Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

INOVASI PASAR WISATA KULINER TANPA PLASTIK DAN OPTIMALISASI KESEHATAN MASYARAKAT DI PASAR DHOPLANG Mashudi, Sugeng; Munaji, Munaji; Zulkarnain, Ismail Abdurrozzaq; Hidayati, Nur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26693

Abstract

Abstrak: Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dilatarbelakangi oleh meningkatnya sampah plastik dan minimnya kesadaran akan dampaknya terhadap kesehatan. Program PMM meliputi edukasi bahaya plastik, penggantian kantong plastik dengan bahan ramah lingkungan, serta kampanye hidup sehat menggunakan herbal HiuKOL®. Program Pengabdian Masyarakat bertujuan memperkenalkan inovasi pasar tanpa plastik dan mengoptimalkan kesehatan masyarakat di Pasar Dhomplang, dengan pedagang pasar sebagai mitra. Survei pre dan post kegiatan PMM melibatkan mitra Metode kegiatan meliputi ceramah dan Praktik penggunaan obat herbal. Sebanyak 150 pedagang dan pengunjung pasar menunjukkan penurunan penggunaan plastik sebesar 99% dan peningkatan pemahaman dampak negatif plastik sebesar 85%. Partisipasi dalam pemeriksaan kesehatan rutin meningkat 75%. Hasil PMM menunjukkan bahwa pasar wisata tanpa plastik berpotensi menurunkan sampah plastik dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Program diharapkan berkelanjutan dan dapat diadopsi di pasar lain sebagai langkah menuju pasar ramah lingkungan dan sehat.Abstract: The Student Community Empowerment Programme (PMM) is driven by the growing issue of plastic waste and the limited public awareness of its impact on health. The PMM programme encompasses educational efforts on the hazards of plastic, initiatives to replace plastic bags with environmentally friendly alternatives, and a healthy living campaign featuring HiuKOL® herbal products. This community service initiative seeks to introduce innovations for a plastic-free market and to enhance public health in Dhomplang Market, engaging market traders as key partners. Pre- and post-activity surveys involving 150 traders and market visitors revealed a 99% reduction in plastic use and an 85% increase in awareness of the negative effects of plastic. Additionally, participation in routine health checks rose by 75%. The results indicate that the plastic-free market model not only holds promise for reducing plastic waste but also for boosting public health awareness. This programme is expected to be sustainable and adaptable for implementation in other markets, contributing to the development of environmentally friendly and health-conscious marketplaces. 
Pengaruh Elektroda Pengelasan Pada Baja AISI 1045 Dan SS 202 Terhadap Struktur Mikro Dan Kekuatan Tarik Winardi, Yoyok; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Krisdiantoro, Wisnu Nurandika
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27772

