Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGGUNAAN METAFORA DALAM LIRIK LAGU EBIET G. ADE ALBUM PERJALANAN DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SEMANTIK BAHASA INDONESIA Tri Mahajani; Sri Rahayu Dwiastuti; Mukodhas Mukodhas
Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.467 KB) | DOI: 10.55215/pedagonal.v1i2.386

Abstract

ABSTRACTThe research is aimed at describing the use of metaphors and finding out its implications in the song lyrics of Ebiet G. Ade from the album of Perjalanan to semantic learning of Indonesian language. The research uses analytical descriptive method with structuralism and propositional approaches. The technique of data collection is done by using note taking. The data of metaphor is analyzed using content analysis. The result shows that the album of Perjalanan from Ebiet G. Ade, consisting of nine songs, has 40 metaphors used to describe the thought and meaning about love among humans and their life covering happiness, sadness, and imagination. The use of metaphors is also to describe humans, life, feelings, suffering, sadness, and anxiety. Metaphors are also used for describing natural phenomena, societys life, social relations among humans and the description of the world. The description of humans and God relationship is also there, using complex metaphors. The analysis of metaphors use in the song lyrics of Ebiet in the album of Perjalanan can improve students vocabulary enrichment and its meaning. Hence there is an implication to semantic learning of Indonesian language. Keywords: Metaphors, Song lyrics, implication
Penerapan HOTS pada Soal-soal Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat SMA Rina Rosdiana; Sandi Budiana; Tri Mahajani; Stella Talitha
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.2.1065-1074.2022

Abstract

Peran guru bukan hanya melakukan penilaian, melainkan juga harus mampu melaksanakan pembelajaran yang dapat melatih peserta didik memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi. Tugas guru tersebut dibantu dengan perangkat pembelajaran berupa buku teks pelajaran. Muatan instrumen penilaian merupakan suatu keharusan pada setiap babnya. Dalam banyak referensi dimensi proses berpikir dalam Taksonomi Bloom-Anderson terdiri atas kemampuan: mengingat (remembering-C1), memahami (understanding-C2), menerapkan (applying-C3), menganalisis (analyzing-C4), mengevaluasi (evaluating-C5), dan mencipta (creating-C6). Soal-soal HOTS pada umumnya mengukur kemampuan pada ranah menganalisis (analyzing-C4), mengevaluasi (evaluating-C5), dan mencipta (creating-C6). Tujuan penelitian ini memaparkan kesesuaian penulisan soal sesuai dengan kompetensi dasar, sebaran ranah kognitif. Data diperoleh dari rumusan soal pada setiap bab pada buku teks Bahasa Indonesia Kelas X terbitan Yudhistira. Jumlah soal pilihan ganda 115, dan jumlah soal uraian/esai 45 soal. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkap hal berikut: 1) terdapat kesesuaian pengembangan soal dengan kompetensi dasar, 2) distribusi atau sebaran penulisan soal pilihan ganda pada ranah kognitif hanya sampai ranah analisis dan pada soal uraian sudah memenuhi keterampilan berpikir tingkat tinggi, 3) penyusunan soal secara umum sudah sesuai dengan kriteria penulisan soal.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SUBTEMA MANUSIA DAN BENDA DI LINGKUNGANNYA Hilda Sovia Marwah; Yudhie Suchyadi; Tri Mahajani
Journal of Social Studies, Arts and Humanities (JSSAH) Vol 1, No 1 (2021): JOURNAL OF SOCIAL STUDIES, ARTS AND HUMANITIES (JSSAH)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.905 KB) | DOI: 10.33751/jssah.v1i01.3977

