Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Strategi Perluasan Pasar Udang Beku Indonesia ke Negara BRICS Ramadona, Tomi; Budiharsono, Sugeng; Suhana, Suhana; Novindra, Novindra; Sapanli, Kastana; Septya, Fanny
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 15, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jksekp.v15i2.16107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan perdagangan udang beku Indonesia (HS 030617), yang hingga kini masih menghadapi berbagai kendala struktural seperti hambatan tarif dan non-tarif, tingginya biaya logistik, dan keterbatasan penetrasi pasar, sekaligus merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan perdagangan ke negara-negara anggota BRICS.. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder yang mencakup analisis tren ekspor time-series selama periode 2013–2023, perhitungan daya saing menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA), dan kerangka Tinbergen untuk merumuskan kebijakan perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor udang beku Indonesia ke negara BRICS mengalami tren peningkatan, meskipun kontribusinya terhadap total ekspor nasional masih relatif kecil. Namun di sisi lain tren ekspor ke negara di luar BRICS mengalami penurunan. Dengan demikian potensi diversifikasi terbuka lebar melalui pasar Rusia, India, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab yang mulai menunjukkan tren pertumbuhan positif. Nilai RCA Indonesia untuk produk udang beku tercatat konsisten di atas angka 5,0 hingga 10,2, yang menandakan keunggulan komparatif kuat, meskipun belum diikuti dengan strategi penetrasi pasar yang optimal. Hambatan tarif, regulasi SPS, dan tingginya biaya logistik menjadi tantangan utama yang perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama melalui BRICS Seafood Agreement, peningkatan efisiensi logistik rantai dingin, dan diversifikasi pasar ekspor sebagai strategi menuju integrasi pasar perikanan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.Title: Expansion Strategy for Indonesia’s Frozen Shrimp Market Into Brics CountriesThis study aims to analyze the potential and challenges of the Indonesian frozen shrimp trade (HS 030617), which still faces various structural obstacles such as tariff and non-tariff barriers, high logistics costs, and limited market penetration, while also formulating policies that support the development of trade to BRICS member countries. This study aims to analyze the potential and challenges of the Indonesian frozen shrimp trade (HS 030617) and formulate policies to support the development of trade to BRICS member countries. This study uses secondary data analysis methods that include time-series export trend analysis during the 2013–2023 period, competitiveness calculations using the Revealed Comparative Advantage (RCA) method, and the Tinbergen framework to formulate trade policies. The results show that Indonesian frozen shrimp exports to BRICS countries are experiencing an increasing trend, although their contribution to total national exports is still relatively small. However, on the other hand, the export trend to countries outside BRICS is decreasing. Thus, the potential for diversification is wide open through the markets of Russia, India, South Africa, and the United Arab Emirates, which are starting to show a positive growth trend. Indonesia’s RCA for frozen shrimp products has consistently been recorded at between 5.0 and 10.2, indicating a strong comparative advantage, although an optimal market penetration strategy has not accompanied it. Tariff barriers, SPS regulations, and high logistics costs are the main challenges that the government must overcome. This study recommends strengthening cooperation through the BRICS Seafood Agreement, improving cold chain logistics efficiency, and diversifying export markets as strategies towards more inclusive and sustainable fisheries market integration.
Strategi Pengembangan Usaha Konservasi Mangrove yang Berkelanjutan di Taman Wisata Alam Jering Menduyung Bangka Barat A. Faroby Falatehan; Aditya Handoyo Putra; Kastana Sapanli
Jurnal Riset Bisnis Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jrb.v8i2.6766

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki fungsi penyimpanan karbon yang tinggi. Namun terjadi degradasi mangrove akibat kegiatan ekonomi salah satunya sektor pertambangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perlunya pengembangan usaha yang berkelanjutan salah satunya usaha konservasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung potensi manfaat ekonomi usaha konservasi mangrove dan menyusun strategi pengembangan usaha konservasi mangrove yang berkelanjutan di TWA Jering Menduyung. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis benefit transfer faktor emisi karbon dan analisis pendapatan manfaat ekonomi usaha konservasi mangrove. Analisis strategi menggunakan interpretative structural modelling dengan software Exsimpro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha konservasi mangrove berpotensi memberikan manfaat ekonomi mencapai Rp2.609.471.451 per tahun. Strategi untuk merealisasikan manfaat ekonomi tersebut dengan meningkatkan sarana prasarana, menegakan hukum dan kebijakan, meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat, dan skema pendanaan oleh para stakeholder yaitu BKSDA Sumsel, DKP, dan Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta pihak yang berada di sekitar kawasan yaitu pemerintah desa dan masyarakat Desa Air Menduyung. Kata kunci: benefit transfer, interpretative structural modelling, stakeholder, degradasi mangrove
Pemanfaatan Limbah Air Seni Kelinci menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Widorkandang, Magetan Sapanli, Kastana; Prasetyoningrum, Widya Dwi; Rawina, Qori Siela; Lestari, Ayu; Yusuf, Muhammad; Mayesti, Pawitri Adhistyana; Azizah, Aprilia Ulfatul; Denika, Pendiyan; Prastyaningrum, Garnish Eka; Fitrinuraisyah, Puti; Putri, Milenia Kusuma
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4226.396 KB) | DOI: 10.29244/pim.v4i1.40804

