Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care (ANC) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Melai Kota Baubau: The Relationship Between Pregnant Women’s Knowledge And Attitude Toward Pregnancy Danger Signs And Adherence To Antenatal Care (ANC) In The Working Area Of UPTD Puskesmas Melai, Baubau City Fitriani Fitriani; Muhamad Subhan; Nasrah Nasrah; Rininta Andriani
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1722

Abstract

Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan Antenatal Care (ANC) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Melai Kota Baubau (dibimbing oleh Fitriani dan Muhamad Subhan). Data UPTD Puskesmas Melai Kota Baubau tahun 2025 menunjukkan sasaran ibu hamil 99 orang, dengan capaian K1 81 ibu hamil (81%), K4 79 ibu hamil (79%), dan K6 64 ibu hamil (64%), sementara target capaian kunjungan ditetapkan 100%. Kesenjangan ini diduga berkaitan dengan rendahnya pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan Antenatal Care (ANC) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Melai Kota Baubau. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Melai sebanyak 40 orang, seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk variabel pengetahuan dan sikap, serta lembar observasi Buku KIA untuk variabel kepatuhan ANC. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan kurang (40,0%), bersikap positif (55,0%), dan tidak patuh melakukan ANC (57,5%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan ANC (p=0,046) dan antara sikap ibu hamil dengan kepatuhan ANC (p=0,019). Kesimpulan penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan berhubungan dengan kepatuhan melakukan Antenatal Care (ANC), sehingga diperlukan peningkatan edukasi kesehatan reproduksi untuk mendorong kepatuhan ANC