Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENDORONG PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA DI KECAMATAN DUNGALIYO PADA PEMILU 2024 Olii, Delya Putri; Hamim, Udin; Mahmud, Ramli
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.6059

Abstract

This study aims to analyze the role of social media in encouraging political participation among first-time voters in Dungaliyo Sub-district during the 2024 General Election. Social media has become the primary channel for disseminating political information, especially among the younger generation with extensive access to digital technology. This research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The research subjects consisted of 15 first-time voters who were active users of social media platforms such as Instagram, TikTok, and Facebook. The findings reveal that social media plays a significant role in increasing political literacy, shaping political attitudes, and encouraging active participation in the electoral process. Social media functions as a source of political information, a means of political education, and an effective space for political discussion. Factors influencing the political participation of first-time voters include political stimuli, personal characteristics, and social environmental influences. These findings highlight the importance of optimizing the use of social media as a political education tool to enhance the quality of democratic participation among young people in rural areas. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mendorong partisipasi politik pemilih pemula di Kecamatan Dungaliyo pada Pemilu 2024. Media sosial kini menjadi saluran utama penyebaran informasi politik, khususnya bagi generasi muda yang memiliki akses luas terhadap teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 pemilih pemula yang aktif di platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan literasi politik, membentuk sikap politik, serta mendorong partisipasi aktif dalam proses pemilu. Media sosial berperan sebagai sumber informasi politik, sarana edukasi politik, dan ruang diskusi politik yang efektif. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi politik pemilih pemula meliputi perangsang politik, karakteristik pribadi, dan pengaruh lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi penggunaan media sosial sebagai instrumen edukasi politik yang mampu meningkatkan kualitas partisipasi demokratis di kalangan generasi muda di daerah.
Strengthening Scouting Character Values through a Moral Integrated Approach for Elementary School Students Hasriani, Hasriani; Hamim, Udin; Mahmud, Ramli
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i3.1463

Abstract

General Background: Character education remains a foundational pillar in Indonesia's basic education system, emphasizing the holistic development of students beyond cognitive achievement. Specific Background: Scouting activities have long been viewed as a vehicle for instilling core values in students, yet their implementation often lacks an integrative moral framework. Knowledge Gap: Despite recognition of its potential, limited empirical studies have examined how scouting extracurriculars can systematically integrate moral knowing, moral feeling, and moral action. Aim: This study analyzes the implementation of scouting-based character education at SD Negeri 9 East Sumalata, North Gorontalo Regency, using a qualitative approach. Results: The findings indicate that effective character development requires the alignment of moral cognition, emotional engagement, and actionable behavior, supported by two main factors: parental involvement and a conducive school environment. Novelty: The study identifies a four-pillar collaboration model involving students (via participatory PRODIK programs), Scout coaches (as facilitators of nature-based learning and core principles), teachers (as curriculum integrators), and parents (as value reinforcers). Implications: These findings underscore the need for systemic and sustainable strategies, including structured training and evaluative mechanisms based on measurable character indicators, to foster cohesive character education in primary schools. Highlights: Highlights the synergy of school, family, and extracurriculars in shaping student character. Emphasizes integration of moral knowing, feeling, and action for effective character building. Proposes a four-pillar collaboration model for sustainable character education implementation Keywords: Character Education, Scout Extracurriculars, Moral Integration, Elementary School, Educational Collaboration
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA PELAYANAN PENDAFTARAN PENDUDUK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Mokoagow, Galang Bagus Pribadi; Mahmud, Ramli; Hamim, Udin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Kualitas Pelayanan Publik pada layanan pendaftaran penduduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui keterangan informan, baik dari pemerintah maupun masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow, serta data sekunder yang diambil dari arsip laporan instansi terkait. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dinilai dari beberapa dimensi, antara lain tangible, reliability, dan responsiveness. Dimensi tangible menunjukkan bahwa fasilitas pendukung pelayanan belum memadai dan memuaskan masyarakat. Namun, dari segi reliability atau kehandalan, pelayanan yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dinilai baik sesuai dengan waktu yang dijadwalkan dan biaya yang jelas. Sementara itu, dari dimensi responsiveness, pegawai dinas tersebut mampu memberikan pelayanan yang ramah, sopan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Faktor-faktor yang menghambat kualitas pelayanan publik di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terdiri dari dua aspek utama, yaitu sumber daya manusia (SDM) dan sarana dan prasarana. Sumber daya manusia dinilai memiliki kualifikasi pendidikan dan keahlian yang memadai, namun terdapat kesenjangan literasi digital antara petugas dan masyarakat, serta tantangan dalam mengatasi kendala literasi digital. Sedangkan aspek sarana dan prasarana menunjukkan kurangnya gedung kantor dan fasilitas pendukung, serta upaya meningkatkan infrastruktur yang masih dalam proses evaluasi dan pencarian solusi alternatif. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang kualitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, serta menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan tersebut.
UPAYA PEMERINTAH DESA LION DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DI DESA LION KECAMATAN POSIGADAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Monoarfa, Siti Indra; Lukum, Roni; Mahmud, Ramli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya Pemerintah Desa Lion dalam mencegah pernikahan dini di Desa Lion, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Lion mengimplementasikan sosialisasi sebagai strategi utama dalam mencegah pernikahan dini. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi, pemahaman, dan kesadaran kepada masyarakat tentang risiko serta konsekuensi dari pernikahan dini. Melalui sosialisasi, pemerintah desa berupaya membangun kesadaran akan pentingnya mematuhi regulasi pernikahan, menekankan syarat usia pernikahan yang tepat, mengedukasi mengenai dampak negatif pernikahan dini, serta memberikan rekomendasi mengenai usia pernikahan yang ideal. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan bahwa pola pergaulan bebas yang mengarah pada seks pranikah dan respons masyarakat yang kurang terhadap upaya pencegahan menjadi faktor penghambat yang perlu diatasi secara lebih intensif. Kerja sama antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat diharapkan dapat mengatasi faktor penghambat tersebut. Kesimpulannya, sosialisasi merupakan pondasi utama dalam membangun kesadaran dan perubahan perilaku yang diharapkan dapat mengurangi angka pernikahan dini di Desa Lion. Namun, upaya pencegahan harus ditingkatkan dengan melibatkan berbagai pihak terkait untuk mengatasi faktor penghambat yang ada.
PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DI DESA POOWO KECAMATAN KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Ginoga, Abdul Sukri; Mahmud, Ramli; Hamim, Udin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.26748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Poowo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data primer yang berasal dari BPD, Pemerintah Desa, dan masyarakat Desa Poowo, serta data sekunder yang diperoleh dari arsip laporan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi BPD di Desa Poowo menghadapi berbagai tantangan dan kendala. Meskipun BPD telah melakukan upaya dalam menampung, mengelola, dan menyalurkan aspirasi masyarakat, namun terdapat faktor internal dan eksternal yang menghambat efektivitasnya. Faktor internal meliputi konflik antaranggota BPD, kurangnya koordinasi, serta perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, faktor eksternal mencakup tekanan atau campur tangan dari pihak-pihak eksternal, kurangnya dukungan, dan kendala dari luar yang mempengaruhi kemampuan BPD. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pelaksanaan fungsi BPD di Desa Poowo serta tantangan yang dihadapinya. Rekomendasi dapat diberikan untuk memperbaiki dan memperkuat peran BPD dalam mewakili aspirasi dan kepentingan masyarakat secara lebih efektif. Upaya untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar anggota BPD, memperkuat koordinasi dengan pihak eksternal, serta peningkatan partisipasi masyarakat dapat menjadi langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kinerja BPD dalam mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Membangun Kesadaran Politik Siswa dalam Mengukuhkan Semangat Kewarganegaraan Multikultural di SMA Negeri 5 Gorontalo: Pengabdian Mahmud, Ramli; W. Wantu, Asmun; Mawahda, Nurul; Abdullah, Moh. Wahyudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3329

Abstract

This community service activity aims to build students’ political awareness in strengthening the spirit of multicultural citizenship at SMA Negeri 5 Gorontalo. Through this activity, students are expected to understand the meaning of political awareness, foster an attitude of tolerance, and appreciate diversity as part of a democratic civic character. The implementation was carried out offline using a participatory-educative approach, involving 23 students of SMA Negeri 5 Gorontalo as the target participants. The activity was conducted by three lecturers and several students from the Civic Education (PPKn) Undergraduate Program, Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Gorontalo. The stages of the activity included preparation, implementation through socialization and interactive discussions, participatory observation, and evaluation by distributing questionnaires to assess changes in students’ attitudes and understanding of political and multicultural values. The results showed an increase in students’ understanding and political awareness, reflected in their active participation in discussions, improved ability to express opinions critically, and enhanced respect for intercultural differences.
Potret Preferensi Politik Pemilih Disabilitas pada Pemilihan Umum 2024 Sahi, Yayan; Mahmud, Ramli; Tiara Kartika, Intan; Adjie, Zulfikar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v10i2p%p

Abstract

This study aims to analyze the political preferences of voters with disabilities in general elections and the determinants of their political preferences. This study used qualitative methods with a descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis used an interactive model that includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of the study indicate that political preferences are born from values as a basis, perceptions are formed through direct experience and interaction with the political environment, and tendencies are reflected in participation patterns and satisfaction with democratic mechanisms. Political preferences of voters with disabilities are influenced by ideological values formed from educational background, social class, and religious affiliation. While group identity plays a role in strengthening solidarity, forming a sense of attachment, and directing political choices according to the common interest. Political preferences of voters with disabilities are not simply personal choices, but rather the result of the interaction between values, perceptions, and tendencies influenced by ideological values and group identity to strengthen political orientation.
Teachers’ Educational Interventions in Addressing Bullying Behavior Among Students in Public Elementary Schools in Pulubala Subdistrict, Gorontalo Regency Bouti, Riyon; Wantu, Sastro M; Mahmud, Ramli
Journal of Basic Education Research Vol 7 No 3 (2026): on going
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v7i3.3097

Abstract

Purpose of the study: This study aims to analyze classroom teachers’ interventions in preventing and addressing bullying behavior among elementary school students, as well as to identify factors influencing the effectiveness of these interventions in creating a safe and inclusive learning environment. Methodology: A qualitative approach using a case study design, purposive sampling technique, and data sources: school principals, fifth-grade teachers, and students at SDN in Pulubala District. Data collection was conducted through semi-structured interviews, observations, and document analysis. Data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model (data reduction, data presentation, and drawing conclusions), as well as triangulation of sources, techniques, and time. Main Findings: Teacher interventions were implemented through three primary forms: as an advisor, role model, and integrated facilitator. The effectiveness of interventions was determined by factors including the emotional bond between teachers and students, interpersonal communication skills, the integrity and consistency of teachers’ behavior, as well as school environment support and parental involvement. Verbal bullying was the most dominant form, while collaborative approaches and inclusive learning proved effective in reducing bullying behavior Novelty/Originality of this study: This study offers an integrative teacher intervention model based on local empirical data by combining the roles of advisor, role model, and facilitator. This study reinforces a contextual approach in bridging the gap between normative character education and actual bullying prevention practices in elementary schools