Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Daring di Masa Pandemi Covid 19 Samosir, Christina Metallica; Boiliu, Fredik Melkias
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) berbasis daring di sekolah selama masa pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 (enam) orang yang terdiri dari guru-guru PAK yang mengajar Pendidikan Agama Kristen berbasis daring selama masa pandemi Covid 19 di sekolah negeri maupun swasta di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAK berbasis daring selama masa pandemi Covid 19 di sekolah belum efektif. Belum efektifnya pembelajaran PAK berbasis daring di masa pandemi Covid 19 disebabkan oleh beberapa hal yaitu: (a) alat komunikasi yang kurang memadai seperti smartphone, komputer dan paket internet (b) guru belum sepenuhnya menguasai IT dan guru terbatas dalam mengawasi siswa (c) siswa tidak konsentrasi penuh dalam belajar, (d) orang tua tidak mengontrol siswa dalam belajar dan kurangnya kerja sama guru dan orang tua
Analisis Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 Tefbana, Abraham; Betakore, Yoel; Boiliu, Fredik Melkias
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1976

Abstract

Hadirnya Covid-19 dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, menimbulkan problem yang kompleks bagi kehidupan manusia termasuk pelaksanaan pendidikan. Problem yang terjadi dalam pelaksanaan pendidikan khususnya dalam pendidikan agama Kristen seperti pembelajaran tatap muka di sekolah berubah menjadi pembelajaran daring di rumah. Keluarga atau orangtua bertanggung jawab sepenuhnya dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problem yang terjadi di lingkungan keluarga dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen selama masa pandemi, peran orangtua dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen selama masa pandemi dan evektivitas pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam keluarga selama masa pandemi Covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam keluarga selama masa pandemi Covid 19 belum efektif. Belum efektifnya pembelajaran pendidikan agama Kristen di masa pandemi di sebabkan oleh beberapa hal: orant tua tidak mendampingi anak, gereja dan sekolah tidak menfasilitasi orang tua tentang penggunaan teknologi, orang tua tidak paham teknologi, orang tua tidak mampu menfasilitasi anak untuk gadget dan kuota, orang tua tidak bekerja sama dengan pihak sekolah dan gereja.
Penerapan Metode Think Pair Share dalam Pembelaran Pendidikan Agama Kristen untuk Meningkatkan Sikap Menghargai Siswa Halawa, Agnes Monica; Koamesakh, Adolfina Elisabeth; Wasiyono, Natanel; Boiliu, Fredik Melkias
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2947

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui Peningkatan Sikap Menghargai siswa kelas X MIA 1 SMA Hang Tuah Belawan dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen, dengan penerapan Metode Pembelajaran Think Pair Share (TPS). Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dapat membantu siswa lebih berani mengeluarkan pendapat, berbagi pendapat dan menghargai setiap pendapat yang diberikan di kelas. Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X MIA 1 sebanyak 12 siswa, selama proses pembelajaran pendidikan agama Kristen. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan Siklus, yang  terdiri dari 4 tahap yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi serta hasil pengamatan yang dilakukan melalui observasi serta tabel grafik penelitian. Data yang diperolah dianalisis dengan menggunakan model analisis data deskriptif. Dimana penelitian ini lebih memperhatikan kualitas, proses dan keterkaitan antara kegiatan yaitu sikap menghargai siswa dengan penerapan model pembelajaran TPS selama proses pembelajaran pendidikan agama Kristen.
Edukasi Pendekatan Inkuiri dan Konseling Behavior dalam Mengatasi Bulying Pada Siswa di SMP Misi Bagi Bangsa Fredik Melkias Boiliu; Haposan Simanjuntak; Sepril Oksar Saroro; Simorangkir, Putri Melisa; Nening Satriani Radja; Elybeth Nazara; Faldin Adrianus Bunga; Janet Sartika Sihombing; Bremi Janualdi Sakerebau; Nugroho Agustinus Manalu; Herli Marlina Hutagaol; Dewi Christina; Riwati Agnes Pakpahan; Saprina Siagian; Analisa Pasaribu
Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/devotion.v1i2.109-122

