Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ROVIGA: Model-Driven Soil Moisture Sensor for Internet-Connected Plant Pot Setiawan, Iman; Musa, Mohammad Dahlan Th.; Nurrahma, Andi; Alfina, Alfina; Rachman, Rohis; Ariza, Moh
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 8 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v8i2.8599

Abstract

The soil moisture sensor provides numerical measurements to detect changes in soil moisture using an analog voltage output. This research aims to develop a capacitive sensor based on a statistical model to detect soil moisture for plant watering, leveraging the Internet of Things (IoT). The analysis was conducted using polynomial and linear regression models. The modeling process was based on primary gravimetric test results from dried soil. The best model coefficients, selected based on the highest adjusted R-squared value, were used for sensor recalibration. A watering system was then developed using an Arduino and a model-driven capacitive soil moisture sensor integrated into an internet-connected smart plant pot, enabling remote control via a mobile phone. The research findings indicate that the 8th-order polynomial model, with the highest adjusted R-squared value of 0.9583, is the most accurate. The smart watering system using the model-driven capacitive sensor achieved soil moisture prediction outcomes ranging from 0.08 to 1.01 for 150 to 418 sensor data points. The internet-connected smart plant pot allows precise and real-time control, delivering notifications and enabling actions when plants require watering.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 1 Gelogor Alfina, Alfina; Muhammad Tahir; Mansur Hakim; Husniati, Husniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3118

Abstract

Kemampuan membaca permulaan berkaitan dengan siswa mampu mengenal huruf, yaitu mengenal lambang-lambang yang terdapat dalam tulisan serta mampu membunyikan lambang tersebut dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji kemampuan membaca siswa kelas II di SDN 1 Gelogor, dengan fokus pada evaluasi tingkat keterampilan membaca awal serta identifikasi kesulitan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan gambaran mendalam mengenai kemampuan membaca siswa. Dari 25 siswa di kelas II A, hasil menunjukkan bahwa 23 siswa (92%) memiliki kemampuan membaca yang sangat baik, sementara 2 siswa (8%) masih berada pada kriteria kurang baik. Meskipun demikian, siswa mengalami kebingungan dalam mengenali beberapa huruf, seperti q, z, v, dan x, serta kesulitan dalam membedakan huruf ‘q’ dengan ‘p’, dan ‘b’ dengan ‘d’. Selain itu, mereka juga kesulitan membedakan bunyi huruf ‘j’ dan ‘c’, ‘v’ dan ‘f’ serta ‘q’ dan ‘k’. Tantangan lain muncul dalam membaca kata-kata yang memiliki double konsonan dan double vokal, terutama pada kata-kata yang tidak memiliki makna, seperti kata “nump, loang, manum, halet dan ulal”. Pada indikator membaca kalimat sederhana banyak siswa menjawab tidak berdasarkan kemampuan membaca yang mereka miliki. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaansiswa kelas II A di SDN 1 Gelogor sangat baik.
Determinan Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Bayi Aterm di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare Alfina, Alfina; Haniarti, Haniarti; Anggraeny , Rini; Kumaladewi Hengky, Henni; Majid, Makhrajani; Supardi, Supardi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i2.2159

Abstract

Asfiksia merupakan suatu keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami gagal bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia, paritas, pengetahuan dan riwayat anemia terhadap kejadian asfikisa neonatorum pada bayi aterm Di RSUD Andi Makassau. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang sudah melahirkan di Rumah Sakit Andi Makkasau Kota Parepare sebanyak 20 bayi. Tehnik pengambilan sampel adalah menggunakan total sampling, Dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berpengaruh terhadap kejadian asfiksia (P = 0.003), Tingkat Pengetahuan (P = 0.000), Paritas (P = 0.000), Anemia (P = 0.000) Terhadap Kejadian Asfiksia Pada Bayi Aterm di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare. Disarankan kepada pemerintah agar melakukan upaya untuk meminimalisisr kejadian asfiksia sedang hinga berat pada bayi dengan cara melakukan sosialisasi kepada ibu hamil tentang pencegahan yang bisa dilakukan agar terhindar dari asfiksia berat hingga normal.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Kurnia, Ulfa Isni; Lathifah, Afra; Rizki, Fahlul; Alfina, Alfina
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jptiv.v6i1.29632

