Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Revolusi Industri 4.0 Terhadap Iman-Moral Remaja dan Pemuda Masa Kini: Pentingnya Pendidikan Agama Kristen Boiliu, Esti Regina; Boiliu, Fredik Melkias; Sianipar, Ronald
Jurnal Teologi Berita Hidup Vol. 6 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berita Hidup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38189/jtbh.v6i2.230

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 era has a significant impact, including on aspects of faith and morals, especially for young people. This article examines these impacts and offers solutions through Christian Education. It is hoped that an understanding of these challenges and solutions can help build a young generation of faith and morality in this digital era. This research uses a qualitative approach with a literature study to analyze the impact of the Industrial Revolution 4.0 on the faith and morals of young people, as well as its implications for Christian Education. This research uses a qualitative approach with a literature study to analyze the impact of the Industrial Revolution 4.0 on the faith and morals of young people, as well as its implications for Christian Education. Christian religious education plays an important role in guiding young people in the era of the Industrial Revolution 4.0. With a proper understanding of the challenges and solutions offered, it is hoped that the younger generation can develop into individuals of faith and morality.Era Revolusi Industri 4.0 membawa dampak signifikan, termasuk pada aspek iman dan moral, khususnya bagi kaum muda. Artikel ini mengkaji dampak tersebut dan menawarkan solusi melalui Pendidikan Agama Kristen. Diharapkan pemahaman tentang tantangan dan solusi ini dapat membantu membangun generasi muda yang beriman dan bermoral di era digital ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap iman dan moral kaum muda, serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis dampak Revolusi Industri 4.0 terhadap iman dan moral kaum muda, serta implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen. Pendidikan Agama Kristen memegang peran penting dalam membimbing kaum muda di era Revolusi Industri 4.0. Dengan pemahaman yang tepat tentang tantangan dan solusi yang ditawarkan, diharapkan generasi muda dapat berkembang menjadi pribadi yang beriman dan bermoral.
Peran Pendidikan Agama Kristen di Gereja Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Jemaat di Era Digital Boiliu, Fredik Melkias; Pasaribu, Martha Megawati
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v2i2.1518

Abstract

This article examines how the role of Christian religious education in the church can empower the creative economy of congregations in the digital age. One of the church ministries that must be done is to be involved in increasing the welfare of the congregation through economic empowerment of the congregation. Economic empowerment is very important for the church to do, but in fact the church neglects it. In carrying out the ministry as God's worker in the world, the church does not only focus on spiritual matters, but more than that the church also becomes a servant in improving the quality of the social life of the congregation. The problems that occur in the church environment related to mental problems today are economic problems. The problems that occur in the church environment related to mental problems today are economic problems. Therefore, Christian religious education has a very important role to empower the creative economy in the church through teaching and mentoring in the congregation so that the congregation has the ability and skills and applies the creative economy in everyday life. The research method used in this research is literature and literature study. Literature review refers to an assessment of the concepts and theories used based on the available literature, especially from articles published in various scientific journals. Literature review serves to build concepts or theories on which to base studies in research.
Signifikansi Penginjilan Kontekstual Bagi Pertumbuhan Gereja Masa Kini Otta, Pieter; Boiliu, Fredik Melkias; Budiono, Aris
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i2.248

Abstract

Penginjilan pada dasarnya merupakan sarana yang dipakai untuk mengajak orang percaya kepada Tuhan. Pengabaran injil merupakan tugas tanggungjawab pertama dan utama yang harus dilakukan oleh gereja. Pemberitaan Injil bertujuan untuk menghasilkan jemaat atau gereja. Penginjilan sangat memiliki peranan penting dalam perkembang dan pertumbuhan gereja.Pengabaran injil harus dilakukan oleh gereja sebab itu akan sangat menentukan pertumbuhan gereja secara kuntitatas dan kualitas. Oleh sebab itu, penginjilan merupakan sesuatu hal yang sangat urgen dan harus dilaksanakan secara kontekstual. Uregensi penginjilan merupakan faktor terpenting yang harus dilakisanakan dalam konteks apa pun. Sebab penginjilan merupakan tugas utama bagi gereja dan orang percaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengesplor penginjilan yang kontekstua dalam meningkatkan pertumbuhan gereja masa kini secara kuantitas dan kualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pnedekatan studi literatur. Hasil penelitian ini, akan mendeskripsikan, menganalisis terkait dengan urgensi penginjilan kontekstual dan pertumbuhan gereja masa kini
Pola Asuh Orang Tua Kristen Menurut Matius 18:6 Sebagai Upaya Untuk Mengatasi Kekerasan Seksual Pada Anak Boiliu, Fredik Melkias; Duha, Sang Putra Immanuel
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 9, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v9i1.207

Abstract

Studi ini membahas pola asuh orang tua Kristen untuk mengatasi kekerasan seksual pada anak berdasarkan ayat Matius 18:6. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber terpercaya tentang kekerasan seksual pada anak dan pola asuh yang efektif. Tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan panduan praktis bagi orang tua Kristen dalam melindungi anak-anak mereka dari bahaya kekerasan seksual. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa pola asuh yang baik bagi orang tua Kristen mencakup memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendidikan yang tepat kepada anak-anak mereka, serta mengajarkan anak-anak untuk berbicara dengan jujur dan terbuka. Orang tua Kristen juga harus siap untuk mengambil tindakan yang tegas jika anak mereka menjadi korban kekerasan seksual. Studi ini memiliki kebaharuan dalam memberikan panduan praktis bagi orang tua Kristen dalam mengatasi kekerasan seksual pada anak dengan menggabungkan perspektif Alkitab dan pengetahuan yang ada tentang kekerasan seksual pada anak.
Melintasi Batas Tradisional: Integrasi Teknologi dalam Pendidikan Agama Kristen Fredik Melkias Boiliu; Yasrid Prayogo Kurniawan; Sari Handayani
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 1 (2024): Juni : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasipaf.v1i1.5

