Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strategi Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan Sebagai Upaya Konservasi Mangrove di Kabupaten Bangka Selatan Sapanli, Kastana; Kusumastanto, Tridoyo; Yulianto, Gatot; Sadelie, Agus; Kurniawan, Fery; Putra, Aditya Handoyo; Akhrianti, Irma; Mardyani, Yeyen; Indah, Mega Natasha; Fauzan, Fatih Ahmad
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 6 No 4 (2024): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0604.1048-1052

Abstract

Pengembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan mangrove Kabupaten Bangka Selatan memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten ini memiliki hutan mangrove yang cukup luas, menghasilkan jasa-jasa lingkungan dan memberikan potensi berbagai kegiatan ekonomi khususnya di sektor perikanan yaitu silvofishery. Selain itu juga potensi pengembangan wisata ekowisata mangrove yang dapat dikombinasikan dengan usaha kepiting bakau. Namun demikian terdapat permasalahan adanya kerusakan ekosistem mangrove akibat aktivitas manusia seperti penambangan timah dan konversi lahan menjadi tambak. Selain itu, kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat lokal dalam pengembangan silvofishery di kawasan mangrove serta adanya keterbatasan akses terhadap modal dan teknologi. Diperlukan strategi yang tepat dari hulu hingga hilir melalui pemberdayaan masyarakat, rekomendasi kebijakan yang dapat diusulkan di antaranya peningkatan regulasi dan penegakkan hukum, peningkatan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat, dan kolaborasi antar sektor.
FRESHWATER STINGRAY FISHERMEN’S INCOME IN MUSI RIVER, PALEMBANG CITY, SOUTH SUMATRA Septiani, Nabila Nur; Wijayanti, Pini; Azzahra, Sahaya Aulia; Nikmah, Lailatun; Sapanli, Kastana
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 15 No. 2 (2024): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v15i2.51720

Abstract

Freshwater stingrays are one of the catches targeted by fishers in the Musi River of Palembang City. However, freshwater stingrays are listed as endangered species by the IUCN, and Indonesian government regulates their preservation. Prohibiting the capture of freshwater stingrays can have significant impact on the livelihoods of fishers around the river. This research was designed to analyze fishers’ income and identify the contribution of freshwater stingray catches toward fishers’ income. According to income analysis, the results show that the average fishers’ income is around IDR 269,542.13 - 655,287.47 per trip per day with an R/C ratio to the total cost is 3.78 in the regular season and 2.14 in the low season. The share of freshwater stingray catches toward the total income ranges from 14.22% to 20.93%. Keywords: elasmobranch, livelihood, profit sharing, sustainable fisheries
Model Transmisi Intergenerasi Perikanan Tangkap di Pesisir Selatan Nelonda, Selli; A Kinseng, Rilus; Sapanli, Kastana; Novindra, Novindra
Jurnal Ecogen Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Ecogen
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmpe.v8i1.16433

Abstract

This research aims to identify the determining factors for the transmission of fishing between generations and analyze the intergenerational model with the variable parental support in creating sustainable livelihood activities in coastal areas. This research uses a seemingly unrelated bivariate probit regression model and multinomial logistic regression with 270 samples. The results show that the intergenerational transmission of fishing work depends on the father's hopes and also the child's wishes, while the father's hopes of wanting his child to become a fisherman like himself (which is the cause of endogeneity) depends on the child's liking for the sea, the education of household head, the experience of household head. steps, the conditions of fishing business and community participation. From the multinomial logistic regression model, the results show that variables that describe economic and social conditions play an important role in the decision to occur intergenerational transmission. 
ANALISIS SUSTAINABLE LIVELIHOOD NELAYAN SUKU BAJO DI KAMPUNG WURING KECAMATAN ALOK BARAT KABUPATEN SIKKA Ibrahim, Sofian; Sapanli, Kastana; Suhana
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 3 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.3.275-287