Abstract

Pengelasan logam adalah suatu proses pengelasan yang dilakukan pada dua jenis atau paduan logam yang berbeda. Pengelasan logam beda jenis banyak dipakai di berbagai industri, misalnya pembangkit listrik, industri transportasi, kontruksi sipil, dan lain-lain. Baja merupakan material yang banyak digunakan untuk kontruksi. Aplikasinya banyak disambung dengan logam lain. Penyambungannya dilakukan dengan pengelasan. Dalam penggabungan dua logam yang berbeda permasalahan yang sering timbul dalam pengelasan antara lain perbedaan titik lebur, koefisien muai, sifat fisis dan mekanis. Oleh karena itu dengan pemilihan elektroda pengelasan yang tepat akan menghasilkan sambungan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda pada baja AISI 1045 dan SS202 terhadap struktur mikro dan kekuatan tarik. Elektroda yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis E 6013 dan E 7018. Metode pengelasan menggunakan las SMAW. Struktur mikro dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik. Kekuatan mekanik diuji menggunakan mesin uji tarik. Hasil pengamatan struktur mikro pada masing-masing spesimen menunjukkan adanya perbedaan susunan. Struktur mikro didominasi oleh ferit dan perlit. Dengan menggunakan elektroda E7018, menghasilkan perlit yang lebih halus. Berdasarkan uji tarik, terdapat perbedaaan yang signifikan. Pada spesimen E 6013 memiliki kekuatan tarik rata-rata sebesar 275,7 kN/mm2, sedangan E 7018 memiliki kekuatan rata-rata sebesar 419,5 kN/mm2. Sehingga bisa disimpulkan, jenis elektroda mempengaruhi kekuatan tarik pengelasan baja AISI 1045 dan SS202Kata Kunci: AISI 1045; elektroda; kekuatan tarik; SS202; struktur mikro Daftar RujukanArifin J, Purwanto H, Syafa’at I. (2017). Pengaruh jenis elektroda terhadap sifat mekanik hasil pengelasan smaw baja ASTM A36. Momentum, 13(1), 27–31.Budiarsa, I. N. (2008). Pengaruh besar arus pengelasan dan kecepatan volume alir gas pada proses las GMAW terhadap ketangguhan aluminium 5083. CAKRAM, 2(2), 112–116.Gutama H.K, Wulandari D. (2000). Pengaruh Arus Pengelasan Dan Jenis Elektroda Terhadap Kekuatan Tarik Pada Steel 42. Jurnal Teknik Mesin Fakultas Teknik Unesa, (1), 1–5.Huda M, Respati B.S.M, Purwanto H. (2018). Pengelasan plat kapal dengan variasi jenis elektroda dan media pendingin. Momentum, (14), 50–56.Kurniawan. Dwi. (2019). Analisa pengaruh variasi elekroda pengelasan smaw sambungan logam baja jis g 3131 sphc dengan baja aisi ss 201 terhadap sifat mekanis. [Skripsi] Institut Teknologi Nasional MalangNasrul,Y. L.M., H. Qolik S.A, (2016). Pengaruh variasi arus las smaw terhadap kekerasan dan kekuatan tarik sambungan dissimilar stainless steel 304 dan st 37. Jurnal Teknik Mesin, Universitas Negeri Malang (1), 1-12.Pareke S, Muchsin A.H, Leonard J. (2014). Pengaruh pengelasan logam berbeda (AISI 1045) dengan (AISI 316L) erhadap sifat mekanis dan struktur mikro. Sains dan teknologi, 3(2), 191–198.Pramono, A. (2011). Karakteristik mekanik proses hardening baja AISI 1045 Media Quenching Untuk Aplikasi Sprochet Rantai. Cakram 5(1), 32–38.Sugestian, M Rizsaldy. (2019). Analisa kekuatan sambungan las smaw horizontal down hand pada plate baja jis 3131sphc dan stainless steel 201 dengan aplikasi piles transfer di mesin thermoforming (stacking unit). [Skripsi] Institut Teknologi Nasional Malang.Suhermana , R. M. Ambaritab , R. K. Simangunsongc , P.J. Simanjuntak (2018). Pengaruh jenis elektroda E6013 pada pengelasan SMAW terhadap sifat fisis dan mekanis baja SA106 grade B. Prosiding Seminar Nasional Era Industri (SNEI) UPMI Medan, 50–54Tarkono, Zulhanif, Trisulohadi Ben Fikma (2013). Pengaruh kedalaman alur back chipping pada pengelasan listrik SMAW baja karbon sedang AISI 1045 terhadap uji kekuatan tarik. Fema, 1, 18–27.Trianto A. (2016). Penelitian stainless steel 202 terhadap pengaruh pengelasan gas tungsten arc welding(GTAW) untuk variasi arus 50 A, 100 A, Dan 160 A dengan uji komposisi kimia, uji struktur mikro, uji kekerasan dan uji impact. [Skripsi]. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik UMS.Veranika R.M, Fauzie M.A, Ali H, Solihin M, (2019). Studi pengaruh variasi elektroda e 6013 dan e 7018 terdahap kekuatan tarik dan kekerasan pada bahan baja karbon rendah. Desiminasi Teknologi, 7.Wijoyo, & Aji, B. K. (2015). Kajian kekerasan dan struktur mikro sambungan las GMAW baja karbon tinggi dengan variasi masukan arus listrik. SIMETRIS, 6(2), 243–248. Yakub Y, Nofri M, (2018). Variasi arus listrik terhadap sifat mekanik mikro sambungan las baja tahan karat aisi 304. E-Jurnal WIDYA Eksakta, 1(I).7-11
Analisis Hasil Coran Dengan Penambahan Tembaga Pada Pengecoran Aluminium Limbah Rumah Tangga Terhadap Uji Tarik Dan Struktur Mikro Ardika, Rizki Dwi; Laksono, Deddy Dwisetia; Fadelan, Fadelan; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji; Akhmad, Nanang Suffiadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11674