Abstract

THE EFFECT OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON LEARNING OUTCOMES OF HUMANS AND OBJECTS IN THEIR ENVIRONMENTThis research aims to determine the effect of the Problem Based Learning Model on Learning Outcomes of the Human and Objects Subtheme in their Environment in class V of SDN Duta Pakuan Bogor City for the 2020/2021 academic year. This study uses a quantitative research method through a two-group design quasi-experimental approach with Simple Random Sampling. The analytical technique used is the analysis prerequisite test which includes normality test, homogeneity test of variance, and hypothesis testing using t test. The results of the study show that there is an effect of the Problem Based Learning Model on the Learning Outcomes of Humans and Objects in their Environment. This can be seen from the N-Gain in the experimental class group of 82, while the control class group got an N-Gain value of 73. The completeness of learning outcomes obtained by the experimental group was 94% while in the control class group it was 77%. And the results of hypothesis testing that H0 is rejected and Ha is accepted because tcount (2,64697) ttable (2,00030). With this it can be concluded that the research has a positive and significant influence between "The Effect of Problem Based Learning Models on Learning Outcomes of Humans and Objects in their Environment". The results of this study are expected to provide new knowledge regarding the application of innovative learning models that can improve learning outcomes.
ANALISIS NILAI MORAL PADA KUMPULAN CERITA RAKYAT NUSANTARA KARYA YUDHISTIRA IKRANEGARA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMP Tri Mahajani; Siti Chodijah; Sintia Andiyani
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2021): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.855 KB) | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i2.4468

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai moral dan implikasi pada kumpulan cerita rakyat nusantara karya Yudhistira Ikranegara tersebut sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriftif kualitatif yang berupa kata-kata bukan angka-angka pada penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan pada kumpulan cerita rakyat nusantara karya Yudhistira Ikranegara. Nilai moral yang dianalisis pada kumpulan cerita rakyat nusantara yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Dari hasil analisis yang telah ditemukan peneliti sebanyak 53 temuan data., data-data yang telah ditemukan berupa kutipan kalimat. Dari temuan di atas peneliti telah mengkelompokkan tiga jenis nilai moral, pada 1) hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat eksistensi diri, harga diri, percaya diri, takut, rindu, dendam dan kesepian, sedangkan 2) hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial terdapat rapuh, kesetiaan, pengkhianatan, kekeluargaan, dan 3) hubungan manusia dengan Tuhannya terdapat harga diri, percaya diri, dendam dan kesepian. Hasil dari temuan data sebanyak 53 temuan data dan mempunyai jumlah hasil dari ketiga jenis nilai moral yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri berjumlah 21 kutipan mencapai hasil 40%, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial berjumlah 23 kutipan mencapai hasil 43%, dan hubungan manusia dengan Tuhannya berjumlah 9 kutipan mencapai hasil 17%. Dapat disimpulkan dari ketiga jenis nilai moral yang berjumlah banyak yaitu hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial. Berdasarkan hasil analisis pada kumpulan cerita rakyat nusantara karya Yudhistira Ikranegara dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP, hal ini dapat dilihat dari segi setiap isi cerita rakyat.
ANALISIS GAYA BAHASA SIMILE DAN HIPERBOLA DALAM NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Rissa Adittia Tanur; Tri Mahajani
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.053 KB) | DOI: 10.55215/triangulasi.v2i1.5131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa dalam novel Hujan Bulan Juni dan mengetahui implikasi penggunaan gaya bahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini teknik studi pustaka yaitu mengacu kepada teori-teori para ahli. Data peneliti berupa kutipan kalimat yang mengandung gaya bahasa simile dan hiperbola, kemudian dianalisis dan dideskripsikan. Hasil analisis gaya bahasa pada novel Hujan Bulan Juni ditemukan 40 kutipan, diantaranya: 19 kutipan yang mengandung gaya bahasa simile dan 21 kutipan yang mengandung gaya bahasa hiperbola. hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa di sekolah, terutama di SMA karena adanya penggunaan gaya bahasa simile dan hiperbola. Penggunaan gaya bahasa simile dan hiperbola dapat menambah pengetahuan, mempertajam perasaan, dan penalaran siswa. Dapat disimpulkan bahwa novel hujan bulan juni lebih banyak menggunakan gaya bahasa hiperbola yaitu banyaknya penggunaan kalimat yang melebih-lebihkan suatu hal, dibandingkan dengan kalimat yang menyamatan suatu hal dengan hal lain. Dengan demikian penelitian ini layak untuk dijadikan pembelajaran sastra, khususnya untuk pembelajaran gaya bahasa dalam studi Bahasa Indonesia di SMA.
Hubungan Keterampilan Memparafrasakan Puisi dengan Keterampilan Menulis Naskah Drama pada Siswa Kelas XI SMAN 9 Kota Bogor Tri Mahajani; Adinda Masri Putri
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2021): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.348 KB) | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i1.3220

