Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Pelayanan Kredit Usaha Rakyat (Kur) Di Bank Bri Unit Trunojoyo Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v3i1.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) kualitas pelayanan kredit usaha rakyat di BRI Unit Trunojoyo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data primer, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah yang melakukan nasabah kredit usaha rakyat Bank BRI Unit Trunojoyo. Kualitas Pelayanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Unit Trunojoyo yang dilihat menggunakan 5 (lima) dimensi Kualitas Pelayanan menurut Parasuraman-Zeithaml-Berry, yaitu dimensi Tangibles (bukti fisik), dimensi Reliability (kehandalan), dimensi Responsiveness (daya tanggap) , dimensi Assurance (jaminan), dan dimensi Emphaty (empati). Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada nasabah KUR Bank BRI Unit Trunojoyo pada tahun 2018. Analisis ini meliputi uji statistic.Hasil uji statistic menunjukkan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan.
Strategi Kpu Kabupaten Bojonegoro Dalam Meningkatkan Partisipasi Angka Pemilih Pilbub 2018: (Suatu Studi Di Kpud Bojonegoro) Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v3i2.354

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) merupakan proses pemilihan seorang wakil rakyat untuk menduduki jabatan. Masyarakat Indonsia masih banyak yang tidak menyuarakan pilihannya (golput) hal ini menjadi masalah yang dialami oleh pemerintah Indonesia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan partisipasi angka pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada sasaran sosialisaso pemilihan dan metode sosialisasi meliputi sosialisasi untuk pemilih, penyediaan RPP untuk pemilih, goes to campus untuk partisipasi pemilih, gethering untuk menyampaian sosialisasi kepada pemilih. Dalam penelitian ini metode analisa data yang digunakan adalah analisa kualitatif non statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih sudah dilakukan semua sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh KPU Bojonegoro. Rumah Pintar Pemilu dalam strategi KPU Bojonegoro untuk meningkatkan partisipasi pemilih belum efektif, karena masih banyak masyarakat Bojonegoro yang belum bisa datang ke KPU. Sosialisasi dengan goes to campus kurang baik, karena dari semua kampus yang ada di bojonegoro tidak seluruhnya digunakan. KPU juga melakukan pendekatan kepada para media untuk melakukan pendidikan sekaligus pengawasan terhadap media.
Implementasi Pelayanan Parkir Di Tepi Jalan Umum: (Studi Kasus Di Kabupaten Bojonegoro) suhindarno, heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v4i2.365

Abstract

Parkir tepi jalan umum di Kabupaten Bojonegoro dijadikan sebagai lahan bisnis, bukan hanya oleh Pemerintah Daerah sebagai salah satu variabel pendapatan asli daerah (PAD) lewat retribusi parkir di tepi jalan umum (TJU) dan retribusi tempat khusus parkir (TKP), tetapi juga oleh pihak swasta misalnya pusat perbelanjaan sebagai fasilitas yang mereka sediakan untuk konsumen. Pada pelayanan parkir tepi jalan umum selama ini masih banyak dijumpai adanya keluhan dari masyarakat terhadap tarif parkir yang dikenakan kepada mereka. Pelayanan parkir merupakan salah satu bentuk pelayanan publik, dimana peran penting pelayanan publik ialah ditujukan untuk terwujudnya pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat dan dalam pemenuhan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pelayanan parkir di tepi jalan umum daerah Kabupaten Bojonegoro. Pada kualitas pelayanan parkir di tepi jalan umum daerah Kabupaten Bojonegoro berdasarkan teori Zeithaml et.al (lima dimensi kepuasan pelayanan) digabung dengan Indeks Kepuasan Masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tipe deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada pelayanan parkir di tepi jalan umum daerah Kabupaten Bojonegoro sebesar 88,25 yang berarti bahwa kinerja petugas pelayanan parkir di tepi jalan umum daerah Kabupaten Bojonegoro “Baik” karena nilai tersebut berada diantara 76,61 – 88,30 yang berada pada mutu pelayanan B (baik).
Strategi BPBD Dalam Mitigasi Bencana Banjir Di Kabupaten Bojonegoro Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v5i2.380

