Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analysis of the Influence of Work Flexibility, Financial Compensation, and Employee Empowerment on Employee Job Satisfaction at PT Propan Raya ICC Palembang Wulandari, Rika; Lazuarni, Shafiera; Kurniawan, Mohammad
JEM17: Jurnal Ekonomi Manajemen Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jem17.v10i2.132862

Abstract

This study aims to analyze the influence of work flexibility, financial compensation, and employee empowerment on job satisfaction at PT Propan Raya ICC Palembang. The background of this research is based on the phenomenon occurring within the company, where employees are beginning to demand more than just competitive salaries they also seek flexible working arrangements, fair compensation, and opportunities to be empowered in their roles. Based on interviews with several employees, it was found that rigid working systems, perceived unfair compensation, and limited autonomy negatively impact job satisfaction. This research adopts a quantitative approach using a survey method, with questionnaires distributed to 85 respondents, representing the total population used as the study sample. The results of multiple linear regression analysis show that both partially and simultaneously, the three independent variables work flexibility, financial compensation, and employee empowerment have a positive and significant effect on job satisfaction. These findings support Maslow's hierarchy of needs theory, which states that job satisfaction is achieved when employees’ needs from basic to self-actualization are fulfilled. This research is expected to serve as a reference for PT Propan Raya ICC Palembang in formulating more adaptive, fair, and empowering work policies to enhance employee satisfaction and loyalty. Keywords: Work Flexibility, Financial Compensation, Employee Empowerment, Job Satisfaction.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Turnover intention di PDAM Tirta Randik Mansyur, Imam; Emilda, Emilda; Lazuarni, Shafiera
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16283

Abstract

Turnover intention karyawan merupakan isu strategis dalam manajemen sumber daya manusia, khususnya pada organisasi pelayanan publik yang keberlanjutan operasionalnya sangat bergantung pada stabilitas tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir, kompensasi, beban kerja, dan keterikatan kerja (work engagement) terhadap turnover intention karyawan pada PDAM Tirta Randik Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif asosiatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 81 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa seluruh indikator penelitian memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, sedangkan uji asumsi klasik menegaskan bahwa model regresi telah memenuhi persyaratan normalitas, bebas multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan karir, kompensasi, beban kerja, dan keterikatan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Namun, secara parsial hanya variabel beban kerja yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, sementara pengembangan karir, kompensasi, dan keterikatan kerja tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa beban kerja merupakan faktor paling dominan dalam mendorong keinginan karyawan untuk meninggalkan organisasi, meskipun karyawan memiliki persepsi yang relatif positif terhadap peluang pengembangan karir, sistem kompensasi, dan tingkat keterikatan kerja. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi distribusi beban kerja dan penataan kembali tugas secara proporsional sebagai strategi untuk meningkatkan retensi karyawan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi Job Demands-Resources Model dan teori stres kerja dalam menjelaskan dinamika turnover intention pada organisasi pelayanan publik.