Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Unjuk Kerja Pengering Tenaga Surya Tipe Efek Rumah Kaca Untuk Pengeringan Cabai Dengan Perlakuan Low Temperature Long Time Blanching Andi Muhammad Irfan; Arimansyah Arimansyah; A. Ramli Rasyid; Nunik Lestari
Rona Teknik Pertanian Vol 13, No 2 (2020): Volume 13, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Department of Agricultural Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/rtp.v13i2.17788

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji unjuk kerja pengering tenaga surya tipe efek rumah kaca pada pengeringan cabai dengan perlakuan low temperature long time (LTLT) blanching. Selain itu, pada penelitian ini juga dilakukan kajian mengenai karakteristik pengeringan cabai yang dipengaruhi oleh perlakuan LTLT blanching, terutama pada kadar air, laju pengeringan, kecepatan pengeringan, dan kualitas warna. Pengujian dilakukan dengan cara mengeringkan cabai merah dengan pretreatment LTLT blanching yang dikombinasikan dengan perlakuan merotasikan rak pengering (R) dan tanpa merotasikan rak pengering (TR). Sebagai kontrol adalah cabai yang dikeringkan tanpa blanching dan tanpa merotasikan rak pengering (K). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan LTLT blanching yang dikombinasikan dengan merotasikan rak pengering (R) merupakan perlakuan yang terbaik, dengan kadar air akhir cabai kering sebesar 9,82% dan sesuai dengan standar SNI. Waktu pengeringan yang dibutuhkan adalah selama 5 hari. Warna cabai kering yang dihasilkan adalah yang terbaik dari dua perlakuan lainnya, dengan nilai L*, a*, dan b* untuk setelah proses LTLT blanching (sebelum proses pengeringan) dan setelah pengeringan berakhir (cabai kering) berturut-turut adalah 36,02, 38,22, 13,62, dan 32,44, 33,89, dan 10,19. Energi yang terpakai untuk pengeringan cabai adalah sebesar 596181 kJ. Perlakuan R ini juga menghasilkan efisiensi pengeringan terbaik, yaitu sebesar 34,01%.Performance of Green House Effect Type Solar Dryer in the Chillies Drying with Low Temperature Long Time Blanching TreatmentAbstract. This study aims to examine the performance of the greenhouse effect type solar dryer on drying chillies with low temperature long time (LTLT) blanching treatment. In addition, a study was also conducted on the characteristics of drying chillies and the final product affected by LTLT blanching treatment, especially in terms of moisture content, drying rate, drying speed, and color. Testing was performed by drying red chilli with LTLT blanching treatment, which was combined with the treatment of rotating dryer rack (R) and without rotating dryer rack (TR). As a control, chillies were dried without blanching treatment and without rotating dryer rack (K). The results show that the LTLT blanching treatment combined with rotating the drying rack (R) is the best treatment, with a final moisture content of 9.82% which is in accordance with SNI standards. The drying time needed is 5 days. The dried chilli color produced is the best of the other treatments, with values of L*, a*, and b* for after the LTLT blanching process and after drying ended, respectively 36.02, 38.22, 13.62, and 32.44, 33.89, 10.19. The energy used for drying chillies is 596181 kJ. This R treatment also produces the best drying efficiency, which is 34.01%.
Nilai Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari A. Ramli Rasyid; Asrianti Asrianti; Odilia Yusri Putri; Muh. Fadlan Fauzan; Muh. Feryansyah Sandy
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i3.1068

Abstract

Currently, it is the duty of the people of our country to apply the values ​​of Pancasila in social life. Because, the values ​​of Pancasila are the foundation of the Indonesian nation and are the life guidelines of Indonesian society. Currently, knowledge, understanding and practice of Pancasila values ​​for the Indonesian generation of young men and women are increasingly being eroded by the influx of new values ​​that are at odds with the nation's own identity. This means that a person will face many problems, both from within and outside the scope, now and in the future. To overcome these problems, it is necessary to renew Pancasila values ​​so that they can become a reference in dealing with various problems faced by Indonesian society now and in the future. To achieve the ideals of the Proclamation, the basic values ​​of Pancasila must be known, understood and practiced in the daily life of society in Indonesia. The Pancasila values ​​contained in Pancasila as the basis of our nation state are belief in the Almighty God, democracy and the unity of Indonesia.