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penanggulangan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terhadap banjir di Kabupaten Bojonegoro dan juga untuk mengetahui Strategi BDBP dalam mitigasi bencana banjir. Metode yang digunakan yaitu Deskriftif Kualitatif dengan Teknik Purposive Sampling dengan aspek penelitian : 1.Pencegahan Bencana Banjir pra banjir,2. Penanganan Darurat Bencana Banjir saat banjir 3. Rehabilitasi dan Rekonstruksi bencana banji pasca banjir. Hasil Penelitian bahwa adanya pemantauan terhadap kawasan bencana banjir, pelatihan kesigapan personil satgas BPBD Kabupaten Bojonegoro, sosialisasi yang rutin, pembentukan posko bencana banjir, penanganan darurat bencana banjir melalui satgas BPBD Kabupaten Bojonegoro, sarana dan prasarana serta peralatan yang digunakan dalam penanganan bencana banjir, pelaksanaan koordinasi dan konfirmasi dari BPBD kepada masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, pelaksanaan rehabilitasi bangunan lama, pelaksanaan rekontruksi pada bangunan baru.Kesimpulan dalam penelitian ini ialah Penanggulangan bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro sudah baik namun tetapi ada beberapa saran untuk BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Implementasi Kebijakan Konservasi Etika Pengelolaan dan Kesejahteraan Satwa Pada Penangkaran Rusa Timor di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Malo Fuadiyyah, Azkiyyah; Taufiq, Ahmad; Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 8 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v8i1.838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi kebijakan konservasi mengenai etika pengelolaan dan kesejahteraan satwa pada penangkaran rusa timor (Rusa timorensis) di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Malo. Penelitian berdasar permasalahan, pada 2015, rusa timor dikategorikan spesies yang terancam punah dengan kategori vulnerable (rentan) (C1) oleh International Union for Conservation of Nature. Diperlukan upaya konservasi rusa timor yang memperhatikan pemeliharaan dan kesejahteraan satwa. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi kasus dengan 4 informan sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Kemudian dianalisis menggunakan teknis analisis data kualitatif menurut Milles dan Huberman, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam implementasi kebijakan konservasi mengenai etika pengelolaan dan kesejahteraan satwa pada penangkaran rusa timor di BKPH Malo masih terdapat beberapa aspek yang menujukkan ketidaksesuaian dengan kebijakan yang berlaku dan perlu mendapat perhatian lebih. Dalam pengimplementasian suatu kebijakan, diperlukan kegiatan interpretasi agar kebijakan dapat dilaksanakan secara jelas dan terarah. Namun dalam pelaksanaannya, tidak terdapat bentuk interpretasi dari pelaksana kebijakan. Sehingga tidak terdapat aturan baku seperti SOP yang dapat digunakan sebagai pedoman/acuan dalam pengelolaan penangkaran rusa timor. Peneliti menyarankan kepada KPH Parengan selaku instansi pengelola agar menetapkan suatu aturan baku tentang prosedur pengelolaan penangkaran rusa timor yang disesuaikan dengan pedoman etika dan kesejahteraan satwa di lembaga konservasi.
Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro Huda, Nurul; Subandi, Erwan; Junadi; Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 9 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v9i2.1252

Abstract

Evaluasi Program Smart Village Desa Gondang merupakan langkah yang penting dan krusial. Penelitian ini difokuskan pada evaluasi penerapan program smart village selama ini berjalan yang dapat mencakup infrastruktur teknologi yang tersedia, pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID), tingkat keterampilan digital perangkat desa dan masyarakat, serta dampak dari program smart village. Metode penelitian meliputi survei untuk mengumpulkan informasi dari berbagai kelompok kepentingan, wawancara mendalam untuk memahami pendapat dan pengalaman langsung masyarakat, serta dokumentasi analisis dan hasil yang dicapai terkait implementasi program. Berdasarkan hasil penelitian indikator keberhasilan smart village yang terlaksana hanya smart government, dan smart community, sedangkan program smart village Desa Gondang belum sepenuhnya berorientasi pada smart environtment, hal ini didasarkan pada indikator dalam evaluasi program yang terdiri dari input, proses, output, dan outcome, yang menemukan kendala terbesar terletak pada input yang mencakup aspek sumber daya manusia, finansial dan infrastruktur pendukung. Seperti dalam pengelolaan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan, sehingga membuat, kurangnya fokus pada smart environment menghambat upaya desa untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang lebih baik. Evaluasi mengindikasikan bahwa keterbatasan dalam literasi digital dan keterampilan teknologi di kalangan penduduk desa menghambat efektivitas adopsi teknologi pintar yang menjadi inti dari Smart Village.
INOVASI TEKNOLOGI DALAM MENDORONG KEWIRAUSAHAAN PUBLIK DI DESA MORI, KEC. TRUCUK, KABUPATEN BOJONEGORO) Heny Suhindarno; Musta’ Ana; Lita Tri Cahyaningrum
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 1: Agustus 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran inovasi teknologi dalam mendorong kewirausahaan publik, dengan studi kasus pada pelaku usaha crochet homemade di Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk memahami secara mendalam bagaimana pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital dalam produksi dan pemasaran produk kerajinan tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce secara signifikan memperluas jangkauan pasar, meningkatkan produktivitas, dan membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi perempuan di wilayah pedesaan. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan adanya hambatan yang bersifat struktural, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan akses terhadap modal usaha, serta kurangnya pendampingan kebijakan secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan integrasi teknologi dalam kewirausahaan publik sangat dipengaruhi oleh kesiapan sosial, dukungan kelembagaan, serta kebijakan publik yang adaptif. Oleh karena itu, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan institusi pendidikan sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem usaha mikro yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.
Strategi Pengembangan Kewirausahaan di Daerah Pedesaan (Studi Kasus Kewirausahaan Jamur Tiram di Desa Bulaklo, Kec. Balen, Kabupaten Bojonegoro): Pengabdian Heny Suhindarno; Musta’ Ana; Lita Tri Cahyaningrum; Nadela Putri Rumaysa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2783

Abstract

This community service project is entitled "Entrepreneurship Development Strategy in Rural Areas (Case Study of Oyster Mushroom Entrepreneurship in Bulaklo Village, Balen District, Bojonegoro Regency)." The activity aims to increase community capacity in oyster mushroom cultivation and strengthen business institutions. The method used is participatory mentoring through technical training, business management counseling, and group formation. As a result, community skills improved, two business groups were formed, productivity increased by approximately thirty percent, and farmers' incomes increased by twenty to twenty-five percent. Mushroom products also began to be marketed more widely, including through social media. This program demonstrates that entrepreneurship based on local potential can be an effective strategy for village economic empowerment and is worthy of replication in other areas.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Kreatif Sebagai Sumber Pendapatan Alternatif Di Pantai Semilir Tuban, Desa Socorejo Ridha, Berliana; Heny Suhindarno; Deny Andrian; Deni Retno Cahyani; Adela Vania Widiyandhari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan desa wisata kreatif sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat di Desa Socorejo, Kabupaten Tuban, dengan fokus pada potensi Pantai Semilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta analisis data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Semilir memiliki potensi alam dan budaya yang kuat namun belum dikelola secara optimal. Kelembagaan masyarakat seperti Pokdarwis dan BUMDes masih lemah, infrastruktur wisata belum memadai, dan promosi digital belum berjalan efektif. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi kreatif juga masih terbatas pada inisiatif individu. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup lima pilar utama: (1) pemanfaatan potensi lokal secara inovatif, (2) penguatan kelembagaan masyarakat, (3) pengembangan ekonomi kreatif dan (4) penguatan infrastruktur serta promosi digital. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing desa wisata dan mendukung pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Dampak Media Sosial Terhadap Startup Kreatif Di Maliogoro, Ledok Wetan Heny Suhindarno; Dwi Ina S.; Farida Syahda F.R.; Ika Nurmanda P.; Elvira Eka F.
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap pertumbuhan startup kreatif di kawasan Maliogoro, Desa Ledok Wetan, Kabupaten Bojonegoro. Media sosial kini menjadi alat strategis dalam mempromosikan produk, membangun jaringan, dan memperluas pasar bagi pelaku usaha kreatif di pedesaan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap sejumlah pelaku startup lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok mampu meningkatkan visibilitas dan daya saing produk kreatif secara signifikan. Selain itu, media sosial juga mendorong kolaborasi antar pelaku usaha dan membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan keterbatasan infrastruktur internet masih menjadi hambatan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital yang berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha, dan dukungan kebijakan lokal untuk memperkuat ekosistem startup digital. Temuan ini penting secara teoritis dalam memperkaya kajian ekonomi kreatif berbasis komunitas dan secara praktis sebagai acuan strategi pemberdayaan desa berbasis teknologi di era digital.