Abstract

Masa remaja merupakan masa perahlian antara anak-anak dan dewasa. Pada masa remaja, merupakan masa pencarian jati diri dan pada masa ini jugalah sering terjadi penyimpangan-penyimpangan yang mengakibatkan kenakalan-kenakalan pada remaja termasuk Bullying dalam dunia pendidikan khususnya. Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan, siswa masih mengelompokkan diri, kurangnya empati terhadap orang lain, agresif dan emosi terhadap orang yang dianggap lebih lemah dari mereka. Oleh sebab itu, pembinaan untuk mengatasi Bullying pada masa remaja itu sangat perlu diadakan supaya peserta didik tidak lagi sebagai pelaku bulying. Maka dari itu, team Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengadakan kegiatan ini di SMPS Misi Bagi Bangsa untuk memberikan pembinaan kepada setiap peserta didik untuk mengatasi Bullying tersebut. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat terhindar dari hal tersebut dan tetap memiliki semangat dalam proses pembelajaran. Untuk itu, dalam pelaksanaan kegiatan ini, team PKM melakukannya dalam tiga tahapan, Yakni: Pertama, team PKM melakukan observasi langsung kepada mitra kegiatan yakni SMPS Misi Bagi Bangsa. Kedua, Melakukan kegiatan ibadah, pemaparan materi, serta konseling kelompok. Dan tahapan Ketiga, evaluasi melalui pemberian angket manual berbentuk kertas. Oleh sebab itu, adapun hasil yang diperoleh melalui kegiatan PKM ini yakni peserta didik mampu mengenal apa itu Bullying, Jenis-jenis Bullying, sumber-sumber Bullying, dampak Bullying, terlebih cara menghadapi Bullying tersebut sehingga setiap peserta didik dapat menemukan jati dirinya serta memiliki semangat dalam pembelajaran.
Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Daring di Masa Pandemi Covid 19 Samosir, Christina Metallica; Boiliu, Fredik Melkias
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) berbasis daring di sekolah selama masa pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 (enam) orang yang terdiri dari guru-guru PAK yang mengajar Pendidikan Agama Kristen berbasis daring selama masa pandemi Covid 19 di sekolah negeri maupun swasta di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAK berbasis daring selama masa pandemi Covid 19 di sekolah belum efektif. Belum efektifnya pembelajaran PAK berbasis daring di masa pandemi Covid 19 disebabkan oleh beberapa hal yaitu: (a) alat komunikasi yang kurang memadai seperti smartphone, komputer dan paket internet (b) guru belum sepenuhnya menguasai IT dan guru terbatas dalam mengawasi siswa (c) siswa tidak konsentrasi penuh dalam belajar, (d) orang tua tidak mengontrol siswa dalam belajar dan kurangnya kerja sama guru dan orang tua
Analisis Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 Tefbana, Abraham; Betakore, Yoel; Boiliu, Fredik Melkias
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1976

Abstract

Hadirnya Covid-19 dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, menimbulkan problem yang kompleks bagi kehidupan manusia termasuk pelaksanaan pendidikan. Problem yang terjadi dalam pelaksanaan pendidikan khususnya dalam pendidikan agama Kristen seperti pembelajaran tatap muka di sekolah berubah menjadi pembelajaran daring di rumah. Keluarga atau orangtua bertanggung jawab sepenuhnya dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problem yang terjadi di lingkungan keluarga dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen selama masa pandemi, peran orangtua dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen selama masa pandemi dan evektivitas pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam keluarga selama masa pandemi Covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan agama Kristen dalam keluarga selama masa pandemi Covid 19 belum efektif. Belum efektifnya pembelajaran pendidikan agama Kristen di masa pandemi di sebabkan oleh beberapa hal: orant tua tidak mendampingi anak, gereja dan sekolah tidak menfasilitasi orang tua tentang penggunaan teknologi, orang tua tidak paham teknologi, orang tua tidak mampu menfasilitasi anak untuk gadget dan kuota, orang tua tidak bekerja sama dengan pihak sekolah dan gereja.
Penerapan Metode Think Pair Share dalam Pembelaran Pendidikan Agama Kristen untuk Meningkatkan Sikap Menghargai Siswa Halawa, Agnes Monica; Koamesakh, Adolfina Elisabeth; Wasiyono, Natanel; Boiliu, Fredik Melkias
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2947

