Articles
Pengaruh Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being) Terhadap Kepuasan Kerja (Job Satisfaction) Pada Karyawan PT. X
Qanita Nawra Ganna;
Ima Fitri Sholichah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.543 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6440
Pada masa perkembangan ini, banyak lembaga dan organisasi didirikan di Indonesia. Untuk itulah setiap perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat membantu menjalankan setiap pekerjaan dan aktivitas di dalam instansi tersebut. Karyawan membutuhkan gaji, promosi, kepemimpinan, tunjangan, penghargaan, metode kerja, karyawan, lingkungan kerja dan komunikasi bisnis untuk tetap setia kepada perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesehatan psikologis dan kepuasan kerja pada karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengambilan sampel non-random (non-probability) menggunakan teknik purposive sampling. Subyek penelitian ini adalah karyawan di PT X. Sebanyak 42 orang. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif yang signifikan antara kesejahteraan psikologis karyawan PT. X dengan kepuasan kerja.
Kualitas Persahabatan dan Harga Diri Mahasiswa Muslim
Ima Fitri Sholichah;
Prianggi Amelasasih;
Muhimmatul Hasanah
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (278.35 KB)
|
DOI: 10.26740/jptt.v13n2.p164-170
Abstract: Self-esteem is a basic human need for normal and healthy development in the process of life. One of the factors forming self-esteem is the friendship quality. Friends are cognitive and affective resources that can strengthen individual self-esteem. This study aims to empirically examine the role of friendship quality on self-esteem. The research participants were 100 Muslim students. The measuring instrument used is Friendship Quality Scale and Self-Esteem Scale. This study employs quantitative approach with linear regression analysis techniques. The results shows that the friendship quality plays a role in affecting the level of self-esteem at Muslim students (F = 5.093, R = 0.22, p <0.05). That means that the higher of friendship quality, the higher the level of self-esteem at Muslim students. Abstrak: Harga diri merupakan kebutuhan dasar manusia untuk berkembang normal dan sehat dalam proses kehidupan. Salah satu faktor pembentuk harga diri yaitu kualitas persahabatan. Teman merupakan sumber daya kognitif dan afektif yang dapat memperkuat harga diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peranan kualitas persahabatan terhadap harga diri. Subjek penelitian ini adalah 100 mahasiswa muslim. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kualitas Persahabatan dan Skala Harga Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas persahabatan berperan dalam mempengaruhi tinggi rendahnya harga diri pada mahasiswa muslim (F= 5.093, R= 0.22, p<0.05). Semakin tinggi kualitas persahabat maka semakin tinggi pula harga diri pada mahasiswa muslim.
Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Untuk Menurunkan Stres Kerja Pada Guru
Muhimmatul Hasanah;
Chilvy Dezy Ayudya;
Ima Fitri Sholichah
AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Vol 9 No 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M), STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron, Ngawi, Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53627/jam.v9i1.4796
Abstract: This study was conducted to determine the effectiveness of murottal Al-Qur'an therapy to reduce the stress work toward the teachers at Muslimat NU 29 Mahkota Kindergarten. Work stress is a reaction or psychological process of someone toward the environmental demands which are considered an unpleasant situation with the abilities that exist in him. This study tried to use the experimental quantitative methods with pre-experimental design research with a population of 20 teachers. The research design used in this study was the One – Group Pretest-Posttest Design. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique. About the data analysis technique, this study used the Wilcoxon signed rank test The results of statistical analysis showed that there was an effectiveness of murottal Al-Qur'an therapy to reduce work stress. The analysis showed that the experimental group had the experimental group with p-value = 0.012 or p <0.05 that Z count is -2.524 and sig is 0.012 of the Wilcoxon Ranks Test. It means that there was a significantly difference in the experimental group before and after the treatment given. Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al Qur’an pada penurunan tingkat stress kerja guru di TK Muslimat NU 29 Mahkota. Stres kerja merupakan reaksi atau proses psikologis seseorang terhadap tuntutan lingkungan, yang dipandang sebagai situasi yang tidak nyaman dengan kapasitas yang ada di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian berbentuk One – Group Pretest-Posttest Design. Teknik purposive sampling, digunakan untuk mendapatkan subjek penelitian yang berjumlah 20 Guru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis uji wilcoxon signed rank test. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi murottal Al Qur’an terhadapp penurunan tingkat stress guru. Kelompok eksperimen menunjukkan hasil perhitungan uji Wilcoxon Ranks Test didapatkan p-value=0.012 atau p<0.05 bahwa Z hitung adalah -2,524 dan sig adalah 0,012 yaitu ada perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikannya perlakuan.