Modifikasi Meja Komputer yang Ergonomis dengan Motor Semi Otomatis pada Pengaturan Posisi Monitor Ady Rukma; A. Ramli Rasyid; Muhsin Z.; Djuanda -
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 25, No 1 OKT (2023): Jurnal Teknik Mesin TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi  Meja  Komputer  yang  Ergonomis  dengan  motor  semiotomatis  pada  pengaturan    posisi monitor bertujuan untuk  merancang dan membangun meja komputer semi otomatis. Mengetahui efek ergonomis dengan  cara menyesuaikan kemiringan monitor komputer dengan tinggi badan pengguna yang digerakkan oleh motor DC. Pembuatan Modifikasi Meja Komputer yang Ergonomis dengan motor semiotomatis  dilaksanakan  dengan  menggunakan  metode  :  Perencanaan  sistem  semiotomatis; Mempersiapkan alat dan bahan; Pembuatan meja komputer; Pembuatan rangkaian kontrol; Pembuatan panel  komputer;  Uji  coba  alat.  Perencanaan  meja  komputer  semi  otomatis  dilakukan  dengan  cara menguhubungngkan panel komputer, motor listrik DC dan panel kontrol. Perancangan modifikasi Meja Komputer  yang  Ergonomis  dengan  motor  semiotomatis  otomatis  dapat  menghasilkan  kemiringan dudukan  monitor  komputer  maksimum  ke  bawah  40o  dan  kemiringan  minimum  ke  atas  0o.  Cara menyesuaikan  kemiringan  monitor  komputer  dengan  tinggi  badan  pengguna  yaitu  dengan  menekan sakelar  tekan  yang  merupakan  alat  yang  mengontrol  perputaran  motor  DC.  Meja  komputer  semi otomatis ini telah diuji kinerjanya dan dinyatakan berhasil.
DOMINASI LELAKI TERHADAP PEREMPUAN DALAM KEPEMIMPINAN HMPS PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Pada Agustang, Andi Tenri; Rasyid, Rusman; Rasyid, A Ramli; Adiwisastra Pasca Agustang, Andi Yosi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.63317

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) kekuasaan lelaki yang mendominasi perempuan dalam memimpin HMPS Pendidikan Sosiologi (2) resistensi perempuan dominasi kekuasaan lelaki dalam HMPS Pendidikan Sosiologi beserta implikasi dari resistensinya. Guna mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian geneologi Foucaultdian. Pengumpulan data melalui observasi partisipatif strategi non-intervensi, wawancara non-struktur dan dokumentasi. Data-data kemudian dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data, interpretasi dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kekuasaan lelaki mendominasi perempuan dalam memimpin HMPS Pendidikan Sosiologi dengan menempatkan perempuan hanya pada posisi bendahara umum dan bidang media dan informasi, serta bidang kewirausahaan, hal tersebut disebabkan oleh faktor intervensi lelaki alumni HMPS Pendidikan Sosiologi periode 2011-2012 sebagai senior menseminasikan wacana perempuan adalah “mahluk emosial”, perempuan tidak akurat dalam mengambil suatu keputusan” sehingga “kurang baik dijadikan sebagai pemimpin” (2) Resistensi yang dilakukan perempuan terhadap dominasi tersebut dengan cara membentuk bidang pemberdayaan perempuan, merumuskan pendidikan politik sebagai modal pengetahuan, dan membangun relasi kepada senior perempuan alumni HMPS Pendidikan Sosiologi sebagai modal sosial sehingga berimplikasi terhadap periode 2023-2024 perempuan dapat mencalonkan diri dan menjadi pemimpin HMPS Pendidikan Sosiologi.This study aims to analyze (1) the power of men who dominate women in the leadership of HMPS Education Sociology. (2) the resistance of women to the domination of men's power in HMSP Education Sociology as well as the implications of its resistance. To achieve that goal, this study uses the Foucaultdian genealogy approach. Data is collected through participatory observations of non-intervention strategies, non-structural interviews, and documentation. The data is then analyzed through data reduction techniques, data presentation, interpretation, and conclusion drawings. The results of this study show that (1) male power dominates women in the leadership of HMPS Education Sociology by placing women only in positions of public treasury and the field of media and information, as well as in the area of entrepreneurship. This is due to the intervention factor of male alumni. HMSP Education sociology period 2011-2012 as senior nominating the discourse of women is “emotional inclusion," women are inaccurate in making a decision, so “less well made as a leader." (2) Resistance done by women against such domination by forming the fields of empowerment of women, formulating political education as the capital of knowledge, and building relationships with senior female alumni of HMPS Education Sociology as the social capital, thus implying that for the period 2023-2024, women can nominate themselves and become the general chair of HMPS Educational Sociology.