Abstract

Masyarakat nelayan suku Bajo Kampung Wuring merupakan salah satu bagian masyarakat pesisir yang bisa beradaptasi dan mampu memanfaatkan sumberdaya perikanannya. Namun mayoritas nelayan suku Bajo masih hidup serba keterbatasan terutama nelayan kecil dan buruh nelayan. Nelayan suku Bajo masih memiliki masalah dengan keberlanjutan hidupnya dari masalah sosial, ekonomi dan lingkungan serta dampak perubahan iklim. Perubahan iklim seperti permukaan air laut naik, gelombang tinggi, hujan deras dan badai sangat mempengaruhi keberlanjutan hidup nelayan suku Bajo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status aset sustainable livelihood suku Bajo di Kabupaten Sikka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2023 di Kampung Wuring Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Metode penelitian yang digunakan analisis sustainable livelihood adalah Multiaspect Sustainability Analysis (MSA) untuk menilai status keberlanjutan. Hasil penelitian dalam analisis status sustainable livelihood nelayan suku Bajo di Kampung Wuring dengan total nilai rata-rata sebesar 48,3. Sustainability nilai yang tertinggi adalah aspek human capital (73,4), social capital (73,4) dan economic and financial capital (53,4), sedangkan aspek yang terendah adalah physical capital (40) dan natural capital (26,6). Sehinga perlu perhatian khusus terhadap fakor natural capital kerena memiliki nilai status kurang berkelanjtan. Kata kunci: capital, keberlanjutan, nelayan, suku Bajo
NILAI EKONOMI EKOSISTEM KARANG PULAU PARI DAN PENGELOLAAN BERKELANJUTAN Naufalzuhdi, Achyar; Yulianto, Gatot; Sapanli, Kastana
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 3 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.3.255-266

Abstract

Terumbu karang Pulau Pari Kepulauan Seribu berperan penting dalam sektor perikanan dan pariwisata, namun tidak terlepas dari ancaman kerusakan akibat aktivitas manusia dan dampak perubahan iklim. Nilai ekonomi dan pengelolaan berkelanjutan diperlukan agar jasa ekosistem dapat dimanfaatkan secara terus-menerus hingga dimasa mendatang. Tujuan dari penelitian ini untuk menduga nilai ekonomi karang dan karakteristik masyarakat yang berpengaruh terhadap nilai ekonomi, serta menentukan strategi pengelolaan secara berkelanjutan. Metode survey digunakan dalam pengumpulan data dengan kuisioner dan observasi. Nilai ekonomi ekosistem dianalisis menggunakan Contingent Valuation Method untuk mengukur nilai WTP masyarakat atas jasa ekosistem. Karakteristik masyarakat yang berpengaruh terhadap nilai ekonomi karang menggunakan model regresi linier berganda. Analisis program berkelanjutan menggunakan Analytical Hierarchy Process untuk menghasilkan alternatif prioritas. Hasil penelitian diperoleh besaran nilai WTP masyarakat atas jasa ekosistem Rp9.500 dengan nilai total WTP Rp384.750.000 per tahun sebagai nilai ekonomi karang. Karakteristik masyarakat yang berpengaruh adalah pendapatan, artinya pendapatan yang meningkat maka meningkat pula nilai ekonomi ekosistem karang. Analisis AHP menunjukkan strategi pemberdayaan masyarakat sebagai alternatif prioritas sehingga direkomendasikan sebagai strategi pengelolaan secara berkelanjutan. Program pelatihan dan pendampingan masyarakat diperlukan dalam pengelolaan ekosistem terumbu karang yang berkelanjutan. Kata kunci: kesediaan membayar, pengelolaan berkelanjutan, Pulau Pari
Strategi Pemulihan Sektor Pertanian Pasca Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur Sapanli, Kastana; Ismail, Ahyar; Nuva; Pramudita, Danang
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 5 No 2 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0502.578-582

Abstract

Rekomendasi strategi dalam upaya pemulihan dari pascabencana gempa bumi di sektor pertanian antara lain: (1) penanganan kesehatan fisik dan mental (trauma healing) petani yang terdampak; (2) Perbaikan fasilitas sarana prasarana terdampak seperti greenhouse, irigasi, stasiun terminal agribisnis, dan packing house, jalan, dan sistem drainase; (2) Bantuan sarana produksi pertanian berupa bibit, cangkul, garpu pertanian, pupuk, dan sabit; (3) Penguatan kelembagaan petani berupa kualitas modal sosial petani dan model bisnis berbasis pertanian tanggap bencana yang diatur melalui gapoktan; (5) diversifikasi komoditas berbasis smart farming dengan sistem tumpangsari; dan (6) memperkuat supply chain melalui pengembangan sistem informasi digital pertanian.
Strategi Perlindungan Pari Air Tawar dan Peningkatan Livelihood Assets Nelayan di Sungai Musi Septiani, Nabila Nur; Azzahra, Sahaya Aulia; Wijayanti, Pini; Sapanli, Kastana
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 5 No 2 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0502.583-587

