Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Suplementasi Omega-3 Terhadap Luaran Klinis Pasien Stroke Iskemik: Tinjauan Literatur Fadhilah, Dini; Wulandari, Yohannessa
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.92

Abstract

Stroke merupakan masalah kesehatan global yang signifikan dan kedua tertinggi dalam penyebab kematian dan disabilitas. Konsumsi ikan yang tinggi, kaya akan omega-3, dapat memberikan perlindungan terhadap stroke melalui penurunan tekanan darah, penekanan stres oksidatif dan inflamasi, serta perbaikan fungsi vaskuler, meskipun bukti klinis pada manusia masih terbatas. Tinjauan literatur ini disusun untuk mempelajari lebih lanjut mengenai pengaruh suplementasi omega-3 terhadap keluaran klinis pasien stroke iskemik. Pencarian literatur sesuai kata kunci dilakukan pada database PubMed, Scopus, dan Cochrane. Dua buah artikel berupa penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) dan systematic review of RCT memenuhi kriteria eligibilitas dan dilakukan peninjauan lebih lanjut. Tinjauan terhadap kedua artikel menunjukkan bahwa suplementasi omega-3 pada pasien stroke iskemik dapat menurunkan risiko keterbatasan fungsional dan disabilitas fisis, namun tidak berpengaruh terhadap kematian dan kualitas hidup. Perbedaan hasil juga diperoleh pada pemantauan jangka pendek dan jangka panjang. Suplementasi omega-3 pada pasien stroke iskemik dapat menurunkan risiko keterbatasan fungsional dan disabilitas fisis, namun tidak berpengaruh terhadap risiko kematian dan kualitas hidup. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk merekomendasikan suplemen omega-3 pada pasien stroke iskemik.
Efektivitas Glutamin Oral Sebagai Terapi Mukositis Oral Pada Pasien Kanker Dengan Radioterapi Dan Atau Kemoterapi: Evidence-Based Case Report Adiningrat, Arina Fatharani; Wulandari, Yohannessa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.21392

Abstract

Pasien yang menjalani radioterapi dan atau kemoterapi berisiko tinggi mengalami mukositis oral akibat toksisitas terapi. Efek samping mukositis oral ini berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas, penurunan kualitas hidup, perpanjangan lama rawat inap, serta penundaan pengobatan kanker. Glutamin merupakan asam amino yang berperan sebagai sumber energi dan donor nitrogen dalam proses penyembuhan jaringan yang rusak akibat radioterapi dan atau kemoterapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas glutamin oral sebagai terapi mukositis oral pada pasien dengan radioterapi dan atau kemoterapi. Pencarian literatur dilakukan pada tiga database besar yaitu Pubmed, Cochrane Library, dan Scopus menggunakan kriteria eligibilitas. Literatur dilakukan pada tahun 2000–2021. Terdapat dua artikel meta-analisis yang relevan dengan pertanyaan klinis dan kriteria eligibilitas. Kedua meta-analisis tersebut menunjukkan bahwa glutamin oral menurunkan kejadian mukositis berat sebesar 47–53% (RR 0,47–0,48), memperpendek durasi mukositis berat hingga 3–4 hari, serta menurunkan kebutuhan opioid (RR 0,65), penggunaan selang makan (RR 0,58–0,61), dan interupsi terapi (RR 0,63–0,70). Hasil penelitian menunjukkan glutamin oral efektif sebagai terapi mukositis oral pada pasien dengan radioterapi dan atau kemoterapi.