Abstract

Christian religious education has experienced a significant shift along with technological advances in contemporary society. This research will discuss the integration of technology in the context of Christian religious education by highlighting the challenges and opportunities that arise from this paradigm shift. This research uses descriptive qualitative methods with literature review. The results of this research will explore how technology is used to expand traditional boundaries in Christian religious learning through wider access, greater interactivity, and deeper learning experiences for students. In addition, it outlines the integration of appropriate technology, contextual, situational, relevant and dynamic Christian religious education in meeting the spirituality and morality needs of students in this digital era.
Transformasi Kerohanian Siswa di Era Digital: Pendekatan Baru dalam Pendidikan Agama Kristen Fredik Melkias Boiliu; Sara Yemima Purba; Agustus Laia
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Vol. 1 No. 1 (2024): Juni : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasipaf.v1i1.8

Abstract

The development of digital technology has changed the educational landscape, including Christian religious education. In the current digital era, students are required to continue to be connected to technology so that it becomes a new approach in Christian religious education. Therefore, this is important to accommodate students' spiritual transformation. This research aims to explore the challenges and opportunities in integrating Christian religious education with digital technology, as well as presenting new approaches that can be used by educators. This research uses descriptive qualitative methods with literature studies. The results of this research will examine new approach methods in learning Christian religious education which include the use of mobile applications, online learning platforms, and the use of multimedia content that is relevant to the context of students' lives. Thus, with this approach, it is hoped that students can be more involved, connected, and inspired in the Christian religious learning experience, resulting in a deeper and more sustainable spiritual transformation in this digital era.
Implementasi Deep Learning dalam Penguatan Karakter Murid pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kupang Yuvenalis Peka; Meryana Micselen Doko; Daud Yefkanius Nassa; Fredik Lambertus Kollo; Anif Istianah
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i6.4310

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan deep learning sebagai pendekatan pembelajaran mendalam berbasis (student-centered, higher-order thinking) melalui inquiry-based learning dan problem-based learning yang berfokus pada isu sosial lokal dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas. Menggunakan metode kualitatif desain studi kasus, subjek penelitian adalah guru dan murid dan data diperoleh dari observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta analisis dokumen, dengan pengukuran pemahaman konseptual murid melalui rubrik kualitatif yang dikonversi menjadi persentase. Pendekatan teacher-centered konvensional yang hafalan-oriented memperlemah internalisasi nilai Pancasila, menyebabkan rendahnya disiplin, intoleransi, dan berpikir kritis. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dari 78% (deskriptif surface learning) ke 82% (holistik sintetik), partisipasi murid dari 20-30% menjadi 70-80%, serta penguatan karakter integritas, disiplin, tanggung jawab, dan toleransi lewat kerangka deep learning. Kendala meliputi keterbatasan internet, kesiapan guru, ketergantungan pada Artificial Intelligence, dan variasi motivasi. Deep learning terbukti transformatif untuk Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka, dengan rekomendasi pelatihan guru, infrastruktur, dan kolaborasi sekolah-orang tua.
Pelatihan dan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Padlet bagi Guru PPKn SMP/SMA/SMK di Kabupaten Malaka Fredik Kollo; Petrus Ly; Melinda Ratu Radja; Thomas Kemil Masi; Petrick Yohanis Meok
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i1.26568

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pelatihan dan pembuatan media pembelajaran berbasis Padlet bagi guru PPKn pada jenjang SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Malaka sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital pendidik. Kegiatan pelatihan diselenggarakan untuk memberikan pemahaman teknis dan pedagogis mengenai pemanfaatan Padlet sebagai media pembelajaran interaktif yang mampu mendukung partisipasi dan kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PPKn yang mengikuti pelatihan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan aktif dalam kegiatan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan guru dalam mengoperasikan Padlet, mengelola konten pembelajaran, dan merancang aktivitas belajar berbasis kolaborasi. Guru juga mampu memproduksi papan Padlet yang variatif, kreatif, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran PPKn. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya budaya pembelajaran digital yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Simpulan penelitian menggarisbawahi bahwa pelatihan Padlet sangat relevan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan digital guru, sekaligus mendukung transformasi pembelajaran PPKn yang lebih aktif, interaktif, dan kontekstual di Kabupaten Malaka.
Strategi Pembelajaran Humanistik di Prodi PPKn dalam Membentuk Karakter Mahasiswa yang Demokratis di Universitas Nusa Cendana Aprilini Dima Keba; Yunita Naomi Finit; Veronika Keraf; Fredik Lambertus Kollo
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9684

Abstract

Perubahan pesat dalam era global membawa tantangan signifikan bagi pendidikan tinggi, khususnya dalam konteks Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis penerapan strategi pembelajaran humanistik yang berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa secara holistik dan pembentukan karakter demokratis di tengah arus globalisasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik wawancara dan observasi untuk memperoleh data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran humanistik yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dan dosen sebagai fasilitator yang bersifat kekeluargaan mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan rasa percaya diri mahasiswa. Strategi ini terbukti efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai demokrasi seperti toleransi, kebebasan berpendapat, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini memperkaya teori pembelajaran humanistik dengan bukti empiris dari konteks pendidikan tinggi Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan model pembelajaran PPKn yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini memperluas pemahaman tentang integrasi nilai-nilai humanistik dan demokratis dalam pendidikan kewarganegaraan.