analisis Risiko Ekologis Arsen (As) pada Sedimen dan Kerang di Teluk Manado Triyono, Trisha Chatlea Louisa; Maddusa, Sri Seprianto; Pinontoan, Odie R.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49640

Abstract

Teluk Manado merupakan kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi tinggi namun berisiko mengalami pencemaran logam berat, termasuk arsen (As), akibat aktivitas antropogenik seperti limbah domestik, industri, dan aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ekologis arsen pada sedimen dan kerang di Teluk Manado. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium. Sampel sedimen dan kerang dikumpulkan dari 10 titik lokasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi arsen pada sedimen sebesar 0,79 mg/kg dan pada kerang sebesar 1,24 mg/kg. Nilai Ecological Risk (Er) yang diperoleh adalah 9,94, termasuk dalam kategori risiko ekologis rendah (Er < 40). Sementara itu, nilai Pollution Load Index (PLI) sebesar 0,9382 menunjukkan bahwa sedimen tergolong tidak tercemar (PLI < 1). Namun, satu titik sampel kerang memiliki kandungan arsen melebihi ambang batas SNI 7387:2009 sebesar 1,0 mg/kg. Kesimpulan dari penelitian ini Ecological Risk (Er) dapat diketahui bahwa < 40 yaitu potensial risiko ekologis rendah. Untuk perhitungan Polution Load Index (PLI) adalah 0,9382 merupakan dibawah < 1 dengan keterangan tidak ada polusi. Kandungan kadar Arsen (As) pada sedimen di 10 titik di Teluk Manado masih memenuhi syarat berdasarkan pedoman dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) kualitas sedimen dievaluasi menggunakan Sediment Quality Guidelines (SQGs) yakni 7,24 mg/kg. Kandungan kadar Arsen (As) pada kerang kerang kepah, kerang tiram batu (Saccostrea Echinata), dan kerang kepah di 3 titik di Teluk Manado, terdapat 1 titik yang telah melebihi ambang batas berdasarkan peraturan Standar Nasional Indonesia 7387:2009, batas maksimum cemaran logam berat arsen (As) dalam pangan kekerangan (Bivalve) moluska adalah 1.0 mg/kg.
Pelatihan Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Kampung Candi Rahman, Asep; Nurmidin, M Fadhel; Maddusa, Sri Seprianto; Saputro, Pujo Hari; Syahputra, Rendy
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4k5jvd32

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu isu penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengelola sampah rumah tangga berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2025 di Kampung Candi, Kelurahan Bitung Barat 1, Kota Bitung, dengan peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari masyarakat setempat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemerintahan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi praktik pemilahan sampah organik dan anorganik, pembuatan kompos sederhana, pemanfaatan sampah anorganik menjadi kerajinan, serta diskusi evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di mana 80% peserta mampu memahami materi pengelolaan sampah setelah pelatihan dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, peserta juga berhasil mempraktikkan keterampilan dasar pengolahan sampah dan menyusun strategi keberlanjutan melalui pembentukan kelompok penggerak lingkungan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan pengolahan sampah rumah tangga efektif meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
HUBUNGAN ANTARA KEBERSIHAN DIRI DENGAN KELUHAN GANGGUAN KULIT PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SUMOMPO KOTA MANADO Mendila, Meysye; Tucunan, Ardiansa A. T.; Maddusa, Sri Seprianto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49267