Abstract

This study aims to determine the correlation between poetry paraphrasing skills and drama script writing skills in class XI students of SMAN 9 Bogor City. The method for this study is a quantitative with correlation techniques. The population in this study were all students of class XI of SMAN 9 Bogor with a total of 310 students. Writing drama scripts by collecting data through poetry paraphrasing skilltests is the technique of the sample which 36 students from class XI IPS 3 as the object of this study. The research hypothesis has a positive relationship between poetry paraphrasing skills and drama script writing skills. After the data was collected, the researcher calculates it by the product moment formula. Based on the theoretical (r) coefficient or r table in the product moment correlation table, it can be seen that the significant level of 5% and 1% of (N = 36) respectivelyare 0.329 and 0.424. The results show rabel (5% = 0.329) less than rxy (0.331) less thanrabel (1% = 0.424) which means that it relates to a positive relationship between the skills of paraphrasing variable (X) with drama script function variable (Y) by weak level. Thus poetry parenting skills contributed 33% to drama script writing skills. While the other 67% is influenced by other variables not examined in this study.
Implementasi Pendekatan Saintifik dan Kecakapan Abad 21 dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Stella Talitha; Tri Mahajani; Aam Nurjaman; Ruyatul Hilal Mukhtar
Jurnal Abdimas Adpi Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2021):  Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/jsoshum.v2i1.170

Abstract

Pedagogy competence consists of the ability to develop a curriculum related to a capable subject. The problem identified is (1) a knowledge of the components in curriculum 2013's RPP; (2) the teacher's understanding of the saintifical approach and the scientific learning models; And (3) teachers' inadequate ability to create an RPP based curriculum 2013. The purpose of this PKM is increased development of RPP based on application of a saintifical approach based on curriculum 2013. The method in this PkM, first establishing the target area and applying the appropriate permits for carrying out the activity to authorized institutions. Second, coordinating with the head of SMP Binagreha Bogor and preparing training materials, the implementation of PPK, literacy, 4C, HOTS, scientific approaches, and scientific learning models. Third, training at SMP Binagreha Bogor. In the training, methods the team uses are methods of lectures, demonstrations, discussions, and tasks. The result of PkM in collaboration with SMP Binagreha Bogor in general is increased development of RPP based on application of a saintifical approach based on curriculum 2013. Specific targets that have been achieved in this activity is the increasing knowledge of PPK implementation, literacy, 4C, HOTS, scientific approaches, and scientific learning models in RPP.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT Rini Rustiani; Tri Mahajani; Eri Sarimanah Eri Sarimanah
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 1 (2017): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.436 KB) | DOI: 10.55215/pedagogia.v9i1.6670

