Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peran Media Sosial dalam Perkembangan Industri Kreatif Widya Nuriyanti
Sosio e-Kons Vol 11, No 2 (2019): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v11i2.3102

Abstract

Teknologi saat ini melahirkan suatu jaringan internet yang mempermudah masyarakat untuk melakukan segalanya. Jaringan internet semakin dikembangkan tidak hanya sebatas sambungan telepon melalui sistem seperti desktop, laptop, tab dan smartphone hadir memberikan kemudahan dalam mengakses internet dengan layanan paket data dimanapun dan kapanpun sehingga sangat terbuka luas bagi para pelaku Industri Kreatif untuk lebih memperkenalkan produk atau jasanya melalui internet. Saat ini banyak kita jumpai media sosial sebagai sarana atau media dalam perkembangan perekonomian suatu bangsa. Tidak hanya situs jejaring sosial facebook media sosial lainnya seperti blog, twitter, instagram dan aplikasi marketplace kini menjadi jalur dalam strategi komunikasi pemasaran yang langsung dapat diterima oleh pengguna internet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu pemahaman yang berdasarkan pada metodologi dan menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Subjek penelitian dari hasil survey Jamalul Izza ketua dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) melalui website resmi (www.apjii.or.id) pada tahun 2017, pengguna internet di Indonesia sepanjang tahun 2016 menemukan bahwa 132,7 juta orang Indonesia telah terhubung dengan internet  Dari hasil survei khusus ekonomi kreatif, pelaku industri kreatif umumnya menjual produk langsung ke konsumen, di mana pasarnya masih berada dalam wilayah domestik. Lebih lanjut, fenomena ekonomi digital ternyata sudah berjalan dengan baik karena sebagian besar pelaku usaha sudah menggunakan media sosial sebagai alat promosi. Current technology gives birth to an internet network that makes it easier for people to do everything. The internet network is increasingly being developed not only limited to telephone connections through systems such as desktops, laptops, tabs, and smartphones. It provides convenience in accessing the internet with data package services wherever and whenever so it is very wide open for creative Industries to introduce more products or services through the internet. We have now encountered much social media as a medium or media in the development of a nation's economy. Not only other social media Facebook social networking sites such as blogs, twitter, Instagram and marketplace applications are now the paths in marketing communication strategies that can be directly received by internet users. This study uses a qualitative approach that is understanding based on methodology and investigating a social phenomenon and human problems. Research subjects from the results of the survey by Jamalul Izza chaired the Indonesian Internet Network Organizing Association (APJII) through the official website (www.apjii.or.id) in 2017, internet users in Indonesia throughout 2016 found that 132.7 million Indonesians were connected with internet From the results of a special survey of creative economics, creative industries generally sell products directly to consumers, where the market is still in the domestic territory. Furthermore, the phenomenon of the digital economy has turned out to be going well because most business people have used social media as a promotional tool.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DARING DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR DARING MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS XI SMAN TERBUKA 14 KOTA BEKASI Widya Nuriyanti; Toto Widiarto; Dellia Mila Vernia; Subhan Harie
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 2 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pembelajaran yang sudah berubah setelah pandemic corona, maka para guru dan murid serta orang tua mulai mengarahkan pola belajar melalui daring. Penyesuaian yang telah dilakukan perlu dievaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh media pembelajaran daring terhadap hasil belajar daring pada mata pelajaran ekonomi, pengaruah peran orang tua terhadap hasil belajar daring pada mata pelajaran ekonomi,dan pengaruah media pembelajaran daring dan peran orang tua terhadap hasil belajar daring pada mata pelajaran ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Data diperoleh melalui angket dan wawancara. Dalam penelitian ini pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh 76 siswa.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Data yang diperoleh diolah melalui uji klasik ( Normalitas dan Linearitas). Data yang sudah diolah uji klasik diolah lagi melalui uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pengaruh media pembelajaran daring terhadap hasil belajar daring pada mata pelajaran ekonomi, ada pengaruh peran orang tua terhadap hasil belajar daring pada mata pelajaran ekonomi,dan ada pengaruh media pembelajaran daring dan peran orang tua terhadap hasil belajar daring pada mata pelajaran ekonomi. Kata Kunci :hasil belajar daring; Media daring ; peran orang tua
Strategi Social Media Engagement dalam Meningkatkan Penjualan Produk pada Rumah Makan Cinla di Cililitan Jakarta Timur Widya Nuriyanti; Delia Milla Vernia; Husain Nurisman; Loecita Sandiar; Cindy Amara Yapi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 15 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.299 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7124255