Abstract

Keluhan gangguan kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh petugas pengangkut sampah akibat kontak langsung dengan sampah dan lingkungan kerja yang panas serta lembap. Personal hygiene yang buruk menjadi salah satu faktor risiko utama timbulnya keluhan kulit seperti gatal-gatal, kemerahan, dan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan keluhan gangguan kulit pada petugas pengangkut sampah di TPA Sumompo Kota Manado. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas yang mengangkut sampah ke TPA Sumompo sebanyak 109 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta observasi langsung. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,7% responden memiliki personal hygiene yang kurang baik dan 45% responden mengalami keluhan gangguan kulit. Dari hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan keluhan gangguan kulit dengan  pada petugas pengangkut sampah di TPA Sumompo Kota Manado (p-value = 0,000). Semakin baik personal hygiene seseorang, maka semakin rendah risiko mengalami gangguan kulit.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) PADA PEKERJA DI PT. PLN (PERSERO) UP3 MANADO Awali, Nurbaitillah Basri; Maddusa, Sri Seprianto; Malonda, Nancy S H
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan pada tangan yang menyebabkan rasa sakit/nyeri, kesemutan bahkan mati rasa terutama di sekitar ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, dan sisi radial jari manis (Muthoharoh dkk, 2018). Berbagai faktor dapat menyebabkan seseorang terkena CTS. Faktor usia, jenis kelamin, status gizi, kehamilan, memiliki riwayat penyakit arthritis rheumatoid, diabetes mellitus, dan hypotirodisme. Faktor pekerjaan seperti masa kerja, lama kerja, dan gerakan repetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, status gizi, masa kerja, dan lama kerja pada pekerja di PT. PLN (Persero) UP3 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional study. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja pekerja di PT. PLN (Persero) UP3 Manado dengan teknik pengambilan sampling dengan total sampling. Hasil penelitian dengan penelitian uji chi square pada faktor usia diperoleh dengan nilai p = 1.000, faktor jenis kelamin nilai p = 0,272, faktor status gizi memperoleh nilai p = 0729, faktor masa kerja memperoleh nilai p = 0,016, dan faktor lama kerja memperoleh nilai p = 0,030. Hasil uji analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak adanya hubungan antara usia, jenis kelamin, dan status gizi dengan gejala CTS pada pekerja, sedangkan masa kerja dan lama kerja memiliki hubungan dengan gejala CTS pada pekerja.
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA PEKERJA DI PT. X KOTA BITUNG Pamangin, Elsa Mangambe; Sondakh, Ricky C.; Maddusa, Sri Seprianto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51291

