Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

CREATIVE HUB DESIGN FOR GENERATION Z WITH AN EDUCATIONAL AND RECREATIONAL APPROACH IN TANGERANG DISTRICT Wati, Aisyah Maysefira; Ratnasari, Anisza; Hibrawan PW, Abdullah
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24735

Abstract

Gen z dengan kelahiran 1997-2012 menjadi bagian yang penting dalam demografi Indonesia saat ini, mencakup sekitar 27,94% populasi. Generasi ini memiliki karakteristik mahir dalam teknologi, kreatif, inklusif, namun lemah terhadap rasa cemas dan stres. Kegiatan kreatif merupakan kegiatan yang dilakukan gen z di setiap harinya. Kegiatan kreatif yang dilakukan gen z beragam salah satunya adalah memanfaatkan teknologi hingga mendorong gen z untuk berwirausaha. Namun, kegiatan kreatif dengan fungsi creative hub di Kabupaten Tangerang belum terfasilitasi. Untuk itu, perancangan creative hub hadir untuk mengekspresikan kegiatan kreatif gen z serta komunitas kreatif dengan menggunakan pendekatan edukatif dan rekreatif. Pendekatan tersebut memiliki beberapa elemen, seperti visibilitas, sirkulasi, material dan warna, pengalaman ruang, dan bentuk bangunan yang dinamis. Hal ini dapat memudahkan pengguna dalam suatu wadah atau tempat yang sesuai akan kebutuhuan dan karakteristik gen z. Diharapkan perancangan ini dapat membangun komunitas kreatif khususnya gen z di Kabupaten Tangerang dalam mengembangkan ide atau karyanya dengan memiliki nilai tambah dan dapat diapresiasi oleh masyarakat.
IMPLEMENTATION OF VISUAL POETIC ARCHITECTURE CONCEPTS IN CHURCH BUILDINGS Olifian, Michael; Ratnasari, Anisza; Sawitri, Ida Ayu
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v7i2.24791

Abstract

Indonesia, which is located in a tropical climate zone, has great potential for utilizing sunlight in building design. Integrating natural lighting in building design, especially church buildings, not only supports the implementation of passive design but also adds to the aesthetics of the building. This study aims to review the application of the concept of poetic architecture from a visual aspect to church buildings. The method used is a literature review through exploration of precedent studies as case studies. Content analysis through within-case synthesis was carried out to explore how the application of natural lighting supports the concept of poetic architecture in church buildings. The research results show that the application of passive design not only increases visual comfort and energy efficiency, but also adds aesthetic value to church buildings. In this way, the church building not only fulfills functional needs but the church can also create a poetic and inspiring space.
The Application of Therapeutic Architecture Concepts in the Proposed Design of a Safe House in Tangerang City Jennifer, Veronica; Asharhani, Imaniar Sofia; Ratnasari, Anisza
Jurnal Koridor Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/koridor.v15i1.13228

Abstract

Violence against women and children is a serious issue in Indonesia, including in South Tangerang City, affecting various layers of society and having negative physical and psychological impacts. Proper and integrated intervention is a duty to protect and rehabilitate the victims. The design of a safe house is proposed as a solution for addressing cases of violence against women and children in Indonesia. This safe house is designed with a therapeutic architecture approach, taking into consideration an environment that supports the recovery process of the victims. The aim of this design is to create a safe, comfortable, and supportive environment for the physical and psychological recovery of the victims. The safe house is designed with a concept that focuses on spatial layout, the selection of soothing colours, appropriate lighting arrangements, and the use of natural elements such as plants and water to create an environment that supports the healing process. Additionally, the safe house is equipped with facilities that support recovery activities, such as counselling rooms, play areas, communal spaces, and living quarters. It is hoped that this safe house will serve as a place of protection for female and child victims of violence, where they can receive support, guidance, and comprehensive recovery. The safe house is expected to provide a real solution for addressing cases of violence and offer protection and opportunities for victims to start a better life anew.
Tren Penelitian Biofilik: Sebuah Tinjauan Literatur dengan Analisis Bibliometrik Ratnasari, Anisza; Basuki Dwisusanto, Yohanes
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 8 No 1 (2024): July
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33510/marka.2024.8.1.35-46

Abstract

Biophilic design is a design approach that integrates natural elements into the built environment. Biophilic research has rapidly expanded into design, health, psychology, and technology. This study aims to explore trends of biophilic research, identify the relationships between scientific concepts, and reveal opportunities for further research. This library-based study employs a literature review method using bibliometric analysis. Digital data collection was obtained through Google Scholar for 2004-2024 with keywords 'biophilic', 'biophilic design', 'nature connection', and 'biophilia hypothesis'. Meta-data collection was conducted using Publish or Perish (PoP). Subsequently, VOSviewer was employed to create scientific maps for bibliometric analysis, and lens.org was utilized to conduct performance analysis. The findings reveal that over the past two decades, the number of publications on biophilic research in scientific journals has grown across various academic disciplines. Keyword-based mapping indicates the existence of conceptual relationships in psychology, environment, architecture, and ecology with six dominant clusters, namely; 'biophilic design strategy', 'biophilic urbanism', 'biophilic design framework', 'wellness and mental health', 'healing', and 'biophilic elements'. Based on these results, there are significant opportunities for further biophilic research in architecture and psychology scope, focusing on the design of built environments that incorporate natural elements into the built environment.
Membangun Kecerdasan Verbal Anak melalui Pendampingan Sesi Cerita pada Ibadah Anak GKI GS Anisza Ratnasari; Prita Karina Diandra; Nadia Diandra; Angelina; Natanael Wijaya
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah anak merupakan bentuk pelayanan gereja untuk membentuk iman dan karakter anak sejakdini. Menurunnya jumlah kehadiran anak-anak untuk beribadah menjadi persoalan penting yangharus diselesaikan. Tim guru sekolah minggu harus menyusun rencana pembelajaran yang kreatifagar anak-anak dapat fokus hingga sesi berakhir. Disadari oleh orang tua atau tidak, masing-masingsesi ibadah berpotensi meningkatkan kecerdasan majemuk yang dimiliki anak, terutama sesi cerita.Melalui bentuk aktivitas dan media yang tepat, sesi ini dapat membangun kecerdasan verbal anak.Kegiatan pelayanan GKI GS yang bertempat di kompleks SDK Penabur GS ini menerapkanpendekatan pendampingan. Rangkaian kegiatan dilaksanakan 7, 11, 18 dan 25 Februari 2024 padapukul 10.30-12.00 WIB. Aktivitas seperti membaca bersama, role play, drama, pantomim,musikalisasi puisi, menyusun gambar, menghafal, bernyanyi serta mendengarkan lagu dapatmenjadi sarana menyampaikan pesan dalam cerita. Kegiatan berfokus pada pelayanan ibadah anakumur 8-9 tahun yang berjumlah sekitar 32 anak. Evaluasi dari kegiatan menunjukkan bahwakonsistensi jumlah kehadiran pada Februari, yaitu sekitar 26-28 anak membuktikan bahwa ibadahyang dikemas menarik bukan hanya rutinitas. Selain itu antusiasme anak-anak untuk untuk aktifberdiskusi, menyampaikan ide dan berpendapat menunjukkan bahwa integrasi look, book, hook dantook tema dalam sesi cerita dapat menjadi sarana meningkatkan kecerdasan verbal anak.
PKM Edukasi Efisiensi Energi dalam Adaptasi Bangunan pada Jajaran Aparatur Pemerintah Kota Tangerang Ratnasari, Anisza; Asharhani, Imaniar Sofia; Buwono, Hanugrah Adhi; Hidayat, Viviana; Varlencia, Angelyn; Stefani, Monika
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena krisis energi global, peningkatan emisi karbon akibat konsumsi energi yang berlebihan dari sektor bangunan turut menjadi perhatian banyak pihak. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk turut berpartisipasi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan. Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan adalah memberikan edukasi dan pemahaman pada masyakat umum pentingnya mengupayakan program dan kegiatan untuk mengefisiensi pemakaian energi. Universitas Pradita bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang khususnya Tangerang Government University (Tangerang Gorvu) menyelenggarakan kegiatan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah kota dengan tema efisiensi energi dalam adaptassi bangunan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran jajaran aparatur pemerintah Kota Tangerang terhadap pentingnya melakukan efisiensi energi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar daring melalui platform Zoom pada 11 Desember 2024, dengan sekitar 210 peserta. Seminar menghadirkan dua akademisi dari Program Studi Arsitektur Universitas Pradita sebagai narasumber yang memaparkan konsep, strategi, dan implementasi efisiensi energi pada bangunan. Diharapkan, melalui kegiatan ini peserta mendapatkan peningkatan pemahaman pentingnya efisiensi energi dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut di lingkungan kerja, sehingga turut mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih berkelanjutan.
Function and Zoning Mapping in Urban Tourism Facilities (Case Study: Scientia Square Park and Tebet Eco Park) Angelina, Angelina; Ratnasari, Anisza
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v8i1.26384

Abstract

The density of urban areas caused by urban development and urbanization flows causes various problems that have an impact on the activities and routines of urban communities. Limited activities and space for movement are one source of boredom and stress for city residents. In dense urban areas, the existence of green open spaces is very limited so there is a lack of space for physical activities such as sports and recreational activities to reduce feelings of boredom and stress. Urban tourism is one of the urban tourism resources, which functions as a temporary diversion, pause and a short stop for urban communities from the hustle and bustle of the city. Scientia Square Park and Tebet Eco Park are examples of green spaces in densely populated areas that are suspected of being able to divert urban communities from the density of city activities. Under human needs where they need entertainment and relaxation areas to relax the mind, the study results show that these two parks provide space for the surrounding community to interact socially, relax, and become a place of recreation. This study, which is qualitative research, aims to map the functions and zones of open space activities through physical observation. Data search was carried out using the place-centered mapping technique. Photos are visualized graphically and analyzed interpretively based on the zones and functions of the activities. The hope for the future is that by knowing the function and zoning of activities, urban tourism can be presented through open spaces that can support the restoration function of dense urban activities.
Therapeutic Architecture as a Design Approach for Cancer Community Center Arsyandy, Adella Nusyabila; Ratnasari, Anisza
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v8i1.26375