Abstract

Rekomendasi pengelolaan pari air tawar dan peningkatan livelihood assets nelayan di Sungai Musi antara lain: (1) Pemerintah Indonesia melalui Dinas Perikanan Kota Palembang, Penyuluh Perikanan Kota Palembang, dan BPSPL Padang Wilker Palembang dapat melakukan sosialisasi terkait perlindungan pari air tawar kepada nelayan; (2) Pemerintah melalui PSDKP Batam Wilker Palembang dan masyarakat melalui Pokmaswas dapat bekerja sama untuk menindaklanjuti perdagangan pari air tawar dilindungi; (3) Aktor kunci perlu meningkatkan kerja sama dalam pengelolaan pari air tawar; (4) Koordinasi antar stakeholders yaitu Dinas Perikanan Kota Palembang, DLHK Kota Palembang, dan Bapedalda Kota Palembang terkait pengelolaan sampah dan perbaikan DAS; (5) Dinas Perikanan Kota Palembang perlu melakukan pelepasan benih ikan sebagai upaya memulihkan stok ikan di alam; dan (6) Penyuluh Perikanan Kota Palembang dapat memanfaatkan indeks modal sosial nelayan yang tinggi untuk melakukan sosialisasi tentang perlindungan pari air tawar kepada kelompok nelayan.
Strategi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Bangka Melalui Pemberdayaan Ekowisata Kelekak Aren Amzu, Ervizal; Andarwulan, Nuri; Sapanli, Kastana; Hutami, Rosy; Ichsan, Nurul; Wahyudi, Slamet; Rusdi; Manar, Primadhika Al
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 5 No 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.639-643

Abstract

Rekomendasi kebijakan yang perlu dilakukan dalam upaya peningkatan potensi ekonomi aren: 1) membantu penyediaan bibit aren dan pendampingan dalam penanaman dan pemeliharaannya; 2) penyediaan sentra pembibitan aren yang berkualitas; 3) perlu pendampingan pengolah gula aren agar memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan sebagai pengrajin gula aren; 4) pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis) aren yang membuat ekowisata berbasis kelekak aren.
Strategi Konservasi Mangrove di Pulau Bangka melalui Perdagangan Jasa Karbon Sapanli, Kastana; Kusumastanto, Tridoyo; Novindra; Falatehan, A. Faroby; Akhiranti, Irma; Mardyani, Yeyen; Indah, Mega Natasha; Putra, Aditya Handoyo
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol 5 No 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.673-677

Abstract

Beberapa langkah dalam upaya penerapan jasa perdagangan karbon mangrove: (1) Pemetaan dan inventarisasi wilayah mangrove; (2) penilaian karbon dilakukan untuk mengukur stok karbon yang disimpan dalam ekosistem mangrove; (3) mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk melindungi dan memulihkan ekosistem mangrove; (4) proyek konservasi mangrove dapat didaftarkan pada program perdagangan karbon di tingkat nasional atau internasional; (5) pengukuran karbon harus dilakukan untuk memantau efektivitas proyek konservasi mangrove secara berkala, (6) konservasi mangrove yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif masyarakat lokal (7) penerapan jasa perdagangan karbon dalam konservasi mangrove juga harus disertai dengan upaya edukasi dan kesadaran untuk menginformasikan masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Circular Economy di Tingkat Desa: Pendekatan Sistem Dinamik Sapanli, Kastana; Putro, Fikri Aldi Dwi; Arifin, Surya Dwi; Putra, Aditya Handoyo; Andamari, Hasna Azizka; Anggraini, Ulvia
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 11, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.11.2.141-155

Abstract

Peningkatan timbulan sampah memerlukan pengelolaan secara komprehensif dan efisien. Akan tetapi, mayoritas pengelolaan sampah di Indonesia masih menggunakan pendekatan akhir (end-to-pipe) dan sistem open dumping sehingga menimbulkan pencemaran. Konsep circular economy dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 1.1, 8.1, dan 12.5. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Cibanteng saat ini dan menganalisis skenario pengelolaan sampah rumah tangga berbasis circular economy yang optimal di Desa Cibanteng. Analisis deskriptif dan model sistem dinamik digunakan untuk menjawab kedua tujuan tersebut. Hasil riset mengungkap bahwa mayoritas rumah tangga di Desa Cibanteng belum melakukan kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga secara lebih lanjut. Hasil simulasi model sistem dinamik antarskenario menunjukkan bahwa skenario pengelolaan sampah rumah tangga paling optimal adalah skenario optimis dengan jumlah sampah terkelola mencapai 70 persen. Skenario optimis tersebut dapat menghasilkan rata-rata pertambahan timbulan sampah rumah tangga terkecil (653,1 ton/tahun), rata-rata pengurangan beban emisi tertinggi (-39,4 ton CO2-eq/tahun), dan rata-rata tambahan pendapatan rumah tangga tertinggi (Rp2.264.031/KK/bulan) selama tahun simulasi 2022-2030. Terdapat dua hal yang perlu diperhatikan agar skenario optimis tersebut dapat tercapai yaitu peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan di Desa Cibanteng serta pengembangan pasar terkait kegiatan dan produk hasil kelola sampah dari Desa Cibanteng.