Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS NILAI MORAL PADA KUMPULAN CERITA RAKYAT NUSANTARA KARYA YUDHISTIRA IKRANEGARA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMP Tri Mahajani; Siti Chodijah; Sintia Andiyani
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2021): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i2.4468

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai moral dan implikasi pada kumpulan cerita rakyat nusantara karya Yudhistira Ikranegara tersebut sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriftif kualitatif yang berupa kata-kata bukan angka-angka pada penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan pada kumpulan cerita rakyat nusantara karya Yudhistira Ikranegara. Nilai moral yang dianalisis pada kumpulan cerita rakyat nusantara yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan hubungan manusia dengan Tuhannya. Dari hasil analisis yang telah ditemukan peneliti sebanyak 53 temuan data., data-data yang telah ditemukan berupa kutipan kalimat. Dari temuan di atas peneliti telah mengkelompokkan tiga jenis nilai moral, pada 1) hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat eksistensi diri, harga diri, percaya diri, takut, rindu, dendam dan kesepian, sedangkan 2) hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial terdapat rapuh, kesetiaan, pengkhianatan, kekeluargaan, dan 3) hubungan manusia dengan Tuhannya terdapat harga diri, percaya diri, dendam dan kesepian. Hasil dari temuan data sebanyak 53 temuan data dan mempunyai jumlah hasil dari ketiga jenis nilai moral yaitu hubungan manusia dengan diri sendiri berjumlah 21 kutipan mencapai hasil 40%, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial berjumlah 23 kutipan mencapai hasil 43%, dan hubungan manusia dengan Tuhannya berjumlah 9 kutipan mencapai hasil 17%. Dapat disimpulkan dari ketiga jenis nilai moral yang berjumlah banyak yaitu hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial. Berdasarkan hasil analisis pada kumpulan cerita rakyat nusantara karya Yudhistira Ikranegara dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP, hal ini dapat dilihat dari segi setiap isi cerita rakyat.
ANALISIS GAYA BAHASA SIMILE DAN HIPERBOLA DALAM NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Rissa Adittia Tanur; Tri Mahajani
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2022): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v2i1.5131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa dalam novel Hujan Bulan Juni dan mengetahui implikasi penggunaan gaya bahasa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini teknik studi pustaka yaitu mengacu kepada teori-teori para ahli. Data peneliti berupa kutipan kalimat yang mengandung gaya bahasa simile dan hiperbola, kemudian dianalisis dan dideskripsikan. Hasil analisis gaya bahasa pada novel Hujan Bulan Juni ditemukan 40 kutipan, diantaranya: 19 kutipan yang mengandung gaya bahasa simile dan 21 kutipan yang mengandung gaya bahasa hiperbola. hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa di sekolah, terutama di SMA karena adanya penggunaan gaya bahasa simile dan hiperbola. Penggunaan gaya bahasa simile dan hiperbola dapat menambah pengetahuan, mempertajam perasaan, dan penalaran siswa. Dapat disimpulkan bahwa novel hujan bulan juni lebih banyak menggunakan gaya bahasa hiperbola yaitu banyaknya penggunaan kalimat yang melebih-lebihkan suatu hal, dibandingkan dengan kalimat yang menyamatan suatu hal dengan hal lain. Dengan demikian penelitian ini layak untuk dijadikan pembelajaran sastra, khususnya untuk pembelajaran gaya bahasa dalam studi Bahasa Indonesia di SMA.
Hubungan Keterampilan Memparafrasakan Puisi dengan Keterampilan Menulis Naskah Drama pada Siswa Kelas XI SMAN 9 Kota Bogor Tri Mahajani; Adinda Masri Putri
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2021): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v1i1.3220

