Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PENDIDIK SEBAYA MELALUI MANAJEMEN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI DESA PUCAK KAB MAROS Hikmah Baharuddin, Nurul; Sani, Andi; Sididi, Mansur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3601-3606

Abstract

Remaja menjadi bentuk pendewasaan dimana peralihan dari masa anak-anak ke dewasa. Oleh karena itu, anak yang beranjak remaja dianggap berisiko untuk terkena berbagai masalah termasuk salah satunya mengenai kesehatan reproduksinya. salah satu permasalahan remaja adalah pernikahan dini yang banyak dilakukan oleh remaja. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja di desa dengan memberikan edukasi mengenai manajemen kesehatan reproduksi remaja dan membentuk remaja sebagai konselator yang nantinya dapat memberikan ruang interaktif untuk remaja saling berbagi seputar masalah kesehatan yang dihadapi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros melalu tiga tahapan yaitu mengukur pemahaman pengetahuan melalui pre test kuesioner, intervensi berupa edukasi dan evaluasi peningkatan pengetahuan melalui post test kuesioner. Peserta yang hadir dalam program pengabdian masyarakat berjumlah 22 remaja. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi terjadi peningkatan setelah intervensi dilakukan dengan rata-rata tingkat pengetahuan di atas 90%. Informasi yang telah disampaikan dan direspon baik oleh remaja mendukung pengetahuan remaja dalam peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan hal ini juga turut berkontribusi terhadap terbentuknya pendidik sebaya sebagai konselator yang dapat saling berbagi pengetahuan terhadap teman sebayanya.
EDUKASI PANGAN HALAL BERBASIS MINUMAN HERBAL TEH KELOR KAYU MANIS PADA PENDERITA DIABETES DI PUSKESMAS PARANGLOE, KAB. GOWA Nur Wahyuni Munir; Safruddin Safruddin; Mansur Sididi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4445-4449

Abstract

Daun kelor dan kayu manis merupakan salah satu contoh tanaman obat tradisional yang memiliki banyak manfaat dan kandungan nutrisi. Kedua tanaman tersebut memiliki antioksidan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh dan dapat menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan tanaman obat daun kelor dan kayu manis melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan minuman herbal pada kelompok penderita diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Media yang digunakan adalah leaflet. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan glukosa darah, kemudian dilanjutkan dengan pretest, penyuluhan kesehatan terkait kandungan dan manfaat daun kelor serta kayu manis untuk kesehatan. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi terkait cara pembuatan teh herbal daun kelor kayu manis, kemudian posttest. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan sebanyak 32% peserta memiliki glukosa darah tidak terkontrol, terjadi peningkatan pengetahuan kategori baik sebesar 42% sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan, dan terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam pembuatan teh herbal kelor kayu manis. Disarankan untuk pengabdian berikutnya dapat membuat UMKM produksi teh herbal daun kelor kayu manis.
Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Di Pulau Balang Lompo Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep Munawwarah; Hidayat; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jjbyyv27

Abstract

Diarrhea is a condition of having three or more loose stools a day, which is the main cause of death in infants and adults in Indonesia. Poor sanitation conditions, such as improper waste and sewage management and contaminated water sources, are the main risk factors for the transmission of this disease in coastal areas. This study aims to analyze the relationship between environmental sanitation, which includes the provision of clean water, ownership of healthy latrines, and wastewater management, with the incidence of diarrhea on Balang Lompo Island, Pangkep Regency. This study used a quantitative, cross-sectional design. The study population comprised all 915 heads of families (KK) on Balang Lompo Island, selected using a simple random sampling technique. Data were obtained using a questionnaire. The analysis methods used were univariate and bivariate, with the chi-square test. The results of the study showed that there was no relationship between environmental sanitation of clean water supply and the incidence of diarrhea (p-value = 0.690> 0.05%), there was a significant relationship between environmental sanitation of healthy toilet ownership and the incidence of diarrhea (p-value = 0.001<0.05%) and there was a relationship between environmental sanitation of liquid waste management and the incidence of diarrhea (p-value = 0.001<0.05%) The suggestion in this study is that the people of Balang Lompo Island, Pangkep Regency, are expected to pay attention to and maintain environmental sanitation appropriately and meet the requirements in accordance with applicable health standards.
Pengolahan Daun Kelor oleh Kelas Ibu Fatayat NU untuk Pencegahan Stunting di Kabupaten Takalar Nurul Ulfah Mutthalib; Mansur Sididi
Window of Community Dedication Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v1i2.1746

