Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

The Effect of Ethanol Extract of Jicama (Pachyrhizus erosus) on Apoptosis Index and Endometrial Thickness in White Rats (Rattus norvegicus) Ovariectomy Model Meirna Eka Fitriasnani; Mayasari Putri Ardela; Clara Anabel Galla; Ayu Tiska Arlik Insiati
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v14i2.1286

Abstract

Menopause is the permanent cessation of menstruation due to the loss of ovarian follicular activity, which marks the end of a woman's reproductive function. During menopause, estrogen levels decrease, triggering oxidative stress, leading to cell death (apoptosis) and a decrease in endometrial thickness, which can lead to symptoms such as hot flushes, sleep disturbances, decreased sexual desire, and changes in the menstrual cycle. Menopause-related symptoms are considered natural and are often ignored because they are related to a woman's menstrual cycle. Menopause-related problems increase morbidity and mortality due to inadequate treatment, so interventions are needed to reduce morbidity by alleviating symptoms during menopause.
Pijat Punggung dan Pemberian Aromaterapi Clarysage Terhadap Nyeri Persalinan Pada Ibu Bersalin Fitriasnani, Meirna Eka; Prasetyanti, Dhita Kris; Mahmudah, Naufal
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 4 No 2 (2020): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v4i2.14866

Abstract

Various efforts can reduce labor pain, both pharmacologically and non-pharmacologically. One non-pharmacological method is to use massage and aromatherapy which is cheaper, simpler, effective and without adverse effects. Pain is subjective for each individual, but if it is not resolved properly it will cause maternal morbidity, and will increase maternal mortality. The purpose of this study was to determine differences in the effectiveness of back massage and the administration of Clary Sage aromatherapy to labor pain in the active phase of the first phase of labor. The research design used was pre-experimental. The population studied was all mothers in the active phase of the first phase of 24 people with a purposive sampling technique with a sample of 10 people. The research instrument used was a numerical rating scale and observation sheet. The results of the study were analyzed using paired sample tests. The results of the study showed that most women who had back massages experienced moderate pain on a scale of 4, while those given Clary Sage aromatherapy experienced mild pain on a scale of 3. This is because massage stimulates the body to release endorphin compounds which are natural pain relievers . While clarysage aromatherapy can strengthen the respiratory system and muscles during labor, facilitate regular contractions, be effective to speed up the birth process, and reduce pain and tension. Based on the results of the analysis shows that there are differences in the effectiveness of back massage and the administration of Clary Sage aromatherapy to labor pain in the active phase of the first phase of labor.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN GADGET DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL - EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH DI PAUD TAPAS AL HILAL KOTA KEDIRI Kris Prasetyanti, Dhita; Eka Fitriasnani, Meirna; Kusuma Dewi, Rahma; Fathia Sari, Bintang; Darul Arayan, Arasyesa
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22555

Abstract

Teknologi semakin berkembang pesat sesuai dengan kebutuhan zaman, salah satu teknologi yang berkembang saat ini adalah gadget. Gadget sangat menarik bagi anak karena memiliki karakteristik yang menarik, namun penggunaan gadget pada anak yang berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak terutama pada anak prasekolah. Peran orang tua dalam mendidik dan mengasuh anak sangat mempengaruhi perkembangan sosial-emosional anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dalam penggunaan gadget dengan perkembangan sosial-emosianal anak prasekolah. Desain pada penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross- sectional dengan Teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 44 responden. instrument yang digunakan kuesioner. Hasil penelitian sebagian besar 65,9% responden memiliki pola asuh demokratis dan hampir setengahnya 47,7% responden memiliki sosial – emosional cukup, pada hasil pola asuh dengan perkembangan sosial emosional di dapatkan bahwa hampir setengahnya 36,36% memiliki pola asuh yang demokratis memiliki perkembangan sosial emosional baik. Analisis dengan uji Spearman rank ρ=0,000 <α=0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dalam Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Sosial - Emosional Anak Prasekolah Di PAUD Tapas Al Hilal Kota Kediri. Diharapkan orang tua menerapkan pola asuh demokratis sehingga perkembangan sosial-emosiaonal anak dapat meningkat dengan baik.
HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITAK MEIRNA EKA FITRIASNANI; Fithri Rif&#039;atul Himmah; Mayasari Putri Ardela; Rahma Kusuma Dewi
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7467