Abstract

The purpose of this study is to find out what social media strategies will increase audience engagement on social media and increase product sales at Cinla Restaurant. The method used is qualitative, by means of observation, documentation and interviews. The population in this study are consumers of Cinla Restaurant in Cililitan, East Jakarta. Based on the results of the study, it can be concluded that a social media engagement strategy that can increase product sales is to create content that can attract audience involvement, follow trending content, and pay attention to market conditions in order to find out consumer desires for products so that they can increase sales volume.
Perancangan Buku Ilustrasi Jurus Khas Silat Beksi sebagai Aliran Bela Diri Rakyat Betawi Deny Prabowo; Mochamad Fauzie; Widya Nuriyanti
Cipta Vol 1, No 3 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v1i3.1800

Abstract

Silat beksi merupakan salah satu aliran silat khas Betawi. Hal yang menjadi keunggulan silat beksi adalah dijadikannya Gerakan silat sebagai mediasi untuk berdakwah. Namun, masyarakat sudah mulai mengabaikan silat beksi karena kurangnya informasi dan media yang mendukung progam pelestarian budaya dari pihak yang bersangkutan, seperti sanggar dan perguruan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku ilustrasi gerakan silat berjudul “Jurus Khas Silat Beksi” dilatari oleh masalah menurunya popularitas Silat Beksi tersebut. Jurus khas Silat Beksi berupa pertahanan empat penjuru mata angin diperkenalkan dan divisualisasikan ke dalam bentuk buku ilustrasi karena memiliki gerakan yang sederhana dan mudah dipelajari. Penelitian ini menghasilkan buku ilustrasi yang diharapkan bermanfaat sebagai media pembelajaran untuk masyarakat luas dan menambah khazanah produk Desain Komunikasi Visual yang dapat dikembangkan dalam ranah pengkaryaan maupun pengkajian
Peran Koperasi Sekolah dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan pada Siswa SMP Widya Nuriyanti; Husain Nurisman; Toto Widiarto; Sutina Sutina; Zeinora Zeinora; Arief Muda Kusuma; Sigit Widiyarto; Lidya Natalia Sartono
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.2045

Abstract

This study discusses the important role of cooperatives in fostering an entrepreneurial spirit in junior high school students. The role of cooperatives makes an important contribution to the journey of the economy in Indonesia. Cooperatives, which have always been the pillars of economics, have become one of the platforms for fostering an entrepreneurial spirit in junior high school students. The research method uses descriptive qualitative methods. The research was conducted at one of the junior high schools in the city of Tangerang. This study uses a qualitative method. Data was collected through interviews and documentation. The results of the study show that entrepreneurial learning cooperatives can be carried out through school cooperatives. The role of school cooperatives is important, especially to encourage entrepreneurial practice activities in schools. The school cooperative entrepreneurship learning process begins with providing insight (training and mentoring) Keywords: cooperatives, entrepreneurship, junior high school students Abstrak Penelitian ini membahas peran penting koperasi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada siswa SMP. Peran koperasi memberikan kontribusi penting dalam perjalanan perekonomian di Indonesia. Koperasi yang sejak dulu menjadi soko guru perekonomian menjadi salah satu wadah dalam menumbuhkan jiwa wirausaha pada siswa SMP. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada salah satu SMP yang berada di kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diambil melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi Pembelajaran kewirausahaan dapat dilakukan melalui koperasi sekolah. Peran koperasi sekolah penting, terutama untuk mendorong kegiatan praktek kewirausaan di sekolah. Proses pembelajaran kewirausahaan koperasi sekolah dimulai dengan pemberian wawasan (pelatihan dan pendampingan). Kata Kunci: koperasi, kewirausahaan, siswa SMP
Pengaruh Pembelajaran Cooperative dan Platform You Tube Terhadap Hasil Belajar Kewirausahaan Pada SMA Alikhlas Kota Bekasi Widya Nuriyanti; Husain Nurisman; Toto Widiarto; Sutina Sutina; Ary Fiyanto; Arief Muda Kusuma; Sigit Widiyarto; Lidya Natalia Sartono; Indra Setiawan Purba; Melati Indah Sari Umarella
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8035143