Abstract

In Indonesia, the prevalence of cancer is one of the deadliest diseases in the world, increasing significantly every year. Various treatment methods are currently available, but they are very physically and mentally draining for patients. Therapeutic architecture offers a holistic approach to the care and recovery of cancer patients by creating an environment that supports physical, psychological, and social health. The main concepts of therapeutic architecture are care in community, design for domesticity, social valorization and integrated with nature. This study aims to explore the implementation of therapeutic architecture principles as a pre-design concept for a cancer community center. This topic focuses on the application of architectural design principles that support the healing process of cancer patients through a specially designed physical environment. This study is important because it identifies how architectural elements such as natural lighting, green open spaces, and spatial designs that support social interaction can affect the physical and psychological well-being of patients. This approach provides new insights into creating facilities that not only fulfill medical functions, but also accelerate recovery by creating a calming and supportive environment for therapy. The methods used are literature studies and interpretive analysis to interpret the implementation of therapeutic architecture into design strategies. The results of the study indicate that the design of space and built environment that pays attention to humans, space and user activities by integrating natural elements, social space, and a comfortable and warm atmosphere can provide a positive impact and provide an optimal healing environment.
Perancangan Pusat Terapi Autisme di Jakarta Selatan dengan Pendekatan Arsitektur Multisensori Maharani, Tasya Febriyan; Ratnasari, Anisza; Hardi, Rachmat Taufick
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 1 (2025): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i1.6278

Abstract

Seiring bertambahnya populasi anak usia dini, maka kemungkinan terjadinya pertambahan anak dengan gangguan autisme juga dapat terjadi. Hal tersebut tidak dapat dihindarkan sehingga menimbulkan adanya stigma buruk dari masyarakat yang mempengaruhi kesehatan anak autis. Di Indonesia jumlah fasilitas penanganan autisme sangat sedikit dan belum mampu menunjang kegiatan terapi dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan desain yang mampu memfasilitasi kegiatan terapi anak autis yang sesuai dengan kebutuhan serta dapat memberi edukasi bagi masyarakat umum. Jakarta Selatan menjadi pilihan lokasi perancangan yang merupakan daerah perkotaan padat dan belum memiliki fasilitas terapi autisme. Dengan menggunakan pendekatan arsitektur multisensori bertujuan untuk memberikan fasilitas terapi bagi anak autis serta dapat mengedukasi masyarakat umum. Untuk memenuhi pendekatan tersebut perancangan perlu memiliki keseimbangan sensori, kegiatan terapi, dan edukasi yang mampu merangsang seluruh indera penggunanya. Dengan demikian dapat membantu majunya kegiatan terapi dan mengubah stigma masyarakat mengenai autisme.
Perancangan Rumah Singgah untuk Anak Marjinal dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku di Jakarta Utara Nadila, Salma; Ratnasari, Anisza; Kusuma, Adriyan
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 6, No 1 (2025): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2025.v6i1.6309

Abstract

Keberadaan masyarakat marjinal di tengah perkotaan menimbulkan permasalahan yang memprihatinkan, terutama anak-anak mereka yang juga terkena dampaknya. Permasalahan ini perlu mendapatkan perhatian khusus, guna mengembalikan hak-hak anak yang seharusnya mereka terima. Beberapa program yang disediakan sering kali tidak sesuai sasaran, misalnya program panti sosial yang menyasar pada disfungsi anak yang keberadaanya belum optimal. Menyikapi kondisi tersebut, diperlukan solusi komprehensif yang mampu menjawab permasalahan, yaitu perancangan rumah singgah. Perancangan yang menyasar lokasi paling rentan dengan angka kemiskinan tertinggi di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara ini bertujuan untuk menjangkau anak-anak marjinal, sehingga memudahkan mereka dalam mengakses fasilitas tersebut. Penerapan pendekatan arsitektur perilaku pada desain dilakukan untuk menyesuaikan kondisi dan kebutuhan anak-anak. Mengingat bahwa lingkungan mempengaruhi perilaku dan perkembangan anak, pendekatan perilaku ini relevan agar dapat menciptakan ruang beraktivitas yang aman, fleksibel, adaptif dan bermanfaat bagi anak-anak. Disamping itu, melalui keberadaan rumah singgah ini, lebih banyak anak yang dapat menikmati kehidupan dengan lebih baik dan membantu mengurangi permasalahan marjinalisasi di perkotaan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi, dan analisa pengaruh ruang terhadap pola perilaku manusia didalamnya. Sehingga, menghasilkan konsep perancangan rumah singgah yang dapat memenuhi kebutuhan belajar, bermain, berketerampilan dan beraktivitas.