Abstract

Abstrak Stunting   adalah   masalah   tumbuh   kembang   anak   yang  ditandai   dengan tinggi badan anak yang tidak bertambah  signifikan sesuai dengan usianya. Menurut   data   survey   Status   Gizi   Balita   Indonesia    (SSGBI)   di   tahun   2021 prevalensi  stunting  di Kabupaten  Tuban  masih  berada  pada  angka  25,1 % . (Dinkes  Kabupaten  Tuban,  2021). Tujuan: Menganalisis Hubungan Riwayat Status   Gizi   lbu    Hamil dengan  Kejadian  Stunting pada Balita  di Wilayah  Kerja  Puskesmas Bancar. Metode: Penelititan      ini     menggunakan      metode      analitik      retrospektif     yang menggunakan   data  primer  dan  sekunder.   Populasi  dalam  penelitian   ini  adalah semua  balita  di  wilayah  kerja  Puskesmas   Bancar  dengan  jumlah   sampel  yang digunakan  sebesar   149  responden.  Dengan  tekhnik  pengambilan   sampel  secara simple random sampling.  Variable  yang diukur adalh riwayat  status gizi ibu hamil dengan kejadian  stunting pada balita dengan menggunakan uji analitik  chi square. Hasil: Hasil  uji statistic  chi square nilai kemaknaan  p  :     0,000  dengan  taraf signifikan  p = < α  (α =0,005)  dapat  disimpulkan  bahwa  hasil penelitian  tersebut  menunjukkan terdapat hubungan  antara riwayat  status gizi ibu hamil dengan kejadian  stunting pada balita di wilayah kerja Puskesms  Bancar  Kabupaten  Tuban Tahun 2022. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat  status gizi ibu hamil dengan kejadian  stunting pada balita di wilayah kerja Puskesms  Bancar  Kabupaten  Tuban. Kata kunci : Stunting ; Status Gizi Ibu Hamil ; Balita
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBENTUKAN KELOMPOK ASUHAN MANDIRI BERBASIS PEMANFAATAN DAUN KELOR UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Dhita Kris Prasetyanti; Putri Wahyu Wigati; Sutrisni; Halimatus Saidah; Meirna Eka Fitriasnani
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v9i2.7265

Abstract

Stunting is a chronic nutritional condition that affects child growth and development and remains a major public health concern in Indonesia. Community empowerment–based interventions utilizing local food resources, such as moringa leaves, are important strategies for stunting prevention. This community service program aimed to establish a Self-Care Group and to improve the knowledge of mothers of under-five children and community health cadres regarding the use of moringa leaves for stunting prevention. The program was conducted in Sukorejo Village, within the working area of Ngasem Public Health Center, involving 20 participants. The intervention included the formation of a self-care group, nutrition education, and evaluation using pre-test and post-test methods. The results showed that before the intervention all participants had low knowledge, while after the intervention all participants (100%) demonstrated good knowledge. The main outcome was the establishment of a Self-Care Group to support sustainable, community-based stunting prevention efforts
THE EFFECT OF HEALTH EDUCATION ON KNOWLEDGE OF MORINGA LEAF UTILIZATION FOR STUNTING PREVENTION AMONG TODDLERS dhita kris prasetyanti; Halimatus Saidah; Meirna Eka Fitriasnani; Sutrisni; Putri Wahyu Wigati; Oktafia Sukmawati
Nursing Sciences Journal Vol 10 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v10i1.7232

Abstract

Stunting remains a nutritional problem among toddlers, influenced by low parental knowledge regarding the utilization of nutritious local foods. Moringa leaves (Moringa oleifera) have a high nutritional content and potential to be used as an alternative for stunting prevention. This study aimed to determine the effect of health education on knowledge regarding the utilization of Moringa leaves as an effort to prevent stunting among toddlers. The study employed a pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The study population consisted of 30 respondents selected using purposive sampling. Knowledge was measured before and after the provision of health education. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test. The results showed that before health education, all respondents (100%) had poor knowledge. After the intervention, most respondents had good knowledge (28 respondents; 93.3%), while 2 respondents (6.67%) had sufficient knowledge. The Wilcoxon test results indicated a p-value of 0.000 (p < 0.05), demonstrating a significant difference in knowledge before and after the health education intervention. It can be concluded that health education has a significant effect on improving knowledge regarding the utilization of Moringa leaves as an effort to prevent stunting among toddlers.
Peningkatan Kesadaran Hidup Sehat untuk Pencegahan Covid -19 melalui Cuci Tangan dan memakai Masker Rahma Kusuma Dewi; Nara Lintan Mega Puspita; Mayasari Putri Ardela; Huda Rohmawati; Siti Aminah; Meirna Eka Fitriasnani; Fauzia Laili; Weni Tri Purnani; Lindha Kusumawati; Harnida Harnida; Nurul Istikvarini
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i2.242