Abstract

Entrepreneurial learning requires the right media so that the expected results increase. This study aims to determine the effect of cooperative learning on entrepreneurial learning outcomes, and to determine the effect of the YouTube platform on entrepreneurial learning outcomes and to determine the effect of cooperative learning and the YouTube platform together on entrepreneurial learning outcomes. The method used is a quantitative method, using normality and homogeneity tests. Respondents were 30 students in class X SMA Alkhlas Bekasi High School, West Java. Retrieval of data by using interviews and filling out questionnaires on students. The results of the research data are processed normally and homogeneously. Cooperative learning variables and the you tube platform have an effect on entrepreneurship learning outcomes by 52.8%. Entrepreneurial learning requires practice and sharpness of expertise for students before graduating.
Dampak Transformasi Layanan Digital Perpajakan terhadap Tingkat Produktivitas Pegawai di KPP Pratama Jakarta Cakung Syahid, Syahid; Nuriyanti, Widya; Akitsa, Dhanar Putra
Sosio e-Kons Vol 16, No 1 (2024): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v16i1.22764

Abstract

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Cakung adalah salah satu unit vertikal atau unit pelaksana teknis di bidang administrasi perpajakan yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai eselon I. Sebagai instansi yang diberi amanah oleh Undang[1]Undang untuk mengumpulkan penerimaan negara tentunya juga harus memiliki pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus dan dapat mengikuti perkembangan zaman. Pengelolaan SDM secara modern tidak dapat lepas dari pengelolaan kinerja yang unsur utamanya adalah tingkat produktivitas pegawai. Perkembangan teknologi digital dan kecanggihannya dianggap mampu meningkatkan tingkat produktivitas pegawai secara signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami pengaruh transformasi layanan digital terhadap tingkat produktivitas pegawai di KPP Pratama Jakarta Cakung. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampling jenuh. Dalam rangka mengukur output produktivitas secara objektif, KPP Pratama Jakarta Cakung memanfaatkan Dashboard Monitoring Penyelesaian Permohonan Wajib Pajak. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif, pendekatan penelitian deskriptif, dan pengumpulan data dengan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan atas tingkat produktivitas pegawai sejak KPP Pratama Jakarta Cakung melakukan transformasi digital atas seluruh layanan yang dapat digunakan oleh Wajib Pajak secara komprehensif pada tahun 2021 dengan rasio peningkatan sebesar 2,45 kali.
Optimaslisasi Gerakan Hemat Air Melalui Mural Widya Nuriyanti; Nurulfatmi Amzy; Yulianto Hadiprawiro
Darma Cendekia Vol. 1 No. 2 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i2.23

Abstract

Pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan meletakkan perhatian yang besar pada pengembangan media pembelajaran. Mereka terus-menerus mengembangkan berbagai macam inovasi media untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam pembelajaran. SMAN 3 Depok sebagai salah satu penyelenggara pendidikan melakukan inovasi tersebut dengan mural sebagai alternatif media pembelajaran. Mural sendiri merupakan sebutan untuk lukisan pada dinding. Pada kesempatan ini, SMAN 3 Depok ingin mengingatkan siswa tentang pentingnya menghemat air. Dengan mural diharapkan proses penyampaian pesan tentang hal tersebut dapat lebih efektif. Untuk itu, perlu diperhatikan elemen-elemen desain yang diaplikasikan pada mural agar mudah dimengerti oleh siswa. Tulisan ini akan berisi tentang proses perancangan mural, mulai dari proses ideasi hingga aplikasi sketsa pada dinding yang ada di area SMAN 3 Depok
Perancangan Desain Kemasan, Logo dan Konten Media Sosial sebagai Bentuk Promosi UMKM “Warung Bu Riri” Iswari, Fitria; Putri, Martha Tisna Ginanjar; Nuriyanti, Widya
Darma Cendekia Vol. 2 No. 1 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v2i1.43