Abstract

Aluminium merupakan material untuk membuat sebuah produk yang banyak digunakan oleh masyarakat, namun karena sering menjadi limbah ketika sudah mengalami kerusakan, maka limbah dari aluminium akan mengalami penumpukan yang akan merugikan, karena limbah aluminium tidak mudah terurai maka diperlukan penangan. Pengecoran ulang bisa menjadi upaya alternatif untuk mengurangi limbah. Dalam penelitian ini, digunakan aluminium dari panci dan wajan yang tidak terpakai dan tembaga serbuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan spesimen dengan variasi Al 500 gr Cu 0 gr, Al 500 gr Cu 10 gr, dan Al 500 gr Cu 15 gr. Proses pengecoran menggunakan cetakan pasir, serta pengujian tarik dan pengujian struktur mikro. Kekuatan tarik menurun seiring dengan penambahan tembaga, di mana spesimen dengan varasi Al 97% Cu 3% memperoleh nilai terendah dengan nilai rata-rata 78,328 Mpa, dan kekuatan tarik tertinggi diperoleh spesimen dengan variasi Al 100% Cu 0% dengan nilai rata-rata 100,769 Mpa. Analisis struktur mikro menunjukkan perubahan struktur butir pada setiap spesimen, dimana aluminium yang belum dipadukan dengan tembaga memiliki butir yang lebih rapat daripada aluminium yang sudah dipadukan dengan tembaga. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan tembaga berpengaruh pada pengecoran ulang aluminium limbah rumah tangga karena dapat menurunkan hasil pada coran, dari segi kekuatan tarik pada pengujian tarik, dan berpengaruh terhadap struktur butir pada pengujian struktur mikro.
CORROSION RESISTANCE OF PANI/POLYMORPHIC-ZRO2 MODIFIED EPOXY PAINT IN HIGH SALINITY ENVIRONMENT Munaji, Munaji; Ardika, Rizki Dwi; Ahmad, Nanang Sufiadi; Pratama, Albet Eka; Rifai, Ahmad; Azam, Alfandy Kurnia; Triwikantoro, Triwikantoro
Indonesian Physical Review Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v8i2.446

Abstract

Corrosion in high-salinity environments remains a major concern in maintaining the durability and performance of metallic infrastructure. The use of conductive polymers and ceramic nanoparticles, such as polyaniline (PANI) and zirconia (ZrO₂), has emerged as a promising strategy to improve the corrosion resistance of protective coatings. This study aims to evaluate the effect of ZrO₂ polymorphic phases—tetragonal (t-ZrO₂), monoclinic (m-ZrO₂), and a mixture of tetragonal–monoclinic (tm-ZrO₂)—on the corrosion protection performance of PANI/ZrO₂-modified epoxy coatings applied on ST42 steel. The coatings were applied using spray coating. Compositions of ZrO₂ were varied at 2.5%, 5%, 7.5%, and 10% by weight. To simulate a marine environment, corrosion resistance was assessed using Tafel plot measurements in a 3.5% NaCl solution at room temperature. The results revealed that coatings containing t-ZrO₂ and tm-ZrO₂ phases exhibited significantly lower corrosion rates than those with m-ZrO₂. At 7.5% composition, the addition of ZrO₂ reduced the corrosion rate from 0.6710 mpy (without PANI/ZrO2) to 0.3988 mpy (with PANI/m-ZrO2), 0.0364 mpy (with PANI/t-ZrO2) and 0.0212 mpy (with PANI/tm-ZrO2). These findings highlight the critical role of ZrO₂ phase composition in improving coating performance. Incorporating t-ZrO₂ and tm-ZrO₂ into epoxy coatings presents a promising pathway to enhance corrosion resistance, offering valuable potential for applications in aggressive saline environments.
The Role of Mathematics Self-Regulated Learning and Motivation on the Potential of Continuing Education Munaji, Munaji; Henra, Kiki; Ramlan, Andi Mariani; Susanti, Gemi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2024): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i1.1989