Kinetika Pengeringan Cabai dengan Perlakuan Blansing Suhu Rendah-Waktu Lama Irfan, Andi Muhammad; Lestari, Nunik; Arimansyah, Arimansyah; Rasyid, A Ramli
AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian Vol 10 No 1 (2021): AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jagritekno.2021.10.1.24

Abstract

This study was aimed to determine the drying kinetics of chilies that have been pretreated with low temperature long time (LTLT) blanching. Drying chilies with LTLT blanching pretreatment at 60, 70, and 80 oC for 20 minutes was assigned as treatment in this research. Drying chillies with high temperature short time (HTST) blanching pretreatment, without blanching pretreatment in the dryer, and without blanching pretreatment in direct sunlight were also studied as the comparison. The results showed that chilies treated with blanching pretreatment, both LTLT and HTST, have a faster drying rate and achieve the target moisture content faster than chilies that were not blanched. The color of dried chilies that were dried in a dryer was also better than dried chilies that were dried in the sun. Of all the blanching treatments, chilies with LTLT blanching pretreatment at 80 oC for 20 minutes had the fastest drying rate, a drying time of 34 hours, and the attractive dried chilli color. The evaluation results also showed that the Page model was the most suitable model to describe the drying characteristics of chilies with LTLT pretreatment blanching, with R2 ranging from 0.9913-0.9935, X2 ranging from 0.0005-0.0009, and RSME ranging from 0.0221-0.0293. Keywords: Chili; blanching; color; drying; mathematical model ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinetika pengeringan cabai yang diberi perlakuan awal low temperature long time (LTLT) blanching atau blansing pada suhu rendah dalam waktu yang relatif lama. Perlakuan pada penelitian ini yaitu pengeringan cabai dengan blansing metode LTLT pada suhu 60o, 70o, dan 80oC selama 20 menit. Sebagai pembanding, dilakukan juga pengeringan dengan perlakuan awal metode high temperature short time (HTST) blanching, pengeringan cabai tanpa perlakuan awal blansing di dalam alat pengering, serta pengeringan cabai tanpa perlakuan awal blansing di bawah sinar matahari secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cabai dengan perlakuan awal blansing, baik blansing metode LTLT maupun HTST, memiliki laju pengeringan yang lebih tinggi sehingga lebih cepat mencapai kadar air target dibandingkan dengan cabai tanpa perlakuan blansing. Warna cabai kering yang dihasilkan pada alat pengering juga lebih baik dari cabai kering yang dikeringkan langsung di bawah sinar matahari. Dari seluruh perlakuan yang melibatkan proses blansing, cabai dengan blansing metode LTLT pada suhu 80oC selama 20 menit merupakan perlakuan dengan laju pengeringan tercepat, dengan waktu pengeringan selama 34 jam, dan warna produk cabai kering yang menarik. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa model Page adalah model yang paling sesuai untuk menggambarkan karakteristik pengeringan cabai dengan perlakuan awal blansing metode LTLT, dengan R2 berkisar antara 0.9913-0.9935, X2 berkisar antara 0.0005-0.0009, dan RSME berkisar antara 0.0221-0.0293. Kata kunci: Blansing; cabai; model matematika; pengeringan; warna
PERAN GENERASI MUDA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT PANCASILA DI SOCIAL SOCIETY Rasyid, A.Ramli; Ananda, Warda Sri; Darwis, Nur Musfira; Ramadhan, Reski Rahmat
JURSIMA Vol 10 No 3 (2022): Jursima Vol.10 No.3
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Youth is the forerunner of a country's advanced order. The youth of a nation are ultimately responsible for its progress or lack thereof. This research is a type of qualitative research, using descriptive methods. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis, where this technique describes existing data and makes conclusions so that they are easily understood by themselves and others. The millennial generation is believed to be able to straighten out the direction of the country's development where this generation has the function of building positive character through a strong determination to uphold moral values and internalize real life.
Diseminasi Penerapan Permainan Anak-Anak Sistem Putar (Odong-Odong) Djirong, Agussalim; Syam, Husain; Rauf, Bakhrani A.; Rasyid, A. Ramli; Bakhrani, Alief Andio
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Diseminasi Penerapan Permainan Anak-Anak Sistem Putar (Odong-Odong) bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk odong-odong melalui pelatihan, pendampingan bisnis, serta penggunaan teknologi modern. Kegiatan ini meliputi pelatihan teknis untuk pengrajin, konsultasi bisnis, pengadaan bahan baku berkualitas, serta kampanye promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis pengrajin, perbaikan manajemen bisnis, serta peningkatan visibilitas dan penjualan produk. Namun, kegiatan ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan akses pasar. Oleh karena itu, dukungan lebih lanjut diperlukan dalam hal perluasan akses pasar, adopsi teknologi, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya permainan tradisional.