Abstract

Desa Widorokandang, Kabupaten Magetan , Jawa Timur memiliki potensi dalam bidang pertanian dan peternakan. Permasalahan yang dihadapi dalam usaha pertanian tentang harga pupuk dan penggunaan pupuk anorganik dalam jangka panjang. Alternatif mengurangi penggunaan pupuk anorganik dengan menggunakan pupuk organik dapat membantu untuk memperbaiki struktur tanah karena mengandung zat hara yang baik. Hal ini didukung dengan keberadaan peternakan kelinci di desa Widorokandang yang menghasilkan limbah urine kelinci sebagai bahan utama pembuatan pupuk organik cair. Proses pembuatan pupuk organik cair dilakukan dengan cara fermentasi yang mudah dilakukan oleh masyarakat. Mahasiswa KKN-T IPB bersama peternak kelinci di desa Widorokandang membuat produk pupuk organik cair “Growi”. Produk ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan pupuk di desa Widorokandang serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Nilai keuntungan relative dari usaha pupuk organik cair “Growi” memiliki nilai lebih dari 1 yang termasuk usaha yang layak.
RELASI PATRON–KLIEN DAN KINERJA EKONOMI USAHA PETAMBAK GARAM RAKYAT: STUDI KOMPARATIF DI KABUPATEN PAMEKASAN DAN SAMPANG, MADURA Tikkyrino Kurniawan; Rilus A. Kinseng; Taryono Taryono; Agus Heri Purnomo; Kastana Sapanli; Bayu Vita Indah Yanti; Galuh Adriana; Sheviyola Denenti Suryadarma
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 12, No 1 (2026): JUNI 2026
Publisher : Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marina.v12i1.16894

Abstract

Literatur patron–klien dalam ekonomi pedesaan cenderung memosisikan patronase sebagai mekanisme proteksi ekonomi atau substitusi rasional atas kegagalan pasar. Studi ini menguji asumsi tersebut melalui analisis komparatif kinerja ekonomi petambak garam rakyat berdasarkan status keterikatan patronase dalam konteks pasar yang tidak sempurna. Survei kuantitatif dilakukan terhadap 200 rumah tangga petambak di Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang, dengan pengujian perbedaan menggunakan Mann–Whitney U Test akibat distribusi data yang tidak sepenuhnya normal. Hasil menunjukkan bahwa dampak relasi patron–klien tidak bersifat universal. Di Kabupaten Pamekasan, keterikatan patronase berkorelasi signifikan dengan perbedaan produksi, pendapatan, keuntungan, dan rasio efisiensi usaha. Sebaliknya, di Kabupaten Sampang tidak ditemukan perbedaan signifikan pada indikator yang sama. Kontras ini menunjukkan bahwa patronase bukan determinan tunggal performa ekonomi, melainkan institusi yang efektivitasnya bersifat kontingen terhadap kapasitas ekonomi patron, struktur biaya, skala produksi, dan homogenitas teknologi lokal. Studi ini mematahkan asumsi bahwa patronase secara inheren protektif atau eksploitatif, dengan menunjukkan bahwa dampaknya terhadap kinerja usaha sangat kontekstual bahkan dalam komoditas dan wilayah geografis yang serupa. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pembuktian empiris komparatif bahwa relasi patron–klien dalam usaha garam rakyat beroperasi sebagai konfigurasi kelembagaan yang efek ekonominya tidak seragam, sehingga memerlukan pendekatan kebijakan yang diferensial dan berbasis konteks.TITLE: PATRON–CLIENT RELATIONS AND ECONOMIC PERFORMANCE OF SMALLHOLDER SALT FARMING: A COMPARATIVE STUDY IN PAMEKASAN AND SAMPANG REGENCIES, MADURAThe dominant literature on patron–client relations in rural economies tends to frame patronage either as an economic protection mechanism or as a rational substitute for formal market failures. This study critically examines that assumption through a comparative analysis of the economic performance of small-scale salt farmers based on patronage attachment within imperfect market conditions. A quantitative survey of 200 farming households in Pamekasan Regency and Sampang Regency was conducted, and group differences were tested using the Mann–Whitney U Test due to non-normal data distribution. The findings demonstrate that the economic effects of patron–client relations are not universal. In Pamekasan Regency, patronage attachment is significantly associated with differences in production, income, profit, and business efficiency. In contrast, no statistically significant differences are observed in Sampang Regency. This contrast indicates that patronage is not a single determinant of economic performance, but rather an institutional configuration whose effectiveness is contingent upon the patron’s economic capacity, cost structure, production scale, and local technological homogeneity. This study challenges the conventional dichotomy that portrays patronage as inherently protective or exploitative. Instead, it provides comparative empirical evidence that patron–client relations in small-scale salt production operate as context-dependent institutional arrangements with non-uniform economic effects. The results underscore the need for differentiated, context-sensitive policy interventions rather than universal prescriptions regarding informal economic institutions.
Strategi Konservasi Mangrove di Pulau Bangka melalui Perdagangan Jasa Karbon Kastana Sapanli; Tridoyo Kusumastanto; Novindra; A. Faroby Falatehan; Irma Akhiranti; Yeyen Mardyani; Mega Natasha Indah; Aditya Handoyo Putra
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 5 No. 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.673-677

Abstract

Beberapa langkah dalam upaya penerapan jasa perdagangan karbon mangrove: (1) Pemetaan dan inventarisasi wilayah mangrove; (2) penilaian karbon dilakukan untuk mengukur stok karbon yang disimpan dalam ekosistem mangrove; (3) mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk melindungi dan memulihkan ekosistem mangrove; (4) proyek konservasi mangrove dapat didaftarkan pada program perdagangan karbon di tingkat nasional atau internasional; (5) pengukuran karbon harus dilakukan untuk memantau efektivitas proyek konservasi mangrove secara berkala, (6) konservasi mangrove yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif masyarakat lokal (7) penerapan jasa perdagangan karbon dalam konservasi mangrove juga harus disertai dengan upaya edukasi dan kesadaran untuk menginformasikan masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim.
Membangun Kelembagaan Adil dalam Relasi Patron-Klien Garam Rakyat Madura Tikkyrino Kurniawan; Rilus A. Kinseng; Taryono; Agus Heri Purnomo; Kastana Sapanli; Bayu Vita Indah Yanti; Galuh Adriana; Sheviyola Denenti Suryadarma
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 7 No. 3 (2025): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0703.1384-1388

Abstract

Relasi patron–klien dalam tata niaga garam rakyat Madura masih menjadi penghambat utama kesejahteraan petambak. Patron berperan sebagai pemberi modal dan pengendali distribusi, sementara negara belum hadir secara efektif untuk melindungi petambak. Akibatnya, petambak bergantung pada patron untuk modal dan akses pasar, sehingga sulit menentukan harga secara mandiri. Kajian ini dilakukan di Kabupaten Sampang dan Pamekasan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan teknis pemerintah yang bersifat top-down tidak mampu menjawab realitas sosial ekonomi di tingkat lokal. Meski begitu, muncul inisiatif perlawanan sosial berupa pembentukan koperasi dan jaringan distribusi alternatif yang menunjukkan arah baru menuju kemandirian ekonomi petambak. Policy brief ini menegaskan pentingnya membangun kelembagaan distribusi garam berbasis komunitas, memperkuat koperasi melalui dukungan regulasi dan pembiayaan, serta mendorong transparansi harga dan informasi melalui digitalisasi. Dengan langkah-langkah ini, negara dapat berperan sebagai fasilitator yang memastikan keadilan ekonomi bagi petambak garam rakyat. 
Proses Produksi Gula Aren di Pengrajin Ibrahim Kabupaten Bangka Sebagai Binaan BAPPEDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Moch. Fadlal Islamay Pribadi; Rosy Hutami; Nuri Andarwulan; Ervizal A.M. Zuhud; Kastana Sapanli; Nurul Ichsan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21460

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata Merr.) merupakan tanaman palem yang menghasilkan nira sebagai bahan baku utama pembuatan gula aren. Gula aren menjadi produk penting bernilai ekonomi tinggi, namun proses produksinya masih dilakukan secara tradisional sehingga hasil dan mutu seringkali bervariasi. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi langsung dengan pengrajin Ibrahim di Desa Jada Bahrin, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi gula aren terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyadapan nira aren, perebusan nira hingga kental, penghilangan buih dan kotoran selama pemasakan, pendinginan, serta pencetakan menjadi gula aren padat. Proses pengolahan masih sederhana menggunakan peralatan tradisional seperti wajan, tungku, serok, dan cetakan bambu, sehingga konsistensi mutu produk sangat bergantung pada keterampilan pengrajin.
Enhancing Ocean Economy Growth for Regional Development in the Special Region of Jakarta, Indonesia Harun Idham Akbar; Tridoyo Kusumastanto; Ario Damar Damar; Wiwin Ambarwulan Ambarwulan; Kastana Sapanli
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 16 No 3 (2026): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.16.3.333

Abstract

The ocean economy plays a crucial role in driving regional development and sustainable natural resource management, particularly in metropolitan coastal areas such as the Special Region of Jakarta (Daerah Khusus Jakarta, DKJ). Despite the rapid development of the ocean economy in many regions, there is little comprehensive research on the ocean economy at the metropolitan scale.This work applies to an Input-Output approach to assess the ocean economic activity within the DKJ area, relying on a regional IO matrix from 2016. Alongside come figures on Gross Regional Domestic Product (GRDP), employment creation factors, and measures of influence spread across industries. Emphasis emerges where certain fields show notable interdependencies with marine-relatedoutputs, shaping paths for advancement. Through such patterns, attention shifts naturally toward those branches capable of generating wider ripple effects. The results show that 25% of DKJ's total output comes from the ocean economy, accounting for 19.7% of the province’s GRDP in 2016. By 2024, GRDP from the ocean economy reached IDR 721 trillion, with projected output of IDR 1,805 trillion. The two largest contributors are marine construction and marine tourism, followed by the maritime industry and the transportation sectors. Where complex logistics chains are examined, integrated approaches like Blue Urbanism emerge, linking constructed spaces to renewed ecosystems. Within different areas, port networks operate independently yet grow tightly linkedunder this framework. Evidence gathered supports detailed planning methods aimed at shaping coastal urban economies where industry expands steadily alongside ecological care and fairer community outcomes.
Co-Authors A. Faroby Falatehan Aditya Handoyo Putra Agus Heri Purnomo Agus Heri Purnomo Agus Sadelie Agus Sadelie Agustya, Nia Ahyar Ismail Akbar, Harun Idham Akbar Al Manar, Primadika Alsa Denta Andamari, Hasna Azizka Anggraini, Ulvia Arifin, Surya Dwi Ario Damar Damar Arwa inas shafiya Auzi Asfarian Ayang Armelita Rosalia AYU LESTARI Azizah, Aprilia Ulfatul Azzahra, Sahaya Aulia Bayu Vita Indah Yanti Bayu Vita Indah Yanti Danang Pramudita, Danang Denika, Pendiyan Distya Riski Hapsari Ervizal A.M. Zuhud Ervizal AMZU Fauzan, Fatih Ahmad Fauzi, Sadilah Ferani, Lathifa Marsya Nathania Fery Kurniawan Fina Uzwatani Fina Uzwatania Fitrinuraisyah, Puti Galuh Adriana Galuh Adriana Gatot Yulianto Harun Idham Akbar Ibrahim, Sofian Indah, Mega Natasha Irma Akhiranti Irma Akhrianti Irzal Effendi Izumi Risma Ayuka Kartawiria, Rifky Fauzi Althafry Lailatun Nikmah Lailatun Nikmah Manar, Primadhika Al Mardyani, Yeyen Mayesti, Pawitri Adhistyana Mega Natasha Indah Meti Ekayani Moch. Fadlal Islamay Pribadi Muhammad Yusuf Muthia Virna Yasmin Nabila Nur Septiani Naufalzuhdi, Achyar Nelonda, Selli Nindya dendrania fitra Nindyantoro, Nindyantoro Novi Rosanti Novindra novindra . Nurcahali, Fani Nuri Andarwulan Nurul Ichsan Nuva Pini Wijayanti Prasetyoningrum, Widya Dwi Prastyaningrum, Garnish Eka Pribadi, Moch Fadlal Islamay Putra, Aditya Handoyo Putri, Milenia Kusuma Putro, Fikri Aldi Dwi Rawina, Qori Siela Rilus A. Kinseng Rilus A. Kinseng Rilus Kinseng Rosy Hutami Rusdi Sadelie, Agus sadelie, agus Sahaya Aulia Azzahra Septiani, Bunga Septiani, Nabila Nur Septya, Fanny Shella, All Free Sheviyola Denenti Suryadarma Sheviyola Denenti Suryadarma Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Slamet Wahyudi Sudradjat, Dandi Rivaldi Sugeng Budiharsono Sugeng Budiharsono Sugeng Budiharsono Suhana Suhana Suhana Suhana Sukamto, Ika Sumiyarsi Tamaulina Br Sembiring Taryono Taryono Taryono Tikkyrino Kurniawan Tikkyrino Kurniawan Tomi Ramadona Tridoyo Kusumastanto Wini - Trilaksani Wiwin Ambarwulan Wiwin Ambarwulan Ambarwulan Yeyen Mardyani Zuhdirabbani, Genadi Zuhud, Ervizal A. M. Zulfani Rahmah Izzati Putri