Abstract

Discrete mathematics learning is an important part of higher education, especially in the context of computer science and information technology. Several studies have shown that many students face difficulties in solving complex mathematical problems, which constitute a significant challenge in the learning process. Therefore, it is important to apply a comprehensive learning approach and pay attention to student needs, because this can help overcome weaknesses related to understanding discrete mathematics and improve interest or motivation. The results of this research highlight the potential of the Discovery Learning model as an effective approach in improving discrete mathematics learning. The practical implication of this research is that integrating the Discovery Learning model in discrete mathematics learning design can increase student engagement and their academic achievement. Thus, future studies could further explore the long-term impact of implementing this model or compare it with the use of other learning approaches.
The Role of Islamic Religious Education Teachers in Improving the Morals of Middle School Students Tahir, Muhyiddin; Muhsyanur, Muhsyanur; Alfina, Alfina
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 2 No. 1 (2022): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v2i1.2713

Abstract

This article discusses the role of islamic religious education teachers in improving the morals of students at satap lambuya middle school, konawe regency, southeast sulawesi province with the main problems being (1) How is the learning of Islamic Religious Education teachers in improving the morals of students at Satap Lambuya Junior High School, Konawe regency, southeast sulawesi province? (2) How to improve the morals of students at SMP Satap Lambuya, Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province? (3) What is the role of Islamic Religious Education teachers in improving the morals of students at SMP Satap Lambuya, Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province? This type of research is qualitative. The location of this research is students at satap lambuya middle school, konawe regency, southeast sulawesi. The approach used is an ethnomethodological study, with data collection methods, namely observation, interviews and documentation. The data that has been collected is then analyzed in three stages, namely data reduction, data presentation and drawing conclusions and data verification. The results of the research show that Islamic religious education teachers should not only make all educational plans listed in the curriculum and learning units as the only estuary in achieving educational goals, learners are always a problem and as a focus of attention, a teacher is needed who can direct the behavior of students to achieve their learning goals, and In order to implement the Islamic Religious Education Teacher Program which has been mandated in the Vision and Mission, the role of activities carried out by Islamic religious teachers to be pioneers in implementing the moral values of students must be programmed properly and must be implemented optimally.
Augmented Reality dan Inkuiri: Solusi Baru untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Alfina, Alfina; Febrian Widyana, Hesty; Zain, A. Farmozi; Herianto, Edy; Nurhidayati, Nurhidayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3687

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial dalam pendidikan abad ke-21 yang harus dikembangkan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri yang dipadukan dengan media flash card berbasis augmented reality (AR) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan dua kelas IV di SDN Galang Bulan. Satu kelas sebagai kelompok eksperimen menggunakan model inkuiri dan media flash card AR, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan ANOVA dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan model inkuiri berbantuan AR terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa (p = 0,008 < 0,05). Temuan ini merekomendasikan integrasi teknologi berbasis AR dengan pendekatan pembelajaran aktif sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang mendalam, interaktif, dan relevan.
IMPLEMENTASI PROGRAM KERJA PENGAWAS DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KANTOR KEMENTRIAN AGAMA KOTA BATU Alfina, Alfina
Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2025): Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/uajmpi.v4i1.10729