Abstract

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung awal 2020 membuat beberapa orang kehilangan pekerjaan. Tidak sedikit dari mereka yang kehilangan membuka usaha kecil atau lebih dikenal dengan usaha mikro. Salah satunya usaha mikro dan kecil “Warung Bu Riri” pemiliknya ialah seorang pensiunan karyawan swasta yaitu Ibu Sri. Sebelum masa pandemi warung bu riri yang menjual aneka cemilan seperti asinan buah, buko pandan, dan salad buah banyak diminati oleh teman kantor atau tetangga sekitar.  Selama menjalankan UMKM beliau belum menggunakan media sosial. Pelaksanaan PKM ini bertujuan untuk memberikan solusi berupa pengembangan UMK (Usaha Mikro dan Kecil) secara digital, baik dalam bidang pengemasan (packaging), branding, serta media promosi. Selama pandemic pemanfaatan teknologi semakin meningkat. Usaha kami juga ingin membuat kemasan yang lebih baik sehingga mampu menjadi pembeda atau identitas antara produk yang dihasilkan oleh pesaing yang lain. Dibutuhkan strategi pemasaran yang baik dalam mempromosikan suatu produk. Proses pelaksanaan PKM yaitu: survey awal mitra, FGD, mendesain, memberikan pelatihan mitra.  Tim akan mendesain logo untuk branding produk tersebut, memperbaiki kemasan, serta melatih penggunaan media sosial dan market place sebagai media promosi produk.
Sosialisasi Budaya Malu di Kalangan Pelajar melaui Infografis Sebagai Bentuk Pendidikan Karakter Iswari, Fitria; Handayani, Dian; Nuriyanti, Widya
Jurnal Desain Vol 6, No 02 (2019): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1717.248 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v6i2.3050

Abstract

Pelajar adalah pemuda penerus bangsa, namun apa yang terjad iapabila rendahnya budayamalu yang dimiliki oleh para pelajar. Banyak pelanggaran yang dilakukan oleh siswa seperti terlambat datang ke sekolah, membuang sampah sembarangan, tidak hormat kepada guru, berpakaian tidak rapi, berbicara kotor dan yang lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa rendahnya budaya malu para pelajar saat ini. Hal tersebut menjadi perhatian karena ini berarti pendidikan karakter yang belum sepenuhnya terserap oleh para pelajar. Pendidikan karakter kepada peserta didik. Karena sejatinya Pendidikan berkarakter saat ini diharapkan mampu membentu kwatak, kebiasaan, dan tingkah laku para pelajar kearah yang lebih baik. Tulisan ini membahas tentang penggunaan infografis sebagai media soaialisasi budaya malu sebagai bentuk pendidikan karakter. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan budaya malu siswa dan terbentuknya karakter yang lebih baik. Tulisan in imenggunakan metode yang kualitatif dengan cara observasi dan menyelenggarakan FGD (focus group discussion) yang melibatkan kepala sekolah, wakil, staff kesiswaan, guru bimbingan konseling, dan beberapa guru. Hal tersebut dilakukan untuk member gambaran tentang perilaku siswa SMPN 64 Jakarta, dan merumuskan materi yang gunakan pada infografis. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara kepada staff kesiswaandan guru BK. Selanjutnya infografis tersebut pajang di depan sekolah sebagai media sosialisasi budaya malu. Hasil dari penggunaan media selama 1 bulan ini berdampak positif, yaitu dengan ditunjukan berkurangnya peserta didik yang terlambat, berpakaian tidak rapi, membuang sampah sembarangan, berbicara kotor, dan tidak sopan dengan guru. Hal ini menunjukan media sosialisasi budaya malu berupa infografis berhasil membentuk karakter para siswa ke arah yang lebih baik.