Abstract

Rendahnya rata-rata tingkat pendidikan di Indonesia menyebabkan berbagai masalah seperti kemiskinan yang tinggi, pengangguran, perkembangan ekonomi lambat dan berita Hoax. Proses pembelajaran di kelas hendaknya dapat mendukung potensi siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peranan mathematics self-regulated learning (MSRL) dan motivasi terhadap potensi siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif korelasional. Partisipan penelitian sebanyak 111 siswa SMP di semua tingkatan. yang diambil secara acak dengan teknik purposive random sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dengan empat pilihan rentang 1–4. Analisis data dilakukan dengan bantuan softwere Smart PLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MSRL berpengaruh positif terhadap potensi siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sedangkan motivasi melanjutkan pendidikan tidak perpengaruh secara signifikan terhadap potensi siswa melanjutkan Pendidikan. Dengan demikian sebaiknya guru terus mengembangkan MSRL siswa untuk mendukung potensi siswa melanjutkan Pendidikan semakin tinggi. The inadequate educational levels in Indonesia have resulted in various issues, such as high poverty rates, unemployment, sluggish economic growth, and the propagation of false news. To address this issue, it is crucial to design the learning process in the classroom to support students' potential to pursue higher education. The main aim of this study was to investigate the role of mathematics self-regulated learning (MSRL) and motivation in determining students' potential to continue their education at a higher level. This study employed a quantitative, correlational research design. The participants consisted of 111 junior high school students from all grade levels, who were selected using a purposive random sampling technique. The research instrument was a closed-ended questionnaire with four options ranging from 1 to 4. Data analysis was performed using Smart PLS 3.0 software. The findings of the study revealed that MSRL had a positive impact on students' potential to pursue higher education, while motivation to continue education did not significantly influence this potential. Hence, teachers should focus on developing students' MSRL skills to support their potential to pursue even higher levels of education.
Efek Ketebalan Terhadap Ketahanan Korosi Lapisan Cat Pada Baja Galvanis Ashwijuwan, Hafidz Aziz; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3232

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ketebalan terhadap ketahanan korosi lapisan cat pada baja galvanis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ketebalan cat terhadap laju korosi baja galvanis dan mengetahui perbandingan laju korosi galvanis yang telah dilapisi dengan variasi cat pada larutan asam dan basa. Cat yang digunakan adalah campuran cat dasar dan sintetis, dilapiskan pada baja galvanis dengan ketebalan 0,25; 0,50; 1,00 mm. Pengujian korosi dilakukan dengan metode perubahan massa di dalam larutan asam dan basa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pada larutan asam maupun basa, semakin tebal lapisan cat ketahanan korosi semakin baik. Masing-masing larutan memberikan dampak yang berbeda, dalam hal ini larutan asam (HCI) memiliki ion Hidrogen  dan ion klorida , yang membuatnya memiliki tingkat korosi yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis elektrolit lainnya, dalam hal ini larutan basa NaOH. Adapun secara umum lapisan cat lebih tahan korosi di larutan basa dibandingkan dengan larutan asam. hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan laju korosi, yaitu pada ketebalan 1,00 mm sebesar 0,00549 mmpy (pada larutan asam) dan 0,00385 mmpy (pada larutan basa). Hal ini dikarenakan reaksi kimia yang terjadi tidak dapat menembus permukaan pelapisan secara langsung, akan tetapi secara periodik akan menembus pelapisan pada masing-masing spesimen.
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan disposisi matematik siswa Munaji, Munaji
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2019): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v10i2.3960

Abstract

Penelitian PTK ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan disposisi matematik siswa. Penelitian ini di lakukan di kelas 6 MI Manbaul Hikmah Tahun Pelajaran 2018-2019 semester ganjil dengan responden sebanyak 29 siswa. Penelitian PTK ini terdiri atas 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Data yang dianalisis merupakan data skala disposisi matematik. Hasil analisis secara deskriptif menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan disposisi matematik siswa dengan perolehan skor rata-rata kelas sebesar 76,04% termasuk dalam kategori baik. Rata-rata kelas disposisi matematik siswa mengalami kenaikan pada siklus II sebesar 13,91%.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Disposisi Matematik
Analisis Pengaruh Penambahan Unsur Tembaga Pada Pengecoran Ulang Alumunium Limbah Otomotif Terhadap Sifat Mekanik Dan Struktur Bahan winardi, yoyok; Achmad, Nanang Suffiandi; Syah, Moch. Aziz Zulian; Sudarno, Sudarno; Arifin, Rizal; Munaji, Munaji
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 01 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i01.6882

