Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh kemampuan numerik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis Arrahman, Rahmat; Spriyanti, Nana; Susanto, Andi
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jpmrafa.v9i1.15565

Abstract

This study aims to determine the effect of numerical ability on mathematical problem solving abilities of students in class XI MAS in Bayur. This research is a quantitative study with total sampling technique. Data were collected through tests and analyzed by simple linear regression. The results showed that numerical ability had a positive effect on mathematical problem solving skills with the regression equation Y = 32.865 + 0.633X. Numerical ability has a significant effect on mathematical problem solving ability based on the significance level of the numerical ability variable is 0.000 which is smaller than 0.05. The relationship between numerical ability and mathematical problem solving ability is positive based on a correlation coefficient of 0.874. The variable of mathematical problem solving ability is influenced by 76.3% by the variable of numerical ability, the remaining 23.7% is influenced by other variables based on the coefficient of determination of 0.763.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN METAPHORICAL THINKING Wahid, Rahmatul; Eliza, Rivdya; Susanto, Andi
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v5i1.6677

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical thinking di kelas VIII MTsN 6 Kota Padang. Penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan randomized control grup only design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 6 Kota Padang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis dan data dianalisis dengan uji-t. Hasil tes kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yaitu kelas eksperimen 77,34 dan kelas kontrol 66,94. Uji hipotesis dengan alfa sama dengan 0,05 diperoleh ttabel 1,67 dan thitung 2,53. Ini berarti bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Dari hasil ini diharapkan guru dapat memilih metaphorical thinking sebagai alternatif pendekatan pembelajaran.
PENERAPAN KONSEP KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MADRASAH ALIYAH Annisa, Nurul Hasanah; Khaidir, Christina; Susanto, Andi; Wahyuna, Fitra; Hasanah, Tiara Datul
Math Educa Journal Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mej.v7i2.7027

Abstract

Education always strives to create students who always make updates for the sake of updates all the time. Not only able to be highly educated but able to be an agent of change in small and large scopes. The resulting changes and innovations are able to provide maximum contribution to the progress of a nation that has quality human resources. This research aims to find out how the Independent Learning curriculum concept is implemented, especially in mathematics subjects at MAN 1 Padang. The method used is a qualitative research method using literature study. From the research conducted, MAN 1 Padang is a school that is still implementing the 2013 curriculum in the 2022/2023 academic year. Meanwhile, for the Merdeka Belajar curriculum, the Merdeka Belajar curriculum has already been introduced, but it is still in broad outline. Meanwhile, the implementation of the independent learning curriculum will only begin to be implemented in the new academic year 2023/2024.
Kemampuan Koneksi Matematis Peserta Didik dengan Pendekatan Pembelajaran Metaphorical Thinking Wahid, Rahmatul; Susanto, Andi; Eliza, Rivdya; Azmir, Safinah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2543

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kemampuan koneksi matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical thinking di kelas VIII MTsN 6 Kota Padang. Penelitian ini adalah quasy experiment dengan randomized control group only design. Populasinya adalah seluruh kelas VIII MTsN 6 Kota Padang yang terdiri dari 14 kelas dengan VIII.13 dan VIII.14 sebagai kelas sampel. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan koneksi matematis dan dianalisis secara statistic seperti uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil tes kemampuan koneksi matematis peserta didik yaitu kelas eksperimen 82.03 dan kelas kontrol 76.08. Uji hipotesis dengan = 0.05 diperoleh ttabel = 1.67 dan thitung = . Dengan demikian ditolak dan diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematis peserta didik yang belajar dengan pendekatan metaphorical tinking lebih tinggi dari yang tidak menggunakan pendekatan tersebut. Dari hasil ini diharapkan guru dapat menerapkan pendekatan pembelajaran metaphorical thinking.
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 1 2x11 ENAM LINGKUNG YANG BELAJAR DENGAN MODEL RECIPROCAL TEACHING DAN MODEL EKSPOSITORI Amin, Muhammad Fakhril; Susanto, Andi; Mardika, Fitria
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10976