Abstract

Stunting adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan, dan kurang gizikronik. Stunting dapat terjadi sebelum kelahiran disebabkan oleh asupan gizi yang sangatkurang saat masa kehamilan, pola asuh makan yang sangat kurang, rendahnya kualitasmakanan. Kabupaten Takalar masuk dalam 1 dari 10 Kabupaten yang berkontribusiterhadap tingginya angka stunting di Sulsel sebesar 44 % di tahun 2018 dan turun menjadi25 % di tahun 2019 (Dinkes Takalar 2019). Kurangnya kesadaran tentang pentingnya giziibu akan berdampak pada kurangnya upaya yang dilakukan untuk pencegahan stunting.Kondisi ini tentunya akan berlanjut sampai dengan anak lahir. Diperlukan peningkatanpengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan ibu menyusui dalam upaya pencegahanstunting melalui penyuluhan dan pengolahan daun kelor menjadi jus kelor. Hasil akhirkegiatan ini diharapkan menghasilkan luaran berupa produk bahan pangan alternatif daridaun kelor untuk pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui dalam pencegahan stunting.Metode berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi. Sebelum dilakukan penyuluhan terlebihdahulu menilai tingkat pengetahuan peserta dengan cara pretest, begitupun dengan pelatihanpengolahan daun kelor menjadi jus kelor dilakukan dengan cara evaluasi kemampuan padasaat pengolahan dilaksanakan.
Path Analysis of Factors Affecting the Quality of Life of Hypertensive Patients At the Mandai Health Center sididi, mansur; mappanganro, andi; salsabila, andi batari; nur hikmah
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 17 No. 1 (2026): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/2y2xhr66

Abstract

Hypertension is one of the diseases that is considered the main cause of death and disability. The incidence rate of hypertension increases rapidly every year. This study aims to determine the influence of long-term suffering from hypertension, family support and medication adherence to the quality of life of patients through smoking behavior at the Mandai Health Center, Maros Regency. The type of research used is quantitative research with a cross sectional study design, which is a research design that studies the relationship between independent and dependent variables. The population in this study is all hypertension patients in the working area of the Mandai Health Center as many as 100 people. The sample in this study was 100 people using the sampling technique, namely total sampling. Statistical analysis used univariate and bivariate, with the chi square test followed by the path analyst.  The results of the study using pathway analysis showed that family support (p=0.004, β=0.279), medication adherence (p=0.011, β=-0.0274) had a significant effect on the quality of life of hypertensive patients while suffering for a long time (p=0.0.357, β=0.098), and smoking behavior (p=0.960, β=-0.005) did not have a significant effect on the quality of life of hypertensive patients at the Mandai Health Center, Maros Regency.  The suggestion in this study is that it is expected that the patient's family will always support the treatment of hypertension patients so that the level of adherence to taking medication is better.
Karakteristik Kesehatan Mental Pada Remaja Disabilitas Di SLBN Jeneponto Nurul Mutmainnah Akhmad; Mansur Sididi; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1xnqdb74

Abstract

Adolescents with disabilities are a vulnerable group experiencing various mental health problems due to physical, intellectual, and social limitations that can affect their ability to adapt and interact with the environment. Mental health disorders in adolescents with disabilities can include emotional problems, anxiety, hyperactivity, and obstacles in social relationships, with some cases reaching clinical significance. This study aims to describe the characteristics of mental health in adolescents with disabilities at SLBN Jeneponto. This study used a quantitative descriptive design implemented at SLBN 1 Jeneponto and SLBN 2 Jeneponto. The study population was all 97 students with disabilities enrolled in both schools. The study sample was determined using a total sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed univariately using SPSS. The results showed that the majority of adolescents with disabilities had undisturbed mental health (61 respondents (62.9%)), while 36 respondents (37.1%) experienced mental health disorders, some of which were clinically significant. Based on mental health characteristics, the majority of respondents experienced emotional instability (58.8%), anxiety (59.8%), did not experience hyperactivity (55.7%), had unrelated peers (53.6%), and received a democratic parenting style from their parents (53.6%). This study concluded that although the majority of adolescents with disabilities had stable mental health, a significant proportion still experienced emotional problems and anxiety, warranting targeted support. Therefore, support from families, schools, and the social environment is needed to maintain and improve the mental health of adolescents with disabilities.
Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ibnu Sina (YW-UMI) Makassar Andi Batari Salsabila; Suharni A Fachrin; Mansur Sididi; Andi Mansur Sulolipu; Ayu Puspitasari
Window of Public Health Journal Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/x2wccp41

