Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

SOSIALISASI AKSI SOSIAL PEMBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA JARING HALUS Anisa Noverita; Eka Darliana; Trysanti Kisria Darsih; Kahar Mashuri; Zulham Siregar; Yusda Novianti; Deni Hartanto; Sakura Alwina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.95 KB)

Abstract

The environment for humans is one of the most important elements in their lives, because the environment is not only a place for humans to move, but the environment also plays a very important role in supporting various human activities. In the environment, all human needs are available so that there are efforts made by humans to exploit their environment for their livelihood. Therefore, it is natural that human interaction with the environment will take place continuously and continuously. With this interaction, it is certain that environmental conditions will also be influenced by human behavior. Human attitudes and behavior will determine the good and bad conditions of an environment. Environmental cleanliness has a very important and inseparable role in human life. What is meant by environmental cleanliness is creating a healthy environment so that it is not susceptible to various diseases. This community service is carried out in Jaring Halus Village, Secanggang District, Langkat Regency, North Sumatra Province. The method of implementing this community service is socialization and social action. The results of this community service are increasing public knowledge about the importance of cleanliness and environmental sustainability as well as increasing their responsibility and participation in keeping the environment clean, healthy and sustainable in Jaring Halus Village so that it is hoped that the community can continue to realize it in everyday life.
PENEBARAN 1.000 BENIH IKAN BERSAMA MASYARAKAT KECAMATAN GIRSANG SIPANGAN BOLON KABUPATEN SIMALUNGUN Titin Rahmayanti Rambe; Wina Mariana Parinduri; Irwanto; Tedy Putra; Azrina Purba; Haryati; Riskyka; Diah Kesumawati; Dini Puji Anggraini; Dwi Puspita Sari; Renni Ramadhani Lubis; Yusda Novianti; Muhammad Fadli
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.586 KB)

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penebaran ikan (restocking) di perairan Danau Toba adalah untuk meningkatkan stok populasi ikan di perairan Danau Toba, untuk melestarikan keanekaragaman sumberdaya ikan di perairan Danau Toba serta untuk meningkatkan produksi ikan di perairan Danau Toba guna pemenuhan gizi bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah demonstrasi, praktik, dan diskusi, dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan. Tanggapan masyarakat terhadap kegiatan ini diperoleh dari wawancara. Hasil analisis wawancara menunjukkan 100% masyarakat menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini berhasil merubah pandangan masyarakat ke arah positif secara signifikan sehingga dapat memotivasi masyarakat khususnya yang berada di perairan Danau Toba untuk dapat menjaga keseimbangan ekosistem perairan Danau Toba.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KECAMATAN STABAT Yusda Novianti; Renni Ramadhani Lubis
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia tentu memiliki maslah tersendiri, diantaranya ; (1) Guru kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran daring dikarenakan keterbatasan bahan ajar, (2) Guru hanya berbpegak kepada Buku manual yang di foto lalu di share melalui grup-grup Whatsapp, (3) Guru belum pernah membuat e-modul berbasis audiovisual, (4) Guru menyatakan setuju jika dikembangkan e-modul berbasis audivisual untuk di terapkan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian permasalahan yang terjadi peneliti perlu menghadirkan sebuah solusi yang efektif, inovatif, dan interaktif. Solusinya yang bisa di berikan ialah mengembangkan bahan ajar yang berdasarkan teknologi, yaitu e-modul berbasis Audiovisual . Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D, yakni Define, Design Develope and Disseminate, Hasil dari penelitian ini adalah modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria Layak dimana media sudah valid dari aspek multimedia, sangat valid dari aspek bahasa, dan sangat valid dari aspek Materi. Serta dari hasil uji gain score, peningkatan hasil belajar tergolong tinggi. Dari hasil tersebut maka bahan ajar yang di kembangkan mampu memfasilitasi belajar peserta didik.Kata-kata kunci: E-Modul, Audio Visual, Kemandirian Belajar.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Di Sma Swasta Persiapan Stabat Zulham Siregar; Kahar Mashuri; Yusda Novianti; Eka Darliana; Anisa Noverita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.672 KB)

