Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

THE BLENDED LEARNING ACCOMPLISHMENT OF COMPUTER AND NETWORK ENGINEERING EXPERTISE PROGRAM IN VOCATIONAL SCHOOLS Aries Alfian Prasetyo; Setiadi Cahyono Putro; I Made Wirawan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 23, No 2 (2016): (October)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.534 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v23i2.13180

Abstract

This study aims to (1) describe supporting and inhibiting factors in blended learning implementation for the students of computer and network engineering expertise program and (2) describe the accomplishment level of the implementation. This study is designed as a descriptive study with quantitative approach. The research object is the blended learning implementation in computer and network engineering expertise program in SMK N 1 Baureno Bojonegoro. The research subjects consist of teachers, facilities, materials and applications and students in the blended learning implementation process. The data was collected using observation, surveys and interviews. It was analyzed using percentages and classification analysis. The results reveals that the blended learning has been appropriately implemented. It is proven by the analysis result of supporting and inhibiting factors including facilities, teachers’ skill, materials and applications and blended learning accomplishment. The result is also supported by the description about blended learning activity, the use of facilities, blended learning composition and the impact of implementing blended learning. The weaknesses in the implementation process are the low quantity and quality of personal computers and inadequate internet connection. Teachers and school boards are expected to work collaboratively to solve the problems thus the implementation of blended learning can be maximized.
Evaluasi Sifat Bending, Tarik dan Morpologi dari Komposit Polyester/Serbuk Serat Hibiscus Tiliaceus setelah diperlakukan dengan NaOH Nasmi Herlina Sari; Emmy Dyah Sulistyowati; Sinarep Sinarep; Pandri Pandiatmi; I Made Wirawan; Suteja Suteja; Yusuf Akhyar Sutaryono; Sujita Sujita; Rozan Hermansyah; Muhammad Rama Setiyadi
Jurnal Mettek: Jurnal Ilmiah Nasional dalam Bidang Ilmu Teknik Mesin Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Magister Teknik Mesin Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/METTEK.2021.v07.i02.p04

Abstract

Telah diinvestigasi komposit poliester yang dimodifikasi dengan serbuk dari serat hibiscus tiliceus (HT) sebagai inovasi dari material komposit yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sifat mekanik dari komposit dari serbuk hibiscus tiliaceus (HT) setelah direndam dalam larutan alkali dalam periode berbeda. Sebelum dibuat komposit, serbuk HT direndam dalam alkali NaOH 5% selama waktu berbeda yaitu 2, 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Teknik pembuatan komposit dilakukan dengan teknik hand lay-up; resin poliester sebagai matrik dengan hardener dari metil etil keton peroksida 1% dicampur, kemudian dituang ke dalam cetakan dan diberi tekanan 5 MPa selama 12 jam. Sifat kekuatan tarik, modulus elastisitas dan kekuatan bending telah dievaluasi. Hasil studi menunjukkan bahwa lama perendaman serbuk HT dalam NaOH memberikan efek pada sifat mekanik dari komposit serbuk HT/polyester. Setelah serbuk direndam dalam NaOH selama 2 jam, 4 jam dan 6 jam, kekuatan tarik dan bending dari komposit meningkat yang dikaitkan dengan ikatan interface antara serbuk HT-poliester bertambah kuat, tetapi kekuatannya menurun setelah serbuk direndam selama 8 jam karena serbuk HT rusak dan pullout. Analisa SEM menunjukkan morpologi patahan yang rapat dan padat antara serbuk dan poliester serta adanya serbuk HT pullout. Ditinjau dari kekuatan tariknya, komposit yang dihasilkan ini dapat menjadi alternatif pengganti komposit serat gelas. A polyester composite modified with powder from Hibiscus Tiliceus fiber as a new composite material. This study aims to evaluate the mechanical properties of the composite of Hibiscus tiliaceus (HT) powder after being immersed in an alkali solution for different periods. Before making the composite, the HT powder was immersed in 5% NaOH for times; 2, 4, 6, and 8 (hours). The composite manufacturing technique has been carried out using the hand lay-up technique; polyester resin as a matrix with a hardener of 1% methyl ethyl ketone peroxide mixed, then poured into molds and under the pressure of 5 MPa for 12 h. The properties of tensile strength, modulus of elasticity, and bending strength have been evaluated through tensile and bending tests. The results showed that the tensile and bending strengths of the composite increased after the HT powder was soaked from 2 h to 6 h; it is due to an increase in the interfacial bond between the HT powder-polyester, but the composite strength decreased after the powder was soaked for 8 h because the HT powder was damaged and powder pullout occurs. SEM analysis shows a tight and dense interface between the powder and polyester and the presence of HT powder pullout. In terms of tensile strength, the resulting composite can be an alternative to glass fiber composites.
Design and Implementation The Learning of Classification Aromatherapy made from Indonesian Spices using K-Nearest Neighbor (KNN) Maulia Wijiyanti Hidayah; Muhammad Ashar; I Made Wirawan
Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.58 KB) | DOI: 10.17977/um072v1i12019p21-33

Abstract

Indonesia is country that has various plants which have many benefits for human. There are more than 31 types of medicinal plants as one of material that needed by industry as traditional medicine and spices. Traditional spiceal medicine comes from spiceal plants that used from Indonesian spices. This spices can produce aromatherapy include essential oils. Aromatherapy can help in maintaning the healthy of human body. This is necessary that aromatherapy can be classsified using K-Nearest Neighbor to classify aromatherapy from Indonesian spices. The accuracy result which shown by K-Nearest Neighbor algorithm is 97.5 percent, the accuracy data testing using confusion matrix which will be followed by front end and back end testing that shown the valid result for application design and valid using weka application with an accuracy result of 97.5 percent. This research will produce product such as android application that can be accessed by android users.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN STRATEGI METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR Amalia Beladinna Arifa; Slamet Wibawanto; I Made Wirawan
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.595 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss3.2018.173

Abstract

Model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) adalah model pembelajaran yang menekankan kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa, yang secara kolaboratif dan di bawah pengarahan seorang guru dapat merancang kegiatan, memecahkan masalah, membuat keputusan, melakukan kegiatan serta evaluasi tindak lanjut dan pada akhirnya akan menghasilkan suatu produk nyata. Keterlaksanaan model pembelajaran ini selaras dengan tahapan-tahapan dalam strategi metakognitif. Sehingga melalui pelaksanaan strategi metakognitif yang menyatu pada model pembelajaran berbasis proyek, siswa diharapkan mampu untuk meningkatkan hasil belajar, kemampuan kerjasama, dan kemampuan metakognitif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan atau mendeskripsikan fenomena-fenomena yang sesungguhnya terjadi di lokasi penelitian. Jenis penelitian yang diterapkan termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) atau yang disebut Classroom Action Research. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 5 Malang yang berjumlah 36 orang. Metakognitif siswa diukur dari inventori metakognitif, hasil belajar siswa diukur dari nilai proyek dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning memiliki rata-rata metakognitif 68,10 pada siklus I dan rata-rata metakognitif 71,10 pada siklus II. Serta memiliki rata-rata hasil belajar 79,59 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 72,22% pada siklus I dan rata-rata hasil belajar 84,45 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 94,44% pada siklus II. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan metakognitif dan hasil belajar siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 5 Malang dengan penerapan model pembelajaran Project Based Learning.
Damerau Levenshtain Distance dengan Metode Empiris untuk Koreksi Ejaan Bahasa Indonesia Aji Prasetya Wibawa; Pundhi Yuliawati; Puji Santoso; Ridwan Shalahuddin; I Made Wirawan
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 12, No 3 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Informatika FIK Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ilkom.v12i3.600.176-182

Abstract

Damerau Levenshtein Distance (DLD) adalah algoritma untuk koreksi kesalahan penulisan. Kesalahan terjadi karena penyisipan, penghapusan, pertukaran, dan penggantian alfabet dalam sebuah kata. Ini mungkin terjadi karena hilangnya spasi di antara dua kata. DLD tidak dapat mengatasi masalah kehilangan spasi. Karenanya, makalah ini bertujuan untuk menggabungkan DLD dengan Metode Empiris untuk memperbaiki kesalahan ini. Alhasil, algoritma kombinasi dapat mengungguli DLD asli dalam memeriksa kesalahan ejaan Teks Bahasa Indonesia dengan akurasi 97%.
APLIKASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF TEKNIK ANIMASI 3D BERBASIS MULTIMEDIA Triyanna Widiyaningtyas; I Made Wirawan; Ega Gefrie Febriawan
SENTIA 2016 Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.717 KB)

Abstract

Matapelajaran Teknik  Animasi  3  Dimensi  merupakan  salah  satu  matapelajaran  yang  dipelajari  pada program keahlian multimedia. Matapelajaran ini diajarkan pada kelas XI dan memiliki bobot 8 Jam Studi (JS) yang dibagi menjadi 2 semester. Namun pada penerapannya, matapelajaran ini hanya diajarkan dalam satu semester, karena terdapat kegiatan Praktik Industri (PI) yang harus dilakukan oleh siswa selama satu semester. Berdasarkan hasil observasi terhadap guru matapelajaran Teknik Animasi 3 Dimensi, hal tersebut membuat materi yang dapat diserap oleh siswa menjadi berkurang karena keterbatasan waktu dan materi yang diajarkan juga cukup banyak. Selain itu,  media  yang digunakan dalam pembelajaran ini hanya  modul praktikum dengan sedikit penjelasan yang menyebabkan siswa kurang memahami materi. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan sebuah aplikasi pembelajaran interaktif berbasis multimedia pada kompetensi teknik animasi 3D. Metode penelitian yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi ini adalah model pengembangan Arif Sadiman. Adapun langkah-langkah dalam model pengembangan Arif Sadiman adalah menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa, merumuskan tujuan instruksional, merumuskan butir materi, mengembangkan alat evaluasi,  pembuatan naskah,  mengadakan uji coba, revisi, dan naskah siap produksi. Validasi aplikasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi untuk menentukan kelayakan dari aplikasi yang dikembangkan. Sedangkan uji coba aplikasi pembelajaran interaktif ini terdiri dari tiga tahap, yaitu: uji coba perseorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil validasi ahli media diperoleh persentase kelayakan 92% dan hasil validasi ahli materi adalah 84,72%. Dari hasil uji coba perseorangan diperoleh persentase sebesar 87,50%, uji coba kelompok kecil sebesar 89,13%, dan uji coba lapangan  sebesar 89,63%. Rata-rata persentase kelayakan secara  keseluruhan adalah 88,60%. Berdasarkan kriteria kelayakan menurut Akbar dan Sriwiyana (2011), secara keseluruhan aplikasi pembelajaran interaktif ini dinyatakan sangat layak untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teknik animasi 3 dimensi.
Pengembangan oven dengan kontrol elektronik untuk peningkatan kapasitas dan kualitas produksi kue bolu Muladi Muladi; Yuni Rahmawati; I Made Wirawan; Samsul Hidayat; Fachur Rozy Dwi Septian; Fiqhy Isrofil
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v4i2.9166

Abstract

Community service with SME Sakinah Bakery is carried out to increase the production capacity and quality. Sakinah Bakery produces sponge cake and pastries that are very popular within the community and spread across 500 vendor shops in Malang City and Regency. Consumer demands has not been fully fulfilled due to low production capacity. About 10% of the product are undercooked or overcooked. These low quality products reduce the taste and aroma, breaks easily and becomes mushy quickly. Based on surveys and interviews, partner needs an large capacity oven that can produce well-cooked biscuits. The production tool that determine the cake ripeness is oven. This problem is overcomed by making an oven with electronic controls to stabilize the temperature and baking time. Temperature control with sensor feedback mounted on the combustion chamber forms a stable closed loop control system. Proper heating is obtained by controlling the LPG main valve. The three furnaces are spread out to get an even heating. The oven was able to increase 60% the production capacity per bake. The number of fail product decreases by 5.19% indicated that the product quality increases. Technology transfer in the form of training is carried out to maintain the quality.
PEMETAAN ANIMO PESERTA DIDIK SMK NEGERI PRODI KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA SE-KOTA MALANG UNTUK MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI DENGAN PRODI YANG SEBIDANG Anggi Kusuma Irawan; Tri Atmadji Sutikno; I Made Wirawan
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Prodi Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/janapati.v8i2.17574

Abstract

Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa melanjutkan ke perguruan tinggi tidak hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) saja. Peserta didik SMK dapat mengembangkan potensi di perguruan tinggi dengan prodi yang sesuai dengan jurusan yang digeluti untuk menjadi teknisi yang handal dibidangnya. Dalam penelitian ini terdapat seberapa besar animo peserta didik SMK prodi keahlian teknik komputer dan informatika untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan prodi yang sebidang serta faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik SMK Negeri prodi keahlian teknik komputer dan informatika kelas 12 tahun ajaran 2018/2019 Se-Kota Malang dengan jumlah sampel 559 peserta didik dan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analis yang dilakukan berhasil mendapatkan 72,63% peserta didik ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dan 27,37% memilih untuk tidak melanjutkan. Kecenderungan animo peserta didik yang ingin melanjutkan perguruan tinggi berada pada kategori tinggi yaitu 56,15%. Presentase skor faktor yang mempengaruhi yaitu, faktor dari dalam diri sendiri 82,53% berada pada kategori sangat tinggi, faktor lingkungan keluarga 79,58% berada pada kategori tinggi, dan faktor lingkungan sekolah 74,62% berada pada kategori tinggi. Kemudian sebanyak 70,93% peserta didik memilih prodi yang sebidang. Penelitian ini berhasil mengungkap: (1) Kecenderungan animo berada pada kategori tinggi; (2) presentase skor faktor dalam diri sendiri lebih besar; (3) sebagian besar memilih prodi yang sebidang; (4) prodi teknik informatika paling banyak diminati.
Pendeteksi Kecepatan Proyektil Mortir Bertekanan Udara Menggunakan Sinar Inframerah Arya Mahesa Jenar; Dyah Lestari; I Made Wirawan
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.391 KB)

Abstract

Dalam menggunakan sebuah proyektil tidak diketahui seberapa besar kecepatan yang dihasilkan. Selain dari pengaruh tekanan sel mesiu yang dihasilkan mengikuti standar internasional, panjang laras dan banyak ulir dalam laras yang digunakan dapat mempengaruhi percepatan, sehingga kecepatan proyektil tersebut bertambah cepat dan harus dapat diperkirakan. Pada kasus kali ini pengukuran kecepatan proyektil dilakukan pada mortir latih bertekanan udara yang digunakan untuk pelatihan kadet, gaya dorong proyektil dipengaruhi oleh tekanan udara yang digunakan sehingga mempengaruhi kecepatan yang dihasilkan agar dapat benar- benar terlontar ke langit. Karena dalam pelatihan kadet jangkauan jatuh mortir sangat diperlukan sebagai pelatihan penggunaan mortir yang sesungguhnya, maka faktor kecepatan proyektil mortir yang harus dapat di deteksi dengan mengukurnya menggunakan alat. Dengan menggunakan cahaya inframerah, uji coba dapat dilakukan diluar ruangan selayaknya menembak sungguhan. Sistem akan memulai manghitung waktu selama sensor mendeteksi ujung kepala proyektil hingga ekor proyektil. Besar nilai panjang objek harus sudah diketahui dan diprogramkan pada microcontroller, panjang objek proyektil yang digunakan sekitar 50 cm. Hasil pengukuran menunjukkan besar kecepatan yang dihasilkan oleh proyektil mortir dengan tekanan udara 50 psi sekitar 102 m/s hingga 129 m/s berdasarkan pada waktu yang didapat dan panjang proyektil.
Automatic Hand Sanitizer untuk Warga UPT Tuna Netra Jawa Timur Yuni Rahmawati; I Made Wirawan; Slamet Wibawanto
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.286 KB)