Abstract

Produktivitas kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yaitu kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat diukur secara subjektif dan objektif, dimana kelelahan kerja subjektif mengukur tentang perasaan kelelahan yang dialami oleh seorang pekerja baik merasakan kelelahan secara fisik, mental atau emosional berdasarkan persepsi pribadinya. Kelelahan kerja subjektif yang tidak ditangani dengan baik dapat memberikan dampak negatif baik terhadap individu maupun perusahaan. Karyawan yang mengalami kelelahan kerja subjektif cenderung menunjukkan penurunan motivasi, semangat kerja, komitmen, kepuasan kerja, terjadinya gangguan psikologis (seperti mudah stress dan depresi ringan), dan bahkan dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat berujung pada meningkatnya angka keluar-masuk karyawan (turnover) dan menurunnya tingkat produktivitas kerja (Pramono, 2025). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja subjektif dengan produktivitas kerja pada pekerja di PT. X Kota Bitung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian cross sectional study, dilaksanakan di PT. X Kota Bitung dengan total sampling dari seluruh populasi pekerja bagian skinning sebanyak 58 pekerja. Pengukuran kelelahan kerja subjektif menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan kuesioner produktivitas kerja. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Spearman Rank antara kelelahan kerja subjektif dengan produktivitas kerja diperoleh p value sebesar 0,002 dengan r = -0,390 menunjukkan nilai p <0,05. Kesimpulan yang didapatkan yaitu terdapat korelasi yang bermakna antara kelelahan kerja subjektif dengan produktivitas kerja pada pekerja bagian skinning di PT. X Kota Bitung dengan kekuatan hubungan cukup dengan arah korelasi negatif, artinya semakin tinggi kelelahan kerja subjektif maka semakin tidak produktif pekerja.
Overview of Work Fatigue in Workers at Toyota Kombos Workshop in Manado City Simatupang, Yessie Angelika; Nelwan, Jeini Ester; Maddusa, Sri Seprianto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of work-induced fatigue reaches around 32% of workers globally. In Indonesia, fatigue is a contributor to work accidents recorded as many as 162,327 cases of work accidents and 358 cases of which were recorded in North Sulawesi. Workshop workers are prone to experiencing work fatigue due to the demands of work involving work activities, work environment conditions that do not meet ergonomic principles, forced work postures, repetitive and monotonous nature of work, insufficient energy intake, quality of rest time during working hours and pressure of service completion timevehicle. This study aims to find out the picture of work fatigue in workers at the Toyota Kombos workshop in Manado City. The design of this study is quantitative descriptive with a cross sectional approach on 43 respondents which is the total number of workshop workers selected using total sampling. Data were collected through interviews using the Work Fatigue Sentiment Questionnaire (KAUPK2) and then analyzed univariately to see the distribution of work fatigue. Mild work fatigue was more commonly found at the age level of 26-35 years, high school education level/equivalent, no history of illness, long working period (≥ 5 years), male, and mechanical/technician respondents. Research shows that the majority of workshop workers experience mild fatigue, which is 79.1% of respondents, workers who experience moderate fatigue are 7% of respondents, while other workers are in normal conditions, which is 13.9%. And in this study, no severe fatigue was found.
Co-Authors Adam, Kevin Akili, Rahayu H Alik, Octarens Angelia, Gabriele Christy Angkouw, Chyntia Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Asep Rahman Awali, Nurbaitillah Basri B H. R. Kairupan Bahrain, Nur Evira Anggrainy Blesstinov, Alla Gabriel Diamanis, Celsya Tasya Engka, Ovilia Natalia Farikah, Tetris Febi Kolibu, Febi Fiorela, Laura Girikallo, Grace Glory Hangkemona, Angelita C. Harvani Boky, Harvani Jootje M. L. Umboh Jootje M.L Umboh, Jootje M.L Jootje M.L. Umboh Joseph, Woodford Baren S. Kapugu, Avinia Kawatu, Paul A. T Lalu, Sweeta T. Lantho, Graselin Lendo, Ceren Lintong, Kheren Liono, Viona Velia Lontaan, Evangeline A. Lukito, Royke M Fadhel Nurmidin Mabuat, John Christian Malonda, Nancy S H Mandagi, Chreisye K.F. Mantjoro, Eva M. Mendila, Meysye Nasira, Azmi Nelwan, Ester Jeini Nusu, Servitia Nusu, Servitia Oddi R Pinontoan Paendong, Winner Hiskia George Pamangin, Elsa Mangambe Paparang, Andreas Paputungan, Siti S. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Pinontoan, Odi Pinontoan, Odie R. Polii, Okan Pomantow, Shalom Messy Thessalonika Pujo Hari Saputro Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rattu, A .J.M. Rawung, Teresia Wulan Maria Rembet, Karla Adelin Rendy Syahputra Rianna J Sumampouw Ricky C. Sondakh Rompas, Clara Lourenza Rompas, Pujiati K.D. Rontos, Arsita Apicillya P. Rumengan, Adeleide Rumerung, Malfin Saba, Risti Iriani Sabanari, Gita Leoni Sabandar, Fridela Sasiang, Evani Sekeon, Sekplin Simatupang, Yessie Angelika Sinaga, Patricia Sudiyono, Tri Setiawati Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sulaiman, Rahma Sumolang, Olfana D Sumolang, Olfana D Suoth, Visi Supit, Grevinda Regita Syaefudin, Tesa L. M. Syarifudin, Andi R. Tamon, Cecilya Tarumingi, Tania Theresia Senni Tikulembang, Waraney A. Triyono, Trisha Chatlea Louisa Walintukan, Putri Priscila Maria Warouw, Finny Watugigir, Angle T.G Wawointana, Ivana Putri Youlma Wello, Novita L. L. Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S.