Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA DARI YOGHURT UMBI GARUT (Maranta arundinacea Linn) DENGAN PERBEDAAN FORMULASI KULTUR BAKTERI (Antihypercholesterolemia Activity from Arrowroot (M. arundinacea Linn) Yoghurt with Different Bacterial Culture Formulation) Sitaresmi Yuningtyas; Anggraena Roesmiena Waty; Devi Ratnasari
Biopropal Industri Vol 12, No 2 (2021)
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36974/jbi.v12i2.6937

Abstract

Hypercholesterolaemia is one of the factors causing cardiovascular disease. An alternative to prevent hypercholesterolemia is by consuming arrowroot yoghurt which has ability as hypocholesterolemic probiotic. Lactobacillus plantarum and Lactobacillus fermentum is known to have hypocholesterolemic potency. The aim of this research is to get the appropriate  formulation of the culture to produce arrowroot yoghurt which can decrease total cholesterol level. Arrowroot is fermented using different lactic acid bacteria formula, comprising A (Lactobacillus plantarum : Lactobacillus fermentum), B (Lactobacillus plantarum), and C (Lactobacillus fermentum). Arrowroot yoghurt then evaluated with total of lactic acid, pH, lactic acid bacteria, organoleptic, and in vivo total cholesterol. The results showed that the best formula of arrowroot yoghurt using C culture based on total lactic acid, pH parameter, and total lactic acid bacteria. After the total cholesterol test, the results obtained that arrowroot yoghurt which fermented by Lactobacillus fermentum and positive control (simvastatin 0,18 mg/200 g body weight) can reduce total cholesterol levels with a decrease percentage of 30.36% and 27.13%. Therefore, arrowroot yoghurt which fermented by Lactobacillus fermentum had antihypercholesterolemic potency. Keywords: antihypercholesterolemia, arrowroot yoghurt, fermentation, probiotic bacteriaABSTRAKSalah satu faktor penyebab penyakit kardiovaskular adalah hiperkolesterolemia. Altenatif untuk mencegah hiperkolesterolemia adalah mengonsumsi yoghurt umbi garut probiotik hipokolesterolemik. Salah satu probiotik yang mempunyai potensi hipokolesterolemik adalah Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum. Tujuan penelitian ini menentukan formulasi kultur yang tepat pada produksi bahan minuman probiotik dari umbi tanaman garut yang memiliki aktivitas menurunkan kadar kolesterol darah.  Umbi garut difermentasi menggunakan formulasi kultur yang berbeda, terdiri dari A (Lactobacillus plantarum: Lactobacillus fermentum), B (Lactobacillus plantarum), dan C (Lactobacillus fermentum). Yoghurt umbi garut dievaluasi total asam laktat, pH, total bakteri asam laktat, organoleptik, dan diuji penurunan kadar kolesterol total secara in vivo. Formula yoghurt umbi garut terbaik menggunakan kultur C (Lactobacillus fermentum) berdasarkan parameter nilai total asam laktat, pH, dan total bakteri asam laktat. Setelah dilakukan uji penurunan kadar kolesterol total, maka yoghurt umbi garut yang difermentasi oleh Lactobacillus fermentum dan kontrol positif (simvastatin 0,18 mg/200 g bobot badan) dapat menurunkan kadar kolesterol total dengan persentase penurunan sebesar 30,36% dan 27,13%. Oleh karena itu, yoghurt umbi garut yang difermentasi oleh Lactobacillus fermentum berpotensi sebagai agen antihiperkolesterolemia.Kata kunci: antihiperkolesterolemia, bakteri probiotik, fermentasi, yoghurt umbi garut
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP TERHADAP MINAT DAN PRESTASI PESERTA DIDIK Wikan Budi Utami; Devi Ratnasari; Ponoharjo Ponoharjo
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.077 KB) | DOI: 10.25134/jes-mat.v6i2.3411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Minat dan prestasi belajar matematika  peserta didik yang diajar menggunakan aplikasi Whatsapp dengan materi lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan aplikasi Whatsapp tanpa materi. Penelitian yang dilaksanakan yaitu penelitian eksperimen . populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas X TKRO SMK Negeri 2 Slawi. Sedangkan sampelnya diambil dua kelas, yaitu kelas X TKRO 1 menjadi kelas eksperimen dan kelas X TKRO 2 menjadi kelas kontrol.instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah 20 item angket dan 10 soal tes berbentuk pilihan ganda yang mengukur minat dan Prestasi belajar peserta didik. Cara mengetahui minat dan Prestasi belajar itu lebih baik maka sebelumnya dilakukan uji kesetaraan sampel yaitu menggunakan uji analisis ragam satu arah.kemudian data Prestasi postes diolah dengan dengan langkah uji normalitas univariat dan normalitas multivariat,uji homogenitas univariat dan homogenitas multivariat dan uji 2-Hotelling.Berdasarkan analisis Prestasi pengolahan data pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Minat belajar dan Prestasi belajar matematika  peserta didik yang diajar menggunakan aplikasi Whatsapp dengan materi lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan aplikasi Whatsapp tanpa materi.
Dampak Limbah Industri PTP Nusantara VI Terhadap Kualitas Air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Devi Ratnasari; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.475 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i6.621