Abstract

The problems faced in this 4.0 era are that students are required to be able to use information technology, but the quality of human resources must be further improved in order to be able to adapt to changes. This article is the result of community service which aims to express the challenges of social studies education in facing the era of the industrial revolution 4.0. The results of this study reveal that social studies education as a provision in facing changing times, social studies teaching is not only a concept or theory, but the implementation of social studies education is a guide for students to be able to solve social problems. Social studies teaching must transform into engaging and fun learning, creative, fostering high curiosity, critical thinking, opinion, collaboration in teams, social sensitivity, and problem-solving skills. The role of social studies education is not only to make students smart, but also to become good citizens, have a social spirit, character, and character. Therefore, in facing challenges in this era, collaboration between all parties is needed, including: schools, families, communities, and the government in order to improve the quality of education in the era of the industrial revolution 4.0.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KECAMATAN STABAT Yusda Novianti; Renni Ramadhani Lubis
Jurnal Genta Mulia Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di Indonesia tentu memiliki maslah tersendiri, diantaranya ; (1) Guru kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran daring dikarenakan keterbatasan bahan ajar, (2) Guru hanya berbpegak kepada Buku manual yang di foto lalu di share melalui grup-grup Whatsapp, (3) Guru belum pernah membuat e-modul berbasis audiovisual, (4) Guru menyatakan setuju jika dikembangkan e-modul berbasis audivisual untuk di terapkan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan uraian permasalahan yang terjadi peneliti perlu menghadirkan sebuah solusi yang efektif, inovatif, dan interaktif. Solusinya yang bisa di berikan ialah mengembangkan bahan ajar yang berdasarkan teknologi, yaitu e-modul berbasis Audiovisual . Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D, yakni Define, Design Develope and Disseminate, Hasil dari penelitian ini adalah modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria Layak dimana media sudah valid dari aspek multimedia, sangat valid dari aspek bahasa, dan sangat valid dari aspek Materi. Serta dari hasil uji gain score, peningkatan hasil belajar tergolong tinggi. Dari hasil tersebut maka bahan ajar yang di kembangkan mampu memfasilitasi belajar peserta didik.
Development Of Digital Based Flash Card Media On Thematic Learning In Ibtidaiyah Madrasah Kesumawati, Diah; Habib, Mustafa; Lubis, Renni Ramadhani; Novianti, Yusda
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 5 NO 1 APRIL 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v5i1.2583