Abstract

Job stress is one of the occupational health problems frequently experienced by healthcare workers, particularly nurses, and can impact performance, service quality, and patient safety. Hospitals should actively manage these factors to foster a supportive environment. Various factors related to work conditions are known to influence nurses' work stress levels. This study aims to determine the factors associated with work stress in nurses in the inpatient ward of Ibnu Sina Hospital (YW-UMI), Makassar. This study is a quantitative study with a cross-sectional study design. The study population was all nurses working in the inpatient ward of Ibnu Sina Hospital (YW-UMI), Makassar. The study sample consisted of 86 people selected using a total sampling technique. Data analysis was performed univariately and bivariately using the Chi-Square test with a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that workload (p = 0.002), work fatigue (p = 0.000), physical work environment (p = 0.000), and interpersonal communication (p = 0.000) were significantly associated with work stress among nurses in the inpatient ward of Ibnu Sina Hospital (YW-UMI), Makassar. This study concluded that workload, work fatigue, physical work environment, and interpersonal communication are factors associated with work stress among nurses. Therefore, hospitals need to regularly manage workload, control work fatigue, provide a comfortable work environment, and improve interpersonal communication to reduce the risk of work stress among nurses.
Co-Authors Abd. Gafur Adinda Pitaloka Ahyar AS Amaliyah, Rizka Amelinda Amir Amir, Amelinda Amiruddin, Andi Rezky Aulia Anas, Hiejrah Rahmat Andi Batari Salsabila Andi Mansur Sulolipu Andi Nurlinda Andi Sani Andi Surahman Batara Anggraini Fitri Wijayanti Arini, Sri Arman Ayu Andini, Andi Ayu Puspitasari Ayu Puspitasari, Ayu Batara Lipu, Andi Varil Brajakson Siokal Chaeruddin Hasan Christa Gumanti Manik Deitra Qharizah Ananda Een Kurnaesih Ella Andayanie Fachrin, Suharni a. Farihah Muhsanah Fatmah Afrianty Gobel Fauzia Irmayani Firka Wafiq Nurul Haq Fitriani Kasim Fitriani, Aisyah Al Fitryana, Nur Gurandi, Dhiya Fathi Ghassani Hamzah, Wardiah Haq, Firka Wafiq Nurul Harmitha Harpiana Rahman Hasan, Chaeruddin Hasri Hidayat Hidayati Nurhasana Hikmah Baharuddin, Nurul Husnul Khaeriyah Sogalrey Husnul Khatimah Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Inda Mujisari Iring Tri Amalia Janna, Miftahul Jatmika, Linda Juwita Syafri Umar Mappanganro, Andi Masriadi Masse, S. Nur Fauziyah Muh. Khidri Alwi Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nadjib Bustan Munawwarah Musdalivah, Musdalivah Nasruddin Syam Nur Asia, Nur Nur Fitryana S Nur Hikmah Nur Hikmah Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW Nur Ulmy Mahmud Nur Wahyuni Munir Nur ‘Azah Nurchalisah Basri Nurfadhillah Ridho Sulistyaningsih Nurgahayu Nurgahayu Nurhaliza Amalya Ananda Ichwan Nurhasana, Hidayati Nurmiati Muchlis Nurul Hikmah Nurul Hikmah Baharuddin Nurul Mutmainnah Akhmad Nurul Ulfah Mutthalib Oktaviana, Helmi Paputungan, Ainun Puteri, Maya Astika Rahman Rahman Rahman Rahman Ramdhani, Salsabila Nuru Rasmiaji Rasmiaji Reza Aril Ahri Rezki Maghfirah, Alfiyyah Rezky Aulia Yusuf Rida Amelia Rifai, Didit Fachri S, Syiar Cakke. S. Nur Fauziyah Masse Safruddin, Safruddin Sahrani, Sahrani Sainul, Salmila Salsabila, Andi Batari Saputra, Iswandy Rani Sartika Sartika, Sartika Satriani Septiyanti Sitti Patimah Sriwahyuni, Riska Suharni A Fachrin Sumiaty Syahrani, Vadiah Syiar Cakke. S Tias Nugraha, Ninik Wa Ode Nurfalah Wafiq Azizah Yakub, Rihhadatul Adzroo Yuliaty Yusriani, Yusriani Yusrif, Aishwara Puput Andini