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui dampak limbah industri PTP. Nusantara VI terhadap kualitas air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat dilihat dari parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Sungai Batang Tareh. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Sampel air Sungai Batang Tareh yang dipilih dalam penelitian ini adalah dengan menetapkan 3 stasiun yakni stasiun 1 sebelum perusahaan (kontrol), stasiun 2 terdapat aktivitas perusahan (PTP. Nusantara VI), stasiun 3 terdapat aktivitas domestik (permukiman penduduk). Pengolahan data dilakukan dengan membaca hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel air Sungai Batang Tareh, di laboratorium Kabupaten Agam Lubuk Basung, kemudian membandingkan dengan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2008 serta menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air Sungai Batang Tareh jika dilihat dari parameter fisik telah tercemar yang disebabkan karena adanya bau busuk atau amis, warna air sungai coklat agak kehitam-hitaman, serta rasa air sungai sedikit asam. Namun jika dilihat dari parameter kimia (pH, BOD5, COD, Phosfat dan Nitrat) seperti BOD5, COD, dan Phosfat belum memenuhi syarat karena melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan, sedangkan untuk pH dan Nitrat sudah memenuhi syarat karena kurang dari baku mutu yang telah ditetapkan. Selanjutnya jika dilihat dari parameter mikrobiologi (Fecal Coliform dan Total Coliform) jauh melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan.
Formulasi Sediaan Krim Tabir Surya dari Ekstrak Etanol Buah Bisbul (Diospyros blancoi) Harry Noviardi; Devi Ratnasari; Muhammad Fermadianto
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 17 No 2 (2019): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.786 KB) | DOI: 10.35814/jifi.v17i2.771

Abstract

Bisbul fruit is one of the tropical plants that grows in Indonesia. Phytochemical contents of bisbul fruit are alkaloids, tannins, flavonoids and phenolic compounds. Flavonoids and phenolic compounds are potentially as antioxidants. Antioxidants could inhibit skin cell damage due to oxidation process. This study aimed to make the optimum sunscreen cream, based on quality, stability and activity as a sunscreen from bisbul fruit (Diospyros blancoi). The sample used in this research was bisbul, which made into extract. The extraction was done by a maceration method using 95% ethanol solvent. The results showed that extract yield obtained was 12%. Furthermore, made into a sunscreen cream preparation with concentrations of 10, 20, and 40%. The cream had been made, then was evaluated the quality organoleptic test, pH, adhesiveness, dispersive power, viscosity, stability, and the Sun Protection Factor (SPF) value. The results showed that of bisbul extract could be made into a sunscreen cream. The SPF value obtained from the extract concentration of 10, 20, and 40% consecutively were 9.25; 10.02; and 13.00. Furthermore, it could be concluded that the formula with a concentration of 40% was the best quality of the cream and the highest SPF value of 13.00 with maximum protection.
PENERAPAN TEKNOLOGI E-TILANG DAN PERAN SERTA MASYARAKAT Devi Ratnasari
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.719 KB) | DOI: 10.47942/jpttg.v1i2.709

Abstract

Kecelakaan lalu – lintas adalah suatu peristiwa di jalan raya tidak terduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan kerugian harta benda. Untuk menciptakan suatu kondisi ketertiban dan kelancaran lalu lintas, Satlantas kota Surakarta menerapkan etilang. Respon pihak kepolisian sangat tinggi dalam mengatasi risiko kecelakaan. Kinerja penerapan e-tilang dinilai dengan menggunakan kuesioner google form yang berisi 17 pertanyaan dengan 400 responden yaitu para pelanggar e-tilang. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan studi untuk mengetahui kinerja penerapan etilang di persimpangan kota surakarta.Lingkup penelitian ini meliputi kinerja penerapan etilang berdasarkan pemahaman, pengetahuan, sosialisasi, dan sikap pengendara. Kemudian risiko – risiko kecelakaan lalu lintas meliputi faktor manusia, kendaraan, jalan dan lingkungan. Dari analisis data, rata – rata pelanggar e-tilang di dominasi laki – laki dan umur antara 20 – 30 tahunan dengan tingkat pendidikan yaitu SMA/SMK. Sebagian besar pelanggar sudah banyak yang mengetahui mengenai penerapan e-tilang di kota Surakarta namun sosialisasi dari pihak kepolisian masih sangat kurang sehingga banyak pelanggar yang belum mengetahui dan kebingungan mengenai tata – cara pembayaran denda e-tilang melalui bank. Faktor manusia dan kendaraan yang paling tinggi memicu risiko kecelakaan lalu – lintas seperti menerobos traffic light, tidak memakai helm, kendaraan tidak sesuai standar, dan melawan arus. Respon pihak kepolisian sangat tinggi dalam mengatasi risiko kecelakaan
MENINGKATKAN KEKOHESIFAN KELUARGA SISWA DENGAN KOMBINASI STRATEGI EMPTY CHAIR DAN REFRAMING Devi Ratnasari; M. Solehuddin
Edusentris Vol 3, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.402 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v3i2.443