Abstract

This study aims to determine the correlation between poetry paraphrasing skills and drama script writing skills in class XI students of SMAN 9 Bogor City. The method for this study is a quantitative with correlation techniques. The population in this study were all students of class XI of SMAN 9 Bogor with a total of 310 students. Writing drama scripts by collecting data through poetry paraphrasing skilltests is the technique of the sample which 36 students from class XI IPS 3 as the object of this study. The research hypothesis has a positive relationship between poetry paraphrasing skills and drama script writing skills. After the data was collected, the researcher calculates it by the product moment formula. Based on the theoretical (r) coefficient or r table in the product moment correlation table, it can be seen that the significant level of 5% and 1% of (N = 36) respectivelyare 0.329 and 0.424. The results show rabel (5% = 0.329) less than rxy (0.331) less thanrabel (1% = 0.424) which means that it relates to a positive relationship between the skills of paraphrasing variable (X) with drama script function variable (Y) by weak level. Thus poetry parenting skills contributed 33% to drama script writing skills. While the other 67% is influenced by other variables not examined in this study.
INOVASI PEMBELAJARAN: PENINGKATAN STUDENT WELL-BEING MELALUI BAHAN AJAR DIGITAL Suhendra Suhendra; Tri Mahajani; Muhamad Ginanjar Ganeswara; Eka Suhardi; Nur Rahmawati; Windi Kartika
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3067

Abstract

Potensi yang dimiliki siswa akan dapat dikembangkan apabila proses pembelajaran di kelas berjalan kondusif dan menyenangkan. Siswa merasa aman dan nyaman secara fisik dan psikis berada di lingkungan sekolah sehingga student well-being (kesejahteraan siswa) akan dirasakan oleh siswa. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan student well-being adalah penggunaan bahan ajar digital dalam pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya keterampilan guru dalam menyusun bahan ajar digital berbasis canva serta rendahnya student well-being pada siswa sekolah dasar. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun bahan digital serta meningkatkan student well-being siswa sekolah dasar di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Metode kegiatan yang dilakukan:1) Melakukan analisis kebutuhan di lapangan; 2) Menganalisis dan menelaah KI/KD yang relevan; 3) Menentukan aplikasi yang akan digunakan; 4) Memberikan keterampilan penyusunan bahan ajar digital; 5) Penggunaan bahan digital di kelas; 7) Melakukan evaluasi. Hasil yang dicapai dalam PkM ini menunjukkan peningkatan keterampilan guru yang sangat signifikan serta peningkatan student well-being siswa pada setiap dimensi, baik dimensi sosial, dimensi kognitif, dimensi fisik dan spiritual.
Development of Scaffolding in Stimulating Students Motivation and Language Acquisition Talitha, Stella; Mahajani, Tri; Rosdiana, Rina
Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagonal.v7i2.8721

Abstract

This study aims to get an overview of the implementation of scaffolding in student language acquisition and describe student motivation in participating in language acquisition activities with the use of scaffolding. Through the application of scaffolding, language acquisition is obtained by learners. This study uses qualitative descriptive research design because this study presents research results based on facts that exist in everyday life as they are. Language acquisition for students on the words steel tank, gondola, scour, rivers, paddled; wings, tail, antennae, beak, muzzle, ankles, as per teacher-designed scaffolding. Of the six stages of scaffolding, five stages are carried out by teachers, the last stage is reflective of students and teachers only. For the level of motivation and intelligence starting from the highest percentage of motivation based on intelligence: students who are intelligent and motivated as much as 54%, students have average intelligence and motivated 19% who are intelligent and unmotivated, 12%; Smart and unmotivated students and average and unmotivated students, 2% each. This indicates that in general, the use of scaffolding affects student motivation in language learning with the help of other activities programmed by the school.
SEMIOTIKA DALAM NOVEL I AM SARAHZA KARYA HANUM RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA SERTA IMPLIKASINYA BAGI PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SMA Salsabila, Afifa; Mahajani, Tri; Talitha, Stella; Chodijah, Siti
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2024): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v4i1.7231