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama Islam pada sekolah menengah pertama sangatlah penting karena sebagai pembelajaran untuk memperbaiki diri, taat kepada Allah dan menjauhi larangannya. Sehingga, tingkat kinerja guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam harus di tingkatkan. Salah satu cara peningkatan kinerja guru yakni dengan adanya kegiatan supervisi atau kegiatan kepengawasan. Dengan memakai pendekatan, pelatihan, pembinaan, dan bimbingan yang dilakukan oleh pengawas PAIS maka peningkatan kinerja guru PAI akan lebih meningkat.Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan program kerja pengawas dalam meningkatkan kinerja guru pendidikan agama Islam (2) mendeskripsikan implementasi program kerja pengawas dalam peningkatan kinerja (3) mendeskripsikan kendala dan solusi yang dihadapi pengawas dalam pelaksanaan program kerja pengawas dalam peningkatan kinerja guru.
The Effect of Gossiping Group Activities Toward Fluency in Speaking at the 10th Grade Of MAN 3 Agam Alfina, Alfina; Eliza, Eliza; Roza, Veni; Melani, Melyann
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2096

Abstract

This research was motivated by the findings of the researcher during observations and interviews at the 10th grade of MAN 3 Agam. Researcher found that students often used pause fillers such as "hmm" and "eee", and had low vocabulary mastery that hindered fluency in speaking. They also had difficulty expressing ideas and opinions, so the speed and tempo of speaking were affected. The study aimed to determine the effect of gossiping group activities on students' speaking fluency. The study used a type of experimental research, namely a quasi-experiment with a nonequivalent control group design. The sample in this study was selected using a random technique and the selected class was XE.2 class as the control class and XE.4 class as the experimental class. Instruments in the form of oral speaking tests that had been validated with content validity and assessed with inter-rater reliability. Data analysis included prerequisite tests for normality and homogeneity, and utilized Paired sample t-Tests and Independent sample t-Tests to test hypotheses. From the results of data analysis, it was concluded that gossiping group activities had a significant effect on improving students' speaking fluency.
Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Sekolah dengan Pendekatan Togaf-Adm dalam Penerapan Standar Nasional Pendidikan Rizki, Fahlul; Kurnia, Ulfa Isni; Alfina, Alfina; Priyono, Priyono
Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2024): Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jit.v7i1.23072

Abstract

To help the School achieve SNP, enterprise architecture modeling brings its business strategy and technology together. The Open Group Architecture Framework (TOGAF) can be used as the framework to organize the structures and objects related to the organization in architectural modeling. A method, such as the Architecture Development Method (ADM), is also used to determine the Enterprise Architecture in detail.The goal of information system architectural design analysis is to get a clear image of the information system and better communicate to users how it will operate. In this study, a generic architectural model design connected to the organization's vision and goal was generated using the TOGAF technique as a tool for building and designing enterprise architecture. The study's findings point to a connection between various types of architecture, starting with business architecture, application architecture, and information system architecture, which can create a framework for constructing and developing integrated information systems in schools that can be used as a guide by all organizational units. The outcomes of combining the three primary activities' information system planning and application efforts will be used as tools to support the school's vision, purpose, and goals.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FIGMA SEBAGAI ALAT PROTOTYPING DALAM MATA KULIAH INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER Alfina, Alfina; Lathifah, Afra; Kurnia, Ulfa Isni
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/diteksi.v3i2.1629

Abstract

Penggunaan Figma sebagai alat prototyping telah menjadi pilihan yang populer di kalangan desainer UI/UX dan tim pengembangan produk. Dalam konteks pendidikan, penggunaan Figma membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan desain grafis, interaksi manusia-komputer, dan teknologi informasi. Pada penelitian ini metode kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merespons positif terhadap penggunaan Figma. Mereka menganggap Figma mudah dipelajari, intuitif, dan mendukung berbagai jenis prototipe (learnability). Selain itu, Figma dinilai fleksibel dalam menyesuaikan desain dan memungkinkan kolaborasi yang mudah (flexibility). Mahasiswa juga menganggap Figma handal dengan jarang mengalami masalah teknis dan dapat diakses dengan baik (robustness). Sikap positif terhadap Figma tercermin dalam keyakinan mereka terhadap kemampuan desain yang ditingkatkan (attitude). Oleh karena itu, Figma dapat dikatakan efektif sebagai alat prototyping dalam mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer, terutama bagi mahasiswa yang baru mengenal platform tersebut. Penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel dan melacak perkembangan keterampilan desain mahasiswa secara lebih terperinci.