Abstract

Dilatarbelakangi oleh berbagai peristiwa yang mengindikasikan rendahnya kekohesifan keluarga, penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan kombinasi strategi empty chair dan reframing dalam meningkatkan kekohesifan keluarga siswa. Kombinasi strategi empty chair dan reframing adalah teknik konseling yang dilakukan dengan cara mendorong konseli untuk mengungkapkan pengalaman-pengalaman negatifnya berkenaan dengan keluarga melalui permainan “kursi kosong” (empty chair) dan kemudian  mengidentifikasi alternatif-alternatif dan memodifikasinya dengan hal-hal positif (reframing). Dengan melibatkan enam siswa kelas VIII pada sebuah SMP Negeri di Taman Sidoarjo yang kekohesifan keluarganya sangat rendah (disconnected), penelitian ini dilakukan dengan metode single-subject desain A-B. Hasil penelitian menujukkan bahwa penggunaan kombinasi strategi empty chair dan reframing secara umum efektif dalam meningkatkan kekohesifan keluarga siswa. Bila dilihat per aspek, ditemukan bahwa kombinasi dua strategi tersebut efektif dalam meningkatkan semua aspek kekohesifan keluarga pada empat subjek penelitian,  namun kurang efektif dalam meningkatkan aspek waktu (time) dan keterbatasan (boundaries) pada dua subjek penelitian.
Pengaruh UMK, Pendidikan, Jumlah Penduduk Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kota/Kabupaten JAWA Jawa Tengah Devi Ratnasari; Jaka Nugraha
Jurnal Ekonomika : INDEPENDEN Vol 1 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.112 KB) | DOI: 10.26740/independent.v1n2.p16-32

Abstract

Abstrak Penyerapan tenaga kerja menggambarkan besarnya jumlah pekerja di sektor ekonomi. Di kota/kabupaten Jawa Tengah terjadi ketidakstabilan dalam penyerapan tenaga kerja. Inkonsistensi terjadi karena banyak pekerja yang kualitasnya kurang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis UMK, pendidikan, jumlah penduduk berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di kota/kabupaten di Jawa Tengah. Metode analisis data menggunakan pendekatan OLS (Ordinary Least Square) dengan model fixed-effect. Jenis data penelitian adalah kombinasi cross-section dan time-series (data panel) di kota/kabupaten Jawa Tengah periode 2014-2019. Kesimpulan penelitian menunjukkan pada uji-t (parsial) UMK berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, pendidikan tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kata kunci: UMK, Pendidikan, Jumlah penduduk, Penyerapan tenaga kerja Abstract Labor absorption illustrates the population of workers in the economic sector. In the cities or districts of Central Java, there is instability in labor absorption. Inconsistency occurs because many worker haven’t good quality. The purpose of this research is to analyze UMK, education, the population influenced labor absorption in the city or district of Central Java. The data analysis method used the OLS (Ordinary Least Square) approach with a fixed-effect model. The type of research data is a combination of cross-section and time-series (panel data) in the city or district of Central Java for the 2014-2019 periods. The conclusion of the research indicated the t-test (partial) UMK has a positive and significant effect on labor absorption, education does not affect labor absorption the population has a negative and significant on labor absorption. Keywords: UMK, Education, Population, Labor Absorption
Dampak Limbah Industri PTP Nusantara VI Terhadap Kualitas Air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Devi Ratnasari; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v3i6.621

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui dampak limbah industri PTP. Nusantara VI terhadap kualitas air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat dilihat dari parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Sungai Batang Tareh. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Sampel air Sungai Batang Tareh yang dipilih dalam penelitian ini adalah dengan menetapkan 3 stasiun yakni stasiun 1 sebelum perusahaan (kontrol), stasiun 2 terdapat aktivitas perusahan (PTP. Nusantara VI), stasiun 3 terdapat aktivitas domestik (permukiman penduduk). Pengolahan data dilakukan dengan membaca hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel air Sungai Batang Tareh, di laboratorium Kabupaten Agam Lubuk Basung, kemudian membandingkan dengan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2008 serta menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air Sungai Batang Tareh jika dilihat dari parameter fisik telah tercemar yang disebabkan karena adanya bau busuk atau amis, warna air sungai coklat agak kehitam-hitaman, serta rasa air sungai sedikit asam. Namun jika dilihat dari parameter kimia (pH, BOD5, COD, Phosfat dan Nitrat) seperti BOD5, COD, dan Phosfat belum memenuhi syarat karena melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan, sedangkan untuk pH dan Nitrat sudah memenuhi syarat karena kurang dari baku mutu yang telah ditetapkan. Selanjutnya jika dilihat dari parameter mikrobiologi (Fecal Coliform dan Total Coliform) jauh melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan.
CEMARAN COLIFORM DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA JAMU GENDONG DI KECAMATAN KARAWANG TIMUR Rosa Arum; Ahsanal kasasiah; Devi Ratnasari
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 3 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v11i3.3724

Abstract

Jamu telah dikenal sejak zaman nenek moyang yang digunakan secara turun temurun. Sediaan jamu yang masih ada dikalangan masyara1kat yaitu jamu gendong yang dikonsumsi untuk memelihara kesehatan ataupun mengobati penyakit. Berdasarkan banyaknya studi kasus dari penelitian jamu gendong terdahulu menunjukkan positif adanya cemaran bakteri menjadi daya tarik peneliti untuk melakukan penelitian mengenai adanya kontaminasi bakteri Coliform dan Escherichia coli di Kecamatan Karawang Timur. Dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Number) dengan seri 3 tabung serta dilakukan duplo pada setiap sampel jamu. yang meliputi beberapa pengujian yaitu, uji pendugaan Coliform menggunakan medium Lactose Broth, uji penegas Escherichia coli dengan medium EC Broth, uji pelengkap menggunakan medium Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) dan pewarnaan gram untuk melihat morfologi bakteri.Hasil pada penelitian uji penduga Nilai MPN dari 12 sampel terdapat 9 sampel yang yang memiliki jumlah bakteri Coliform melimpah sehingga nilai tersebut melebihi standar baku yang telah di tetapkan.Hasil pada uji penegas Nilai MPN dari 12 sampel hanya 2 sampel yang memiliki jumlah bakteri Escherichia coli sedikiy yaitu sampel P3(1)ECB dan P3(2)ECB. Pada uji pelengkap menghasilkan koloni bakteri yang berwarna kilap hijau metalik dan pewarnaan gram bakteri berwarna merah berbentuk kokobasil. bahwa hasil dari pengujian menunjukkan adanya kandungan Coliform dan Escherichia coli pada jamu gendong pahitan sambiloto. Jumlah nilai keberadaan Coliform dimana Nilai MPN pada penelitian ini dibandingkan dengan SNI yang di tetapkan yaitu sebesar 20 MPN/mL dan  nilai keberadaan Escherichia coli  yaitu sebesar 3 MPN/mL.
Dampak Limbah Industri PTP Nusantara VI Terhadap Kualitas Air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat Devi Ratnasari; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 3 No 6 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i6.621

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui dampak limbah industri PTP. Nusantara VI terhadap kualitas air Sungai Batang Tareh di Kejorongan Sariak Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat dilihat dari parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Sungai Batang Tareh. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik proportional random sampling. Sampel air Sungai Batang Tareh yang dipilih dalam penelitian ini adalah dengan menetapkan 3 stasiun yakni stasiun 1 sebelum perusahaan (kontrol), stasiun 2 terdapat aktivitas perusahan (PTP. Nusantara VI), stasiun 3 terdapat aktivitas domestik (permukiman penduduk). Pengolahan data dilakukan dengan membaca hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel air Sungai Batang Tareh, di laboratorium Kabupaten Agam Lubuk Basung, kemudian membandingkan dengan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2008 serta menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air Sungai Batang Tareh jika dilihat dari parameter fisik telah tercemar yang disebabkan karena adanya bau busuk atau amis, warna air sungai coklat agak kehitam-hitaman, serta rasa air sungai sedikit asam. Namun jika dilihat dari parameter kimia (pH, BOD5, COD, Phosfat dan Nitrat) seperti BOD5, COD, dan Phosfat belum memenuhi syarat karena melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan, sedangkan untuk pH dan Nitrat sudah memenuhi syarat karena kurang dari baku mutu yang telah ditetapkan. Selanjutnya jika dilihat dari parameter mikrobiologi (Fecal Coliform dan Total Coliform) jauh melebihi dari baku mutu yang telah ditetapkan.