Abstract

Alumunium merupakan salah satu bahan yang sering digunakan dalam komponen otomotif, salah satunya adalah velg.Untuk memperbaiki sifatnya dipadukan unsur lainnya yaitu tembaga bertujuan untuk mengetahui pengaruh sifat fisik dan mekanik paduan alumunium tembaga. Salah satu cara mengatasi limbah alumunium adalah dengan cara mendaur ulang. Variasi penambahan tembaga yaitu 5% 15%. Teknik pengecoran yang digunakan cetakan pasir, kemudian dilakukan penelitian dengan menggunakan empat pengujian yaitu kekuatan tarik, kekerasan bahan, struktur mikro, dan komposisi. Dari penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil pada uji komposisi yaitu terjadi penurunan unsur silikon (Si), mangan (Mg), titanium (Ti), alumunium (Al) dan Timah (Sn) setelah dilakukannya pengecoran ulang,namun terjadi peningkatan unsur b e s i ( Fe), tembaga (Cu), mangan (Mn), seng(Zn), kromium(Cr), nikel(Ni) dan timbal (Pb) itu sendiri mengalami peningkatan dibandingkan sebelum dicorulang karena terjadi penguapan pada saat pengecoran alumunium. Pada struktur mikro terdapat perbedaan kerapatan susunan butir terjadisetelah pengecoran ulang begitu pula pada uji tarik terjadi peningkatan tingkat kekerasan dengan rata-rata hasil sebelum dipadukan tembaga dan dicor ulang 6,49 BHN sedangkanyang sudah dipadukan tembaga dan dicor ulang 6,73 BHN. sedangkan uji tariknya terdapat sedikit perbedaan hasil dari setiap spesimen, dari specimen kekuatan tarik maksimum paduan Al-Cu teringgi diperoleh pada paduan 15% dengan nilai kekuatan tarik 107,77 Mpa . dan kekuatan tarik minimum paduan Al-Cu terendah diperoleh pada paduan Al-Si 105,79%
PENGARUH SPINDLE SPEED, FEEDING DAN CUTTING TOOL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA BERKONTUR PADA CNC MILLING Perdana, Elda Bagus; Winardi, Yoyok; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Ardika, Rizki Dwi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.7683

Abstract

Keterbatasan pada mesin perkakas konvensional tidak mampu memenuhi tuntutan permintaan permodelan yang semakin rumit. Terlalu banyak detail yang perlu dicermati seperti tingkat kekasaran permukaan dan kepresisian yang tinggi Mesin CNC memiliki keunggulan lebih jika dibandingkan mesin milling konvensional, salah satunya pengerjaan permukaan berkontur. Sehingga fokus Penelitian ini ada pada parameter pemilihan cutting tool yang digunakan pada proses finishing kontur 3D untuk menghasilkan permukaan benda berkontur yang baik. Dengan menggunakan variasi kecepatan spindle dan kecepatan potong dengan pengujian kekasaran untuk menentukan variasi pemilihan tool yang tepat. Pada proses penelitian kali ini dihasil kan 4 spesimen benda berkontur. Proses pertama pembuatan desain dengan software Autodesk Inventor, kemudian di program dengan software Mastercam X4 dan pemindahan G-code ke mesin CNC Milling serta proses terakhir pengujian kekasaran permukaan untuk menentukan pemilihan tool yang tepat. Dari hasil pengujian kekasaran dengan alat uji kekasaran Mitutoyo SJ210 diperoleh variasi tool terbaik ada Ball Endmill F1600 S4000 dengan nilai kekasaran sebesar 0,672 μm.
Pengaruh Perubahan Durasi Injeksi terhadap Kinerja Mesin Sepeda Motor Beat FI 110 cc Debry, Debry; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji; Winangun, Kuntang
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 3 No. 02 (2023): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v3i02.7687

Abstract

Kemajuan pesat sedang dibuat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan industri otomotif, khususnya sepeda motor electric fuel injection (EFI). Untuk memaksimalkan performa mesin pada sepeda motor injeksi maka perlu pengoptimalan injeksi bahan bakar ke ruang bakar. Cara yang dapat dilakukan adalah merubah durasi injeksi bahan bakar menggunakan ECU programmable aftermarket. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut. Jenis penelitian berupa pengaruh perubahan durasi injeksi terhadap kinerja mesin sepeda motor beat FI 110cc dengan variasi pengubahan durasi injeksi +5%, +10%, +15%, -5%, -10%, -15% dengan parameter yang dicari adalah torsi, daya dan konsumsi bahan bakar spesifik. Daya, torsi dan konsumsi bahan bakar spesifik berbahan bakar pertamax. Hasil pengujian variasi durasi injeksi -5% menghasilkan nilai daya terbesar 7,5 HP diputaran 4122 rpm. Hasil pengujian variasi durasi injeksi +5% menghasilkan nilai torsi sebesar 18,94 Nm diputaran 2468 rpm. Hasil pengujian variasi durasi injeksi menghasilkan nilai konsumsi bahan bakar spesifik terendah dengan nilai 0,018 kg/kWh diputaran 4000 rpm pada durasi injeksi -15% dan nilai tertinggi konsumsi bahan bakar spesifik  0,119 kg/kWh diputaran 8000 rpm pada durasi injeksi +15%.Kata Kunci: durasi injeksi, daya, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik