Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Gugatan di Pengadilan TUN Terkait Keabsahan SK Caretaker Ketua RT oleh Lurah (Studi Perkara No.xxx/G/2022/PTUN.Jkt) Prihatin, Onytra Nirwana; Wagiman, Wagiman
Multidisciplinary Journal of Education , Economic and Culture Vol. 1 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/mjeec.v1i1.53

Abstract

The study began with the RT selection process, which was suspected of cheating, namely the circulation of 'domicile blanks that were suspected to have been signed' by the person who served as the Head of the Village Government Section who was also the Chairperson of the RT Election Committee to vote in the election of the local RT leader. Then the RT selection process took place smoothly and the RT head was elected. The purpose of this research is to determine the position of the caretaker in the perspective of administrative law, and the legality of the Caretaker SK issued by the Lurah according to Administrative Law. This study uses the normative juridical method, using primary legal material, in the form of a decision of the Jakarta State Administrative Court (TUN), No.160/G/2022/PTUN.JKT dated July 14, 2022. The results of the study obtained, Decree or Caretaker Decree or SK Caretaker who Published by the local village head according to law. The candidate who had lost, has carried out objection procedures, by reporting to the "superiors" of the committee chairman, namely the Lurah. Because the objection was not responded to, then the losing candidate filed a lawsuit to the TUN court. The verdict, the judge rejected the entire lawsuit, with the consideration that the Caretaker Decree issued was the authority of the Lurah, even if there were suggestions from the Provincial Government Bureau for re-election. The plaintiff, then submitted an appeal of the TUN High Court, on the grounds that the Lurah had issued a Caretaker SK by backdate. The appeal trial is still ongoing until this research is carried out.  
Layanan Konseling Individu dengan Pendekatan Behavior Teknik Behavior Contract untuk Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Abelia Fikimasari; Wagiman, Wagiman; M. Jumarin
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana layanan konseling individu dengan pendekatan Behavior teknik Behavior Contract untuk meningkatkan perilaku sopan santun siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Candirejo Borobudur Tahun Ajaran 2025/2026. Subjek penelitian layanan konseling individu sejumlah 3 orang yaitu siswa B, S, dan R, yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, serta analisis data berdasarkan model Milles and Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian meunjukkan bahwa pelaksanaan konseling individu dengan pendekatan behavior teknik Behavior Contract mampu meningkatkan perilaku sopan santun siswa dalam aspek berbicara, berpakaian, dan bertingkah laku.
Pengembangan Multimedia Interaktif “SIKARIER” Berbasis Articulate Storyline 3 untuk Meningkatkan Kematangan Karier Siswa SMAN 1 Kalibawang Aji Ramadhan; Wagiman, Wagiman; Edy Cahya Saputra
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE JULI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif “SIKARIER” berbasis Articulate Storyline 3 sebagai media layanan informasi karier untuk meningkatkan kematangan karier siswa SMA. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, guru BK, serta siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kalibawang. Data dikumpulkan melalui angket validasi dan tanggapan pengguna, dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan multimedia “SIKARIER” sangat layak dengan skor 97,5% dari ahli media dan 83,3% dari ahli materi. Uji coba lapangan menunjukkan tingkat kepraktisan tinggi dengan respon guru BK 100% dan siswa 94,3%. Produk dilengkapi fitur interaktif seperti navigasi, drag-and-drop, audio, animasi, serta dapat diakses melalui Android maupun browser HTML5. Dengan demikian, multimedia “SIKARIER” layak dan praktis digunakan untuk mendukung layanan informasi karier di sekolah.
Layanan Konseling Kelompok dengan Pendekatan Behavior untuk Meningkatkan Kedisiplinan Santri PPDQ Imam Asy-Syafi'i Ahmad Samsul; M. Jumarin; Wagiman, Wagiman
LEARNTECH: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE JULI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan pendekatan behavior melalui teknik kontrak perilaku dalam meningkatkan kedisiplinan santri putra Pondok Pesantren Darul Qur’an Imam Asy-Syafi’i Pengasih, Kulon Progo. Populasi penelitian berjumlah 22 santri angkatan 2023 dan 2024. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan hasil pre-test kedisiplinan, sehingga diperoleh 6 santri dengan skor terendah sebagai kelompok eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) tipe one group pre-test–post-test design. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang dikembangkan berdasarkan indikator kedisiplinan santri. Instrumen divalidasi melalui uji validitas isi oleh ahli dan reliabilitas internal, sehingga dinyatakan layak digunakan untuk pengumpulan data. Data penelitian dikumpulkan melalui pengisian angket sebelum dan sesudah perlakuan konseling kelompok, serta didukung dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor kedisiplinan santri setelah mengikuti layanan konseling kelompok. Uji hipotesis menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,027 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan pendekatan behavior melalui teknik kontrak perilaku terbukti efektif meningkatkan kedisiplinan santri putra.
Optimisation of Biobriquette Production Enriched with Burning Lighter Materials Nugraha, Jaenal Ferdiansyah; Wagiman, Wagiman; Wikarta, Jumeri M
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v8i3.2423

Abstract

. The increasing trend of fossil fuel consumption is inversely proportional to the available natural gas reserves. Renewable energy sources derived from biomass are needed to become alternative fuels, such as biobriquettes. This study aims to optimize biobriquette production by adding burning initiator materials to obtain the best composition that meets the Indonesian National Standard (SNI) and exhibits good ignition characteristics. The experimental design was based on the Taguchi method with an L9 (34) orthogonal array, and the results were statistically analyzed using Grey Relational Analysis (GRA) to evaluate multiple responses. Although the highest Grey Relational Grade (GRG) indicated the theoretical optimum, the confirmation test revealed a slightly different composition with better burning performance. The optimal composition consisted of 3 g of OPEFB (A1), 16 g of PKS (B2), 40% pine sap (C3), and 20% sulfur (D3), producing a moisture content of 1.148%, ash content of 10.75%, volatile matter content of 12.36%, calorific value of 7,223.5 cal‧g-1, initial ignition time of 1.83 s, and burning rate of 0.237 mg‧min-1. These results indicate that the produced biobriquettes meet SNI standards for moisture, volatile matter, calorific value, and have good burning ease.
Hukum Internasional Di Tengah Konflik Gaza: Dilema Antara Kedaulatan Negara Dan Perlindungan Kemanusiaan Wagiman, Wagiman
Lex Aeterna Law Journal Vol 3 No 4 (2025): Lex Aeterna Law Journal
Publisher : Lex Aeterna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69780/lexaeternalawjournal.v3i4.97

Abstract

Konflik Gaza antara Israel dan Palestina merupakan salah satu konflik berkepanjangan yang menimbulkan dampak kemanusiaan luas dan menantang legitimasi sistem hukum internasional. Sejak berdirinya Israel tahun 1948 hingga kini, wilayah Gaza menjadi pusat ketegangan politik dan militer yang memicu pelanggaran serius terhadap hukum humaniter dan hak asasi manusia internasional. Dalam konteks ini, hukum internasional seharusnya berfungsi sebagai instrumen utama untuk mengatur perilaku negara dan aktor non-negara serta mengarahkan penyelesaian sengketa menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa penerapan norma-norma tersebut sering kali diabaikan, baik karena kepentingan politik maupun kelemahan institusional lembaga internasional. Penelitian ini berupaya menjawab tiga persoalan utama: (1) Bagaimana peran hukum internasional dalam penyelesaian sengketa Gaza antara Israel dan Palestina?; (2) Bagaimana mekanisme hukum internasional menegakkan akuntabilitas atas pelanggaran hukum humaniter dan HAM di wilayah Gaza?; (3) Faktor-faktor apa yang menjadi kendala dalam implementasi hukum internasional terhadap konflik Gaza? Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum internasional memiliki kerangka normatif yang jelas dalam penyelesaian sengketa Gaza, namun penerapannya masih sangat terbatas. Pelanggaran terhadap prinsip non-use of force, proportionality, dan perlindungan warga sipil telah diidentifikasi dalam berbagai laporan Dewan HAM PBB dan lembaga independen seperti Human Rights Watch. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah membuka penyelidikan terhadap dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina, tetapi efektivitasnya terhambat oleh non-kooperatifnya Israel dan tekanan politik dari negara-negara besar. Dewan Keamanan PBB, yang seharusnya berperan sentral dalam penyelesaian sengketa, kerap gagal mencapai keputusan substantif karena penggunaan hak veto oleh anggota tetap. Dengan demikian, hukum internasional berperan lebih sebagai acuan moral dan deklaratif daripada alat yang benar-benar efektif dalam memulihkan keadilan dan perdamaian di Gaza. Kesimpulan utama penelitian ini adalah bahwa peran hukum internasional dalam penyelesaian sengketa Gaza masih bersifat normatif dan belum efektif secara praktis. Hambatan utama terletak pada faktor politik, ketimpangan kekuasaan, serta lemahnya mekanisme penegakan hukum internasional. Diperlukan reformasi kelembagaan dalam sistem hukum internasional, terutama penguatan independensi ICC dan pembatasan hak veto dalam isu-isu kemanusiaan. Selain itu, perlu dibangun komitmen global untuk menegakkan prinsip rule of law internasional tanpa diskriminasi, serta memperkuat diplomasi hukum dan peran lembaga regional dalam menciptakan solusi damai dan berkeadilan bagi rakyat Palestina.
Government Discretionary Authority: Legal Framework and Control Mechanisms in Indonesian Administrative Law Thio, Ricky; Wagiman, Wagiman; Sibuea, Hotma Pardomuan; Khalimi, Khalimi
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5345

Abstract

This study examines the legal framework and control mechanisms governing government discretionary authority within Indonesian Administrative Law. The research addresses the fundamental challenge of balancing administrative flexibility with legal accountability in the exercise of discretionary power.The research aims to analyze the legal parameters of governmental discretion, examine accountability mechanisms, and evaluate control systems in preventing abuse of authority. This study employs a normative juridical method, utilizing statutory, case law, and conceptual approaches through analysis of legislation, court decisions, and administrative law doctrines.The findings demonstrate that governmental discretion must operate within clear legal boundaries established by administrative law principles and systematic accountability mechanisms aligned with good governance principles. The research reveals significant regulatory gaps in the current framework, particularly in establishing preventive measures against authority abuse. The study identifies the need for strengthened institutional oversight mechanisms while maintaining administrative efficiency.This research contributes to administrative law scholarship by providing analysis of discretionary power boundaries and proposing enhanced control mechanisms that combine legal instruments with monitoring systems in Indonesia's administrative law framework.
Hak Asasi Manusia dalam Hubungannya dengan Regulasi Artificial Intelligence (AI) dalam Perspektif Hukum Internasional : Studi Komparatif di Kawasan Asean Widodo, Wibowo Laksono; Wagiman, Wagiman
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15624

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan sekaligus menimbulkan tantangan terhadap perlindungan hak asasi manusia, khususnya terkait hak atas privasi, prinsip non-diskriminasi, dan akses terhadap keadilan. Dalam perspektif hukum internasional, hingga saat ini belum terdapat instrumen hukum yang secara khusus dan mengikat mengatur Artificial Intelligence, sehingga perlindungan hak asasi manusia dalam konteks AI masih bergantung pada penerapan prinsip-prinsip umum hukum hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hak asasi manusia dan regulasi Artificial Intelligence dalam perspektif hukum internasional melalui studi komparatif di kawasan ASEAN. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi Artificial Intelligence di kawasan ASEAN masih beragam dan belum terharmonisasi, dengan kecenderungan penggunaan pendekatan soft law yang belum sepenuhnya menjamin perlindungan hak asasi manusia secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka regulasi Artificial Intelligence di tingkat regional ASEAN yang berlandaskan prinsip-prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia.