Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ubi Jalar Ungu Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Tanjung Kemuning Iii Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Rianti, Rianti; Eriestyana , Putri; Kartiwi , Lela; Sari , Novi Rufita; Oktapiasari , Lensi; Yanti , Sinta Fitri; Habibi , Julius; Fauzi , Yusran
Jurnal Kewirausahaan & Inovasi Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jkwi.v3i2.1237

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a growing public health problem both globally and nationally. This disease is characterized by high blood glucose levels due to impaired insulin secretion, insulin action, or both. The current trend is that the number of people with diabetes mellitus is increasing worldwide (Firani, 2022). The International Diabetes Federation reported in 2021 that 537 million adults (20-79 years old) were living with diabetes worldwide. This number is expected to increase to 643 million (1 in 9 adults) by 2030 and 784 million (1 in 8 adults) by 2045. Diabetes mellitus caused 6.7 million deaths in 2021. An estimated 44% of adults living with diabetes (240 million people) are undiagnosed. 541 million adults worldwide, or 1 in 10, have impaired glucose tolerance, putting them at high risk of developing type 2 diabetes (International Diabetes Federation, 2021). One important factor contributing to the rise in diabetes is diet. The shift in people's consumption patterns from traditional local foods to instant and ultra-processed foods is an increasingly visible phenomenon. One non-pharmacological approach that has the potential to help lower blood pressure is the provision of functional foods, including purple sweet potatoes. Purple sweet potatoes are rich in anthocyanins, fiber, and antioxidants, which can improve endothelial function, reduce oxidative stress, and improve glucose and lipid metabolism. Anthocyanins are known to have vasodilatory and anti-inflammatory effects that can contribute to lowering blood pressure. Thus, purple sweet potato supplementation has the potential to be a cheap, easy, safe, and locally sourced intervention to help control blood pressure in patients with type 2 diabetes mellitus. Based on data from the Tanjung Kemuning Community Health Center and data from the Village Midwife from January to April 2024, there were 8 cases of diabetes mellitus in Tanjung Kemuning III Village, Tanjung Kemuning District. Therefore, based on the available data, this diabetes mellitus counseling and diabetes mellitus exercise program was conducted in Tanjung Kemuning III Village, targeting the elderly and pre-elderly who already have diabetes mellitus or are at risk of developing it.
Desain Pembelajaran Kontekstual dengan Bantuan Media Interaktif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Rianti, Rianti; Eriyantika, Novi; Nufninu, Yoyada
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.23768

Abstract

Pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk menemukan solusi atas suatu situasi atau tantangan yang tidak memiliki jawaban langsung. Artikel ini bertujuan untuk mendesain pembelajaran dengan bantuan media interaktif dalam hal ini menggunakan Desmos terhadap kemampuan pemecahan masalah. Prosedur yang digunakan yaitu Analysis, Design dan Develop (ADD) dengan merancang desain pembelajaran kontesktual dengan bantuan media interaktif Desmos terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. Adapun tahapannya yaitu: (1) Analysis dilakukan dengan memilih materi yang akan digunakan yaitu fungsi kuadrat. (2) Design dilakukan dengan menyajikan materi fungsi kuadrat melalui masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan di bawa ke dalam Desmos yang bertujuan memvisualisasikan suatu grafik. (3) Develop dilakukan dengan mendesain pembelajaran kontekstual dengan bantuan media interaktif Desmos. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemecahan masalah kontekstual dengan bantuan media interaktif Desmos dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan aktif, sekaligus meningkatkan nilai, keterlibatan dan motivasi siswa. Penggunaan media interaktif ini memungkinkan siswa lebih terlibat dalam proses pembelajaran, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah secara mendalam melalui visualisasi konsep-konsep yang lebih jelas. Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Masalah Kontekstual, Media Interaktif Desmos, Pembelajaran Matematika 
Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kesehatan Mental: Intensity of Social Media Use and Mental Health Sukriani, Wahidah; Rianti, Rianti; Arisani, Greiny
Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI) Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jibi.v4i1.2000

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa merupakan isu kritis yang semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya penetrasi media sosial di kalangan generasi muda. Mahasiswa sebagai kelompok rentan berada dalam fase transisi kehidupan yang penuh tekanan akademis, sosial, dan emosional, sehingga pola penggunaan media sosial berpotensi mempengaruhi kondisi psikologis mereka secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir, dengan total sampel 79 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SMUIS (Social Media Use Integration Scale) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial dan SRQ-20 (Self-Reporting Questionnaire-20) untuk menilai status kesehatan mental. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (83,5%) memiliki intensitas penggunaan media sosial sedang dan 49 responden (62%) terindikasi mengalami gangguan kesehatan mental. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan kesehatan mental (p = 0,116). Namun nilai OR = 4,05 menunjukkan bahwa responden dengan intensitas penggunaan tinggi menunjukkan proporsi terindikasi gangguan kesehatan mental lebih besar dibandingkan kelompok penggunaan sedang. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi berkaitan erat dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental pada mahasiswa. Diperlukan pengembangan program promosi kesehatan mental yang mengintegrasikan edukasi penggunaan media sosial secara sehat bagi mahasiswa.
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN LEAFLET, AUDIO VISUAL, LEAFLET DAN AUDIO VISUALTERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU ORANGTUA DALAM PENCEGAHAN DIARE DI PUSKESMAS RAWAT INAP MANIS JAYA TANGERANG Rianti, Rianti; Apriliawati, Anita; Sulaiman, Suhendar
Journal of Islamic Nursing Vol 5 No 1 (2020): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/join.v5i1.10396

Abstract

Diarrhea in infants and toddlers (under five years) can be very dangerous because it can cause death.The death is caused by lack of fluid that comes out with a lot of feces. The purpose of this study is to determine the influence of education using leaflets, audiovisuals, leaflets and audiovisuals on parental behavior in preventing diarrhea in toddlers (under five years old). This study is using Quasi-Experimental design with a Pretest-Posttest Group Design approach. The sample in this study is 27 samples. The test results found there are differences on parent’s knowledge, attitudes and behavior before and after health education was given using Leaflets, Audiovisuals, Leaflets and Audiovisuals with p value <0.005. It found the difference on parent’s knowledge, attitude and behavior before and after given the health education using leaflet with each p value< 0,001, 0,010, 0,019. found the difference on parent’s knowledge, attitude and behavior before and after given the health education using audiovisual with each p value< 0,001, 0,001. 0,001. It found the difference on parent’s knowledge, attitude and behavior before and after given the health education using leaflet and audiovisual with p value< 0,001, 0.012, 0,001). The hope is for educators to improve health promotion, especially prevention of diarrhea by playing diarrhea prevention videos, so that the dissemination of this information is broader and useful for all patients, not only diarrhea patients. Keyword :  Toddler, Leaflets, Audiovisual Leaflets And Audivisual, Knowledge, Attitudes, Mother's Behavior