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Stres Akademik Pada Mahasiswa Angkatan 2019 Program Studi Teknik Informatika Di Universitas Muhammadiyah Gresik
Tri Rahmawati;
Awang Setiawan Wicaksono;
Ima Fitri Sholichah
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 16 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/psikosains.v16i2.4560
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap stres akademik pada mahasiswa angkatan 2019 program studi teknik informatika di universitas muhammadiyah Gresik. Penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiwa program studi teknik informatika angkatan 2019 berjumlah 99 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini sampling jenuh. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala kecerdasan emsoional dan sekala stres akademik. Metode pengumpulan data mengunakan kuesioner dalam bentuk skala likert dengan 4 pilihan jawaban dengan uji regresi sederhana. Uji validitas skala menggunakan validitas isi (Content Validity). Uji reabilitas menggunakan teknik Alpha Cronbach dan program SPSS 18.0 For Windows.Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat di tarik simpulkan bahwa bahwa Ha ditolak Ho diterima artinya tidak terdapat pengaruh antara variabel kecerdasan emosional terhadap stres akademik mahasiswa angkatan 2019 Progam Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Gresik. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi non linear pada tabel Coefficients, terlihat dari probabilitas signifikansinya >0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ho di terima Ha di tolak artinya variabel kecerdasan emosional tidak berpengaruh oleh stres akademik, dengan persamaan matematis y=-12.606 koefisien regresi kecerdasan emsoional yaitu 0,880. Hasil analisis data dari teknik regresi non linier dari tabel model summery menunjukan bahwa nilai R2 (R Square) sebesar 0,346 atau 34,6%. Koefisien determinan digunakan untuk mengatahui prosentase pengaruh variabel independen terhadap dependen. Dapat diartikan bahwa variabel indenpenden (kecerdasan emsoional) mempengaruhi perubahan variabel dependen (stres akademik) adalah sebesar 34,6%. Sedangkan sisanya 65,4% dipengaruhi oleh variabel lain selain variabel independen yang diteliti.
Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Subjective Well Being Pada Seniman Teater Di Kota Gresik
Silvia Anggraini;
Awang Setiawan Wicaksono;
Ima Fitri Sholichah
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 17 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/psikosains.v17i1.4567
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling jenuh dan mendapatkan 35 seniman teater. Metode pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial yang disusun oleh peneliti dan skala subjective well-being terdiri dari dua subskala, yaitu: Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Positive Affect and Negative Affect Schedule (PANAS). Uji Validitas skala menggunakan validitas isi. Uji reliabilitas menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil analisis data menggunakan teknik Regresi Linier Sederhana. Diketahui bahwa nilai constant sebesar 168.560. Variabel dukungan sosial memiliki arah pengaruh negatif terhadap subjective well being, hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien proksi sebesar -0.111. Kemudian variabel dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap subjective well being. Dibuktikan nilai signifikansi sebesar 0,621 yang berarti lebih besar dari taraf signifikansi 0,05. Dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap subjective well being pada seniman teater di kota Gresik.
Perbedaan Tingkat Motivasi Kerja Ditinjau Dari Jenis Kelamin Karyawan Pada PT.X
Dianing Rianti Nur Andarini;
Awang Setiawan Wicaksono;
Ima Fitri Sholichah
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 17 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/psikosains.v17i2.4584
Penelitian ini dilakukan untuk menguji Perbedaan Tingkat Motivasi Kerja Ditinjau Dari Jenis Kelamin Karyawan PT.X. populasi dalam penelitian ini berjumlah 498 karyawan dengan sampel 84 karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data menggunakan skala likert yang disusun dalam bentuk kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah Uji beda Mann-Whitney U. Hasil yang didapatkan tidak terdapat perbedaan tingkat motivasi kerja karyawan bila ditinjau dari jenis kelamin pada karyawan PT.X dapat dibuktikan dengan hasil analisis data hasil uji mann-whitney U yang mendapatkan nilai sig sebesar 0,372 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat motivasi kerja karyawan bila ditinjau dari jenis kelamin.
Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Efikasi Diri Karyawan
Lukman Hakim;
Ima Fitri Sholichah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7183
Keberhasilan sebuah perusahaan tak pernah lepas dari karyawan yang berkualitas agar mampu mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Tingkat keberhasilan dan kesuksesan perusahaan dipengaruhi dengan tingkat efikasi diri karyawan. Dalam rangka meningkatkan efikasi diri, diperlukan pengelolaan emosi (regulasi emosi yang baik dan optimal) agar dapat mengoptimalkan potensi diri dari setiap individu. Metode penelitian menggunakan kuantitatif. Subjek penelitian yaitu karyawan dengan jumlah 77 orang. Alat ukur yang digunakan untuk efikasi diri menggunakan General Self Efficacy Scale dan pada regulasi emosi menggunakan Emotion Regulation Questionnare (ERQ). Hasil R Square dari pengaruh regulasi emosi terhadap efikasi diri menunjukkan hasil (R2 = 0,093) atau dengan arti lain regulasi emosi memiliki pengaruh sebesar 9,3% terhadap efikasi diri. Artinya, pengelolaan emosi karyawan dapat mempengaruhi kepercayaan diri yang dimiliki. Dan sebesar 90,7% efikasi diri dipengaruhi faktor lain.
PENGARUH STRES AKADEMIK TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA
Muhammad Wildan Afif;
Muhimmatul Hasanah;
Ima Fitri Sholichah
Jurnal At-Taujih Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.567 KB)
|
DOI: 10.30739/jbkid.v2i2.1718
Academic stress is something that happens in the world of education, the impact of academic stress in the form of positive and negative impacts. Positive impacts such as self-development, negative impacts such as smoking. This study aims to determine the effect of academic stress on smoking behavior in students. The research method uses a quantitative approach. The population of all active students at the University of Muhammadiyah Gresik Batch 2018 are male, using a purposive sampling technique that collects 58 active, active students. The measuring instrument of this research is the Student Life Stress Inventory (SLSI) scale developed by Gadzella (1991) and the smoking behavior scale developed by Leventhal & Cleary (1980). Test the validity of the scale using content validity. Reliability test using Alpha Cronbach. The data analysis technique used simple regression analysis with a value of sig .000 <0.05, which means that there is an influence between academic stress and smoking behavior in students.
Perbandingan Tingkat Kepercayaan Diri Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Siswa SMA Negeri 1 Cerme
Rizka Hadi Trimayati;
Ima Fitri Sholichah;
Setyani Alfinuha
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 18 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/psikosains.v18i1.5315
One of the problems that occurs in high school students today is lack of confidence in their abilities to continue their studies after graduating from high school. The purpose of this study was to find out whether there are differences in the level of self-confidence between male and female students in class XII at SMA Negeri 1 Cerme. The subject of this study was class XII students at SMA Negeri 1 Cerme. A total of 132 students were divided into 66 male students and 66 female students. The data collection technique used self-confidence questionnaire. The hypothesis testing was carried out by analyzing the median test analysis. The results of testing the hypothesis obtained Sig. (2-tailed) 0.001 <0.05, so the hypothesis in this study can be accepted, or it can be said that there is a significant difference in the difference in the level of self-confidence between male and female students.
Pengaruh Social Comparison Terhadap Subjective Well-Being Mahasiswa Pengguna Instagram Di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik
Akbar Nugraha;
Muhimmatul Hasanah;
Ima Fitri Sholichah
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/psikosains.v18i2.6272
Social comparison is an unavoidable activity when using the social media platform Instagram. This activity can have an impact on the subjective well-being of psychology students at Muhammadiyah University Gresik who use Instagram. The study aims to determine the influence of social comparison on the subjective well-being of these students. A total of 70 students participated in this research using the Incidental Sampling Technique. The method used is a quantitative approach. Data collection was conducted using scales, namely the Satisfaction with Life Scale (SWLS), Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS), and Iowa Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM).The results of the simple regression analysis indicate that the influence of social comparison on subjective well-being is 8.4%, showing an insignificant effect. Thus, students' efforts to avoid excessive social comparison can enhance their subjective well-being, although other factors that could improve students' subjective well-being need to be further examined. Keywords: Social Comparison, Subjective Well Being, college students