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui Peningkatan Sikap Menghargai siswa kelas X MIA 1 SMA Hang Tuah Belawan dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen, dengan penerapan Metode Pembelajaran Think Pair Share (TPS). Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dapat membantu siswa lebih berani mengeluarkan pendapat, berbagi pendapat dan menghargai setiap pendapat yang diberikan di kelas. Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X MIA 1 sebanyak 12 siswa, selama proses pembelajaran pendidikan agama Kristen. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan Siklus, yang  terdiri dari 4 tahap yaitu : Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan dan Refleksi serta hasil pengamatan yang dilakukan melalui observasi serta tabel grafik penelitian. Data yang diperolah dianalisis dengan menggunakan model analisis data deskriptif. Dimana penelitian ini lebih memperhatikan kualitas, proses dan keterkaitan antara kegiatan yaitu sikap menghargai siswa dengan penerapan model pembelajaran TPS selama proses pembelajaran pendidikan agama Kristen.
Pendekatan Demonstrasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Boiliu, Fredik Melkias; Yemima Purba, Sara
Jurnal Shema Vol. 7 No. 02 (2024): Jurnal Shema: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Shema Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pendekatan demonstrasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Metode ini memfasilitasi pemahaman konsep agama Kristen melalui pengalaman langsung, memperkuat keterampilan praktis, dan mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dalam konteks agama Kristen, pendekatan demonstrasi memungkinkan guru untuk menunjukkan secara langsung bagaimana konsep-konsep agama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai tersebut dengan lebih baik. Melalui metode ini, akan melibatkan siswa untuk berpartisipasi aktif dalam praktik-praktik agama Kristen, seperti doa, meditasi, dan pengajaran Alkitab, yang dapat memperkaya pengalaman spiritual mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka atau studi literatur. Hasil penelitian ini akan menjelaskan konsep pendekatan demonstrasi dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Kristen serta manfaatnya dalam memperkuat pemahaman dan praktik spiritual siswa.
Dampak Revolusi Industri 4.0 Terhadap Iman-Moral Remaja dan Pemuda Masa Kini: Pentingnya Pendidikan Agama Kristen Boiliu, Esti Regina; Boiliu, Fredik Melkias; Sianipar, Ronald
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 6 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v6i2.230

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 era has a significant impact, including on aspects of faith and morals, especially for young people. This article examines these impacts and offers solutions through Christian Education. It is hoped that an understanding of these challenges and solutions can help build a young generation of faith and morality in this digital era. This research uses a qualitative approach with a literature study to analyze the impact of the Industrial Revolution 4.0 on the faith and morals of young people, as well as its implications for Christian Education. This research uses a qualitative approach with a literature study to analyze the impact of the Industrial Revolution 4.0 on the faith and morals of young people, as well as its implications for Christian Education. Christian religious education plays an important role in guiding young people in the era of the Industrial Revolution 4.0. With a proper understanding of the challenges and solutions offered, it is hoped that the younger generation can develop into individuals of faith and morality.Era Revolusi Industri 4.0 membawa dampak signifikan, termasuk pada aspek iman dan moral, khususnya bagi kaum muda. Artikel ini mengkaji dampak tersebut dan menawarkan solusi melalui Pendidikan Agama Kristen. Diharapkan pemahaman tentang tantangan dan solusi ini dapat membantu membangun generasi muda yang beriman dan bermoral di era digital ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap iman dan moral kaum muda, serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap iman dan moral kaum muda, serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Pendidikan Agama Kristen memegang peran penting dalam membimbing kaum muda di era Revolusi Industri 4.0. Dengan pemahaman yang tepat tentang tantangan dan solusi yang ditawarkan, diharapkan generasi muda dapat berkembang menjadi pribadi yang beriman dan bermoral.
Dampak Revolusi Industri 4.0 Terhadap Iman-Moral Remaja dan Pemuda Masa Kini: Pentingnya Pendidikan Agama Kristen Boiliu, Esti Regina; Boiliu, Fredik Melkias; Sianipar, Ronald
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 6 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v6i2.230

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 era has a significant impact, including on aspects of faith and morals, especially for young people. This article examines these impacts and offers solutions through Christian Education. It is hoped that an understanding of these challenges and solutions can help build a young generation of faith and morality in this digital era. This research uses a qualitative approach with a literature study to analyze the impact of the Industrial Revolution 4.0 on the faith and morals of young people, as well as its implications for Christian Education. This research uses a qualitative approach with a literature study to analyze the impact of the Industrial Revolution 4.0 on the faith and morals of young people, as well as its implications for Christian Education. Christian religious education plays an important role in guiding young people in the era of the Industrial Revolution 4.0. With a proper understanding of the challenges and solutions offered, it is hoped that the younger generation can develop into individuals of faith and morality.Era Revolusi Industri 4.0 membawa dampak signifikan, termasuk pada aspek iman dan moral, khususnya bagi kaum muda. Artikel ini mengkaji dampak tersebut dan menawarkan solusi melalui Pendidikan Agama Kristen. Diharapkan pemahaman tentang tantangan dan solusi ini dapat membantu membangun generasi muda yang beriman dan bermoral di era digital ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap iman dan moral kaum muda, serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap iman dan moral kaum muda, serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Pendidikan Agama Kristen memegang peran penting dalam membimbing kaum muda di era Revolusi Industri 4.0. Dengan pemahaman yang tepat tentang tantangan dan solusi yang ditawarkan, diharapkan generasi muda dapat berkembang menjadi pribadi yang beriman dan bermoral.