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMPN 1 2×11 Enam Lingkung. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan model Ekspositori dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain randomized control group only design. Sampel penelitian terdiri dari 57 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (Reciprocal Teaching) dan kelas kontrol (Ekspositori). Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematis yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa kelas eksperimen (78,28) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (67,68), dengan hasil uji-t menunjukkan nilai thitung=  (2,97) ttabel=  (2,37). Kesimpulannya, model Reciprocal Teaching lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa dibandingkan model Ekspositori. Hasil ini memberikan implikasi bahwa model Reciprocal Teaching dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang lebih aktif dan berorientasi pada siswa.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Peserta Didik yang Belajar dengan Google Classroom Susanto, Andi; Yanti, Yulia Desri; Fitriza, Rozi
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 8 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.v8i2.4729

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pendidik matematika di kelas XII IPA SMA Negeri 2 Solok. Instrumen dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian pada bulan Desember 2020 di SMA Negeri 2 Solok. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan pendidik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom: 1) Pendidik meminta peserta didik untuk meresume/meringkas kembali materi yang telah dipelajari. 2) Pendidik mengirimkan materi berupa file, powerpoint atupun video yang disajikan secara terstruktur dan dilengkapi  gambar. 3) Pendidik meminta peserta didik untuk menganalisis video dari materi pembelajaran. 4) Pendidik memberikan remedial untuk peserta didik yang belum tuntas dan memberikan pengayaan untuk peserta didik yang sudah tuntas. Jadi dapat disimpulkan ada beberapa upaya yang dilakukan pendidik dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar dengan google classroom di kelas XII IPA SMA Negeri 2 Solok.
Efektivitas Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Siti Chotijah; Andi Susanto
Jurnal Tadris Matematika Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2019.2.2.195-206

Abstract

The purpose of this research is comparing the conceptual understanding of students who learn with Contextual Teaching and Learning using modules in the material of Class VIII Two-Variable Linear Equation (SPLDV) System in SMP N 2 Timpeh. This study was an Quasy Experiment with a Randomized Control Group Design Only. The population of all eighth grade students of SMP N 2 Timpeh in 2018/2019 which collected 66 people. Sampling by Simple random sampling and selected class VIII students. A as experimental class and VIII. B as a control class. The results of the study, obtained an average value of students' understanding of the mathematical concepts in the experimental class and combined controls were 83.35 and 78.72. Furthermore, hypothesis testing is done for the students' ability to understand concepts, obtained that t count > t table, which states the understanding ability of students who learn through contextual Teaching and Learning using a higher module about the ability to learn concepts of students who learn through conventional learning. This shows that learning uses modules effectively in improving students' conceptual comprehension abilities.
Peran Minat Siswa dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dengan Model Pembelajaran React Aljabar, Muhammad Asimulades; Susanto, Andi; Mardison, Safri
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v10i2.9546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hubungan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan minat belajar. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh yang diajar dengan model REACT ditinjau dari minat belajar matematika. Penelitian ini adalah mixed methods, berdesain one shot case study, pada populasi kelas VIII MTsN 1 Kota Payakumbuh Tahun Pelajaran 2023/2024 dengan sampel kelas VIII.11. Instrumen yang digunakan angket minat belajar dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Berdasarkan hasil tes, diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis adalah 80,83, dan minat 75,23. Selanjutnya berdasarkan analisis data diketahui siswa dengan minat tinggi dan kemampuan pemahaman konsep tinggi sebanyak 2 orang, dan minat belajar sedang pemahaman konsep tinggi sebanyak 17 orang. Berikutnya siswa dengan minat sedang pemahaman konsep sedang sebanyak 6 orang, siswa dengan minat sedang pemahaman konsep rendah sebanyak 1 orang serta siswa dengan minat rendah pemahaman konsep rendah sebanyak 4 orang. Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa yang memiliki minat belajar tinggi, sedang atau rendah juga memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang berbeda pula yaitu tinggi, sedang, dan rendah.
Pemahaman Konsep Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Aplikasi Geogebra Putri, Sinta Maidatul; Susanto, Andi
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/lattice.v3i2.7490