Abstract

This research is research and development. This study uses the Four D development model. The stages in the Four D development model are definition, design, development, and dissemination. However, in this study, the stages used were only up to the development stage. The subjects of this study were students of class II MIN 15 Langkat, totaling 24 people with details of 13 males and 11 females. The object of research is digital-based flashcard media. This study aims to develop digital-based flashcard media. The data collection instruments were interviews, observations, questionnaire validation, and student responses. From the results of the validation carried out by media experts, material experts, and linguists it was declared feasible.
PENDEKATAN ETNOGRAFI DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENGAJARKAN KEBERAGAMAN BUDAYA Darliana, Eka; Noverita, Anisa; Novianti, Yusda
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i1.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan pendekatan etnografi dalampembelajaran IPS untuk mengajarkan keberagaman budaya kepada para siswa. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganpendekatan studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dananalisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnografi efektifdalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap keberagaman budaya, keterampilanberpikir kritis, dan empati. Siswa lebih terlibat dan menunjukkan minat tinggi dalamkegiatan belajar yang melibatkan observasi dan wawancara budaya. Guru melaporkanbahwa pendekatan ini membantu mereka dalam menyampaikan materi pembelajarandengan lebih efektif dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan para siswa.Meskipun dalam penerapannya terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumberdaya, manfaat yang diperoleh jauh lebih besar. Pendekatan etnografi memberikanpengalaman belajar yang nyata dan bermakna, membantu membentuk sikap toleransi danpenghargaan terhadap perbedaan budaya. Penelitian ini menyarankan perlunya dukungandari sekolah, pemerintah, dan komunitas untuk mengatasi tantangan dan memaksimalkanpotensi pendekatan ini dalam pembelajaran IPS.
INOVASI PENGEMBANGAN MATERI AJAR PENDIDIKAN IPS DI SMP MELALUI PENDEKATAN TRADISI LISAN DAN SEJARAH LOKAL KABUPATEN LANGKAT Deni Hartanto; Zulham Siregar; Yusda Novianti
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i1.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran IPS di SMP melalui pendekatan tradisi lisan dan sejarah lokal Kabupaten Langkat. Pendekatan tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya, sejarah dan sosial Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode ini melibatkan serangkaian kegiatan seperti pengumpulan data dari sumber pustaka, membaca secara mendalam, mencatat informasi penting, serta mengolah data untuk mendukung analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi lisan dan sejarah lokal memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif pengembangan materi pembelajaran IPS di tingkat SMP. Hal ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting, yaitu: a) keterkaitannya dengan kurikulum yang berlaku; b) kekayaan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam konten tradisi lisan dan sejarah lokal; serta c) relevansi dengan tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah. Selain itu, terdapat tiga langkah utama yang dapat dilakukan. 1) tahap analisis, yakni mengidentifikasi tradisi lisan yang relevan dan menyesuaikannya dengan kurikulum. 2) tahap desain dan pengembangan, di mana format dan struktur materi pembelajaran dirancang agar menarik dan bermanfaat bagi siswa. 3) tahap penerapan, yaitu mengintegrasikan materi yang telah dikembangkan ke dalam proses belajar-mengajar dengan cara yang interaktif dan bermakna. Langkah tersebut mampu mempengaruhi model pemebelajaran, pengetahuan, karakter dan memberikan apresiasi mendalam terhadap budaya lokal di Kabupaten Langkat.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PECINTA MUSEUM DAN SEJARAH DALAM MEMPROMOSIKAN MUSEUM DAERAH KABUPATEN LANGKAT MELALUI KEGIATAN NIGHT AT THE MUSEUM Hartanto, Deni; Zulham Siregar; Kahar Mashuri; Yusda Novianti; Supriadi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pendampingan kepada Komunitas Pecinta Museum dan Sejarah (Kopimurah) bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan peran Museum Daerah Kabupaten Langkat sebagai ruang pembelajaran sejarah dan budaya melalui program interaktif Night at the Museum. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman unik dan edukatif yang memadukan hiburan, pembelajaran, serta apresiasi terhadap sejarah lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, yang melibatkan Kopimurah, pengelola museum, dan masyarakat/pemuda setempat secara aktif. Pendampingan mencakup berbagai kegiatan, seperti perencanaan acara malam di museum, pengemasan narasi sejarah yang menarik, serta pelibatan peserta dalam aktivitas edukatif dan interaktif. Dokumentasi kegiatan meliputi catatan lapangan, video dokumentasi, dan publikasi, yang bertujuan untuk memperluas promosi museum kepada khalayak yang lebih luas. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terutama golongan peuda terhadap pentingnya pelestarian sejarah dan budaya lokal, khususnya melalui museum sebagai media pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini berhasil menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai sejarah lokal. Night at the Museum tidak hanya menjadi program hiburan edukatif, tetapi juga membuka peluang pengembangan museum sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi di Langkat. Kata kunci: , Pendampingan, Museum Daerah Kabupaten Langkat, Kopimurah, Night at the Museum ABSTRACT Community Assistance for Komunitas Pecinta Museum dan Sejarah (Kopimurah) in Promoting the Regional Museum of Langkat Regency through the Night at the Museum Program. The assistance program for Komunitas Pecinta Museum dan Sejarah (Kopimurah) aims to enhance the appeal and role of the Regional Museum of Langkat Regency as a learning space for history and culture through the interactive "Night at the Museum" program. This program is designed to provide a unique and educational experience that combines entertainment, learning, and appreciation for local history. The method employed in this activity is a participatory approach, actively involving Kopimurah, museum managers, and local youth or community members. The assistance encompasses various activities, including planning evening events at the museum, crafting engaging historical narratives, and involving participants in educational and interactive activities. The program's documentation includes field notes, video recordings, and publications aimed at broadening the museum's promotion to a wider audience.The results of this assistance show an increase in public awareness, especially among young people, of the importance of preserving local history and culture, particularly through the museum as an educational medium. Furthermore, this program successfully attracted the interest of younger generations to better understand and appreciate local history. "Night at the Museum" has not only become an educational entertainment program but also opened opportunities for developing the museum as a cultural and educational tourism destination in Langkat. In conclusion, this program contributes to preserving and promoting local cultural heritage while creating creative interaction spaces that foster community pride in their cultural legacy. Keywords: Assistance, Regional Museum of Langkat, Kopimurah, Night at the Museum.
SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DARI BARANG HABIS PAKAI PADA MATA PELAJARAN IPS Zulham Siregar; Kahar Mashuri; Yusda Novianti; Eka Darliana; Riska Fadilla
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dan siswa dalam pemanfaatan barang habis pakai sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS. Media pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPS secara lebih konkret dan interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan di smks al mashum kisaran serta melibatkan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Pada tahap persiapan, dilakukan identifikasi kebutuhan dan koordinasi dengan sekolah. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan dan lokakarya pembuatan media pembelajaran berbasis barang habis pakai, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui angket dan observasi terhadap efektivitas media yang telah dibuat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan keterlibatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Guru merasa lebih terbantu dalam menyampaikan materi, sementara siswa lebih antusias karena dapat berpartisipasi aktif dalam pembuatan media pembelajaran. Selain itu, kesadaran terhadap pentingnya daur ulang dan pemanfaatan barang bekas juga meningkat. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi solusi alternatif dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, efektif, dan berwawasan lingkungan.