PKM Penerapan Alat Tempa Besi Sistem Blower Karim, Sugeng A.; Mappeasse, Muhammad Yusuf; Yasdin, Yasdin; Rasyid, A. Ramli; Samnur, Samnur
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengrajin besi di Kabupaten Soppeng melalui penerapan teknologi alat tempa besi sistem blower. Saat ini, pengrajin besi di wilayah tersebut masih menggunakan metode tradisional yang bergantung pada tenaga manusia dan boros bahan bakar. Dengan menggunakan sistem blower, diharapkan proses pemanasan besi menjadi lebih efisien, hemat energi, dan mampu meningkatkan kualitas produk akhir. Program ini melibatkan pelatihan teknis, pendampingan dalam operasional dan perawatan alat, serta monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan implementasi teknologi ini. Pelaksanaan program melibatkan kerjasama antara akademisi dari Universitas Negeri Makassar, pemerintah setempat, dan komunitas pengrajin besi di Desa Manorang Salo. Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat antara pengetahuan akademis dan kearifan lokal, membuka jalan bagi revitalisasi industri tempa logam di wilayah tersebut. Selain peningkatan produktivitas, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pengrajin melalui penghematan biaya produksi dan peningkatan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Dengan demikian, penerapan teknologi tepat guna ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perekonomian lokal.
PKM Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Interaktif Berbasis Artificial Intelegence (AI) Riska, Muhammad; Karim, Sugeng A.; Syahrul, Syahrul; Zainuddin, Zainuddin; Rasyid, A. Ramli
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Perkembangan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) telah membuka peluang baru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui video pembelajaran interaktif. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada kelompok guru dalam merancang dan mengembangkan video pembelajaran interaktif dengan mengintegrasikan teknologi AI. Melalui pelatihan ini, guru-guru akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan berbagai teknologi AI seperti pembelajaran mesin, menerjemahkan bahasa alami, pengenalan wajah, dan augmented reality untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif, personal, dan imersif. Kegiatan pelatihan akan mencakup observasi lingkungan belajar, mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur, penyediaan pelatihan teknis, pengarahan, serta evaluasi bersama. Luaran yang diharapkan adalah peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan AI dalam video pembelajaran, peningkatan kualitas proses belajar mengajar, serta diseminasi praktik baik dalam pemanfaatan teknologi terkini di bidang pendidikan. Program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan video pembelajaran interaktif berbasis AI yang dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain.Kata kunci: Video Pembelajaran Interaktif, Kecerdasan Buatan, Pelatihan Guru, Teknologi dalam Pendidikan, Pembelajaran Adaptif.
PENGARUH IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR INFORMATIKA PADA SISWA SMA PLUS BUDI UTOMO MAKASSAR M.Ruhan Bachry; Riana T. Mangesa; Jumadi M.parenreng; Djuanda; Abdul Muis Mapalotteng; Ramli Rasyid
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 6, Issue 2, June (2022)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to obtain, analyze, and describe data regarding (1) Knowing the description of the implementation of collaborative learning based on lesson study in class X SMA Budi Utomo Makassar City (2 Knowing the description of collaborative learning based on lesson study on student learning outcomes in class X SMA Budi Utomo Makassar City 3) Knowing the effect of the implementation of collaborative learning based on lesson study on student learning outcomes in class X SMA Budi Utomo Makassar City. This type of research is quantitative research with True Experiment Design technique. The results of this study show that the implementation of collaborative learning based on lesson study in class X SMA Budi Utomo Makassar City is in the very good category. With a presentation for the Plan stage of 92.3%, the Do stage of 80%, the See stage of 87.5%. the average value with the average value between the experimental class and the control class has a difference, the experimental class with an average value of 73.9 and the control class with an average value of 52.6, with the experimental class being higher than the control class. Meanwhile, the effect of the implementation of collaborative learning based on lesson study on student learning outcomes in class X SMA Budi Utomo Makassar City has a significant effect of 95%. While the effect of the implementation of collaborative learning based on lesson study on students' learning motivation in class X SMA Budi Utomo Makassar City has a significant effect of 95%.