Abstract

This study was motivated by the low ability of concept understanding assisted by class VII SMP N 1 Padang Panjang. This is because the selected media-assisted learning model has not developed concept understanding skills. The solution is to use Problem Based Learning Model assisted by GeoGebra Application. This study aims to determine the concept understanding ability of students who learn using the Problem Based Learning Model assisted by Geogebra Application is higher than the concept understanding ability of students who learn using ordinary lessons. The type of research is quasy experiment with control group only design. The population is VII grade students of SMP N 1 Padang Panjang. The instrument used is a test of concept understanding ability assisted by data analyzed by t-test. The experimental class concept understanding ability test results were 79.33 assisted control class was 70.33. Hypothesis test  with obtained tcount = 1,81 and   . It is concluded that the ability to understand concepts taught with Problem Based Learning Model assisted by GeoGebra Application is higher than the ability to understand the concepts of students with ordinary learning.Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan pemahaman konsep berbantuan kelas VII SMP N 1 Padang Panjang. Hal ini dikarenakan model pembelajaran berbantuan media yang dipilih belum mengembangkan kemampuan pemahaman konsep. Adapun solusi dilakukan adalah menggunakan Model Problem Based Learning berbantuan Aplikasi GeoGebra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep siswa yang belajar menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Aplikasi Geogebra lebih tinggi dibandingkan kemampuan pemahaman konsep siswa yang belajar menggunakan pelajaran biasa. Jenis penelitian adalah quasy eksperiment dengan control group only design. Populasimya adalah siswa kelas VII SMP N 1 Padang Panjang. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep berbantuan data dianalisis dengan uji-t. Hasil tes kemampuan pemahaman konsep kelas eksperimen adalah 79.33 berbantuan kelas kontrol adalah 70.33. Uji hipitesis dengan didapatkan . Disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep yang diajar dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Aplikasi GeoGebra lebih tinggi dari pada kemampuan pemahaman konsep siswa dengan pembelajaran biasa.
Kemampuan berpikir komputasional matematis pada materi trigonometri Susanto, Andi; Eliza, Rivdya; Santana, Rayhan Meldi; Safitri, Tasya
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v14i1.9746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami konsep trigonometri. Berpikir komputasional merupakan keterampilan mendasar dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya dalam mengidentifikasi pola, melakukan abstraksi, dan merancang algoritma solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain post-test only, yang melibatkan partisipan yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan hasil tes keterampilan berpikir komputasional. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi aspek-aspek pemikiran komputasional mahasiswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami trigonometri dikategorikan menjadi tiga tingkatan berdasarkan interval nilai, yaitu tinggi (x ≥ 77,72) dengan 11 mahasiswa, sedang (39,46 ≤ x 77,72) dengan 37 mahasiswa, dan rendah (x 39,46) dengan 7 mahasiswa. Mahasiswa dengan keterampilan berpikir komputasional yang tinggi mampu menerapkan strategi pemecahan masalah secara sistematis seperti dekomposisi masalah, pengenalan pola, abstraksi, dan penggunaan algoritma. Sebaliknya, siswa dengan keterampilan berpikir komputasional yang rendah mengalami kesulitan memahami konsep trigonometri dasar dan kurang mampu menerapkan strategi solusi yang efektif. Temuan ini menyoroti peran penting peningkatan keterampilan berpikir komputasional dalam memperdalam pemahaman siswa terhadap konsep trigonometri. Berdasarkan hasil temuan, disimpulkan bahwa kemampuan berpikir komputasional mahasiswa dalam memahami materi trigonometri berada dalam kategori tinggi, sedang dan rendah.Kata kunci: Berpikir Komputasional; Matematika; Pembelajaran Matematika; Pemecahan Masalah; Trigonometri;