Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Attention-Enhanced Convolutional Networks for Fine-Grained Batik Motif Classification with Statistical Feature Modeling Abdal, Nurul Mukhlisah; Tangsi
Journal of Mathematics and Applied Statistics Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/mathstat.v3i1.309

Abstract

This study examines a hybrid method for classifying fine-grained Indonesian batik motifs under limited data conditions. The research focuses on two objectives: (1) assessing the contribution of attention mechanisms to the extraction of discriminative visual features, and (2) evaluating the role of Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM) texture descriptors when combined with deep convolutional representations. The proposed approach employs a ResNet-50 backbone equipped with a Convolutional Block Attention Module (CBAM) and integrates second-order GLCM features through a feature-fusion framework. The dataset consists of authentic batik photographs representing 38 motif categories. Model performance is assessed using accuracy, macro-averaged metrics, Cohen’s Kappa, and ablation experiments supported by statistical tests. The model reaches a test accuracy of 75.90%, with a macro F1-score of 0.7598 and a Cohen’s Kappa value of 0.7456. Training and validation curves show stable behavior after the initial epochs. Per-class evaluation indicates that motifs with distinctive structural elements tend to be classified correctly, whereas motifs with subtle or overlapping patterns exhibit lower accuracy. The ablation study records a 4.79% accuracy increase attributed to CBAM and a 3.51% increase associated with GLCM features; both effects fall within statistically significant confidence intervals. The combination of both components yields an 8.38% improvement over the baseline model. Two-way ANOVA identifies main effects for attention and GLCM, with a small interaction term. These results provide information on how spatial attention and statistical texture features contribute to the classification of fine-grained batik motifs within the examined setting.
INTEGRASI BEBRAS TASK DALAM PERANGKAT PEMBELAJARAN: PELATIHAN GURU SD DI KOTA MAKASSAR UNTUK PENGUATAN COMPUTATIONAL THINKING Abdal, Nurul Mukhlisah; Setialaksana, Wirawan; Syawaluddin, Ahmad; Afifah, Fadhillah; Marhayati
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v4i2.307

Abstract

This community service program aims to enhance the competencies of elementary school teachers in Makassar City in integrating Computational Thinking (CT) into instructional materials through the use of Bebras Tasks. The program was implemented through five systematic stages: socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and sustainability. The training covered the development of Bebras problems, preparation of lesson plans (RPP), student worksheets (LKS), and CT-based assessment rubrics aligned with the Merdeka Curriculum. The results indicate a significant improvement in teachers’ ability to design CT-oriented learning materials, along with a 22–30% increase in students’ computational thinking skills based on pretest and posttest data. In addition to producing a Bebras problem bank and a complete set of instructional tools, the program successfully established a CT working group (Pokja) to ensure long-term sustainability. Overall, this program positively contributes to improving learning quality and strengthening teachers’ professional capacity.
Pengaruh Mentoring terhadap Emotional Wellbeing Mahasiswa Tahun Pertama Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Abdal, Nurul Mukhlisah; Setialaksana, Wirawan
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 1, Januari (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i1.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mentoring terhadap emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Sampel penelitian terdiri dari 121 mahasiswa angkatan 2022 yang telah mengikuti kegiatan mentoring di Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat emotional wellbeing mahasiswa. Metode analisis yang digunakan, yaitu regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh variabel mentoring terhadap emotional wellbeing, dengan mengontrol faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasilnya. Nilai signifikansi (Sig.) sebesar .000 yang mana lebih kecil dari probabilitas 0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, ada pengaruh sikap terhadap mentoring dengan emotional wellbeing pada mahasiswa tahun pertama. Hal tersebut, membuktikan bahwa pentingnya program mentoring dalam meningkatkan emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada institusi pendidikan untuk memberikan perhatian lebih pada implementasi program mentoring yang efektif guna mendukung emotional wellbeing mahasiswa tahun pertama. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi hubungan antara mentoring dan emotional wellbeing dengan menggunakan metode analisis regresi yang lebih kompleks.
Peran Program Kampus Mengajar dalam Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Kota Makassar Abdal, Nurul Mukhlisah
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2891

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan keterampilan penting yang secara signifikan mempengaruhi lanskap pendidikan di Indonesia, terutama di kalangan siswa sekolah menengah pertama. Hal ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kualitas pengajaran untuk meningkatkan tingkat literasi dan numerasi siswa. Tantangan yang dihadapi oleh siswa dan guru dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di Indonesia sangatlah beragam dan kompleks. Program Kampus Mengajar diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan literasi dan numerasi yang diluncurkan oleh Kemendikbudristekdikti. Mengingat bahwa keterampilan literasi dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan akademis siswa, memahami dampak dari intervensi seperti Program Kampus Mengajar sangatlah krusial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang diperlukan untuk menilai keberhasilan program Kampus Mengajar dalam meningkatkan keterampilan literasi numerasi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat memberikan informasi berharga bagi pembuat kebijakan pendidikan, sekolah, dan pihak terkait lainnya untuk memperbaiki dan mengoptimalkan program di masa mendatang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran (mixed methods) yang mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian ini terdiri dari siswa Sekolah Menengah Pertama yang berpartisipasi dalam Program Kampus MengajarSampel diambil menggunakan metode purposive sampling untuk memastikan representasi yang baik di Kota Makassar. Jumlah sampel yang diambil mencakup 35 siswa di salah satu sekolah SMP di Kota Makassar. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa program Kampus Mengajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas VIII di SMP Negeri 52 Makassar. Dengan demikian, Program Kampus Mengajar dapat dianggap sebagai salah satu solusi potensial untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.