Abstract

Peningkatan kesadaran hidup sehat merupakan langkah untuk mencapai derajat kesehatan yang baik bagi setiap orang. Masyarakat di RT 16 RW 04 Desa Gogorante Kabupaten Kediri merupakan tempat yang masyarakatnya masih kurang pengetahuan dan informasi sehingga masalah kesehatan masyarakat masih menjadi masalah yang cukup besar. Selain itu akhir-akhir ini sedang terjadi pandemi virus korona yang berbahaya bagi tubuh. Sehingga sangat dibutuhkan edukasi mengenai peningkatkan kesadaran hidup sehat sebagai pencegahan covid-19 salah satunya dengan melalui cuci tangan dan memakai masker yang benar. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan kepada 20 responden dengan tetap jaga jarak. Penyuluhan disampaikan dengan tema peningkatan kesadaran hidup sehat melalui cara cuci tangan yang benar, dan cara memakai masker yang benar. Selain itu dilakukan pembagian masker dan handsanitizer kepada warga. Hasil penyuluhan menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pemahaman masyarakat tentang masalah tersebut dari 38,15% menjadi 97,35%. Berdasarkan hasil ini diharapkan masyarakat dapat menerapkan pengetahuan tersebut dengan benar demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Co-Authors Achmad Wahdi Alfika Awatiszahro Anis Nikmatul Nikmah Ayu Tiska Arlik Insiati Clara Anabel Galla Darul Arayan, Arasyesa Dewi Nur Afifi Dewi, Rahma Kusuma Dhita Kris Prasetyanti Dhita Kris Prasetyanti Dhita Kris Prasetyanti Dwi Ayu Lestari Erik Irham Lutfi Fathia Sari, Bintang Fauzia Laili Fauzia Laili Fithri Rif&#039;atul Himmah Fithri Rif'atul Himmah Fithri Rifatul Himmah Fithri Rif’atul Himmah Galuh Pradian Yanuaringsih Gina Salsabila Halimatus Saidah Harnida Harnida Hengky Irawan Himmah, Fithri Rif'atul Himmah, Fithri Rif’atul Huda Rohmawati Ihrom Fatma Saputri Isnaeni, Ely Jamhari Jamhari Khofidhotur Rofi’ah Kris Prasetyanti, Dhita Kurnia Kurnia Novitasari Kurnia Novitasari Kusuma Dewi, Rahma Kusumawati, Lindha Sri Lindha Kusumawati Lindha Sri Kusumawati Lindha Sri Kusumawati Mahmudah, Naufal Mayasari Putri Ardela mega puspita, nara lintan Nara Lintan Mega Puspita Nara Lintan Mega Puspita Nara Lintan Mega Puspita Nikmah, Anis Nikmatul Nikmatul Firdaus, Nikmatul Nikmatul Nikmah, Anis Nugrohowidi, Agung Nur Wasilatul Kauniyah Nuraeni Nurul Istikvarini Oktafia Sukmawati Prasetyanti, Dhita Kris Pria Sabila Putri Puspita, Nara Lintan Mega Putri Ardela, Mayasari Putri Erika Kulistiyani Rahma Kusuma Dewi Rahma Kusuma Dewi Rahmat Kusuma Dewi Raras Sucma Ambar Raras Sucma Ambar Pamula Raras Sukma Ambar Rif’atul Himmah, Fithri Saputri, Ihrom Fatma siti aminah SITI AMINAH Siti Aminah Siti Aminah Siti Khotimah Siti Khotimah Siti Siti Aminah Sutrisni Tira Gustiara Dewi weni tri purnani Wigati, Putri Wahyu Yeni Puspita Anggraini Yeni Puspita Anggraini Yunicha Viridula, Erike Yunita Lamunde