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan siswa kelas X SMK PGRI Babakan Madang dalam menyimak cerita rakyat, penggunaan media audiovisual, serta kendala-kendala yang dialami oleh siswa ketika penggunaan media audiovisual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan tes dan angket. Dalam penelitian ini tes yang digunakan yaitu tes menyimak memahamai isi cerita rakyat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AP1, X AP2, X AP3, X AP4 dan X AP5. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh kelas X AP1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan kelas X AP3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 40 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat. Hal itu ditunjukkan dengan melihat hasil (prates) siswa dalam memahami cerita rakyat pada kelas eksperimen masih berada dalam kriteria kurang dengan rata-rata nilai yang diperoleh 57. Pada hasil (postes) memahami cerita rakyat pada kelas eksperimen siswa memperoleh nilai rata-rata 71,75 dan mengalami peningkatan menjadi cukup berhasil, maka terjadi perbedaan yang signifikan dalam menyimak cerita rakyat antara skor hasil tes sebelum dan sesudah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual. Bukti ini diperkuat dengan penghitungan perbandingan mean t0 lebih besar daripada tt yaitu 1,99 lebih kecil dari 3,16 dan lebih besar dari 2,64. Jadi, media audiovisual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimak cerita rakyat. Dengan demikian terlihat bahwa dengan menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat.
ANALISIS PENGGUNAAN KOHESI GRAMATIKAL DALAM TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMK BINA BUDI LUHUR BOGOR Ulfiana Ulfiana; Stella Talitha; Tri Mahajani
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13, No 1 (2021): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.18 KB) | DOI: 10.55215/pedagogia.v13i1.3669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan jenis kohesi gramatikal dalam teks eksposisi siswa kelas X SMK Bina Budi Luhur Bogor, serta untuk mengetahui penggunaan jenis kohesi gramatikal yang paling dominan pada teks eksposisi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini teks ekposisi siswa kelas X SMK Bina Budi Luhur Bogor. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Jenis kohesi gramatikal yang menjadi fokus penelitian, yaitu referensi endoforis, referensi eksoforis, konjungtor, substitusi, dan elipsis. Dari hasil analisis tersebut ditemukan penggunaan kohesi gramatikal sebanyak 150 data. Adapun jumlah temuan yang pertama ialah penggunaan referensi endoforis dengan total 44 temuan (29%). Kedua, penggunaan kohesi gramatikal berupa referensi eksoforis dengan total 25 temuan (17%). Referensi eksoforis berkaitan dan mengacu pada acuan sesuatu yang berada di luar teks. Ketiga, penggunaan kohesi gramatikal berupa konjungtor dengan total 60 temuan (40%). Keempat, penggunaan kohesi gramatikal berupa substitusi dengan total 14 temuan (9%). Substitusi berkaitan dengan pergantian suatu unsur bahasa oleh unsur lain dalam satuan yang lebih besar. Terakhir, penggunaan kohesi gramatikal berupa elipsis dengan total 7 temuan (5%). Dengan demikian, jumlah tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam teks eksposisi siswa ditemukan banyak penggunaan kohesi gramatikal. Adapun dari temuan data 30 teks eksposisi ditemukan jumlah sebanyak 150 data dan penggunaan alat kohesi gramatikal, yang paling dominan terdapat pada penggunaan kohesi gramatikal berupa konjungtor dengan temuan data 60 kutipan dengan presentase 40%. 
PENERAPAN TEKNIK SUPERIORITAS DALAM MENULIS TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 PALABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI Miranti Miranti; Tri Mahajani; Aam Nurjaman
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13, No 1 (2021): Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : FKIP UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.424 KB) | DOI: 10.55215/pedagogia.v13i1.3668

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran teks anekdot pada siswa SMA. Peneliti ingin memasukkan teori berhumor dalam pembelajaran teks anekdot, sebab pada dasarnya anekdot adalah bagian dari humor. Teknik superioritas adalah salah satu teori klasik dalam menciptakan humor, selain dengan keganjilan dan pelepasan. Teknik superioritas menempatkan adanya pihak superior yang bisa dengan mudahnya menertawakan pihak inferior. Namun di sini, peneliti ingin kembali menegaskan bahwasanya menjadi pihak inferior pun bisa saja mengundang tawa. Ada dua tujuan dari penelitian ini: (1) untuk mengetahui penerapan teknik superioritas dalam meningkatkan keterampilan menulis anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dan (2) untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi siswa kelas X SMA Negeri 1 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dalam menulis teks anekdot melalui teknik superioritas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan dua kelas. Satu kelas eksperimen, dan satu kelas kontrol. Penelitian ini diujikan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Nilai rata- rata tes awal siswa pada kelas eksperimen adalah 57,7 sedangkan pada kelas kontrol adalah 49,8. Nilai tes akhir siswa pada kelas eksperimen adalah 76,7 sedangkan pada kelas kontrol adalah 60,7. Hasil dari uji-t diperoleh harga to = 2,92 dan db = 50 dengan taraf signifikansi 5% sebesar 2,01 serta tt taraf signifikansi 1% 2,68. Apabila dituliskan menjadi 2,01 lebih kecil dari 2,92 lebih besar dari 2,68. Hasil uji-t menunjukkan bahwa penerapan teknik superioritas berhasil meningkatkan keterampilan menulis teks cerita anekdot pada siswa kelas X SMAN 1 Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa teknik superioritas ini terbukti efektif meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks anekdot.