Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL HUTAN LESTARI

PELESTARIAN ETNOBOTANI DI SEKITAR MAKAM SYEKH SADZALI REJENU MURIA KUDUS Salma, Vina Vitria; Hidayatullah, Ahmad Fauzan
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 4 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v12i4.60278

Abstract

The Tiga Rasa Rejenu Springs Tour and the Tomb of Sheikh Sadzali are located in the Japan Village, Kudus Regency within the scope of Mount Muria. The Muria area has high biodiversity. One of them is a Japan village that has the best natural potential with a wealth of vegetation, namely endemic plants, medicinal plants, and plants that are used by the local community for food in their daily lives. The preservation of these plants cannot be separated from the efforts of the community and Syekh Hasan Sadzali who is the guardian and founder of the Japan village. The purpose of this study was to find out the efforts of Syekh Hasan Sadzali and the people of the Muria area in preserving ethnobotany and knowing various types of plants (ethnobotany) in Japan villages. This research is a qualitative field research using a purposive random sampling strategy, the data obtained from direct interviews with local communities. The results of the study obtained 26 species of plants commonly used by Japan villagers. The community's efforts to preserve ethnobotany are by developing productive plants through abundant production (planting and nurseries) of endemic, medicinal and food plants. Keywords: Ethnobotany, Japan, Syekh Sadzali's Tomb. Abstrak Wisata Mata Air Tiga Rasa Rejenu dan Makam Syekh Sadzali terletak di Desa Japan Kabupaten Kudus dalam lingkup Gunung Muria. Di daerah Muria memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Salah satunya Desa Japan yang mempunyai potensi alam terbaik dengan kekayaan vegetasi yakni tanaman endemik, tanaman obat, dan tanaman yang dimanfaatkan masyarakat sekitar di bidang pangan dalam kehidupan sehari-hari. Kelestarian tanaman tersebut tidak lepas dari upaya masyarakat dan Syekh Hasan Sadzali yang merupakan wali dan pendiri Desa Japan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya Syekh Hasan Sadzali serta masyarakat daerah Muria dalam melestarikan etnobotani dan mengetahui berbagai jenis tanaman (etnobotani) di Desa Japan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan kualitatif dengan strategi purposive random sampling, data diperoleh dari wawancara secara langsung dengan masyarakat sekitar. Hasil penelitian diperoleh 26 spesies tumbuhan yang biasa dimanfaatkan masyarakat Desa Japan. Upaya masyarakat dalam melestarikan etnobotani yaitu dengan mengembangkan tanaman produktif melalui produksi melimpah (penanaman dan pembibitan) tumbuhan endemik, obat, dan tumbuhan pangan. Kata Kunci: Etnobotani, Japan, Makam Syekh Sadzali
Co-Authors Abror, Muhammad Faisal Abrory, Faiz Addahlawi, Hilmi Alwi Afifah, Sekar Rana Afifuddin, Muhammad Nizam Agustiar, Ahsanul Buduri Ahmad, Farchan Musthofa Alfiyyana, Winda Amalia, Sukmah Amin, Fadlilatul Ananti, Ajeng Talia Anif Rizqianti Hariz Anshoriyah, Syamila Dina Arsyadani, Ahmad Syifa Azizah Azizah, Miftakhul Azkiya, Annisa Ahmad Azzarra, Aisya Bella Bahiyah, Khoridatul Buana, Nduk Ayu Sekar Cahyawati, Septi Dewi Davany, Almira Belva Dewi, Arini Kusuma Diniyah, Maftukhatut Dirgantara, Nibras Cahya Fatimatuzzahro', Faza Aulia Fauziah, Lulu Hani Giovanie, Yossi Handayani, Shinfi Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Timothy Pascaliez Imam Mawardi Iskandar, Nafifa Isyafa Islahudin, Muhammad Ismail Ismail Isnawati, Nurul Embun Isnawati, Zakiyah Jakti, Najata Hammada Jihadah Elok Nuril A Khayati, Nurul Ani Khoir, Muhammad Romizan Kismunthofiah, Kismunthofiah Kullu Jasad, Laila Lathifah Latif, Anik Nurul Listiyono, Listiyono Lumintang, Aji Luthfi Rahman, Luthfi Maharani, Yusmita Mahendra, Reynald Liasta Maria, Vera Masyitoh, Dewi Maulida, Rukha Meivan, Wenoza Redo Mevia, Melani Febrya Arta Muchlizun, Moch. Muna, Faizatul Mursidah, Nadia Nurul Mustaghfiroh, Umi Mustajib, Mustajib Nada, Rahma Qothrun Nadhif, M. Alfin Nadhiroh, Urfun Naima, Mirtaati Ningsih, Ani Widia Nisa', Khuriyyatul Hilalin Nisa, Zakiyatun Ni’mah, Lailatul Khoirun Norra, Bunga Ihda Nugraha, Mochammad Nur Ilham Nur Hikmah Nur Istiqomah Nur, Muhammad Azka nurlita, safira Octafiani, Tri Utami Oktaviani, Eling Diar Pradipta, Reyhan Zhafar Pradjasasmitha, Malika Allfathania Pratiwi, Puspita Setiya Privani, Khoirotun Nisa’ Purbarini, Sofy Diah Ayu Putri Zulfikah Ramdhany, Levina Putri Ramdhany, Rhegita Dewi Rasyida, Nisa Rofi’ah, Ndzani Latifatur Romizan, Muhammad Romizan Khoir Rufaida, Nadia Sabilah, Rana Safitri, Ririh Megah Salma, Vina Vitria Saputri, Septia Dwi Sıdık, Muhammad Aunurrofiq Sri Rejeki Sukendar Sukendar Sundusiyah, Asfiyatus Susanti, Berliana Putri Sutrisno, Sutrisno Syauqi, Fakhriza Aqsyal Tafsir, Tafsir Taqiyah, Ashnaf Ulit Taufiq, Thiyas Tono Taufiq, Thyas Tono Tunning Putri , Ussy Emmelly Devy Udzmah, Nikmatul Utami, Diah Wahyu Tri Wafa, Muhammad Sidqul WARDAH, ZAHROTUL Wardani, Lutfi Yardan, Muhammad Abror Yuliani, Apreza Eka Zakiyah Isnawati