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek tanda yang terdapat pada novel I Am Sarahza karya Hanum Rais dan Rangga Almahendra serta implikasinya bagi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Wujud data pada peneitian ini adalah berupa kutipan yang mengandung aspek tanda pada novel I Am Sarahza. Berdasarkan wujud data dan sumber data, maka data yang berupa kutipan diidentifikasi berdasarkan aspek tanda yang terkandung dalam novel. Penelitian ini dapat diimplikasikan pada siswa kelas XII, dan dapat diterapkan pada materi unsur intrinsik dan ektrinsik pada novel. Penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pendidik sebagai pengajaran bahasa Indonesia dan dapat memberikan ilmu pendidikan sastra serta bagi siswa dapat mengambil segi positif dari novel I Am Sarahza.Kata Kunci: Karya Sastra, Novel, Aspek Semiotika, Implikasi pembelajaran bahasa. ABSTRACT: The purpose of this study is to describe the aspects of signs contained in the novel I Am Sarahza by Hanum Rais and Rangga Almahendra and their implications for learning Indonesian language and literature in high school. The data source used in this research is the novel I Am Sarahza by Hanum Rais and Rangga Almahendra. The form of data in this research is in the form of quotations containing aspects of signs in the novel I Am Sarahza. This research can be implicated in class XII students, and can be applied to the intrinsic and extrinsic elements of the novel. This research can be used by educators as an Indonesian language teaching and can provide literary education and for students to take the positive aspects of the novel I Am Sarahza. Keywords: Literary Works, Novels, Semiotic Aspects, Implications of language learning.
ANALISIS NILAI-NILAI MULTIKULTURAL NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMA Djaya, Chika Khairunisa Adi; Budiana, Sandi; Mahajani, Tri; Mukodas, Mukodas
Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2023): Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNPAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/triangulasi.v3i2.7804

Abstract

Penelitian ini berfokus pada nilai-nilai multikultural dan implikasi teori nilai-nilai multikultural dalam novel laskar pelangi karya Andrea Hirata dalam pembelajaran di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai multikultural yang terdapat dalam novel laskar pelangi karya Andrea Hirata dan implikasi teori nilai-nilai multikultural dalam novel laskar pelangi karya Andrea Hirata. Sesuai dengan objek penelitian ini, metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel laskar pelangi karya Andrea Hirata yang terindikasi adanya nilai-nilai multikultural dalam novel tersebut. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deksriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik membaca dan mencatat secara berulang-ulang. Peneliti melakukan beberapa tahap dalam menganalisis data, yaitu mengkaji dan menganalisis data-data yang dipilih lalu diidentifikasi oleh peneliti. Setelah diidentifikasi, selanjutnya data diklasifikasikan sesuai dengan jenis kesalahan penggunaan preposisi dan mendeskripsikan nilai-nilai multikultural yang terdapat dalam novel tersebut. tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan triangulasi untuk mengecek nilai-nilai multikultural yang terdapat dalam novel laskar pelangi karya Andrea Hirata yang ditemukan oleh peneliti.
Unraveling the Language and Ideology: A Critical Discourse Analysis of Permendikbudristek No.30 Year 2021 in Republika Newspaper Rosdiana, Rina; Budiana, Sandi; Mahajani, Tri
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jpdr.v3i2.337

Abstract

This study examines the ideological construction in the national newspaper Republika (a newspaper with an ideological perspective on Islam in Indonesia and reader responses to the news regarding Permenristekdikti No. 30 of 2021. The method used in this study is critical discourse analysis. The research technique is qualitative descriptive. This research has explained the ideological construction through the Fairclough framework for critical discourse analysis (CDA) by applying it to news texts, articles/opinions from experts, editorials/editorials, and main reports published mid to late November 2019, a total of 13 articles, in details, five articles in the form of news, four articles including the main report, 1 article in the form of articles/ opinions from education experts, and 2 in the form of editorials, only 1 article was published by Republika which is a form of support for this regulation. An in-depth analysis was carried out on intertextuality. In the modality analysis, the use of modalities in the news text studied was dominated by epistemic modalities compared to three other modalities, namely intentional, deontic, and dynamic modalities. The use of these modalities in positive or negative sentences represents a certain ideology (Requests from education experts and Islamic mass organizations that Permendikbudristek Number 30 of 2021 be reviewed; accommodate religious guidance, Islamic teachings, Pancasila, the 1945 Constitution, and cultural values in Indonesia. An ideology can be detected by analyzing the linguistic corpus data on the selected diction in the concordance series. The corpus data in the concordance series strengthens the ideology of the newspaper. Among the word series in concordance are Permendikbudristek (80), violence (72), agreement (44 ), criticism (10), and revised (5).This study examines the ideological construction in the national newspaper Republika (a newspaper with an ideological perspective on Islam in Indonesia and reader responses to the news regarding Permenristekdikti No. 30 of 2021. The method used in this study is critical discourse analysis. The research technique is qualitative descriptive.This research has explained the ideological construction through the Fairclough framework for critical discourse analysis (CDA) by applying it to news texts, articles/opinions from experts, editorials/editorials, and main reports published mid to late November 2019, a total of 13 articles, in details, five articles in the form of news, four articles including the main report, 1 article in the form of articles/ opinions from education experts, and 2 in the form of editorials, only 1 article was published by Republika which is a form of support for this regulation. An in-depth analysis was carried out on intertextuality. In the modality analysis, the use of modalities in the news text studied was dominated by epistemic modalities compared to three other modalities, namely intentional, deontic, and dynamic modalities. The use of these modalities in positive or negative sentences represents a certain ideology (Requests from education experts and Islamic mass organizations that Permendikbudristek Number 30 of 2021 be reviewed; accommodate religious guidance, Islamic teachings, Pancasila, the 1945 Constitution, and cultural values in Indonesia. An ideology can be detected by analyzing the linguistic corpus data on the selected diction in the concordance series. The corpus data in the concordance series strengthens the ideology of the newspaper. Among the word series in concordance are Permendikbudristek (80), violence (72), agreement (44 ), criticism (10), and revised (5).
Analysis Of Satirical Language Style In Poetry Collection Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia By Taufiq Ismail And Implications For Indonesian Language Learning In High School Mahajani, Tri; Chodijah, Siti; Ekowati, Ainiyah; Islami, Enur Mutiah
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 3 (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i3.8901

Abstract

Language style is a way of expressing thoughts or feelings through language used specifically to show one's soul and personality. One of the language styles that can be used in literary works is the satirical language style. Satirical language style is a language style that expresses an intention with language that is satirical and has a strong purpose regarding the meaning or impression of the sentence. This study examines the satirical language style in poetry collection Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia by Taufiq Ismail and its implications for Indonesian language learning in high school. The focus of the problem in this study is the use of satirical language style in poetry collection Malu (Aku) so the Indonesian Taufiq Ismail works as many as 10 poems and implications of satirical language style in poetry collection Malu (Aku) so the Indonesian Taufiq Ismail works on learning Indonesian in high school. This study aims to describe the use of satirical language style in poetry collection Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia by Taufiq Ismail with descriptive qualitative research methods. The results of the analysis of research that has been done there are 40 data, consisting of 9 types of satire irony, 22 types of satire cynicism, and 9 types of sarcasm satire. A collection of poems Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia by Taufiq Ismail containing satirical language can be implemented in Indonesian language learning in high school.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA DI SMA PADA NOVEL MARUTI: JERIT HATI SEORANG PENARI KARYA ACHMAD MUNIF Apriliani, Hani; Stella Talitha; Mahajani, Tri
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/94m01288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel Maruti: Jerit Hati Seorang Penari karya Achmad Munif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Data peneliti berupa kutipan yang mengandung nilai pendidikan, seperti nilai religius, nilai moral, nilai sosial, nilai keindahan, dan nilai budaya. Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 70 data. Jumlah temuan pertama nilai religius sebanyak 9 kutipan dengan indikator beriman kepada Allah, bersyukur kepada Allah dan berdaoa. Kedua, nilai pendidikan moral sebanyak 35 kutipan dengan indikator bertanggungjawab, percaya diri, pekerja keras, memberi nasihat, ikhlas, berani, dan mengasihi orangtua. Ketiga, nilai pendidikan sosial sebanyak 6 kutipan dengan indikator saling berbagi, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan bersahabat. Keempat, nilai keindahan sebanyak 13 kutipan dengan indikator gaya bahasa metafora, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa simile, gaya bahasa alegori, homonim, serta pribahasa. Kelima, nilai budaya sebanyak 7 kutipan dengan indikator kebudayaan Jawa dan makanan khas Jawa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam novel Maruti: Jerit Hati Seorang Penari karya Achmad Munif mengandung nilai pendidikan yang layak dijadikan sebagai bahan pembelajaran sastra dalam studi Bahasa Indonesia di SMA.