Abstract

Following the execution of the national emergency phase for the COVID 19 pandemic, the new normal period is a new chapter in human life. Several public facilities, including school grounds, that were previously closed during the new normal period have reopened. The presence of a handwashing station or the provision of hand sanitizer is one of the health standards that must be followed in public areas, one of which is a school. However, because the virus is left behind in the hand sanitizer lever when it is alternately pressed, the hand sanitizer lever can be a mechanism of transmitting COVID 19. As a result of this Elektro Mengabdi (EM) activity, an automatic hand sanitizer tool that sprays hand sanitizer without pressing the sprayer lever was produced. To avoid COVID 19, this tool can provide health protection support for teachers, educators, students, and some persons who enter and exit the UPT Tuna Netra East Java school. Masa new normal adalah sebuah babak baru kehidupan manusia pasca diberlakukannya periode darurat nasional pandemi COVID 19. Beberapa fasilitas publik yang sebelumnya ditutup di masa new normal kembali dibuka, di antaranya adalah tempat sekolah. Salah satu protokol kesehatan yang harus dijalankan di tempat-tempat umum, salah satunya tempat sekolah, adalah adanya tempat cuci tangan atau penyediaan hand sanitizer. Namun, tuas hand sanitizer yang ditekan secara bergantian malah bisa menjadi sarana persebaran COVID 19 karena tertinggalnya virus di tuas hand sanitizer tersebut. Oleh karena itu, melalui kegiatan Elektro Mengabdi (EM) ini dikembangkanlah sebuah alat automatic hand sanitizer otomatis yang dapat menyemprotkan cairan hand sanitizer tanpa menyentuh tuas sprayer. Alat ini mampu memberikan dukungan perlindungan kesehatan bagi pengajar, pendidik, siswa siswi maupun bebrapa orang yang keluar masuk kedalam sekolah UPT Tuna Netra Jawa Timur agar terhindar dari COVID 19.
Co-Authors A.N. Afandi Abdul Syukor Mohamad Jaya Abdullah Iskandar Syah Agung Witjoro Ahmad Fahmi Ahmad Lutfi Hidayatulloh Ahmad Nurdiansyah, Ahmad Aji Prasetya Wibawa Amalia Beladinna Arifa Anggi Kusuma Irawan Anik Nur Handayani Argeshwara, Dityo Kreshna Aries Alfian Prasetyo Aripriharta - Arisatya Bharotoyakti Arrohman, Maulana Ludfi Arya Mahesa Jenar Ashar, Muhammad Atmaja, Muhammad Bayu Setya Wahyu Azlan Mohd Zain Bayu Koen Anggoro Dessy Rif’a Anzani Didik Dwi Prasetya Dila Umnia Soraya Dwi Septian, Fachur Rozy Dyah Lestari Ega Gefrie Febriawan Emmy Dyah Sulistyowati Enggie Hendrawan Saputra Fachur Rozy Dwi Septian Ferina Ayu Pusparani Fiqhy Isrofil Firmansyah, Ravi Rangga Wahyu FX Yuswantoro Dwi Irawan Gisra Rahmadhita Handrawan Hary Suswanto Hendra Susanto Heru Wahyu Herwanto Ifa Ibriza Rahmatun Nisa Indrasari, Novita Tri Indrazno Siradjuddin Irawan, Anggi Kusuma Isrofil, Fiqhy Isyatul Karimah Kornelius Kamargo/Irawan Dwi Wahyono Kornelius Kamargo Kusumawardana, Arya Latt, Aung Ko M. Alfian Mizar Mahfud Jiono Marizan Sulaiman Maulia Wijiyanti Hidayah Megana, Agis Adienia Haqi Meriatami, Alfeina Zakkya Moh. Zainul Falah Mokh Sholihul Hadi Mokhammad Nasrulloh Muhammad Afnan Habibi Muhammad Iqbal Akbar Muhammad Rama Setiyadi Muhammad Rodhi Faiz Muladi Nasmi Herlina Sari Novendra, Irvandy Ilza Nurrohman, Andrian Bima Oheo K. Haris Osamu Fukuda Pandri Pandiatmi Puji Santoso Puji Santoso Pundhi Yuliawati Raffi Taufik Gushardana Rajib Muhammad Basthony Retno Indah Rokhmawati Ridwan Shalahuddin Rozan Hermansyah Samsul Hidayat Samsul Hidayat Setiadi Cahyono Putro Shalahuddin, Ridwan Shidiqi, Maulana As Sinarep Sinarep Siti Sendari Slamet Wibawanto Soenar Soekopitojo Suci Lestari Sugiono, Bhima Satria Rizky Sujita Sujita Sujito . Sujito Sujito Suteja Suteja Syaad Patmanthara Syafirly, Muhammad Rifqi Rajwa Tri Atmadji Sutikno Triyanna Widiyaningtyas Wahyu Sakti Gunawan Irianto Welly Antonius Widinata, Fandi Widiyanintyas, Triyanna Yuliawati, Pundhi Yuni Rahmawati Yusuf Ahyar Sutaryono Zaeni, Ilham Ari Elbaith Zakiyah Amalia