Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI BUAH BERBASIS AGROINDUSTRI JAHE DI DESA PEMEPEK Ayu, Candra; Wuryantoro, Wuryantoro; Nursan, Muhammad; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Wathoni, Nurtaji; Supartiningsih, Sri; Hidayati, Asri; Yusuf, M.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30401

Abstract

Desa Pemepek merupakan salah satu desa di Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, dan merupakan salah satu desa penghasil buah-buahan di Pulau Lombok. Sebagian besar lahan pertaniannya merupakan lahan bekas penambangan batu apung sehingga kurang produktif untuk usahatani tanaman pangan yang umumnya berakar pendek. Dengan kondisi demikian maka sumber penghidupan utama petani dan keluarga adalah dari tanaman buah-buahan. Namun, tanaman buah umumnya berbuah satu kali per tahun sehingga petani sering mengalami masa tidak memiliki penghasilan. Untuk itu, tanaman jahe yang banyak tumbuh di bawah tanaman buah-buahan dalam bentuk agroindustri dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk mengatasi kurang produktifnya lahan pertanian dan masalah putusnya penerimaan pendapatan akibat gap periode tanaman buah-buahan yang lama. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan: meningkatkan pengetahuan masyarakat tani terhadap potensi pengembangan agroindustri berbahan baku jahe yang dapat menjamin diperolehnya pendapatan secara kontinyu sehingga meningkatkan ekonomi keluarga petani buah di Desa Pemepek. Metode yang digunakan adalah penyampain materi penyuluhan, diskusi dan praktek. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para peserta menunjukkan respon yang cukup baik, serta berpartisapasi secara aktif dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengabdian. Terjadi peningkatan aspek kognitif dan afektif serta aspek psikomotorik, yakni terjadi peningkatan pengetahuan tentang manfaat agroindustri berbahan baku jahe dan keterampilan pengembangannya dalam memberikan nilai tambah dan penerimaan pendapatan keluarga petani buah sepanjang tahun. Para peserta termotivasi mengembangkan unit bisnis ini sehingga lebih berkualitas pengelolaan budidaya jahe yang selama ini tumbuh tanpa pemeliharaan yang optimal.
Analisis Kesejahteraan Ekonomi Rumah Tangga Petani Padi Berprevalensi Stunting di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah Ayu, Candra; Mettasari, Febriani
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i1.4864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kegiatan ekonomi produktif rumah tangga petani berprevalensi stunting di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah, (2) mengetahui kesejahteraan ekonomi rumah tangga petani padi yang berprevalensi stunting di Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Unit analisis dalam penelitian ini adalah rumah tangga petani padi yang memiliki balita kondisi  stunting di kedua desa tersebut. Sampel ditentukan dengan teknik quota sampling sebanyak 30 responden. Alat analisis yang digunakan meliputi perhitungan pendapatan rumah tangga, konsumsi rumah tangga, dan nilai tukar petani (NTP) dan perbandingan pendapatan rumah tangga dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi produktif rumah tangga petani padi meliputi sektor pertanian (usahatani padi, buruh tani, beternak) dan non-pertanian (pedagang, perangkat desa, buruh bangunan, guru/penjaga sekolah). Berdasarkan analisis nilai tukar petani, rumah tangga petani berprevalensi stunting di Kecamatan Praya tergolong tidak sejahtera, karena nilai NTP sebesar 0,9245 dan lebih kecil dari 1. Sedangkan berdasarkan indikator standar gaji minimum Kabupaten Lombok Tengah, terdapat 17 rumah tangga petani atau 56,67% yang tergolong sejahtera dan 13 rumah tangga petani atau 43,33% tergolong tidak sejahtera. Analysis of the Economic Walfare of Rice Farmer Households with Stunting Prevalence in Praya District, Central Lombok Regency Abstract The study aims to: (1) identify the productive economic activities of rice farmer households with stunting prevalence in Praya District, Central Lombok, and (2) assess the economic welfare of these rice farmer households. The research method is descriptive. The study area was selected purposively. The unit of analysis consists of rice farmer households with stunted toddlers in the two villages. A quota sampling technique was used to select 30 respondents. The analysis tools include calculations of household income, household consumption, farmer exchange rate (NTP),and  comparison of household income to the Central Lombok Regency Minimum Wage (UMK). The results show that the productive economic activities of rice farmer households include agricultural sectors (rice farming, farm labor, livestock) and non-agricultural sectors (traders, village officials, construction workers, teachers/school guards). Based on the farmer exchange rate analysis, rice farmer households with stunting prevalence in Praya District are categorized as not prosperous, as the NTP value is 0.9245, less than 1. Meanwhile, according to the minimum wage standard of Central Lombok Regency, 17 farmer households (56.67%) are considered prosperous and 13 households (43.33%) are not.